Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

Jumlah balasan: 23

Silakan Anda menjawab beberapa pertanyaan melalui kolom komentar yang akan saya ajukan di forum. Jawaban Anda sebagai nilai tugas pada pertemuan ini. Dimohon untuk menjawab berdasarkan gagasan masing-masing (tidak meng-copy paste jawaban temannya). Jawaban disertai nama lengkap dan NPM. Waktu Anda menjawab sampai dengan waktu perkuliahan berakhir. Lebih dari itu jawaban tidak diberi nilai.

SOAL:
1. Jelaskan alasan perlunya bersikap cermat dan tepat menggunakan diksi (pilihan kata) dalam penulisan karya ilmiah sesuai dengan konteks kalimat tersebut!
2. Tulislah contoh kalimat dengan majas (1) personifikasi, (2) ironi, (3)hiperbola!
3. Tahukan Anda apa itu homonim, homofon, homograf, dan polisemi?


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Rivan Arnas -
Nama : Rivan arnas
Npm : 1811050167

1. Agar kalimat bisa sangat jelas diartikan dan makna dari kalimat tersebut tersampaikan dengan jelas.

2. Majas personifikasi : nyanyian hp membangunkan tidurku
Majas hiperbola : setelah hubungan kami berakhir, diriku tidak bisa hidup tanpa nya
Majas ironi : sungguh indah lukisanmu, hingga diriku dibuat tertawa melihatnya.

3. Polisemi adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.

Homonim suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homofon, tetapi jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homograf.

Homograf (bahasa Yunani: ὁμός, homós, "sama" dan γράφω, gráphō, "tulis") homo berarti sama dan graf (graph) berarti tulisan. Jadi, homograf adalah kata yang samaejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya.

Homofon (bahasa Yunani: ὁμός, homós, "sama" dan φωνή, phōnḗ , "bunyi") adalah kata yang diucapkan sama dengan kata lain tetapi berbeda dari segi maksud. Homofon terdiri atas kata homo berarti sama dan foni (phone) yang berarti bunyi atau suara. homofon mempunyai pengertian sama bunyi, berbeda tulisan, dan berbeda makna.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Selviaintan Purnama -
nama: selvia intan purnama
npm : 1912120032
klas: 2AK-P1
1.karena diks itu memegang peran utama dalam menciptakan biasa makna yang dikehendahi dalam penulisan karya ilmiah, maka harus baik untuk memenuhi ketentuan tepat,benar,dan lazim.
2.-personitifikasi: pensil itu menari-nari diatas buku gambar untuk menghasilkan gambar yang begitu indah.
-ironi: bersih sekali kamar ini,sampai-sampai bisa jadi sarang nyamuk.
-hiperbola:dia sudah terbiasa memeras keringat untuk menafkahi anaknya.
3.-homonim, adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama.
-homofon,adalah suatu kata yang memiliki makna yang lafalnya sama.
-homograf,adalah suatu kata yang memiliki maksa yang ejaannya sama.
-polisemi,adalah suatu kata yang mempunya makna lebih dari satu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Carolline ivanca Maurielle.s -
Nama : Carolline Ivanca Maurielle. S
NPM : 1912120031
Kelas : 2ak-p1

1. Karena untuk memperindah karya ilmiah dalam penulisan

2. Contoh dari majas perosnifikasi
Burung bernyayi menyambut pagi hari. (burung berkicau)

Rumput bergoyang tertiup angin senja. (rumput bergerak)

Matahari mengintip dari celah gunung. (matahari bersinar)

Contoh dari majas hiperbola
Tendangan maut dari bagian penyerang berhasil membobol gawang lawan.

Ia tak kenal lelah membanting tulang demi selembar rupiah.

Harga-harga sembako sudah meroket.

Contoh daru majas ironi

Indah nian buku raport-mu yang dihiasi dengan banyak angka merah

Bagusnya tulisanmu sampai tidak bisa dibaca

Suaramu saat bernyanyi sangat merdu, seperti kaset kusut.

