Forum didkusi materi 2

Jumlah balasan: 21

Adik-Adik, Jika sudah selesai membaca dan mempelajari materi 2, mari bersama berdiskusi diforum ini, untuk menambah nilai keaktifan  ya :)

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Fitri Aisyah -
Assalamualaikum umi... Izin bertanya, semisal ada seorang muslim yang melakukan taubatan nasuha atas semua kesalahannya Kemudian beberapa saat atau beberapa waktu kemudian seseorang tersebut mengulangi kesalahannya kembali saat ia sadar Ia langsung melakukan taubat nasuha kembali . Apakah taubatnya tersebut akan diterima karena orang tersebut telah mempermainkan taubatnya?
Dan apakah hukumnya umi..

Terimakasih, wassalamualaikum
Sebagai balasan Fitri Aisyah

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Diah aji Dharmayanti -
Waalaikumuussalam ,
Apabila sudah bertaubat dengan taubat yang benar pasti diampuni dosa-dosanya. Jika ia kembali berbuat dosa maka ia wajib bertaubat lagi. Jika ia bertaubat, pasti Allah terima lagi taubatnya. Siapa yang telah bermaksiat, segeralah taubat dengan taubat nasuha yag salah satunya bertekad tidak akan lakukan maksiat itu kembali. Jika ia terjerumus lagi ke maksiat, maka ia wajib bertaubat lagi. Jangan berputus asa dari ampunan Allah dan rahmat-Nya. Wallahu AΓÇÖlam. semoga bisa dipahami ya :)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Calvin Nio grace -
Bertaubat memang hal yg harus dilakukan oleh setiap muslim, karna semua manusia memiliki dosa baik yg disengaja ataupun tidak di sengaja, saya ingin bertanya menurut menurut kalian mengapa ada bberapa orang yg sulit untuk melakukan taubat??
Sebagai balasan Calvin Nio grace

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Fitri Aisyah -
Izin menjawab,menurut saya jika seseorang sulit melakukan taubat karena dia berpikir bahwa melakukan taubat bisa kapan pun dan bisa nanti kapan kapan Atau belum ada niat untuk melakukan taubat
Sebagai balasan Calvin Nio grace

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Annisa Andini -
Assalamualaikum wr wb. Izin menjawab, menurut pendapat Saya Yang menyebabkan seseorang sulit untuk bertaubat lebih ke kesadaran diri sendiri orang tersebut,Karena makna taubat sendiri adalah kembali, kembali dari kondisi jauh dari Allah swt menuju dekat kepadanya. Jadi menurut Saya Yang membuat orang sulit untuk bertaubat, bukan Karena taubat itu sulit tapi niat Dan manset kalau taubat itu Hal Yang berat untuk dilakukan Dan terlalu menyepelekan taubat itu sendiri.sekian wasalamualaikum wr wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh anggita sari -
Bertaubat sangat lah wajib , seperti di materi sudah banyak dijelaskan tentang taubat , tetapi masih banyak orang yang menunda untuk bertaubat , ijin bertanya Umi jika ada seseorang yang melakukan dosa kecil tetapi sering ia lakukan lalu ia bertaubat apakah taubat nya diterima dan lalu bagaimana dengan dosa dosa nya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh anggita sari -
Ijin bertanya umii , Sering orang menunda nunda taubat entah mereka malas ataupun mereka berfikir bisa dilakukan kapan saja jika mereka ingin bertaubat, lalu bagaimana cara agar kita tidak menunda nunda taubat atau segera bertaubat umi ,
Sebagai balasan anggita sari

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Diah aji Dharmayanti -
bagaimana cara agar tidak menunda-nunda taubat?
salah satu cara supaya tidak menunda-nunda taubat dengan menginggat kematian, bisa jadi sebelum bertaubat allah sudah ambil dulu nyawanya , kemudian ingat juga azab/balasan bagi orang yang suka bermaksiat. Rasulullah yang sudah dijamin masuk surga pun sering bertaubat bahkan setiap hari sebanyak 70kali dan diakhiri dengan istighfar, maka dari itu bersegeralah untuk bertaubat dan jangan ditunda-tunda, semoga bisa dipahami ya :)
Sebagai balasan anggita sari

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Annisa Andini -
Izin menjawab Cara agar Kita tidak menunda nunda taubat Kita menurut Saya lebih ke niat Dan kesungguhan Hati dan diri Kita dalam bertaubat Dan Kita juga harus selalu ingat bahwa setiap tidakan Kita selalu di awasi oleh Allah swt dan merasa takut terhadap adzab atas maksiatnya. Terlebih Kita sebagai manusia tidak Tau kapan Kita akan meninggal dunia jadi dengan bertaubat dapat mendekatkan diri Kita kepada Allah swt sehingga ketika Kita meninggal dunia Kita tidak perlu takut akan Dosa dosa,terlebih Karena Kita tidak pernah mau Dan menunda nunda untuk bertaubat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Annisa Andini -
Assalamualaikum wr wb.
Izin bertanya, setiap manusia pasti tidak luput dari kesalahan Dan jika Ada seseorang Yang semasa hidupnya dihabiskan untuk berbuat dzolim melakukan kejahatan Dan memiliki niat ingin bertaubat Dan bersungguh sungguh tulus dari hatinya ingin bertaubat tetapi sebelum ia melaksanakan taubat ia meninggal dunia, jika seperti itu apakah niat orang tersebut sebelum meninggal dapat membuat taubatnya diterima?? Sekian, terima kasih
Wasalamualaikum.
Sebagai balasan Annisa Andini

