diskusi materi pertemuan 3

Jumlah balasan: 23

wajib berdiskusi sesama dosen dgn mahas dan mahs dg mahs

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Martha Setyo wani -
Penyebab perubahan pada jumlah barang baik yang ditawarkan atau ditawarkan bisa kita bedakan menjadi 3 (tiga) yaitu:
1.Harga barang itu sendiri
2.Harga barang lain
3.Penghasilan atau Pendapatan.
Apa perbedaan dari harga barang itu sendiri dan harga barang lain?
Sebagai balasan Martha Setyo wani

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh anuar sanusi -
Martha pahami dulu hukum penawaran: bunyinya adalah antara harga dan kuantitas barang yang ditawarkan itu berbading lurus atau searah artinya jika harga naik jumlah barang yang di tawarkan naik juga dan sebaliknya. Kalau yang kamu maksud adalah perbahan penawarann bukan jumlah penawaran ya sayang n kl yang ini or perubahan penawaran benar tapi ada satu lagi yang menyebabkan perubahan penawaran itu selain dari 1,2,3 n yg ke 4 teknologi....bagus2 pertanyaanmu. harga barang itu yg berkaitan langsung contohnya mobil inova harga turun org cenderung beli. Sedangkan harga barang lain adalah harga barang lain tapi ada hubungannya misalnya harga pajio naik (barang lain) maka inova naik juga.
Sebagai balasan Martha Setyo wani

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh aulia hani -
Harga barang itu sendiri, apabila harga suatu barang semakin rendah atau murah, maka permintaan seseorang terhadap barang tersebut akan meningkat. Begitupun sebaliknya jika harga tinggi, maka permintaan akan rendah. Sedangkan Harga Barang Lain, harga barang lain juga bisa menjadi faktor yang dapat mempengaruhi permintaan terhadap suatu barang, namun kedua barang tersebut harus mempunyai suatu kaitan atau berhubungan.
Keterkaitan 2 macam barang tersebut bisa bersifat substansi (pengganti), atau bersifat komplemen (pelengkap).
Jika penurunan harga barang yang satu dapat menyebabkan penurunan permintaan terhadap barang yang lain, maka ke-2 barang tersebut bersifat substansi.
Dan jika penurunan harga suatu barang dapat menyebabkan kenaikan permintaan terhadap barang yang lainnya, maka ke-2 barang tersebut bersifat komplemen.
Sebagai balasan Martha Setyo wani

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Yoanda Dwi Praditya -
Perbedaan dari harga barang itu sendiri dan harga barang lain?

Mungkin maksudnya menurut saya begini , ketika harga barang tersebut tinggi , maka barang yang diminta akan sedikit , begitupun sebaliknya , dan harga dari barang lain terkadang mempengaruhi permintaan dan penawaran yang diminta pada barang yg kita produksi , hal itu jg berhubungan dgn kebutuhan konsumen . Maka apabila ada barang lain yang memilki harga lebih murah dan cocok dgn kebutuhan konsumen , hal tsb dpt mengakibatkan permintaan pd brg yg kita produksi semakin berkurang.

Kalau salah tlg diluruskan , terimakasih :)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh avitha pratiwi -
Bagaimana penerapan elastisitas harga silang dari permintaan dalam kehidupan sehari-hari?
Sebagai balasan avitha pratiwi

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Ananda Syamita -
Ada saat mengukur tingkat kepekaan perubahan jumlah barang tertentu yang diminta (misalnya barang x) akibat perubahan harga barang lainnya (misalnya barang y). Elastisitas silang berlaku baik bagi barang-barang substitusi maupun barang komplementer.
Sebagai balasan avitha pratiwi

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh anuar sanusi -
Avitha sebelum bpk tanggapi coba kamu lempar ke teman2mu....supaya mereka juga baca slide dan vedio dari bapak ...oke!
Sebagai balasan avitha pratiwi

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh dinda pratiwi -
Setiap perusahaan selalu menerapkan elastisitas permintaan dan penawaran dalam kehidupan sehari-hari, untuk mengetahui dampak dari peningkatan harga terhadap besarnya kuantitas (jumlah) barang yang ditawarkan atau diminta oleh konsumen.
Mengapa setiap perusahaan selalu menerapkan elastisitas permintaan dan penawaran dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap perusahaan selalu menerapkan elastisitas permintaan dan penawaran dalam kehidupan sehari-hari, untuk mengetahui dampak dari peningkatan harga terhadap besarnya kuantitas (jumlah) barang yang ditawarkan atau diminta oleh konsumen.
Sebagai balasan avitha pratiwi

