Sila diskusikan topik pertemuan ini dengan dosen dan sesama mahasiswa!
FORUM DISKUSI
Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil dari penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. 
Jenis karya ilmiah:
ΓÇî1. Makalah
Makalah adalah karya tulis ilmiah yang mengutarakan suatu masalah dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif.
ΓÇî2. Skripsi
Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang ditulis menurut pendapat orang lain dan diri sendiri.
ΓÇî3. Kertas kerja
Kertas kerja adalah karangan tertulis yang membahas masalah tertentu yang disampaikan dalam suatu seminar untuk mendapat jawaban lebih lanjut.
ΓÇî4. Tesis
Tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi.
Jenis karya ilmiah:
ΓÇî1. Makalah
Makalah adalah karya tulis ilmiah yang mengutarakan suatu masalah dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif.
ΓÇî2. Skripsi
Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang ditulis menurut pendapat orang lain dan diri sendiri.
ΓÇî3. Kertas kerja
Kertas kerja adalah karangan tertulis yang membahas masalah tertentu yang disampaikan dalam suatu seminar untuk mendapat jawaban lebih lanjut.
ΓÇî4. Tesis
Tesis adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi.
Nama : Lani Oktasari
Npm : 1812110163
Assalamualaikum, izin bertanya
Apa saja karakterisik dari karya ilmiah dan apa syarat dalam menulis karya ilmiah?
Npm : 1812110163
Assalamualaikum, izin bertanya
Apa saja karakterisik dari karya ilmiah dan apa syarat dalam menulis karya ilmiah?
Syarat dalam menulis karya tulis ilmiah :
1. Menggunakan bahasa yang benar.
2. Medianya menggunakan bahasa tulisan.
3. Membahasa tentang ilmu pengetahuan.
4. Disusun secara sistematis dan logis.
1. Menggunakan bahasa yang benar.
2. Medianya menggunakan bahasa tulisan.
3. Membahasa tentang ilmu pengetahuan.
4. Disusun secara sistematis dan logis.
Nama : Ananda Syamita Putri
Npm : 1812110160
izin menjawab, karakteristik karya tulis ilmiah :
- Tulisan yang dibuat harus mengacu pada teori. Teori dibutuhkan sebagai landasan berfikir dalam pembahasan suatu masalah.
- Harus lugas, artinya tidak emosional, tidak kritis, dan tidak menimbulkan Interprestasi lain. Hal ini harus diperhatikan dengan baik.
- Kemudian juga harus logis, artinya mengacu pada pembahasan yang rasional dengan urutan yang konsisten. Tulisan tidak memuat hal-hal yang janggal atau tidak bisa dibuktikan kebenarannya, serta tidak boleh di luar nalar manusia.
- Efisien, artinya mempergunakan kata, kalimat dan bahasa yang baik, sesuai, dan mudah dipahami.
- Efektif, artinya tulisan-tulisan yang dibuat harus padat dan ringkas. Tidak boleh bertele-tele atau memasukkan opini-opini yang tidak penting.
- Objektif, artinya berdasarkan pada fakta, dalam hal ini kerangka karya tulis ilmiah bersifat konkrit dan benar adanya, tidak mengada-ada.
- Sistematis, artinya baik penulisan dan pembahasan harus sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku.
Syarat dalam menulis karya ilmiah :
1. menggunakan bahasa yang benar
2. medianya menggunakan bahasa tulisan
3. membahas konsep ilmu pengetahuan
4. disusun secara sistematis dan logis
Npm : 1812110160
izin menjawab, karakteristik karya tulis ilmiah :
- Tulisan yang dibuat harus mengacu pada teori. Teori dibutuhkan sebagai landasan berfikir dalam pembahasan suatu masalah.
- Harus lugas, artinya tidak emosional, tidak kritis, dan tidak menimbulkan Interprestasi lain. Hal ini harus diperhatikan dengan baik.
