Diskusi dan Penyampaian pendapat

Jumlah balasan: 39

Berikan pendapat Anda secara Individu,bagaimana perkembangan Pancasila pada saat ini, Berikan contohnya.

Mahasiswa diwajibkan mengikuti diskusi.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Sri Handa yani -
[31/3 13.10] .: di tengah era keterbukaan informasi seperti saat ini bahaya radikalisme dan perpecahan terus mengintai generasi muda Indonesia. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, l, membuat anak muda rentan dipecah belah.

"Oleh karena itu, nilai-nilai kearifan Pancasila dipandang perlu dibumikan kembali di tengah-tengah kaum muda untuk menguatkan semangat persatuan,
[31/3 13.11] .: Pancasila adalah intisari dari semua nilai-nilai kearifan yang bersifat universal sehingga sampai kapan tidak akan ketinggalan zaman, termasuk di tengah generasi milenial sekarang ini.

"Selama ada manusia dan ada kemanusiaan, Pancasila akan selalu relevan, karena Pancasila selalu bersumber dari nilai-nilai kebaikan universal sehingga akan selalu sejalan dengan agama apa pun, jadi pada intinya perkembangan Pancasila saat ini kurang di pahami oleh pemuda dan rakyat Indonesia sehingga banyak muncul perpecahan diantara kita.
Sebagai balasan Sri Handa yani

