DISKUSI

Jumlah balasan: 18

Bagaimana menurut kalian orang yang puasa ramadhan namun tidak sholat, dan bagaimana jika dia sholat tapi masih melakukan maksiat selama puasa seperti pacaran, apakah puasanya diterima.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh yeni yunita -
Assalamualaikum ummi,,,

Menurut saya kektika seseorang melakukan puasa ramadhan namun tidak menjalan kan sholat,,Puasanya sah tetapi ibadahnya kurang smpurna jika tidak melakukan keduanya .
Dan jika seorang tersebut sudah melaksanakan kedua ibadah namun ia melakukan maksiat atau pun zina (pacaran) maka ia akan berdosa.
Sebagai balasan yeni yunita

Re: DISKUSI

oleh Rike Ristiana Putri -
Assalamualaikum wr wb
Bismillahirohmanirohim izin menanggapi umi
Menurut saya puasa tanpa melaksanakan sholat itu sama saja kita tidak berpuasa, karena apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.
Sedangkan apabila kita berpuasa tetapi kita melakukan maksiat Orang yang berpuasa namun melakukan maksiat sama halnya dengan orang yang berhaji lalu bermaksiat, yaitu pahala pokoknya tidak batal, hanya kesempurnaan pahala yang tidak ia peroleh. Orang yang berpuasa namun bermaksiat akan mendapatkan ganjaran puasa sekaligus dosa karena maksiat yang ia lakukan.ΓÇ¥
Terimakasih umi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Anisa Refi Fatmalia -
Assalamualaikum,
Izin menanggapi Umi, menurut saya orang yang berpuasa ramadhan namun tidak sholat puasanya tetap sah namun akan lebih sempurna ibadahnya jika melaksanakan sholat karena sholat sendiri hukumnya adalah wajib. Dan jika seseorang yang berpuasa serta melaksanakan sholat namun melakukan maksiat seperti pacaran, pertama-tama yang harus didudukkan masalahnya adalah tentang apa yang dimaksudkan dengan pacaran itu sendiri. Jika pacaran dipahami dengan berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya maka jelas hal ini diharamkan. Maka dengan hal ini apabila seseorang berpuasa dan sholat tetapi berpacaran maka puasanya tidak diterima oleh Allah swt karena berpacaran diharamkan dalam islam.
Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Rike Oktavianika -
Assalamualaikum. Menurut tanggapan saya, orang yang melakukan ibadah puasa namun tidak sholat maka puasa nya tidak diterima olrh Allah SWT karna telah meninggalkan kewajiban beribadah yaitu sholat. Alasannya, orang kafir tidak diterima sama sekali ibadahnya oleh Allah SWT. Apalagi orang yang melakukan Sholat tapi masih melakukan maksiat selama puasa. Maka ibadah nya tidak akan diterima atau haram karna telah melakukan maksia.
Mungkin itu saja tanggapan saya. Terimakasih:)
Wassalamualaikum
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Yusi Ermawati -
Assalamu'alaikum izin menanggapi umi
Menurut saya jika kita meninggalkan puasa namun tidak solah maka puasa nya tidak di teri oleh Allah SWT karena telah meninggal kan ke wajib kita sebagai umat Islam.Puasa yang dilakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat adalah kafir dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran.
Jadi pacaran dibulan puasa tentu saja membatalkan puasa, dan pacaran pun dapat menghapus amal dari puasa yang sedang dilaksanakan.Dan dapat kita pahami bahwa bulan ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan lagi mulia sedang kan pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina dan sudah pasti itu perbuatan tercela.Albaydhowi Rahimahumullah mengatakan
" ibadah puasa adalah bukan hanya menahan diri dari lapar dan dahaga saja, bahkan orang yang sedang berpuasa mengekang berbagai syahwat dan mengajak jiwa pada kebaikan. Jika tidak demikian sungguh allah tidak menerima amalan nya , dalam artian tidak akan menerima nya "
Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh isnayola anggian febriani -
Assalamualaikum wr.wb umi
Menurut tanggapan saya,
Bagaimana jika orang menjalankan puasa ramadhan namun tidak sholat?
Sholat dan puasa termasuk kedalam lima rukun islam.
Sholat dan puasa ramadhan itu sama2 wajib dikerjakan untuk seluruh umat muslim, jika salah satu ditinggalkan maka hukumnya adalah dosa,
Dan puasa yang dijalankan tidak sah.
Jika mengerjakan sholat tetapi masih melakukan maksiat selama puasa apakah puasanya diterima?
Menjalankan ibadah puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga saja, kita juga punya kewajiban meninggalkan maksiat, maksiat seperti pacaran yang melakukan kontak fisik dengan orang yang bukan mahkram nya maka puasa yang dilakukan tidak diterima dan tidak akan mendapat pahala.
Karena orang2 yang berzina apalagi pada bulan suci ramadhan itu sangat berdosa dan dibenci oleh Allah swt.
Sekian tanggapan dari saya,
Wassaalamualaikum wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Indah ike nurjana -
assalamualaikum umi
menurut saya orang yang puasa ramadhan namun tidak sholat, puasanya tetap sah namun lebih sempurna kalau melakukan ibadah sholat. karena sholat merupakan rukun islam dan hukumnya wajib. Dan jika sholat tapi masih melakukan maksiat adalah ia berdosa karena pacaran dilarang dalam agama islam. 
sekian tanggapan dari saya umi, terimakasih
wassalamualaikum wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Novi Asita -
Assalamualaikum, izin menanggapi.