- Kemudian juga harus logis, artinya mengacu pada pembahasan yang rasional dengan urutan yang konsisten. Tulisan tidak memuat hal-hal yang janggal atau tidak bisa dibuktikan kebenarannya, serta tidak boleh di luar nalar manusia.
- Efisien, artinya mempergunakan kata, kalimat dan bahasa yang baik, sesuai, dan mudah dipahami.
- Efektif, artinya tulisan-tulisan yang dibuat harus padat dan ringkas. Tidak boleh bertele-tele atau memasukkan opini-opini yang tidak penting.
- Objektif, artinya berdasarkan pada fakta, dalam hal ini kerangka karya tulis ilmiah bersifat konkrit dan benar adanya, tidak mengada-ada.
- Sistematis, artinya baik penulisan dan pembahasan harus sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku.
Syarat dalam menulis karya ilmiah :
1. menggunakan bahasa yang benar
2. medianya menggunakan bahasa tulisan
3. membahas konsep ilmu pengetahuan
4. disusun secara sistematis dan logis
Karakteristik dalam Penulisan Karya Ilmiah
Setelah hasil penelitian didapatkan maka langkah selanjutnya tentu saja melakukan penulisan karya ilmiah yang membahas hasil penelitian tersebut. Penulisannya kemudian harus memenuhi sejumlah karakteristik, yang akan menentukan hasil tulisan tersebut bisa disebut sebagai karya tulis ilmiah atau tidak.
Adapun karakteristik dari karya ilmiah ini adalah sebagai berikut:
1. Logis
Karakteristik pertama dari sebuah karya tulis ilmiah adalah logis, yakni suatu permasalahan yang sifatnya logis. Kemudian diteliti yang sifatnya logis pula. Maksudnya adalah bisa dinalar dan dipahami oleh siapa saja yang membaca karya tulis ilmiah tersebut. Sehingga tidak ada unsur dan kesan isinya dikarang bebas.
2. Data Sesuai Fakta
Data yang dijabarkan dan disampaikan di dalam penulisan karya ilmiah haruslah data yang sesuai fakta. Yakni mengacu pada hasil penelitian. Misal meneliti sebuah zat A, ketika dilakukan sejumlah penelitian dengan penambahan zat B akan membentuk reaksi apa saja. Reaksi ini kemudian disampaikan di dalam karya ilmiah tanpa dikurangi maupun ditambahkan.
3. Bersifat Objektif
Sifat penelitian adalah objektif, sehingga benar-benar sesuai dengan kondisi real di lapangan. Tanpa ada kemungkinan dan keinginan untuk menjadikannya subyektif sebagaimana yang diinginkan oleh peneliti maupun pihak terkait penelitian tersebut.
4. Isi Sistematis
Dalam penulisan karya ilmiah juga terdapat unsur sistematis, ketentuannya sudah jelas dan masih dipertahankan sampai sekarang. Misalnya struktur penulisan dimulai dengan pendahuluan, pembahasan, isi karya ilmiah, dan terakhir adalah kesimpulan.
5. Pembahasan Sesuai dan Menyeluruh
Pembahasan di dalam karya ilmiah juga harus sesuai, yakni sesuai dengan hasil penelitian dan bisa dibuktikan. Selain itu pembahasannya juga harus menyeluruh sehingga tidak ada yang tertinggal dan bisa menyebabkan persepsi yang salah.
6. Dapat Diuji Kebenaranya
Isi di dalam penulisan karya ilmiah memang wajib bisa diuji kebenarannya, sehingga sesuai dengan poin sebelumnya yang harus logis dan sifatnya objektif. Sebab hal ini akan membantu memberikan data yang valid dan bukan direkayasa.
Memahami apa saja yang perlu dilakukan dalam penulisan karya ilmiah sesuai karakteristik di atas sangat penting. Sehingga isi karya ilmiah memang bisa diterima sekaligus dibuktikan kemudian diterapkan.