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh RIYADINI RIYAN UTAMI -
Pancasila adalah adalah sebagai ideologi negara bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan dan pemikiran-pemikiran pahlawan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai nilai-nilai kehidupan bagi bangsa dan bernegara di Indonesia. Jika melihat perkembangan Panncasila saat ini makin banyak terjadi penyimpangan-penyipangan nilai-nilai pancasila. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara membuat anaak muda rentan pecah belah, dan juga korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat pemerintahan. keadaan inilah yang dapatmenyebabkan cita-cita bangsa Indonesia terhambat akibat etika dan norma anak-anak zaman sekarang yang semakin menurun
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh okti naomi -
Pancasila sendiri merupakan ideologi bangsa Indonesia , nilai-nilai yang dikandung dalam Pacasila pun menurut saya berkembang mengikuti zaman . Contoh nya saja UU yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan tidak boleh berentangan dengan Pancasila itu sendiri.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh teddy irwanto -
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sifat yang universal, nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan, dan sebagainya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh agustin wijayanti -
Semenjak ditetapkan sebagai dasar negara (oleh PPKI 18 Agustus 1945), Pancasila telah mengalami perkembangan sesuai dengan pasang naiknya sejarah bangsa Indonesia memberikan tahapan perkembangan Pancasila sebagai dasar negara .
Contoh nya seperti halnya dengan undang-udang (UU) yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan isinya harus sesuai dengan aturannya.
Namun kenyataannya, masih ada masyarakat yang kurang memahami maksud yang terkandung di dalam Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh krisna ramadhan -
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sifat yang universal, nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan, dan sebagainya. Indonesia sangat menjunjung tinggi Pancasila. Sebagai ideologi dan pandangan hidup masyarakat, Pancasila menjadi pedoman dan penata negara Indonesia dan seluruh masyarakatnya.
Contoh yang paling sederhana adalah undang-udang (UU) yang ada di Indonesia yaitu berdasarkan Pancasila dan isinya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.
Namun kenyataannya, masih ada masyarakat yang kurang memahami maksud yang terkandung di dalam Pancasila, tidak hanya anak-anak, namun juga orang dewasa. Padahal, sebagian besar orang dewasa seharusnya mereka sudah menerima pelajaran mengenai Pancasila selama lebih dari 12 tahun.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh daniel kristian -
menurut saya , pancasila merupakan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat indonesia, akan tetapi ada masyarakat/oknum-oknum yang tidak mengikuti nilai-nilai pada pancasila tersebut, contoh pada sila ke-3 yang berbunyi " Persatuan Indonesia " , masih saja ada masyarakat yang tidak mengikuti nilai-nilai itu dengan cara menyebar kebencian satu sama lain dan menebar fitnah satu sama lain yang membuat indonesia terpecah belah . seharusnya kita bisa saling toleransi sesama manusia tidak pandang agama,suku,budaya,dan ras.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Evan Simanjuntak -
Perkembangan untuk saat ini bisa dibilang kurang untuk anak zaman sekarang mereka lebih mengacu pda tantangan globalisasi up to date yg dimana dari sila ke 1 kelihatan dari merokok sembarangan, minum2an yg beralkohol,(meniru dari orang2) di sekitaran tempat ibadah,,, selalu membantah/tdk menghormati orang yg lebih tua atau seumuran,bertindak bullying.. Untuk contoh: menghargai pendapat/orng yg lebih tua darinya,
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Krisna Gamastan -
Menurut saya sekarang, eksistensi Pancasila tidak lagi dipandang sebagai suatu pedoman bertindak dalam kehidupan rakyat Indonesia. Pancasila tidak lagi dihormati dan dihargai seperti yang dulu. Malah ada yang ingin menjatuhkan Pancasila dan menggantinya sebagai dasar negara Indonesia dengan ideologi lain. Contohnya: kita lihat melalui kejadian seperti demonstrasi yang mengatasnamakan agama sebagai dasar permasalahan, demonstrasi tersebut secara implisit menunjukkan jika Pancasila tidak lagi menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Deni wahyu Hidayat -
Pancasila sebagai dasar falsafah negara tidak boleh menjadi ideologi yang beku sehingga seluruh komponen bangsa terutama para intelektual muda dapat memberikan ide-ide baru dan kreatif untuk merevitalisasi Pancasila dalam realitas kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Devin Arya Rifki -
Pancasila menjadi pedoman dan penata negara Indonesia dan seluruh masyarakatnya. Contoh yang paling sederhana adalah undang-udang (UU) yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan isinya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Namun kenyataannya, masih ada masyarakat yang kurang memahami maksud yang terkandung di dalam Pancasila, tidak hanya anak-anak, namun juga orang dewasa. Padahal, sebagian besar orang dewasa seharusnya mereka sudah menerima pelajaran mengenai Pancasila selama lebih dari 12 tahun. Akibatnya, muncul penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila yang memicu perpecahan di Indonesia. Sebagai contoh masalah yang sedang marak saat ini yaitu masalah agama yang sedang hot dan meresahkan beberapa kalangan masyarakat. Hal ini akan mengganggu perdamaian dan persatuan negara Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh christian eben -
di tengah era keterbukaan informasi seperti saat ini bahaya radikalisme dan perpecahan terus mengintai generasi muda Indonesia. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebagai balasan christian eben