Menurut saya, apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.
Dan apabila dia sholat tapi berpacaran maka puasanya jga tidak diterima karena puasa merupakan menahan diri dari hawa dan nafsu selain itu juga pacaran memang dilarang. Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Kiki Nursafitri -

Assalamualaikum umi ...Menurut saya Sebagaimana kita tahu, shalat merupakan tiang agama. Nabi SAW pun menjelaskan, meninggalkan shalat dekat dengan kekafiran. "(Hal yang membedakan) antara seseorang dan kekafiran adalah meninggalkan shalat." (HR Muslim). 

Perintah sholat pun sudah dipertahkan oleh allah dalam alquran ,"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat Dan (sholat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk." (QS. Al-Baqarah [2]: 45).

Jadi menurut saya puasa orang yang meninggalkan shalat tetap sah selama tidak makan, tidak minum, tidak berhubungan seks, serta menghindari yang membatalkannya. Hanya, ia berdosa besar karena meninggalkan shalat dan harus bertobat. Apakah pahala puasanya diterima Allah SWT? Kita serahkan semua ke pada-Nya. Wallahualam. 

Tetapi jika seseorang puasa dan sholat tetapi melakukan maksiat seperti  pacaran sedangkan sungguh allah maha mengetahui maka menurut saya puasanya tidaklah sah.. Tetapi kita harus kembalikan kepada allah swt apakah puasanya sah atau tidak 

Wallahualam...

Wassalamualaikum wr.wb

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh indah pratiwi -
asalamualaikum umi
menjalankan puasa, tetapi tidak shalat itu dapat dikategorikan sebagai muhbithat al-shaum. Dia tidak merusak keabsahan puasa, tetapi dia merusak pahala puasa. Sehingga, ibadah puasa yang mereka kerjakan tidak bernilai di hadapan allah
sedangkan Orang yang bermaksiat/ pacaran saat puasa bisa membuat pahala puasanya yang amat besar hilang atau tidak mendapatkan sama sekali.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Rika Handayani -
tidak diterimaaaaaa. dosa haram haram haram Tinggalin aja pacar kalian mereka ga penting.. untuk org yg puasa tapi ga solat,sholatlah krna sebagian dari pahalamu ada di solat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh vivi feranicha -
assalamualaikum wr.wb umi...

