Assalamualaikum ijin menanggapi buk, menurut saya kondisi dengan mewabahnya covid'19 ini dampaknya sangat besar di sektor ekonomi. Banyak perusahaan yang keuntungannya turun drastis, bahkan rugi. Kemudian, di sektor keuangan juga mulai terdampak. Cicilan banyak yang tidak bayar ke sektor keuangan dan perbankan.
Nah itu akan muncul kesulitan bahwa sekarang orang lebih senang memegang uang sifatnya tunai atau yang cepat dicairkan sehingga butuh likuiditas yang besar. Karena sekarang kebutuhannya untuk pangan, pokok, dan untuk kesehatan,"
Kesimpulan nya yang paling tertanggung adalah sektor perdagangan. Karena mewabahnya virus ini masyarakat semakin takut untuk mendatangi pusat perbelanjaan, sehingga pendapatan perdagangan menjadi turun drastis.
"Perputaran uang (paling terganggu) di perdagangan, sudah jelas pasti. Turun drastis karena sekarang orang tidak berani ekspektasi untuk membeli yang di luar kebutuhan pokok. Di samping karena harganya merangkak naik, orang juga akan mengubah planning-nya. Saat ini pasti masyarakat akan mengubah prioritasnya. Jika sebelumnya mereka masih memiliki niat untuk membeli sesuatu di luar kebutuhan pokok, kini masyakarat akan menyimpannya sebagai dana darurat.
"Misalnya, tadinya orang ingin beli motor. Tapi situasi seperti ini mereka butuh cadangan uang, karena harga akan naik atau bahan kebutuhan akan sulit dicari di pasar. Sehingga mereka akan coba punya likuiditas yang tinggi. Jadi mereka tidak berani beli produk lain," Sekian tanggapan dari saya mengenai kondisi covid'19 terimakasih.