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh RIYADINI RIYAN UTAMI -
Pancasila adalah adalah sebagai ideologi negara bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan dan pemikiran-pemikiran pahlawan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai nilai-nilai kehidupan bagi bangsa dan bernegara di Indonesia. Jika melihat perkembangan Panncasila saat ini makin banyak terjadi penyimpangan-penyipangan nilai-nilai pancasila. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara membuat anaak muda rentan pecah belah, dan juga korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat pemerintahan. keadaan inilah yang dapatmenyebabkan cita-cita bangsa Indonesia terhambat akibat etika dan norma anak-anak zaman sekarang yang semakin menurun
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Wulan Dwi Yulianti -
Pancasila harus dijadikan pedoman kita bagaimana dalam menjalani hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara agar tercapainya cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia.
Contoh : Menerapkan nilai-nilai Pancasila didalam kehidupan sehari-hari seperti membantu sesama saat ada yang terkena musibah seperti bencana alam dan lain nya, menegakkan keadilan, menghargai pendapat seseorang dalam bermusyawarah, memiliki sikap sopan santun terhadap siapapun, mengembangkan sikap saling menghargai antar suku, agama, ras, dan antar golongan, bangga akan karya bangsa, menumbuhkan sikap persatuan dan kesatuan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Rafi yansyah -
Jika kita memahami nilai-nilai yang terkandung pada setiap sila pada pancasila, maka kita dikategorikan sebagai negara yang beruntung memiliki pancasila sebagai ideologi bangsa, Namun seiring dengan perkembangan zaman yang modern ini, masyarakat indonesia terkhususnya generasi muda lupa untuk memegang teguh pancasila. Maka dari itu, Pengamalan nilai-nilai yang terkandung pada setiap sila perlu ditanamkan kembali, melalui penguatan pendidikan pancasila di sekolah ,kampus maupun ditengah-tengah keluarga yang menjadi sarana dalam usaha untuk mengerti, memahami serta mendalami makna pancasila sebagai kepribadian bangsa indonesia juga mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat sesuai dengan cita-cita serta tujuan nasional seperti yang tertera pada UUD 1945. Jika nilai-nilai pancasila terpatri di dalam jiwa , semua rintangan akan mudah dihadapi ΓÇ£Jadikan pancasila sebagai penuntunmu untuk meraih cita-citaΓÇ¥. Sebab tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini maupun nanti akan jauh lebih sulit dibanding generasi sebelumnya.dan contoh kemerosotan akibat pudarnya nilai Pancasila pada diri masyarakat saat ini khususnya pada generasi muda jaman sekarang banyaknya yang menggunakan budaya modern dan bertambahnya sikap individualis ,tingginya pengguna narkoba pada saat ini dan lain-lain. Terimakasih dan maaf jika pendapat saya masih jauh dari yang diharapkan Bu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Alan Bima Mismin -
Selama ada manusia dan ada kemanusiaan, Pancasila akan selalu relevan, karena Pancasila selalu bersumber dari nilai-nilai kebaikan universal
contoh selalu menerima perbedaan
Sebagai balasan Alan Bima Mismin

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh RIYADINI RIYAN UTAMI -
Pancasila adalah adalah sebagai ideologi negara bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan dan pemikiran-pemikiran pahlawan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai nilai-nilai kehidupan bagi bangsa dan bernegara di Indonesia. Jika melihat perkembangan Panncasila saat ini makin banyak terjadi penyimpangan-penyipangan nilai-nilai pancasila. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara membuat anaak muda rentan pecah belah, dan juga korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat pemerintahan. keadaan inilah yang dapatmenyebabkan cita-cita bangsa Indonesia terhambat akibat etika dan norma anak-anak zaman sekarang yang semakin menurun
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Febe Margaretha Siahaan -
Selama ada manusia dan ada kemanusiaan, Pancasila akan selalu relevan, karena Pancasila selalu bersumber dari nilai-nilai kebaikan universal sehingga akan selalu sejalan dengan agama apa pun. Pancasila menjadi kesadaran filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara, Pancasila itu ideologi yang mempersatukan. Di tengah era keterbukaan informasi seperti saat ini bahaya radikalisme dan perpecahan terus mengintai generasi muda Indonesia. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, nilai-nilai kearifan Pancasila dipandang perlu dibumikan kembali di tengah-tengah kaum muda untuk menguatkan semangat persatuan. Contohnya yaitu dari kalangan anak muda masih mininya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila saat ini bisa membuat generasi muda semakin individualistis dan dan tidak mempunyai pegangan di tengah arus informasi global.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Istiqomah _ -
Pancasila merupakan ideologi mendasar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pada zaman sebelum Indonesia merdeka, pancasila dibuat oleh Ir. Soekarno berdasarkan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia, seperti Ketuhanan, keanekaragaman, musyawarah, budaya, ekonomi dan lain-lain. Seiring berjalannya waktu, nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila pun berkembang mengikuti arus zaman. Saat ini, kita mempelajari Pancasila melalui pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah.