menurut saya orang yang puasa namun tidak sholat puasanya sah namun alangkah baiknya jika tidak meninggalkan sholat, karna sholat itu hukumnya wajib bagi kita.
jika dia sholat tapi masih melakukan maksiat selama puasa seperti pacaran maka puasa nya tidak di terima. Jadi pacaran dibulan puasa tentu saja membatalkan puasa, dan pacaran pun dapat menghapus amal dari puasa yang sedang dilaksanakan.ibadah puasa adalah bukan hanya menahan diri dari lapar dan dahaga saja, bahkan orang yang sedang berpuasa mengekang berbagai syahwat dan mengajak jiwa pada kebaikan. Jika tidak demikian sungguh allah tidak menerima amalan nya , dalam artian tidak akan menerima nya "
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Debby Merliani -
Assalamualaikum wr wb umi,
Izin menanggapi,
Menurut saya alangkah lebih baiknya jika amalan shaleh lainnya di sempurnakan seperti shalat tepat pada waktunya bersamaan dengan menjalankan puasa ramadhan, agar pahala yang didapat pun sempurna tidak setengah " dan juga menyibukan kan diri dengan hal" yang positif yang membawa kita pada kebaikan agar terhindar dari perbuatan yang negatif, prihal di terima atau tidaknya puasa seseorang karna saat berpuasa dia melakukan maksiat hanya allah swt yang maha tau.
tetapi yang pasty adalah jika seseorang melakukan perbuatan maksiat pada saat berpuasa maka akan mendapatkan dosa tidak hanya dalam berpacaran dalak hal maksiat lainpun akan mendapat dosa bukan mendapat berkah di bulan suci ramadhan, semoga kita semua di jauhkan dari hal " yang negatif yang akan menjauhkan kita dari berkah dan rahmat allah swt dibulan suci ramadhan amin..
Hanya itu yang dapat saya sampaikan jika ada salah kata saya mohon maaf, Terimakasih.
Wassalamualaikum wr wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Deasy Gayatri -
Assalamualaikum wr wb
Menurut saya, orang yang berpuasa tetapi tidak sholat adalah sebuah kesia-siaan dan puasa nya tidaklah sah. karena orang tersebut tidak mendapatkan pahala utama dan kenikmatan berpuasa, hanya mendapatkan lapar dan dahaga. padahal Puasa adalah ibadah pokok dan wajib yang tidak dapat ditawar tawar dalam beragama islam. Meninggalkan Sholat itu sendiri sudah berdosa, apalagi dibulan yang penuh suci dan keberkahan seperti bulan Ramadhan, alangkah lebih baiknya jika ibadah puasa disempurnakan dengan kewajiban sholat dan beberapa sunah lainnya, karena di bulan ini keistimewaan lainnya adalah pahala yang berlipat lipat.

Menurut saya Pacaran itu sendiri sudah sangat dilarang dalam islam, karena akan menimbulkan zina, dan jelas zina itu sendiri besar dosa nya, apalagi dilakukan ketika bulan ramadhan dalam kondisi berpuasa sudah sangat jelas membatalkan puasa dan puasa maupun sholat tidak sah.
menurut Hadits Riwayat Bukhori no: 5233
ΓÇ£Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.ΓÇ¥ (HR. Bukhari no. 5233)

Terima Kasih , Wassalamualaikum
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh farah azzahra -
Assalamualaikum wr.wb
Bismillahirohmanirohim

apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti. Oleh sebab itu, Syekh Utsamain mengatakan, "Shalatlah kemudian tunaikanlah puasa. Adapun jika engkau puasa, tetapi tidak shalat, amalan puasamu akan tertolak karena orang kafir (karena sebab meninggalkan shalat) tidak diterima ibadah dari dirinya."
Bahaya besar bisa mengancam mereka yang pacaran ketika puasa ramadhan. Bisa jadi puasanya tidak diterima di sisi Allah. Karena pacaran adalah perbuatan maksiat
Janganlah kamu jadikan hari puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Devani Puji Erlina -
Assalamualaikum wr wb
Menurut saya apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah atau tidak diterima. Amalan puasa yang dia la kukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti. Dan seseorang yang melakukan sholat tp tetap bermaksiat ketika puasa maka hal tsb tidak diterima, karna bermaksiat bisa menghapus pahala amal shaleh yang pernah dia kerjakan, tak terkecuali puasa yang sedang dijalani.
Sekian tanggapan saya. Wassalamualaikum wr wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Fera Maryani -
Orang yang berpuasa namun tidak salat sama saja bisa kita artikan berbohong atau berdosa.puasanya diterima tetapi dia tidak mendapatkan pahala sama sekali di bulan suci Ramadan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI

oleh Arnalia Wati -
Assalamualaikum wr. wb.
Menurut saya orang yang berpuasa tetapi meninggalkan sholat, akan mendapatkan dosa dan puasanya akan sia2 karena puasa dan sholat merupakan rukun islam yang wajib dikerjakan. Dan orang yang mengerjakan sholat tapi masih melakukan maksiat pada bulan puasa, sholatnya akan sia2 karena perbuatan maksiat haram hukumnya bila dilakukan apalagi di bulan puasa bukannya berlomba2 untuk mendapatkan pahala dan kebaikan, malah melakukan maksiat maka puasanya tidak diterima oleh allah SWT. Terima kasih
Wassalamualaikum wr. wb.