3.homonim adalah kata yang mempunyai tulisan, dan bunyi yang sama, tetapi maknanya berbeda.

homofon adalah suatu kata yang mempunyai bunyi yang sama, tetapi tulisan dan maknanya berbeda

homograf adalah suatu kata yang memiliki tulisan yang sama, tetapi bunyi dan maknanya berbeda.

polisemi adalah kata yang memiliki banyak makna (satu kata banyak makna)


Terimakasih ibu
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Miranda Margaretha -
Nama: Miranda Margaretha
NPM: 1912120019
1. Diksi atau pilihan kata sangat penting di dalam proses penulisan, termasuk di dalamnya penulisan karya ilmiah. Diksi memegang peranan utama dalam menciptakan nuansa makna yang dikehendaki penulis. Pemilihan kata yang kurang tepat, dapat menimbulkan makna yang berbeda, dan selanjutnya pesan tidak bisa tersampaikan. Pemilihan kata yang baik harus memenuhi ketentuan tepat, benar, dan lazim. Tolak ukur pilihan kata menyangkut ketepatan berkaitan dengan pengungkapan gagasan secara cermat, kebenaran artinya harus sesuai dengan kaidah kebahasaan yang berlaku, kelaziman maksudnya penggunaan katanya memang sudah dikenal secara umum.
2. Personifikasi
Kasur itu selalu melambai-lambai ketika aku masih ngantuk.
Ironi
- Pintar sekali kau ini mengerjakan soal kaya gini saja tidak bisa.
- Rapi sekali kamarmu sampai terlihat seperti kapal pecah.
Hiperbola
- Suaranya memecahkan gendang telinga.
- Harga minyak mencekik leher.
- Teriakannya setinggi langit.
3. Homonim merupakan jenis ΓÇô jenis kata yang mempunyai pelafalan dan tulisan yang sama tetapi mempunyai makna yang berbeda. Kata yang berhomonim mempunyai makna bergantung dengan konteks kalimat yang mengikutinya.
2. Homofon merupakan kata ΓÇô kata yang mempunyai bunyi yang sama tetapi dalam bentuk tulisan dan maknanya berbeda. Dengan kata lain, kata ΓÇô kata yang berhomofon mempunyai pelafalan yang sama walaupun mempunyai tulisan dan arti yang berbeda.
3. Homograf adalah kata yang sama ejaannya dengan kata yang lain tertapi beda lafal dan maknanya. Istilah homograf berasal dari kata homo yang berarti ΓÇÿsamaΓÇÖ dan graf atau graph yang berarti ΓÇÿtulisanΓÇÖ. Sehingga secara etimologi, istilah homograf dapat diartikan sebagai kata atau istilah yang memiliki cara penulisan atau ejaan sama namun berbeda pengucapan atau pelafalannya.
4. Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata. Polisemi juga bisa diartikan kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Marco Valerian -
Nama : Marco Valerian
NPM : 1912120015

1. A. Membuat orang yang membaca atau pun mendengar karya ilmiah menjadi lebih paham mengenai apa yang ingin disampaikan oleh pengarang.

B. Membuat komunikasi lebih efektif.Melambangkan ekspresi yang ada dalam gagasan secara verbal (tertulis mau pun terucap).

C. Ide yang disampaikan dengan kesalahan dalam pemilihan kata akan menyebabkan pembaca atau pendengar tidak merasa nyaman.

2. Personifikasi : Aroma masakan mama pagi ini menggoda para tetangga di sekitar rumah.

     Hiperbola      : Pemuda itu berlari secepat kilat saat disuruh orang tuanya untuk membeli obat.

     Ironi                : Sopan sekali pakaian yang kamu kenakan hingga aku juga merasa malu melihatnya.

3. Homonim  : suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama.

     Homofon  :  kata yang diucapkan sama dengan kata lain tetapi berbeda dari segi maksud.

     Homograf : kata yang sama ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya.

     Polisemi   : suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh hafidh faresi ifanka -
Nama : Hafidh Faresi Ifanka.
NPM : 1811050151

1.Cermat dan tepat menggunakan pemilihan kata sesuai konteks dapat menjadikan tulisan tidak keluar dari konteks bahasan karya tersebut.

- Menjadikan topik bahasan lebih menjurus.

- Menghindari kejanggalan dalam membaca karya tersebut.

2.contoh majas personifikasi : rumput yang bergoyang.

- contoh majas ironi : Suaramu saat bernyanyi sangat merdu, seperti kaset kusut.