Sebenarnya, apa sih pentingnya Pancasila? Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sifat yang universal, nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan, dan sebagainya. Indonesia sangat menjunjung tinggi Pancasila. Sebagai ideologi dan pandangan hidup masyarakat, Pancasila menjadi pedoman dan penata negara Indonesia dan seluruh masyarakatnya. Contoh yang paling sederhana adalah undang-udang (UU) yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan isinya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.

Namun kenyataannya, masih ada masyarakat yang kurang memahami maksud yang terkandung di dalam Pancasila, tidak hanya anak-anak, namun juga orang dewasa. Padahal, sebagian besar orang dewasa seharusnya mereka sudah menerima pelajaran mengenai Pancasila selama lebih dari 12 tahun. Akibatnya, muncul penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila yang memicu perpecahan di Indonesia. Sebagai contoh masalah yang sedang marak saat ini yaitu masalah agama yang sedang hot dan meresahkan beberapa kalangan masyarakat. Hal ini akan mengganggu perdamaian dan persatuan negara Indonesia.

Kita sebagai generasi muda yang hidup di zaman globalisasi ini harus memperdalam dan benar-benar memahami makna dari Pancasila yang sebenarnya. Di zaman yang modern dan penuh dengan teknologi canggih ini, seharusnya kita akan dengan mudah menemukan informasi yang berguna dan berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila. Tidak hanya asal bicara saja, tetapi kita juga harus menerapkan nilai-niai Pancasila dengan baik. Sebagai contohnya, kita sebagai manusia yang berketuhanan harus MENGHARGAI sesama manusia, saling TOLERANSI, MENGHARGAI agama, hak, kepercayaan orang lain, tidak hanya mempermasalahkan agama orang lain. Jangan hanya memikirkan agama saja, tetapi kita sebagai generasi muda juga harus memikirkan masa depan Bangsa dan Negara Indonesia.

Sejatinya makna dari Pancasila itu sudah ada di dalam masyarakat Indonesia, hanya saja beberapa oknum tidak mau menerapkan nilai-nilai Pancasila di dalam hidup dan kegiatannya. Jika kita mau menerapkan nilai-nilai Pancasila, toleransi dan menghargai sesama, maka Bangsa Indonesia bisa berkembang dan akan menjadi salah satu negara yang maju dan sejahtera.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Istiqomah _ -
Kita sebagai generasi muda yang hidup di zaman globalisasi ini harus memperdalam dan benar-benar memahami makna dari Pancasila yang sebenarnya. Di zaman yang modern dan penuh dengan teknologi canggih ini, seharusnya kita akan dengan mudah menemukan informasi yang berguna dan berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila. Tidak hanya asal bicara saja, tetapi kita juga harus menerapkan nilai-niai Pancasila dengan baik. Sebagai contohnya, kita sebagai manusia yang berketuhanan harus MENGHARGAI sesama manusia, saling TOLERANSI, MENGHARGAI agama, hak, kepercayaan orang lain, tidak hanya mempermasalahkan agama orang lain. Jangan hanya memikirkan agama saja, tetapi kita sebagai generasi muda juga harus memikirkan masa depan Bangsa dan Negara Indonesia.