Setelah hasil penelitian didapatkan maka langkah selanjutnya tentu saja melakukan penulisan karya ilmiah yang membahas hasil penelitian tersebut. Penulisannya kemudian harus memenuhi sejumlah karakteristik, yang akan menentukan hasil tulisan tersebut bisa disebut sebagai karya tulis ilmiah atau tidak.
Adapun karakteristik dari karya ilmiah ini adalah sebagai berikut:
1. Logis
Karakteristik pertama dari sebuah karya tulis ilmiah adalah logis, yakni suatu permasalahan yang sifatnya logis. Kemudian diteliti yang sifatnya logis pula. Maksudnya adalah bisa dinalar dan dipahami oleh siapa saja yang membaca karya tulis ilmiah tersebut. Sehingga tidak ada unsur dan kesan isinya dikarang bebas.
2. Data Sesuai Fakta
Data yang dijabarkan dan disampaikan di dalam penulisan karya ilmiah haruslah data yang sesuai fakta. Yakni mengacu pada hasil penelitian. Misal meneliti sebuah zat A, ketika dilakukan sejumlah penelitian dengan penambahan zat B akan membentuk reaksi apa saja. Reaksi ini kemudian disampaikan di dalam karya ilmiah tanpa dikurangi maupun ditambahkan.
3. Bersifat Objektif
Sifat penelitian adalah objektif, sehingga benar-benar sesuai dengan kondisi real di lapangan. Tanpa ada kemungkinan dan keinginan untuk menjadikannya subyektif sebagaimana yang diinginkan oleh peneliti maupun pihak terkait penelitian tersebut.
4. Isi Sistematis
Dalam penulisan karya ilmiah juga terdapat unsur sistematis, ketentuannya sudah jelas dan masih dipertahankan sampai sekarang. Misalnya struktur penulisan dimulai dengan pendahuluan, pembahasan, isi karya ilmiah, dan terakhir adalah kesimpulan.
5. Pembahasan Sesuai dan Menyeluruh
Pembahasan di dalam karya ilmiah juga harus sesuai, yakni sesuai dengan hasil penelitian dan bisa dibuktikan. Selain itu pembahasannya juga harus menyeluruh sehingga tidak ada yang tertinggal dan bisa menyebabkan persepsi yang salah.
6. Dapat Diuji Kebenaranya
Isi di dalam penulisan karya ilmiah memang wajib bisa diuji kebenarannya, sehingga sesuai dengan poin sebelumnya yang harus logis dan sifatnya objektif. Sebab hal ini akan membantu memberikan data yang valid dan bukan direkayasa.
Memahami apa saja yang perlu dilakukan dalam penulisan karya ilmiah sesuai karakteristik di atas sangat penting. Sehingga isi karya ilmiah memang bisa diterima sekaligus dibuktikan kemudian diterapkan.
1. Logis
Karakteristik pertama dari sebuah karya tulis ilmiah adalah logis, yakni suatu permasalahan yang sifatnya logis. Kemudian diteliti yang sifatnya logis pula. Maksudnya adalah bisa dinalar dan dipahami oleh siapa saja yang membaca karya tulis ilmiah tersebut. Sehingga tidak ada unsur dan kesan isinya dikarang bebas.
2. Data Sesuai Fakta
Data yang dijabarkan dan disampaikan di dalam penulisan karya ilmiah haruslah data yang sesuai fakta. Yakni mengacu pada hasil penelitian. Misal meneliti sebuah zat A, ketika dilakukan sejumlah penelitian dengan penambahan zat B akan membentuk reaksi apa saja. Reaksi ini kemudian disampaikan di dalam karya ilmiah tanpa dikurangi maupun ditambahkan.
3. Bersifat Objektif
Sifat penelitian adalah objektif, sehingga benar-benar sesuai dengan kondisi real di lapangan. Tanpa ada kemungkinan dan keinginan untuk menjadikannya subyektif sebagaimana yang diinginkan oleh peneliti maupun pihak terkait penelitian tersebut.