- Contoh majas hiperbola : aku ingin hidup seribu tahun lagi.

3. Homonim merupakan suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama.

- Homofon adalah kata yang diucapkan sama dengan kata lain tetapi maksudnya berbeda.

- Homograf merupakan kata yang sama ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan makna.

- Polisemi adalah suatu kata yang bermakna lebih dari satu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Nyoman Yelly Destavianus -
Selamat pagi Buu..

Nama : Nyoman Yelly Destavianus
NPM/Kelas : 1912120029/2AK-P1

Izin menjawab bu..

1. Bahasa indonesia merupakan bahasa resmi negara Indonesia. Oleh sebab itu setiap karya atau penulisan ilmiah wajib menggunakan bahasa Indonseia yang baik dan benar. Karya ilmiah menuntut kecermatan dalam penalaran bahasa karena karya tulis semacam itu harus memenuhi ragam bahasa standar yang formal bukan bahasa pergaulan. Ragam bahasa untuk karya ilmiah hendaknya mengikuti ragam bahasa yang mencerminkan bahw kookiea penulis adalah seseorang yang terpelajar di dalam bidang tertentu. Dalam membuat suatu penulisan karangan ilmiah diperlukan kata-kata yang tepat dan bersifat formal agar isi dari karangan ilmiah tersebut bisa dipahami dan dimengerti oleh pembaca sehingga tidak mengalami kerancuan dan tidak terjadi kesalahpahaman oleh pembaca.

2. A. Majas Personifikasi
~ Matahari mengintip dari celah gunung.
( matahari bersinar)
~ Awan menangis di tengah badai.
(Hujan)

B. Majas Ironi
~ Tubuhnya indah, seperti jalanan yang
nyaris tanpa lekukan.
~ Bagus benar ucapanmu sehingga
menyakitkan hati.

C. Majas Hiperbola
~ Ia tak kenal lelah membanting tulang
demi selembar rupiah.
~ Harga-harga sembako sudah
meroket.

3. A. Homonim
adalah kata yang sama lafal
dan ejaannya dengan kata yang lain
tetapi berbeda maknanya karena berasal
dari sumber yang berbeda .

B. Homofon
didefinisikan sebagai kata atau istilah
yang memiliki pelafalan yang sama
namun, ejaan (cara penulisan) serta arti
yang terkandung di dalamnya berbeda.
Homofon juga sebagai kata yang sama
lafalnya dengan kata lain, tetapi
berbeda ejaan dan maknanya.

C. Homograf
adalah kata yang sama ejaannya
dengan kata yang lain tertapi beda
lafal dan maknanya. Istilah homograf
berasal dari kata homo yang berarti
ΓÇÿsamaΓÇÖ dan graf atau graph yang berarti
ΓÇÿtulisanΓÇÖ. Sehingga secara etimologi,
istilah homograf dapat diartikan
sebagai kata atau istilah yang
memiliki cara penulisan atau ejaan
sama namun berbeda pengucapan
atau pelafalannya.

D. Polisemi
adalah kata-kata yang memiliki makna
atau arti lebih dari satu karena adanya
banyak komponen konsep dalam
pemaknaan suatu kata. Polisemi juga
bisa diartikan kata yang memiliki
makna atau arti lebih dari satu karena
adanya banyak komponen konsep
dalam pemaknaan suatu kata.

Terimakasih bu..
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Michelle Anatasya -
Nama : Michelle Anastasya Halim
NPM : 1912120018