Sejatinya makna dari Pancasila itu sudah ada di dalam masyarakat Indonesia, hanya saja beberapa oknum tidak mau menerapkan nilai-nilai Pancasila di dalam hidup dan kegiatannya. Jika kita mau menerapkan nilai-nilai Pancasila, toleransi dan menghargai sesama, maka Bangsa Indonesia bisa berkembang dan akan menjadi salah satu negara yang maju dan sejahtera.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Johan Rosianta -
Menurut saya pancasila bila dilihat di zaman sekarang itu sangat bertentangan. Misalnya bila dilihat dari sila pertama yaitu KETUHANAN YANG MAHA ESA, tidaklah sama dengan dengan keadaan nyatanya. Misalnya saja di bulan puasa, masih ada orang-orang yang minum atau bahkan merokok di kalangan orang banyak.
Yang kedua KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB, jarang sekali kita lihat keadilan yang ditunjukan oleh sesama manusia. Manusia zaman sekarang sudah banyak yang tidak beradab, dan tidak punya hati nurani.
Yang ketiga PERSATUAN INDONESIA, di Indonesia sekarang tidak terlihat lagi persatuan yang di tunjukan oleh sesama manusia, yang ada hanyalah kekerasan.
Yang keempat KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN, kurang tampak di Negara kita. Yang ada, bagaimana Pancasila itu bisa dijadikan pedoman kalau isi dari pancasila itu sendiri tidak diamalkan.
Yang kelima KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA pun kurang kita rasakan, apalagi bagi orang-orang yang ada di pelosok, mereka kurang mendapat keadilan yang sama dengan yang lainnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Fitra Aditia -
Pancasila, sejatinya merupakan ideologi bangsa Indonesia yang lahir dari kehidupan bangsa Indonesia sendiri. Nilai-nilai yang terkandung didalamnya sangat erat kaitannya dalam keseharian, mulai dari kehidupan beragama dan beribadah, bergotong royong, hingga rasa saling menghormati dan menghargai antar suku bangsa.

Namun, beberapa waktu kebelakang, bangsa ini perlahan disibukkan dengan pertikaian antar golongan, ketimpangan sosial yang makin telihat antara rakyat dengan wakilnya, hingga maraknya penggunaan kata Pancasila sebagai identitas kelompok tertentu saja, sedangkan yang tak sekelompok dicap anti pancasila. Hal ini sungguh disayangkan mengingat kilas balik perjuangan para pahlawan terdahulu, yang menyatukan diri dalam lingkup yang sama tanpa memandang perbedaan. Hendaknya, perlu dilakukan metode pengajaran dan penalaran yang baik kepada generasi penerus bangsa, mengenai pentingnya Pancasila sebagai identitas diri.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh vena puspa pangestu -
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan. Contohnya undang-udang yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan isinya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila tetapi masih banyak masyarakat yang kurang memahami maksud di dalam Pancasila, akibat nya dapat munculnya penyimpangan-penyimpangan dari nilai-nilai pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh albertus remo -
Pancasila merupakan ideologi mendasar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Di zaman yang modern dan penuh dengan teknologi canggih ini, seharusnya kita akan dengan mudah menemukan informasi yang berguna dan berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila.
Tidak hanya asal bicara saja, tetapi kita juga harus menerapkan nilai-niai Pancasila dengan baik. contohnya, kita sebagai manusia yang berketuhanan harus MENGHARGAI sesama manusia, saling TOLERANSI, MENGHARGAI agama, hak, kepercayaan orang lain, tidak hanya mempermasalahkan agama orang lain. Jangan hanya memikirkan agama saja, tetapi kita sebagai generasi muda juga harus memikirkan masa depan Bangsa dan Negara Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Axl Valendra Wicaksana -
Pancasila kini seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa lalu yang tak lagi relevan untuk disertakan dalam dialektika reformasi. Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Tedi Krisyandi -
Pancasila merupakan ideologi mendasar dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pada zaman sebelum Indonesia merdeka, pancasila dibuat oleh Ir. Soekarno berdasarkan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia, seperti Ketuhanan, keanekaragaman, musyawarah, budaya, ekonomi dan lain-lain.
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sifat yang universal, nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan, dan sebagainya. Indonesia sangat menjunjung tinggi Pancasila. Sebagai ideologi dan pandangan hidup masyarakat, Pancasila menjadi pedoman dan penata negara Indonesia dan seluruh masyarakatnya. Contoh yang paling sederhana adalah undang-udang (UU) yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan isinya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh wildhan kurnia -
Pancasila telah ada sejak lebih dari 70 tahun lamanya, atas dasar pemikiran Presiden Ir. Soekarno. Eksistensinya selalu mengambil andil dalam setiap dinamika kehidupan politik negara Indonesia. Pancasila selalu menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia di setiap zaman.
Sekarang, eksistensi Pancasila tidak lagi dipandang sebagai suatu pedoman bertindak dalam kehidupan rakyat Indonesia. Pancasila tidak lagi dihormati dan dihargai seperti yang dulu.
Sebagai balasan wildhan kurnia