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh anuar sanusi -
elastisitas harga silang dari permintaan atau Exy adalah perubahan harga barang y akan mengakibatkan perubahan permintaan barang x, dg asumsi bahwa barang x dan y mempunyai hubungan sebagai barang subsititusi (pengganti) atau barang pelengkap (komplementer). Jika Exy positif, maka hubungan barang x dan y adalah subsititusi dan jika x dan y negatif barang pelengkap (komplemen). Dalam kehidupan sehari-hari 3 jenis barang kopi, teh dan gula di pasar. Jika kopi subsitusi dari teh atau sebaliknya, maka otamatis gula pelengkap dari kopi, maka jika terjadi kenaikan harga kopi akan mengakibatkan penurunan permintaan akan kopi dikarenakan permintaan kopi telah bergeser sebagian pada teh dan sebaliknya, sehingga permintaan akan teh meningkat sebagai akbat kenaikan haga kopi dan juga menyebabkan penurunan harga gula. Ilustrasi ini dijelaskan oleh elastisitas siang dari permintaan teh akibat perubahan harga kopi misalnya Exy = 0,87 artinya terjadi kenaikan harga kopi sebesar 1% maka permintaan teh akan naik sebesar 0,87%.....kasus ini survei ke pasar akibat virus corona...? lalu hitung dng konsep elastisitas silang permintaan... selamat mencoba.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Shellynanda Sari -
Penawaran suatu barang inelastis sempurna karena jumlahnya tidak akan pernah bertambah.bila permintaan terus menerus bertambah maka harga akan naik dari waktu ke waktu.ini merupakan pembentukan harga pada faktor industri
Sebagai balasan Shellynanda Sari

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh anuar sanusi -
Tolong berikan jawaban dari pertanyaan beriut ini.. sebagai evaluasi kita ya
1. jelaskan kegunaan konsep elastisita untuk ekonomi?
2. jelaskan kegunaan elastisitas harga rata-rata?
3. Sebutkan jenis - jenis barang dari sisi pendapatan dan elasitisitas pendapatan?
4. Jelaskan yang dimaksud dengan barang subsititusi dan barang pelengkap?
5Jika terdapat dua jenis barang yaitu X dan Y, dimana diketahui elastisitas harga untuk permintaan X adalah 1,3 dan Y adalah 0,75. Menurut Anda, mana yang merupakan barang kebutuhan pokok dan barang mewah....?
kirim ke email saya jawabannya anuar.sanusi@darmajaya.ac.id.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Muhammad aga ramdho -
saya ingin bertanya, apakah yang terjadi disuatu perusahaan apabila tidak memiliki elastisitas permintaan?
Sebagai balasan Muhammad aga ramdho

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Ananda Syamita -
jika suatau perusaahn tidak memiliki elastisitas permintaan maka perusahaan tidak akan mengetahui pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang diminta.
Sebagai balasan Muhammad aga ramdho

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh aulia hani -
Perusahaan tersebut tidak dapat mengantisipasi adanya suatu perubahan yang terjadi pada selera konsumen, tidak dapat mengetahui segmentasi pasar.
Jika perusahaan tidak memiliki hal tersebut maka perusahaan tidak dapet melakukan diferensiasi produk atau difersifikasi produk serta tidak dpt meningkatkan efektifitas dan produktivitas produk apabila terjadi penurunan pada permintaan konsumen.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Agung Prasetyo Zunda -
didalam materi yg bapak berikan terdapat point mengenai memperoleh elastisitas dari fungsi permintaan yg terbagi menjadi 2 :
1.elastisitas untuk permintaan linier
2.elastisitas untuk permintaan non linier

mohon penejelasanya untuk bpk atau teman-teman terkait materi tersebut
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh dinda pratiwi -
Mengapa perusahaan perlu mengetahui elastisitas permintaan dan penawaran. Apa contoh riil kasusnya, atau contoh barangnya?

Menurut pendapat saya, Perusahaan perlu mengetahui elastisitas permintaan dan penawaran karena agar produsen dapat mengantisipasi adanya suatu perubahan yang terjadi pada selera konsumen, agar segmentasi pasar menjadi lebih efektif, serta adanya produktivitas dalam penjualan barang kepada konsumen.