1. Pemilihan kata yang kurang tepat dapat menimbulkan makna yang berbeda, dan selanjutnya pesan tidak bisa tersampaikan. Ketepatan pilihan kata mempersoalkan kesanggupan sebuah kata untuk menimbulkan gagasan-gagasan yang tepat pada imajinasi pembaca atau pendengar, seperti apa yang dipikirkan atau dirasakan penulis.
2. - personifikasi : Suara Kakek menyadarkanku dari lamunan panjang masa mudanya
- ironi : Kamarmu benar-benar tertata rapi. Sampai sampai keadaannya hampir sama seperti kapal pecah.
- hiperbola : Rasa takut itu membuatnya bermandikan keringat
3. Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaannya sama.
Homofon adalah suatu kata dimana lafal/bunyinya sama, namun memiliki tulisan dan arti yang berbeda.
Homograf adalah suatu kata dimana tulisannya sama, namun lafal/bunyi serta artinya berbeda.
Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Kiki Meyrisa Ardelia Lestari -
Nama : Kiki Meyrisa Ardelia Lestari
Npm :1912120005
1.Sangat Perlu, dikarenakan diksi /pilihan kata sangat penting didalam proses penulisan, termasuk didalam nya penulisan karya ilmiah, Karena jika ada pemilihan kata yang kurang tepat dapat menimbulkan makna yng berbeda jadi sangat perlu banget diksi ini kita gunakan dalam bersikap cermat, di dalam tolak ukur pilihan kata juga menyangkut ketepatan berkaitan dgn pengungkapan gagasan secara cermat kebenaran artinya harus sesuai kaidah kebenaran yang berlaku.

2. Contoh majas
Personifikasi : 1.Matahari muncul menyapa orang orang yang tengah menyemai di sawah.
2.Teriakan petir seakan hendak menghancurkan dunia.

*contoh majas ironi =
1.Dia org yang sgt tepat waktu
2.Tulisan mu indah sekali, sampai-sampai aku tdk bisa membacanya..

*contoh majas hiperbola =
1.Sinar matahari membakar kulitku
2 . pencuri itu berlari secepat kilat saat kepergok warga.

3.Hormonim adalah kata yang sama lafal&ejaanya dgn kata yang lain tetapi berbeda makna nya karena berasal dari sumber bunyi yang ada.
*contoh :
Salam : Anggita menitipkan salam untuk mu ..

Homograf adalah kata yang sama ejaan nya dgn kata yang lain tetapi beda lafal& makna nya.
Contoh
Memerah : wajahnya Memerah mendengar pujian dari pria yang ada didepan nya (berubah warna)

Homofon : adalah kata yg sama dgn kata lain tetapi beda ejaan & maknanya.
Contoh =
Bank => lafal"bang"

Polisemi adalah kata kata yng memiliki makna atau arti lebih dari satu karena ada nya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Contoh =
Akar => "sebelum mengambil keputusan kita harus menemukan akar permasalahan (penyebab) terlebih dahulu...
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Lidya intan Permatasari -
Nama : Lidya Intan Permatasari
NPM : 1912120003
KELAS : 2AK-P01

1.kita perlu bersikap cermat dan tepat memilih kata yang tepat dan selaras untuk menyatakan atau mengungkapkan gagasan sehingga memperoleh efek tertentu. Pilihan kata merupakan satu unsur sangat penting, baik dalam dunia karang-mengarang maupun dalam dunia tutur setiap hari. Fungsi diksi membuat pembaca atau pendengar mengerti secara benar dan tidak salah paham terhadap apa yang disampaikan oleh penulis, untuk mencapai target komunikasi yang efektif, melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal, membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat (sangat resmi, resmi, tidak resmi) sehingga menyenangkan pendengar atau pembaca.

2. Personifikasi : meja sekolahku menangis saat ia terken coretan pena-pena itu.
Ironi : Rumahmu bagus, seperti tidak layak untuk dihuni.
Hiperbola : Mental yang dimiliki Aani seperti baja yang kuat.

3 Homonim adalah jenis ΓÇô jenis kata yang mempunyai pelafalan dan tulisan yang sama tetapi mempunyai makna yang berbeda. Kata yang berhomonim mempunyai makna bergantung dengan konteks kalimat yang mengikutinya.
Contoh : Salam 1) Sapaan, 2) Jenis daun.

Homograf ialah kata ΓÇô kata yang mempunyai tulisan yang sama tetapi pelafalan dan maknanya berbeda. Homograf adalah kebalikan dari homofon.
Contoh : Keset 1) Kain atau serabut untuk membersihkan alas kaki sebelum memasuki ruangan, 2) Keadaan dimana suatu benda tidak licin setelah dibersihkan.

Homofon merupakan kata ΓÇô kata yang mempunyai bunyi yang sama namun dalam bentuk tulisan dan maknanya berbeda.
Contoh : Bank (pelafalan ΓÇÿbangΓÇÖ) ΓÇô makna: lembaga keuangan. Bang ΓÇô makna: panggilan dalam budaya betawi yang ditujukan kepada kakak laki ΓÇô laki maupun laki ΓÇô laki yang lebih tua dari kita.