4. Isi Sistematis
Dalam penulisan karya ilmiah juga terdapat unsur sistematis, ketentuannya sudah jelas dan masih dipertahankan sampai sekarang. Misalnya struktur penulisan dimulai dengan pendahuluan, pembahasan, isi karya ilmiah, dan terakhir adalah kesimpulan.
5. Pembahasan Sesuai dan Menyeluruh
Pembahasan di dalam karya ilmiah juga harus sesuai, yakni sesuai dengan hasil penelitian dan bisa dibuktikan. Selain itu pembahasannya juga harus menyeluruh sehingga tidak ada yang tertinggal dan bisa menyebabkan persepsi yang salah.
6. Dapat Diuji Kebenaranya
Isi di dalam penulisan karya ilmiah memang wajib bisa diuji kebenarannya, sehingga sesuai dengan poin sebelumnya yang harus logis dan sifatnya objektif. Sebab hal ini akan membantu memberikan data yang valid dan bukan direkayasa.
Memahami apa saja yang perlu dilakukan dalam penulisan karya ilmiah sesuai karakteristik di atas sangat penting. Sehingga isi karya ilmiah memang bisa diterima sekaligus dibuktikan kemudian diterapkan.
Karakteristik pertama dari sebuah karya tulis ilmiah adalah logis, yakni suatu permasalahan yang sifatnya logis. Kemudian diteliti yang sifatnya logis pula. Maksudnya adalah bisa dinalar dan dipahami oleh siapa saja yang membaca karya tulis ilmiah tersebut. Sehingga tidak ada unsur dan kesan isinya dikarang bebas.
2. Data Sesuai Fakta
Data yang dijabarkan dan disampaikan di dalam penulisan karya ilmiah haruslah data yang sesuai fakta. Yakni mengacu pada hasil penelitian. Misal meneliti sebuah zat A, ketika dilakukan sejumlah penelitian dengan penambahan zat B akan membentuk reaksi apa saja. Reaksi ini kemudian disampaikan di dalam karya ilmiah tanpa dikurangi maupun ditambahkan.
3. Bersifat Objektif
Sifat penelitian adalah objektif, sehingga benar-benar sesuai dengan kondisi real di lapangan. Tanpa ada kemungkinan dan keinginan untuk menjadikannya subyektif sebagaimana yang diinginkan oleh peneliti maupun pihak terkait penelitian tersebut.
4. Isi Sistematis
Dalam penulisan karya ilmiah juga terdapat unsur sistematis, ketentuannya sudah jelas dan masih dipertahankan sampai sekarang. Misalnya struktur penulisan dimulai dengan pendahuluan, pembahasan, isi karya ilmiah, dan terakhir adalah kesimpulan.
5. Pembahasan Sesuai dan Menyeluruh
Pembahasan di dalam karya ilmiah juga harus sesuai, yakni sesuai dengan hasil penelitian dan bisa dibuktikan. Selain itu pembahasannya juga harus menyeluruh sehingga tidak ada yang tertinggal dan bisa menyebabkan persepsi yang salah.
6. Dapat Diuji Kebenaranya
Isi di dalam penulisan karya ilmiah memang wajib bisa diuji kebenarannya, sehingga sesuai dengan poin sebelumnya yang harus logis dan sifatnya objektif. Sebab hal ini akan membantu memberikan data yang valid dan bukan direkayasa.
Memahami apa saja yang perlu dilakukan dalam penulisan karya ilmiah sesuai karakteristik di atas sangat penting. Sehingga isi karya ilmiah memang bisa diterima sekaligus dibuktikan kemudian diterapkan.
Nama : wulan juwita sari
Npm : 1812110175
Izin bertanya
Bagaimana cara menulis karya ilmiah yang baik ?
Npm : 1812110175
Izin bertanya
Bagaimana cara menulis karya ilmiah yang baik ?
