Nama : Hamdani
Npm : 1612110460
1. Diksi atau pilihan kata sangat penting didalam proses penulisan, termasuk di dalamnya
penulisan karya ilmiah, diksi memegang peran utama dalam menciptakan nuansa makna yang dikehendaki penulis. Ketepatan pilihan kata mempersoalkan kesanggupan sebuah kata untuk menibulkan gagasan-gagasan yang tepat pada imajinasi pembaca atau pendengar, sepeti apa yangdipikirkan atau dirasakan penulis, pilihan kata atau diksi di pergunakan kata-kata mana yang tepat dan cocok dipakai untuk menggunakan gagasan.
2. a) Contok kalimat majas personalia : Pena itu menari-nari di atas kertas, Lia termenung menatap daun-daun yang berjoget diterpa angin, Leptopku sedang kelelahan karena digunakan semalam suntuk, Pepohinan di hutan tamapak sedih karena musim kemarau.
b) Contoh kalimat majas Iron : Bersih sekali tempat ini, sampai bisa jadi sarang tikus, Wangi sekali bajumu, sampai banyak lalat yang mengerubuti, Besar sekali kadomu, sampai bisa dimasukkan dalam kantong
c) Contoh kalimat majas hiperbola : Dia sudah terbiasa memeras keringat untuk menafkahi keluarga, Luluk girang setengah mati karena mendapat lotre
3. Paolisme adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu
Homonim suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homofon, tetapi jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homograf.
Homofon (bahasa Yunani: ὁμός, homós, "sama" dan φωνή, phōnḗ , "bunyi") adalah kata yang diucapkan sama dengan kata lain tetapi berbeda dari segi maksud. Homofon terdiri atas kata homo berarti sama dan foni (phone) yang berarti bunyi atau suara. homofon mempunyai pengertian sama bunyi, berbeda tulisan, dan berbeda makna. Contoh homofon antara lain:
"buku" (bahan bacaan) dan "buku" (bagian di antara dua ruas)
"massa" (dalam perkataan media massa) dan "masa" (waktu)
"bank" (tempat menyimpan uang) dan "bang" (panggilan untuk kakak)
"tank" (kendaraan perang) dan "tang" (alat pekakas)