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh RIYADINI RIYAN UTAMI -
Pancasila adalah adalah sebagai ideologi negara bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan dan pemikiran-pemikiran pahlawan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai nilai-nilai kehidupan bagi bangsa dan bernegara di Indonesia. Jika melihat perkembangan Panncasila saat ini makin banyak terjadi penyimpangan-penyipangan nilai-nilai pancasila. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara membuat anaak muda rentan pecah belah, dan juga korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat pemerintahan. keadaan inilah yang dapatmenyebabkan cita-cita bangsa Indonesia terhambat akibat etika dan norma anak-anak zaman sekarang yang semakin menurun
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Annisa Yolanda Putri -
Pancasila sendiri merupakan ideologi bangsa Indonesia , nilai-nilai yang dikandung dalam Pacasila pun menurut saya berkembang mengikuti zaman . Contoh nya saja UU yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan tidak boleh berentangan dengan Pancasila itu sendiri.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh irfan sanusi -
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tersebut terkadung di dalamnya konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan terkandung dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang di anggap baik.

Oleh karena itu pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia, maka pandangan hidup dijunjung tinggi oleh warganya karena pandangan hidup bangsa Pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat.

Sebagai intisari dari nilai budaya masyarakat Indonesia, maka Pancasila merupakan cita-cita moral bangsa yang memberikan pedoman dan kekuatan rohaniah bagi bangsa untuk berperilaku luhur dalam kehidupan sehari-hari bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh rizka risanti rumlus -
Pancasila adalh sebagai ideologi negara bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan dan pemikiran-pemikiran pahlawan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai nilai-nilai kehidupan bagi bangsa dan bernegara di Indonesia. contoh seperti UU yang telah ditetapkan dan dilaksanakan
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh dinar ramadhan -
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sifat yang universal, nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan, dan sebagainya.
Pancasila telah mengalami perkembangan sesuai dengan pasang naiknya sejarah bangsa Indonesia (Koento Wibisono, 2001) memberikan tahapan perkembangan Pancasila sebagai dasar negara dalam tiga tahap yaitu :
(1) tahap 1945-1968 sebagai tahap politis
(2) tahap 1969-1994 sebagai tahap pembangunan ekonomi
(3) tahap 1995-2020 sebagai tahap repositioning Pancasila
Penahapan ini memang tampak berbeda lazimnya para pakar hukum ketatanegaraan melakukan penahapan perkembangan Pancasila Dasar Negara yaitu :
(1) 1945-1949 masa Undang-Undang Dasar 1945 yang pertama
(2) 1949-1950 masa konstitusi RIS
(3) 1950-1959 masa UUDS 1950
(4) 1959-1965 masa orde lama
(5) 1966-1998 masa orde baru
(6) 1998-sekarang masa reformasi.
Hal ini patut dipahami, karena adanya perbedaan pendekatan, yaitu dari segi politik dan dari segi hukum.
Berdasarkan hal tersebut diatas perlunya reposisi Pancasila yaitu reposisi Pancasila sebagai dasar negara yang mengandung makna Pancasila harus diletakkan dalam keutuhannya dengan Pembukaan UUD 1945, dieksplorasikan pada dimensi-dimensi yang melekat padanya yaitu :
