Dari sisi pemerintah harus dilakukan strategi dan langkah-langkah agar Indonesia siap dan dapat memanfaatkan momentum MEA. Kesiapan Indonesia dalam menghadapi MEA masih menjadi pertanyaan karena MEA sudah berlangsung pada awal Januari 2016. Faktanya, dari segi kesiapan, Indonesia banyak menghadapi masalah dari segi kualitas terutama barang, jasa dan tenaga kerja. Perdagangan bebas di era MEA diharapkan berjalan baik dan tanpa banyak kendala. Indonesia berkepentingan di MEA karena beberapa komoditas berbasis alam diprediksi melimpah pada tahun 2015-2020.
Diskusi
Adanya masyarakat ekonomi ASEAN tentu menjadi sebuah peluang dan tantangan bagi masyarakat indonesia pd khususnya. Dari sisi pemerintah harus dilakukan strategi agar indonesia dapat memanfaatkan momentum MEA. Pemerintah juga harus bersiap meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan penguasaan bahasa asing. Peluang indonesia dalam menghadapi MEA yaitu dapat meemperluas pangsa pasar indonesia dimana indonesia dapat menjajakaan barang produksi dalam negeri untuk di ekspor keluar indonesia terutama ke negara anggota MEA. Revolusi Industri 4.0 sebenarnya sudah berjalan saat ini di Indonesia. Sebagai contoh, hadirnya startup seperti Go-Jek yang terbukti memudahkan masyarakat, karena bisa memesan transportasi ataupun makanan hanya lewat ponsel dalam genggamannya
Nabila Saffana 1912110011
Dengan pemberlakukan MEA menjadi tantangan tersendiri. Khususnya bagi kalangan mahasiswa, untuk menghadapi berbagai tantangan dunia, yang bagaimanapun harus bisa menjadi generasi yang berfikir kritis dan mau maju dengan memanfaatkan teknologi, hasil bumi, dan seorang yang bisa mengembangkan diri menjadi seorang pengusaha maka untuk mahasiswa harus bisa memanfaatkan MEA salah satunya, dengan menjadi technopreneur yang memanfaatkan kekayaan hasil bumi yang melimpah tentu banyak peluang untuk dijadikan usaha. Seperti kopi, kopi  merupakan salah satu komoditi penghasil sumber devisa negara yang memegang peranan penting dalam pengembangan industri perkebunan. Akan tetapi masih terdapat hambatan dalam mencapai pasar luar negri dikarenakan berlebihnya biji kopi dan rendahnya mutu. Permasalahan mutu biji kopi serta produksi kopi Indonesia secara tidak langsung menjadi peluang bagi pengembangan industri hilir kopi di Indonesia untuk mengantisipasi kejenuhan pasar biji kopi, meningkatkan nilai tambah, mengurangi resiko fluktuasi harga biji kopi, memperkuat struktur ekspor dan meningkatkan peran Indonesia dalam perkopian dunia.
Billy Qorissa Wijaya 1912110012
Peluang Indonesia dalam menghadapi MEA yaitu dapat memperluas pangsa pasar Indonesia dimana Indonesia dapat menjajakan barang produksi dalam negeri untuk dieskpor keluar Indonesia terutama ke negara-negara anggota MEA. Selain itu, mendorong kerjasama Iptek dimana kerjasama ini dapat menghasilkan transfer teknologi dari negara-negara anggota MEA. Dan yang terakhir memperluas lapangan pekerjaan yang mana Indonesia dengan penduduk terbesar dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya berpeluang untuk mengirimkan tenaga kerjanya dengan mempersiapkan peningkatan kualitas dan keterampilan.
Mailan Azima 1812110432 (Kopi)
Nama : Mailan Azima
Npm : 1812110432
Kesiapan Indonesia dalam menghadapi MEA 
langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Indonesia berdasarkan rencana strategis pemerintah untuk menghadapi MEA / AEC, antara lain :
- Penguatan Daya Saing Ekonomi
- Program ACI (Aku Cinta Indonesia)
- Penguatan Sektor UMKM
- Perbaikan Infrastruktur   
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
- Reformasi Kelembagaan dan Pemerintahan
Disini saya akan membahas tentang Penguatan Sektor UMKM Kopi.
Dengan pemberlakukan MEA menjadi tantangan tersendiri. Khususnya bagi kalangan mahasiswa, untuk menghadapi berbagai tantangan dunia, yang bagaimanapun harus bisa menjadi generasi yang berfikir kritis dan mau maju dengan memanfaatkan teknologi, hasil bumi, dan seorang yang bisa mengembangkan diri menjadi seorang pengusaha maka untuk mahasiswa harus bisa memanfaatkan MEA salah satunya, dengan menjadi technopreneur yang memanfaatkan kekayaan hasil bumi yang melimpah tentu banyak peluang untuk dijadikan usaha. 
Seperti kopi, kopi  merupakan salah satu komoditi penghasil sumber devisa negara yang memegang peranan penting dalam pengembangan industri perkebunan. Akan tetapi masih terdapat hambatan dalam mencapai pasar luar negri dikarenakan berlebihnya biji kopi dan rendahnya mutu. Permasalahan mutu biji kopi serta produksi kopi Indonesia secara tidak langsung menjadi peluang bagi pengembangan industri hilir kopi di Indonesia untuk mengantisipasi kejenuhan pasar biji kopi, meningkatkan nilai tambah, mengurangi resiko fluktuasi harga biji kopi, memperkuat struktur ekspor dan meningkatkan peran Indonesia dalam perkopian dunia.
Tentu dengan ada nya teknologi dan Disini kita berfikir bagaimana cara setiap anak muda generasi penerus bangsa mampu dan siap menghadapi MEA dimasa yang akan datang untuk memperkuat pengelolaan kopi supaya lebih efisien tentu dengan memanfaatkan adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) teknologi sebagai wadah dalam berwirausaha. Tujuan MEA yang paling utama adalah menjadikan ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi, yang mana terjadi arus barang, jasa, investasi dan tenaga terampil yang bebas serta aliran modal yang lebih bebas. ASEAN diharapkan akan menjadi sebuah wilayah yang stabil, sejahtera, dan kompetitif dengan perkembangan ekonomi yang merata, kemiskinan yang berkurang, dan sosio ekonomi yang beragam.