Polisemi merupakan kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu.
Contoh: Tangankanan.
Sudah belasan tahun Doni menjadi tangankananku (orang kepercayaan) atasannya.
Tangankanannya (bagiantubuh) terluka karna terjatuh dari sepeda.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Yesaya Handayani -
NAMA : YESAYA HANDAYANI
NPM : 1912120009

1. Agar kita dapat memperindah tulisan dalam karya ilmiah.
2. Personofikasi : Kasur dan bantal melambai-lambai menyambut kedatanganku
ironi : 1. pagi sekali datangmu, padahal jam makan siang sebentar lagi. 2. pintar sekali anak itu, sampai-sampai 2 kali tidak naik kelas
Hiperbola : 1. saya berlari secepat kilat ketika saya dikejar anjing. 2. ayah banting tulang demi memenuhi kebutuhan keluarga. 3. mendengar suara temanku, membuat gendang telingaku pecah.
3. Homonim adalah kata yang sama lafal dan ejaannya dengan kata yang lain tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berbeda.
Homofon adalah kata atau istilah yang memiliki pelafalan yang sama namun jeaan serta arti yang terkandung didalamnya berbeda.
homograf adalah kata yang sama ejaannya dengan kata yang lain tetapi beda lafal dan maknanya
polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh syifa annisa -
Nama: Syifa Annisa
NPM : 1811010115

1. Diksi adalah agar pemilihan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan. Diksi juga berfungsi untuk memperindah suatu kalimat.
2. -Majas Personifikasi;Pagar tembok itu menghalangi lari para pencuri -Majas ironi;tulisan yang sangat indah , karena terlalu indahnya hanya kamu sendiri yang bisa baca -Majas hiperbola;ayah banting tulang demi memenuhi kebutuhan keluarga
3. -Homonim adalah kata yang sama lafal dan ejaannya dengan kata yang lain tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berbeda.
-Homofon didefinisikan sebagai kata atau istilah yang memiliki pelafalan yang sama namun, ejaan (cara penulisan) serta arti yang terkandung di dalamnya berbeda.
-Homograf adalah kata  yang sama ejaannya dengan kata yang lain tertapi beda lafal dan maknanya.
-Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Lilis Nirmanti -
Nama :Lilis nirmanti
Npm :1912120036

1. Pemilihan kata yang tepat dan sesuai dengan konteks kalimat akan memberikan efek tersendiri dalam menyampaikan informasi, baik melalui bahasa tulis maupun bahasa lisan.

2. Majas personifikasi : rumput bergoyang tertiup angin senja.
Majas ironi : dia orang yang sangat tepat waktu.
Majas hiperbola : pemuda itu berlari secepat kilat saat disuruh orang tuannya untuk membeli obat.

3. Homonim adalah kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama.
Homofon adalah kata yang diucapakan sama dengan kata lain tetapi berbeda dari segi maksud.
Homograf adalah kata yang sama ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maksudnya.
Pelisemi adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Qori Febrianti -
Nama : Qori Febrianti
NPM : 1912120026

1. Ragam bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa baku inilah yang dapat mengidari kita dari keambiguan makna (bermakna ganda) karena karya ilmiah itu tidak terikat oleh waktu. Penulis yang baik harus menggunakan diksi yang benar pada penempatan yang tepat sehingga mudah dipahami. Ketepatan dalam pemilihan dan penempatan kata dalam kalimat sangat menentukan keberhasilan sebuah tulisan. Seorang penulis yang mumpuni akan dapat memadukan kata umum dan kata khusus, abstrak dan konkret, panjang pendek kata, kata populer dan ilmiah, makna konotatif dan denotatif dalam tulisan mereka.