Karya ilmiah biasa digunakan untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan metode-metode ilmiah. Berikut langkah-langkah menulis karya ilmiah yang baik dan benar
1. Menentukan topik dan tema
2. Mengumpulkan bahan
3. Menyusun hipotesis
4. Menyusun rancangan penelitian
5. Melaksanakan percobaan
6. Melakukan pengumpulan data
7. Menganalisis data
8. Merumuskan teori
1. Menentukan topik dan tema
2. Mengumpulkan bahan
3. Menyusun hipotesis
4. Menyusun rancangan penelitian
5. Melaksanakan percobaan
6. Melakukan pengumpulan data
7. Menganalisis data
8. Merumuskan teori
Nama : Deni Nopita Sari
NPM : 1812110020
Izin menjawab:
Cara menulis karya ilmiah yang baik.
1. menentukan tema (sebaiknya menarik dan mudah dipahami)
2. membuat halaman judul (judul ditulis dengan huruf kapital)
3. halaman pengesahan
4. kata pengantar
5. daftar isi
6. pendahuluan
7. Isi (bab1, bab2, dst)
8. lampiran
9. daftar pustaka
NPM : 1812110020
Izin menjawab:
Cara menulis karya ilmiah yang baik.
1. menentukan tema (sebaiknya menarik dan mudah dipahami)
2. membuat halaman judul (judul ditulis dengan huruf kapital)
3. halaman pengesahan
4. kata pengantar
5. daftar isi
6. pendahuluan
7. Isi (bab1, bab2, dst)
8. lampiran
9. daftar pustaka
Ketut ayu darmayanti
1812110414
Izin menjawab,
Cara Dalam Penulisan Karya Ilmiah yang baik itu seperti :
1. Membuat Judul Karya Ilmiah
2. Memberikan isi latar belakang yang bagus
3. Membuat rumusan masalah
4. Membuat pembahasan yang sederhana dan sesuai dengan variabel judul, dan
5. Membuat kesimpulan.
1812110414
Izin menjawab,
Cara Dalam Penulisan Karya Ilmiah yang baik itu seperti :
1. Membuat Judul Karya Ilmiah
2. Memberikan isi latar belakang yang bagus
3. Membuat rumusan masalah
4. Membuat pembahasan yang sederhana dan sesuai dengan variabel judul, dan
5. Membuat kesimpulan.
Jika karya tulis tersebut tidak bersifat umum yaitu hanya berlaku untuk sebagian populasi seperti contohnya karya tulis mengenai progeria yang penyebabnya belum diketahui. Apakah karya tulis tersebut tergolong karya tulis ilmiah?
Nama : Adesta Putra
Npm : 1912110373
Izin bertanya, jelaskan bagaiamana cara menyusun karya tulis ilmiah dengan sistematis dan skrutut yang benar?
Npm : 1912110373
Izin bertanya, jelaskan bagaiamana cara menyusun karya tulis ilmiah dengan sistematis dan skrutut yang benar?
Andrian rizqi pamungkas
1912110270
Izin menjawab, langkah┬▓ menyusun karya ilmiah terstruktur ada 11 yaitu :
1. Menentukan Tema atau Topik Penelitian
2. Membuat Outline/Kerangka Penelitian
3. Mengumpulkan Bahan
4. Survei Lapangan
5. Membangun Bibliografi
6. Menyusun Hipotesis
7. Menyusun Rancangan Penelitian
8. Melaksanakan Percobaan Berdasarkan Metode yang Direncanakan
9. Melaksanakan Pengamatan dan Pengumpulan Data
10. Menganalisis dan Menginterpretasikan Data
11. Merumuskan Kesimpulan dan Teori
1912110270
Izin menjawab, langkah┬▓ menyusun karya ilmiah terstruktur ada 11 yaitu :
1. Menentukan Tema atau Topik Penelitian
2. Membuat Outline/Kerangka Penelitian
3. Mengumpulkan Bahan
4. Survei Lapangan
5. Membangun Bibliografi
6. Menyusun Hipotesis
7. Menyusun Rancangan Penelitian
8. Melaksanakan Percobaan Berdasarkan Metode yang Direncanakan
9. Melaksanakan Pengamatan dan Pengumpulan Data
10. Menganalisis dan Menginterpretasikan Data
11. Merumuskan Kesimpulan dan Teori
terima kasih Ades atas pertanyaannya. untuk materi tata cara menulis karya ilmiah akan kita bahas di pertemuan ke 10. kita lanjut minggu depan ya
nama : putu silo swardana
npm. : 1912110195
izin bertanya , apa yang di maksud dengan karya ilmiah dan apa perbedaan dengan karya tulis populer ?