Contoh kasus :
Misalnya, sejauh mana perubahan permintaan terhadap beras ketika harga beras berfluktuatif. Bila masyarakat ΓÇ£tak peduliΓÇ¥ dengan perubahan harga beras, itu artinya kebergantungan masyarakat terhadap beras masih tinggi. Namun, bila naik turunnya harga beras sangat berpengaruh pada permintaan, maka itu artinya masyarakat sudah tak terlalu bergantung lagi pada beras. Mungkin, masyarakat sudah menemukan sumber energi lain yang tidak berasal dari beras sehingga beras tak lagi menjadi bahan kebutuhan primer.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Dadang Kurniawan effendi -
Jelaskan apa itu Inelastis sempurna dan berikan contoh di kehidupan sehari hari
Sebagai balasan Dadang Kurniawan effendi

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Dessy Prahmadiyani -
Menurut saya elastisitas ada dalam dua bentuk dari sisi Penawaran dan dari sisi permintaan .
kalo dari sisi permintaan :
a.Permintaan Inelastis Sempurna (Ed = 0)
Permintaan Inelastis Sempurna terjadi jika tidak ada perubahan jumlah
yang diminta meskipun ada perubahan harga. Dengan kata lain
perubahan harga sebesar apapun sama sekali tidak berpengaruh terhadap
jumlah yang diminta. Kasus permintaan inelastis sempurna terjadi bila
konsumen dalam membeli barang tidak lagi memperhatikan harganya,
melainkan lebih memperhatikan pada seberapa besar kebutuhannya.
Contoh: Pembelian Garam dapur oleh suatu keluarga atau pembelian Obat
ketika sakit. Konsumen membeli garam atau obat lebih mempertimbangkan
berapa butuhnya, bukan pada berapa harganya.
yang kedua yaitu pada sisi penawaran
b. Penawaran Inelastis Sempurna (Es = 0)
Penawaran Inelastis Sempurna terjadi jika tidak ada perubahan jumlah
yang ditawarkan meskipun ada perubahan harga. Dengan kata lain perubahan harga sebesar apapun sama sekali tidak berpengaruh terhadap jumlah yang ditawarkan.
Kasus penawaran inelastik dalam kenyataan agak sulit ditemui dalam
kehidupan sehari-hari, kalaupun ada biasanya pada produk/barang-barang
hasil pertanian misalnya jumlah produksinya sudah tidak mungkin ditambah
atau sulit ditambah walaupun harga terus-menerus menaik. Jumlah
penawaran kelapa di suatu daerah ketika musim kemarau sangat sedikit
dan tergantung/dipengaruhi dari faktor alam, walaupun harga tinggi maka
jumlah yang ditawarkan tetap relatif terbatas.
Sebagai balasan Dadang Kurniawan effendi

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Muhammad Al Qutbi -
Inelastis Sempurna yaitu terjadi jika tidak ada perubahan jumlah barang yang diminta meskipun ada perubahan harga. Dengan kata lain, perubahan harga sebesar apapun sama sekali tidak berpengaruh terhadap jumlah barangyang diminta. Kasus permintaan inelastis sempurna terjadi bila konsumen dalam membeli barang tidak lagi memperhatikan harganya, melainkan lebih memperhatikan pada seberapa besar kebutuhannya.

Contoh di kehidupan sehari hari yaitu pembelian garam dapur oleh suatu keluarga atau pembelian obat ketika sakit. Konsumen membeli garam atau obat lebih mempertimbangkan berapa butuhnya, bukan pada berapa harganya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Angelicha Derra -
Bagaimana cara penjual mengetahui bahwa permintaan terhadap barang yang dijual adalah elastis, inelastic atau elastisitas uniter?
Sebagai balasan Angelicha Derra

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Aulia Rachman -
Tingkat elastisitas barang dan jasa diketahui melalui koefesien elastisitas, koefesien elastisitas diperoleh melalui perbandingan antara presentase variable tetap dan presentase perubahan variable bebas yang mempengaruhinya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: diskusi materi pertemuan 3

oleh Dessy Prahmadiyani -
Elastisitas merujuk pada derajat respon permintaan atau penawaran yang berpengaruh pada perubahan harga. Derajat ini menunjukkan sejauh mana permintaan dan penawaran bereaksi atas perubahan harga suatu produk.

Semakin elastis sebuah kurva, maka perubahan harga sekecil apapun akan menyebabkan perubahan besar terhadap kuantitas produk yang dibeli di pasaran. Sebaliknya, bila sebuah kurva tidak elastis, maka perlu perubahan harga yang lebih besar untuk memengaruhi perubahan kuantitas produk di pasaran.
Di sisi lain, kenaikan harga pada suatu produk (barang maupun jasa) yang bukan merupakan kebutuhan umum/pokok akan membuat konsumen menjauh karena opportunity cost untuk membeli produk tersebut akan menjadi terlalu tinggi.

Produk seperti ini dianggap amat elastis dan biasanya mudah ditemukan; misalnya tersedia di supermarket, konsumen mungkin tidak selalu memerlukannya dalam kehidupan sehari-hari, serta produk tersebut dianggap memiliki subtitusi atau pengganti.

Misalnya bila harga minuman berkarbonasi merek X mengalami kenaikan harga, orang akan berpindah haluan dan lebih memilih merek Y untuk memenuhi dahaga mereka.