2. A. Majas personifikasi
-Biarkan rumput itu bergoyang di terpa angin
-Pohon nyiur itu melambai lambai

B. Majas Ironi
-Bagus sekali tulisanmu, sampai ΓÇô sampai tidak bisa dibaca
-Rajin sekali dia sampai tidak pernah mengerjakan pr

C. Majas Hiperbola
-Ibu terkejut setengah mati, ketika mendengar anaknya kecelakaan
-Sampahnya menggunung

3. A. Homonim adalah kata yang sama lafal dan ejaannya dengan kata yang lain tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berbeda . Kata yang berhomonim mempunyai makna bergantung dengan konteks kalimat yang mengikutinya. Oleh sebab itu, kita masih belum bisa memutuskan apakah itu makna dari sebuah kata yang berhomonim tanpa melihatnya ke dalam sebuah bentuk kalimat utuh.

B. Homofon merupakan kata ΓÇô kata yang mempunyai bunyi yang sama tetapi dalam bentuk tulisan dan maknanya berbeda. Dengan kata lain, kata ΓÇô kata yang berhomofon mempunyai pelafalan yang sama walaupun mempunyai tulisan dan arti yang berbeda. Istilah homofon berasal dari kata homo yang berarti ΓÇÿsamaΓÇÖ dan foni yang berarti ΓÇÿbunyiΓÇÖ atau ΓÇÿsuaraΓÇÖ. Sehingga jika merujuk pada pengertian etimologinya, maka homofon didefinisikan sebagai kata atau istilah yang memiliki pelafalan yang sama namun, ejaan (cara penulisan) serta arti yang terkandung di dalamnya berbeda. KBBI juga mengartikan istilah homofon serupa, yakni sebagai kata yang sama lafalnya dengan kata lain, tetapi berbeda ejaan dan maknanya.

C. Homograf adalah kata yang sama ejaannya dengan kata yang lain tertapi beda lafal dan maknanya. Istilah homograf berasal dari kata homo yang berarti ΓÇÿsamaΓÇÖ dan graf atau graph yang berarti ΓÇÿtulisanΓÇÖ. Sehingga secara etimologi, istilah homograf dapat diartikan sebagai kata atau istilah yang memiliki cara penulisan atau ejaan sama namun berbeda pengucapan atau pelafalannya. KBBI juga memberikan pengertian terhadap istilah homograf sebagai kata yang sama ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya (misal teras ΓÇÿinti kayuΓÇÖ dengan teras ΓÇÿbagian rumahΓÇÖ).

D. Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata. Polisemi juga bisa diartikan kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata. Kata polisemi berasal dari bahasa Latin, Poli yang berarti banyak, dan semi yang berarti makna. Oleh karenanya, polisemi diartikan sebagai suatu kata yang memiliki banyak makna tergantung pola kalimat dan konteks kalimat yang sedang diutarakan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Regita syalsabilla Pasha -
Assalamualaikum bu, izin menjawab
Nama : Regita syalsabilla pasha
Npm : 1912120004

1.Diksi atau pilihan kata sangat penting di dalam proses penulisan karya ilmiah karena diksi mempengaruhi makna yang akan disampaikan oeh penulis. Pemilihan kata yang kurang tepa, dapat menimbulkan makna yang berbeda, dan selanjutnya pesan tidak bisa tersampaikan.


2. Personifikasi : Baju baju di toko itu menggodaku untuk memilikinya
Ironi : Kamar adikku sangat rapi, bagaikan kapal pecah
Hiperbola : Perasaanku teriris-iris melihat kau bersama dengannya

3. Tahu.
Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama.
Homofon adalah kata yang sama pengucapannya dengan kata lain, tetapi berbeda ejaan dan maknanya.
Homograf adalah kata yang sama ejaannya dengan kata yang lain tertapi beda lafal dan maknanya.
Polisemi adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Sa fitri -
Nama : safitri
Npm. : 1912120022

1.Agar tidak menimbulkan makna yang berbeda sehingga memudahkan pesan apa yang tersampaikan dari gagasan tersebut,sehingga menghasilkan sebuah cerita yang menarik .

2. -Majas personifikasi : Awan itu menara-nari disiang hari yang cerah ini
-Majas ironi: Rajin sekali dirimu , sampai tugas saja sampai setumpuk gunung gini.
-Majas hiperbola: Jeritan hati ini terdengar hingga langit ke tujuh .

3. - Homonim merupakan jenis ΓÇô jenis kata yang mempunyai pelafalan dan tulisan yang sama tetapi mempunyai makna yang berbeda.