npm. : 1912110195
izin bertanya , apa yang di maksud dengan karya ilmiah dan apa perbedaan dengan karya tulis populer ?
Nama : Ananda Syamita Putri
Npm : 1812110160
izin menjawab, Karya Tulis ilmiah (KTI) adalah tulisan hasil litbang dan/atau tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah.
Perbedaan dengan karya tulis populer yaitu pada teknik penulisan terletak pada bahan yang disajikan dan bahasa yang digunakan. Kalau penulisan
ilmiah murni bahannya berdasarkan data, dan fakta yang sebenarnya, menggunakan bahasa baku dan formal. Sedangkan karya ilmiah populer memilih bahan yang hangat terjadi di lingkungan dan disajikan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.
Npm : 1812110160
izin menjawab, Karya Tulis ilmiah (KTI) adalah tulisan hasil litbang dan/atau tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah.
Perbedaan dengan karya tulis populer yaitu pada teknik penulisan terletak pada bahan yang disajikan dan bahasa yang digunakan. Kalau penulisan
ilmiah murni bahannya berdasarkan data, dan fakta yang sebenarnya, menggunakan bahasa baku dan formal. Sedangkan karya ilmiah populer memilih bahan yang hangat terjadi di lingkungan dan disajikan dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat umum.
Nama : Deni Nopita Sari
NPM : 1812110020
Izin menjawab
Karya ilmiah adalah hasil karya yang diperoleh dari kegiatan menulis dengan menerapkan konvensi ilmiah. Penulisan karya ilmiah menggunakan logika berpikir dan gaya bahasa yang sistematis.
Perbedaan karya ilmiah dan karya ilmiah populer : Karya ilmiah menggunakan bahasa baku sesuai EYD, sedangkan katya ilmiah populer menggunakan bahasa sehari-hari. Karya ilmiah mengungkapkan laporan dengan detail, sedangkan karya ilmiah populer hanya mengungkapkan dengan sangat ringkas.
NPM : 1812110020
Izin menjawab
Karya ilmiah adalah hasil karya yang diperoleh dari kegiatan menulis dengan menerapkan konvensi ilmiah. Penulisan karya ilmiah menggunakan logika berpikir dan gaya bahasa yang sistematis.
Perbedaan karya ilmiah dan karya ilmiah populer : Karya ilmiah menggunakan bahasa baku sesuai EYD, sedangkan katya ilmiah populer menggunakan bahasa sehari-hari. Karya ilmiah mengungkapkan laporan dengan detail, sedangkan karya ilmiah populer hanya mengungkapkan dengan sangat ringkas.
Izin menjawab
Nama : Anisa Lutfia Fahira
Npm : 1812110006
Karya Ilmiah adalah karya tulis yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah. Biasanya Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi mengenai suatu masalah yang diangkat.
Perbedaan karya ilmiah dan tulis populer
Karya ilmiah ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia formal. Sedangkan
Karya tulis populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum.
Nama : Anisa Lutfia Fahira
Npm : 1812110006
Karya Ilmiah adalah karya tulis yang dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah. Biasanya Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi mengenai suatu masalah yang diangkat.
Perbedaan karya ilmiah dan tulis populer
Karya ilmiah ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia formal. Sedangkan
Karya tulis populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat dipahami masyarakat umum.