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Diah aji Dharmayanti -
Waalaikumuusalam wr.wb
Niatan orang tersebut insya Allah diterima karna sudah bersungguh-sungguh tulus dalam hati, untuk dosa2 yang sudah dilakukan tetap akan dihisab sesuai dengan kejahatan yang dulu pernah dilakukan , semoga bisa dipahami ya :)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Amanda ayu Ningtias -
Assalamualaikum, ijin bertanya umi bagaimana kalo seseorang sudah bertaubat tapi melakukan maksiat lagi, terus taubat lagi, lalu ngelanggar lagi. Gimana hukumnya umi,apakah yang dilanggar akan dipertanggung jawabkan walaupun sudah bertaubat lagi?
Sebagai balasan Amanda ayu Ningtias

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Diah aji Dharmayanti -
Waalaikumussalam,
ini pertanyaanya hampir mirip dengan pertanyaan fitri aisyah ya :)
Apabila sudah bertaubat dengan taubat yang benar pasti diampuni dosa-dosanya. Jika ia kembali berbuat dosa maka ia wajib bertaubat lagi. Jika ia bertaubat, pasti Allah terima lagi taubatnya. Siapa yang telah bermaksiat, segeralah taubat dengan taubat nasuha yag salah satunya bertekad tidak akan lakukan maksiat itu kembali. Jika ia terjerumus lagi ke maksiat, maka ia wajib bertaubat lagi. Jangan berputus asa dari ampunan Allah dan rahmat-Nya. dan semua yang ada didunia akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah, semua tidak akan pernah lepas dari penggawasan Allah, Wallahu AΓÇÖlam. semoga bisa dipahami ya :)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Fella Auly Nanda -
Assalamualaikum wr wb. Setelah mempelajari materi Yang umi kasih, Saya ingin menyampaikan tanggapan Saya terkait materi taubat Yang umi berikan: MANUSIA adalah hamba Allah yang tidak terlepas dari dosa atau pun salah, baik itu dosa kecil maupun dosa besar, baik itu terang-terangan atau pun tersembunyi, baik itu dosa bagi Allah atau pun dosa bagi manusia. Karena manusia itu memberi Allah SWT nafsu dan akal agar manusia memiliki pilihan yang harus ia ambil.
Hanya saja di dalam memilih ini manusia memutuskan salah di dalam mengambil keputusan, sehingga jatuhlah ia melakukan dosa. Siapa saja yang telah berdosa jika ia sudah baligh dan berakal dan melaksanakan apa yang diminta Allah atau meminta apa yang telah diperintahkan Allah.
Jika kita kembali ke Al-Qur'an Surat Attahrim Ayat 8 membuktikan di sana Allah meminta kita melakukan taubat nasuha dan apa itu taubat nasuha?
Yaitu taubat yg paling tinggi
di mana taubat nasuha adalah taubat dgn penyesalan yg mendalam, dgn tingkatan taubat yg paling mulia. taubat ini merupakan taubat yg sangat bersungguh sungguh dalam rangka kembali ke jalan Allah SWT dengan janji tidak akan berbuat maksiat lagi.
Sebagai balasan Fella Auly Nanda

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Diah aji Dharmayanti -
Iya benar, manusaia adalah tempat salah dan luput, maka Allah memerintahkan manusia untuk bertaubat denagn taubatan nasuha, Taubat dengan ketulusan hati, bersungguh-sungguh dan tidak akan menggulanginya lagi. Rasulullah yang sudah dijamnin masuk surga pun sering sekali bertaubat walpun beliau tidak pernah berbuat salah. Semoga Allah selalu berikan hidayah kepada kita semua agar menjadi manusia yang berada dijalan yang lurus. Semoga bisa dipahami ya :)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh risya novalia nanda -
Assalamualaikum izin bertanya umi,jika seseorang melakukan dosa syirik,lalu dia bertaubat kepada allah,apakah dosanya akan diampuni dan taubatnya diterima oleh allah ?
Lalu adakah dosa yang tidak diampuni oleh allah meskipun seseorang bertaubat?

Terimakasih wassalamualaikum
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh fierizcha donna -
Assalmualaikum umi, izin bertanyaa, apakah Allah mengampuni orang yang melakukan ke syirikan? Dan bagaimana cara kita menguatkan iman kitaa agar jauh dari kesyirikan tersebut?

Trimakasih umi,
Wassalamualaikum
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh Herdanti Tri -
assalamualaikum umi saya ingin bertanya tentang materi taubat kali ini. jika seseorang muslim yang ingin bertaubat tapi dia tidak melakukan shalat taubat, itu gimana ya umi? terimaksih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum didkusi materi 2

oleh noval diaz -
Assalamualikum wr,wb bu
Kalo menurur saya dari definisi taubat itu artinya ia kembali dari dosanya (Berpaling dan menarik diri dari dosa).
Taubat adalah kembali kepada allah dengan melepaskan hati dari belenggu yang membuatnya terus,menerus melakukan dosa lalu melaksanakan semua hak Allah Azza Wa Jalla .
Secara syar'i taubat adalah meninggalkan dosa karna takut kepada Allah Menganggapnya buruk,menyesali perbuatan maksiatnya,bertekad kuat untuk tidak mengulanginya dan memperbaiki apa yg bisa diperbaiki dari amalnya.
Semoga bisa di pahami ya ..
Wassalamualikum wr,wb.