- homograf dapat diartikan sebagai kata atau istilah yang memiliki cara penulisan atau ejaan sama namun berbeda pengucapan atau pelafalannya.

- homofon didefinisikan sebagai kata atau istilah yang memiliki pelafalan yang sama namun, ejaan (cara penulisan) serta arti yang terkandung di dalamnya berbeda.
 
-Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Shandy Putra Ramadhan -
Nama : Shandy Putra Ramadhan
NPM : 1912120017

1. Karena diksi adalah pilihan kata yang tepat dan selaras dalam penggunaannya untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh
efek tertentu seperti yang di harapkan.

2. - Personifikasi = Lautan mengamuk di malam itu.
- Ironi = Bagus benar ucapanmu sehingga menyakitkan hati.
- Hiperbola = Usahanya sampai bermandikan keringat.

3. - Homonim = suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama.
- Homofon = adalah kata yang diucapkan sama dengan kata lain tetapi berbeda dari segi maksud.
- Homograf = adalah kata yang sama ejaannya dengan kata lain, tetapi berbeda lafal dan maknanya.
- Polisemi = adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Setia Putra -

Nama :Setia Darma Putra

Npm : 1912120033

1.Diksi memegang peranan utama dalam menciptakan nuansa makna yang dikehendaki penulis. Karena jika pemilihan kata yang kurang tepat, dapat menimbulkan makna yang berbeda, dan selanjutnya pesan tidak bisa tersampaikan.

2.   a.Majas ironi : tulisan mu sangat bagus           bagaikan tulisan seorang dokter

       b.Majas personifikasi: panasnya mentari siang itu membakar kulit tangan wanita cantik itu

       c.Sinar matahari membakar kulit 

3.Homonim adalah suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homofon, tetapi jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homograf.Dan polisemi adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu. 

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Toni Seprizal -
menurut saya
NAMA : TONI SEPRIZAL
NPM : 1711010176
1 . sangat penting pemilihan kata sangat diperlukan dalam karya ilmiah. pemilihan kata yang tepat menimbulkan arti yang berbeda.Pemilihan kata yang baik harus memenuhi ketentuan tepat, benar, dan lazim

2 . majas personifikasi
Contoh: Pensil itu menari –nari di atas kertas untuk menghasilkan gambar yang begitu indah.
majas hiperbola
Contoh: Kakek itu bekerja banting tulang siang malam untuk menghidupi cucu ΓÇôcucunya.
majas ironi
Bersih sekali tempat ini, sampai –sampai bisa jadi sarang tikus.

3. Polisemi adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu. ...Homonim suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homofon, tetapi jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homograf.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh rizka risanti rumlus -
Nama : Rizka Risanti Rumlus
Npm : 1811010116

1. perlunya bersikap cermat dan tepat menggunakan diksi karena perencanaan penulisan karya ilmiah merupakan rencana penting dengan merincikan data dan materi dalam penulisan karya ilmiah. Karena dengan perencanaan yang matang dan sempurna, maka pada saat mengerjakan akan menjadi lebih mudah dan dengan arah tujuan yang sudah lebih jelas tanpa banyak membuang waktu.

2. personifikasi : Matahari mengintip dari celah gunung. (matahari bersinar)
ironi : Bagus sekali pakaianmu sehingga membuatku meihatnya risih.
hiperbola : Suaranya memecahkan gendang telinga.

3. homonim : kata yang mempunyai pelafalan dan tulisan yang sama tetapi mempunyai makna yang berbeda.
homofon : Kata yang sama lafalnya dengan kata lain tetapi beda ejaan dan maknanya.
homograf : Homograf adalah kata yang sama ejaannya dengan kata yang lain tertapi beda lafal dan maknanya.
polisemi : kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Delta Anando -
Nama : Delta Anando
Npm : 1912120011