-          Realitasnya bahwa nilai-nilai yang terkandung didalamnya dikonkritisasikan sebagai ceminan kondisi obyektif yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat, suatu rangkaian nilai-nilai yang bersifat “sein im sollen dan sollen im sein”
Idealitasnya bahwa idelisme yang terkandung didalamnya bukanlah sekedar utopi tanpa makna, melainkan diobyektifitasikan sebagai akta kerja untuk membangkitkan gairah dan optimisme para warga masyarakat guna melihat hari depan secara prospektif menuju hari esok yang lebih baik.
-          Fleksibilitasnya dalam arti bahwa Pancasila bukanlah barang jadi yang sudah selesai dan mendeg dalam kebekuan dogmatis dan normatif, melainkan terbuka bagi tafsi-tafsir baru untuk memenuhi kebutuhan zaman yang terus menerus berkembang, dengan demikian tanpa kehilangan nilai hakikinya Pancasila menjadi tetap aktual, relevan serta fungsional sebagai tiang-tiang penyangga bagi kehidupan bangsa dan negara dengan jiwa semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Reposisi Pancasila sebagai dasar negara harus diarahkan pada pembinaan dan pengembangan moral, sehingga moralitas Pancasila dapat dijadikan dasar dan arah untuk mengatasi krisis dan disintegrasi. Moralitas Pancasila harus disertai penegakkan (supremasi) hukum.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Faddoli Azim -
Kita sebagai generasi muda yang hidup di zaman globalisasi ini harus memperdalam dan benar-benar memahami makna dari Pancasila yang sebenarnya. Di zaman yang modern dan penuh dengan teknologi canggih ini, seharusnya kita akan dengan mudah menemukan informasi yang berguna dan berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Muhammad Annas Ash Shidiq -
pancasila adalah ideologi dari bangsa indonesia, perkembangan pancasila saat ini banyak mengalami perubahan jika dibandingkan dulu, apalagi zaman yang sudah berubah, teknologi yang semakin canggih, maka memberikan dampak yang sangat besar terhadap pancasila.
pada zaman seperti ini sangat mudah bagi kita untuk dapat mengamalkan sila-sila yang terdapat dalam pancasila, tetapi juga dapat mempermudah untuk melanggar atau melenceng dari sila-sila yang ada,

contohnya adalah sila ketiga "persatuan indonesia" pada zaman sekarng mudah bagi kita untuk melaksanakan sila ini, kita bisa menyatukan orang yang berada diujung barat ataupun diujung timur tanpa perlu bertatap muka, kita dapat mengemukakan pendapat kita hanya melalui semua smartphone. tpi perkembangan ini jg terdapat dampak negatif, kita juga bisa memecah persatuan indonesia hanya dengan melalui sosmed.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Bunga Anastasya -
Menurut saya pancasila saat dilihat di zaman sekarang sangat membantah. Misalnya bila dilihat dari sila pertama yaitu
KETUHANAN YANG MAHA ESA, setuju sama dengan keadaan nyatanya. Misalnya saja di bulan puasa, masih ada orang-orang yang minum atau sedang merokok di antara orang banyak, tidak ada sedikitpun rasa ingin orang lain atau orang yang sedang berpuasa.

Jika dilihat dari sila kedua yaitu KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB, jarang sekali kita melihat keadilan yang ditunjukan oleh sesama manusia. Manusia zaman sekarang sudah banyak yang tidak beradab, tidak punya hati nurani.

Dipersembahkan oleh PERSATUAN INDONESIA, di Indonesia sekarang tidak terlihat lagi persatuan yang ada di tunjukan oleh sesama manusia, yang ada di sana melawan dan pembataian. Sudah tidak terlihat kebersamaan yang diperlihatkan atau ditunjukan demi membangun Negara ini, harusnya dengan keadaan Negara yang semakin memburuk seperti ini, masyarakat Indonesia saling bertukar rongong membangun kembali Negara tercinta. Dengan tidak langsung Negara kita tercinta akan bangkit dari kemiskinan, ketertinggalan, kebodohan.