1. Agar kalimat bisa sangat jelas diartikan dan makna dari kalimat tersebut tersampaikan dengan jelas dan mudah di pahami.
2. -Contoh dari majas perosnifikasi
Burung bernyayi menyambut pagi hari. (burung berkicau).
Rapi sekali kamarmu sampai terlihat seperti kapal pecah.
-Hiperbola : Pemuda itu berlari secepat kilat saat disuruh orang tuanya untuk membeli obat.
-Majas ironi : sungguh indah lukisanmu, hingga diriku dibuat tertawa melihatnya.
3. -Homonim adalah kata yang sama lafal dan ejaannya dengan kata yang lain tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berbeda.
-polisemi,adalah suatu kata yang mempunya makna lebih dari satu.
-Homograf adalah suatu kata dimana tulisannya sama, namun lafal/bunyi serta artinya berbeda.
-Homofon kata yang mempunyai bunyi yang sama tetapi dalam bentuk tulisan dan maknanya berbeda. Dengan kata lain, kata ΓÇô kata yang berhomofon mempunyai pelafalan yang sama walaupun mempunyai tulisan dan arti yang berbeda.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Jason Jonathan -
Nama : Jason Jonathan
Kelas : 2AK-P1
NPM : 1912120025

1. Agar kalimat jelas dan memperindah karya ilmiah

2. A. Personifikasi : Sepi, gelap mencekam, hanya tersisa tubuh yang dipeluk malam, menggigil kedinginan.
Hari ini satu harapku, pelangi akan muncul tersenyum padaku.

B. Hiperbola : Ayahnya bekerja mati-matian memeras keringat untuk membiayai sekolah anak-anaknya.

C. Ironi : Wangi sekali bau badanmu.

3. Homonim merupakan jenis ΓÇô jenis kata yang mempunyai pelafalan dan tulisan yang sama tetapi mempunyai makna yang berbeda.

Homograf adalah kata yang sama ejaannya dengan kata yang lain tertapi beda lafal dan maknanya.

Homofon adalah kata yang sama lafalnya dengan kata lain tetapi beda ejaan dan maknanya.

Polisemi adalah kata-kata yang memiliki makna atau arti lebih dari satu karena adanya banyak komponen konsep dalam pemaknaan suatu kata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Berdiskusi Pertemuan 5

oleh Hamdani . -
Nama : Hamdani
Npm : 1612110460

1. Diksi atau pilihan kata sangat penting didalam proses penulisan, termasuk di dalamnya penulisan karya ilmiah, diksi memegang peran utama dalam menciptakan nuansa makna yang dikehendaki penulis. Ketepatan pilihan kata mempersoalkan kesanggupan sebuah kata untuk menibulkan gagasan-gagasan yang tepat pada imajinasi pembaca atau pendengar, sepeti apa yangdipikirkan atau dirasakan penulis, pilihan kata atau diksi di pergunakan kata-kata mana yang tepat dan cocok dipakai untuk menggunakan gagasan.

2. a) Contok kalimat majas personalia : Pena itu menari-nari di atas kertas, Lia termenung menatap daun-daun yang berjoget diterpa angin, Leptopku sedang kelelahan karena digunakan semalam suntuk, Pepohinan di hutan tamapak sedih karena musim kemarau.
b) Contoh kalimat majas Iron : Bersih sekali tempat ini, sampai bisa jadi sarang tikus, Wangi sekali bajumu, sampai banyak lalat yang mengerubuti, Besar sekali kadomu, sampai bisa dimasukkan dalam kantong
c) Contoh kalimat majas hiperbola : Dia sudah terbiasa memeras keringat untuk menafkahi keluarga, Luluk girang setengah mati karena mendapat lotre

3. Paolisme adalah suatu kata yang mempunyai makna lebih dari satu
Homonim suatu kata yang memiliki makna yang berbeda tetapi lafal atau ejaan sama. Jika lafalnya sama disebut homofon, tetapi jika yang sama adalah ejaannya maka disebut homograf.
Homofon (bahasa Yunani: ὁμός, homós, "sama" dan φωνή, phōnḗ , "bunyi") adalah kata yang diucapkan sama dengan kata lain tetapi berbeda dari segi maksud. Homofon terdiri atas kata homo berarti sama dan foni (phone) yang berarti bunyi atau suara. homofon mempunyai pengertian sama bunyi, berbeda tulisan, dan berbeda makna. Contoh homofon antara lain:
"buku" (bahan bacaan) dan "buku" (bagian di antara dua ruas)
"massa" (dalam perkataan media massa) dan "masa" (waktu)
"bank" (tempat menyimpan uang) dan "bang" (panggilan untuk kakak)
"tank" (kendaraan perang) dan "tang" (alat pekakas)