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN, tidak tampak di Negara kita. Yang ada, bagaimana Pancasila itu bisa dijadikan pedoman jika isi dari pancasila itu sendiri tidak diamalkan. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA pun kurang kita rasakan, lebih baik untuk orang-orang yang ada di pelosok, mereka kurang mendapat keadilan yang sama dengan yang lain. Misalkan sebagai contoh saja pembagian sembako dari pemerintah untuk keluarga yang tidak mampu, tidak adil, masa depan di Jakarta dan sekitarnya, untuk warga-warga atau keluarga kurang mampu di pelosok-pelosok atau daerah-daerah yang tidak didukung.

Dari menganggap isi pancasila itu belum satu pun yang bener-bener masyarakat Indonesia amalkan, mungkin masyarakat Indonesia masih menganggap pancasila itu hanya sebatas simbol Negara saja.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Muhamad fajar Alan -
Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun kemasyarakatan.Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa lalu yang tak lagi relevan untuk disertakan dalam dialektika reformasi. Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Ikhsan kamil -
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sifat yang universal, nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan, dan sebagainya. Indonesia sangat menjunjung tinggi Pancasila. Sebagai ideologi dan pandangan hidup masyarakat, Pancasila menjadi pedoman dan penata negara Indonesia dan seluruh masyarakatnya. Contoh yang paling sederhana adalah undang-udang (UU) yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan isinya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.

Namun kenyataannya, masih ada masyarakat yang kurang memahami maksud yang terkandung di dalam Pancasila, tidak hanya anak-anak, namun juga orang dewasa. Padahal, sebagian besar orang dewasa seharusnya mereka sudah menerima pelajaran mengenai Pancasila selama lebih dari 12 tahun. Akibatnya, muncul penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila yang memicu perpecahan di Indonesia. Sebagai contoh masalah yang sedang marak saat ini yaitu masalah agama yang sedang hot dan meresahkan beberapa kalangan masyarakat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Ikhsan kamil -
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki sifat yang universal, nilai-nilainya bisa diterima oleh seluruh masyarakat di Indonesia, seperti rasa persatuan dan kesatuan, kekeluargaan, kemanusiaan, keadilan, Ketuhanan, dan sebagainya. Indonesia sangat menjunjung tinggi Pancasila. Sebagai ideologi dan pandangan hidup masyarakat, Pancasila menjadi pedoman dan penata negara Indonesia dan seluruh masyarakatnya. Contoh yang paling sederhana adalah undang-udang (UU) yang berlaku di Indonesia harus berdasarkan Pancasila dan isinya tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.

Namun kenyataannya, masih ada masyarakat yang kurang memahami maksud yang terkandung di dalam Pancasila, tidak hanya anak-anak, namun juga orang dewasa. Padahal, sebagian besar orang dewasa seharusnya mereka sudah menerima pelajaran mengenai Pancasila selama lebih dari 12 tahun. Akibatnya, muncul penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai-nilai Pancasila yang memicu perpecahan di Indonesia. Sebagai contoh masalah yang sedang marak saat ini yaitu masalah agama yang sedang hot dan meresahkan beberapa kalangan masyarakat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi dan Penyampaian pendapat

oleh Wino Febriantono -
Pancasila adalah adalah sebagai ideologi negara bangsa Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan dan pemikiran-pemikiran pahlawan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai nilai-nilai kehidupan bagi bangsa dan bernegara di Indonesia. Jika melihat perkembangan Panncasila saat ini makin banyak terjadi penyimpangan-penyipangan nilai-nilai pancasila. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara membuat anaak muda rentan pecah belah, dan juga korupsi yang dilakukan oleh pejabat-pejabat pemerintahan. keadaan inilah yang dapatmenyebabkan cita-cita bangsa Indonesia terhambat akibat etika dan norma anak-anak zaman sekarang yang semakin menurun