Forum Diskusi Materi 6

Jumlah balasan: 16

Urutan kegiatan pembelajaran

1. Membaca materi 

2. Memahami Materi

3. Memberikan komentar dan menanggapi komentar teman dalam diskusi

4. diskusi forum di buka 30 menit setelah kelas dibuka

5. peserta yang aktif berdiskusi akan mendapatkan point tambahan



Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Berliana Fitriyani -
assalamualaikum wr.wb. izin bertanya kenapa mu'jizat diberikan allah swt kepada orang orang pilihan nya, kenapa tidak semua orang allah berikan mu"jizat?
terimakasih.
Sebagai balasan Berliana Fitriyani

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh clarissa aurellia -
Assalmualaikum wr.wb izin menanggapi

Mukjizat merupakan kejadian luar biasa atau kelebihan di luar akal manusia yang tidak dimiliki oleh siapapun, karena mukjizat hanya diberikan Allah kepada para nabi dan rasul-Nya. Sedangkan apabila ada seseorang selain para nabi dan rasul diberikan kejadian yang luar biasa oleh Allah maka itu tidak bisa dikatakan sebagai mukjizat melainkan itu adalah karomah.
Sebagai balasan Berliana Fitriyani

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Meilia puspita Anggun -
Assalamualaikum, izin menjawab.
Penjelasan saya begini.

Seperti yang kita ketahui mukjizat merupakan kemampuan luar biasa yang dianugerahkan dari Allah untuk para Rasulnya. Mukzijat tidak sembarang diberikan ke orang orang dengan begitu saja. Karena diberikannya mukzijat juga memiliki tujuan, Tujuan utama pemberian mukjizat ini yaitu guna membenarkan Risalah yang dibawa oleh para Rasul Allah SWT. sebagai bukti kekuasaan Allah SWT, untuk kebenaran risalah yang dibawah oleh para Rasul, dan berguna untuk melawan dan melemahkan musuh-musuh Allah SWT. Sehingga kebenaran dapat ditegakan dan kebathilan dapat dihilangkan.

Orang orang pada zaman sekarang hanya diberi karomah dan itu juga tidak mudah didapatkan dengan begitu saja oleh semua orang, hanya orang orang pilihan, orang sholeh dan mereka dapat menjalankan syarat2 ALLAH SWT yang tidaklah mudah dilakukan oleh orang orang yang ingin menyalahgunakannya.
Bayangkan saja jika semua orang dapat memiliki mukjizat dengan begitu saja maka semua orang didunia akan selalu bersaing dalam hal kekuatan yang tak masuk akal, dan bisa saja tidak ada seorangpun yang mempercayai adanya ALLAH krna mereka merasa sudah sangat hebat dengan mukzijat yang dapat dimilikinya dengan begitu saja.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Ariska Maida sari -
Assalamualaikum umi,
Saya ingin menanggapi materi diatas, didalam materi tersebut ada yang namanya tafakkur dan tadabbur nah yang ingin saya tanyaan contoh dari tafakkur dan tadabbur itu sendiri yang seperti apa ya umi?
Terimakasih sebelumnya,
Sebagai balasan Ariska Maida sari

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Devina Nindia Putri -
Waalaikumsalam, izin menanggapi

Tafakkur merupakan aktivitas manusia dalam berpikir dan merenungi kebesaran Allah. Bisa dilakukan dengan merenungi tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta, merenungi nikmat-nikmat yang Allah berikan, hingga merenungi kesalahan yang harus diperbaiki. Contoh tafakkur, seperti saat kita memikirkan alam semesta, mengapa ada udara, mengapa ada laut, gunung, awan, hujan, dan lain lain

Sedangkan tadabbur,
adalah sebuah aktivitas merenungkan dan memperhatikan suatu perkara secara berulang-ulang, dengan melihat berbagai sisi.
Contohnya seperti disaat kita merenungkan ayat al-quran yang menjelaskan tentang hari kiamat

Terimakasih, mohon maaf bila ada kesalahan
Sebagai balasan Ariska Maida sari

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Dihan Topan Mahisa -
Assalamu'alaikum wr wb..
Mohon ijin menanggapi ..

Tafakkur adalah memikirkan atau mengamati, sedangkan tadabbur adalah mencermati.

Adapun perbedaannya, tadabbur adalah berfikir dengan melihat akhirnya. Sementara tafakkur adalah kekuatan dalam berfikir terhadap apa yang dilihat.

Allah ΓÇÿAzza wa Jalla befirman,
ΓÇ£Maka, bertanyalah kepada ahli dzikr jika kalian tidak tahu.ΓÇ¥
(QS. An Nahl: 43)

Dan Alloh subhanahu wa ta'ala berfirman,

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."
(QS. Al-Imron: 190-191)

Maka tafakkur dan tadabbur ini, kita perlukan.

Mohon dapat dikoreksi bila keliru, dan disempurnakan bila ada kekurangan.

Terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr wb..
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Amalia Damara Dinda -
Assalamuallaikum umi dan teman-teman. Terkait materi yang dikirimkan, terdapat bagian point 'kafir'. Saya ingin bertanya, jika seseorang yg tidak pernah menjalankan perintah Allah seperti shalat wajib 5 waktu, tidak pernah berpuasa pada bulan ramadhan, dan kehidupan ia selalu diisi dengan bermain game pada gadget, apakah orang itu disebut kafir?
Sebagai balasan Amalia Damara Dinda

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Devina Nindia Putri -
Waalaikumsalam, izin menanggapi

Kāfir berasal dari kata kufur yang berarti ingkar, menolak atau menutup.

Pada zaman sebelum Islam, istilah tersebut digunakan untuk para petani yang sedang menanam benih di ladang, menutup/mengubur dengan tanah. Sehingga kalimat kāfir bisa dimplikasikan menjadi "seseorang yang bersembunyi atau menutup diri".

Jadi menurut syariat Islam, manusia kāfir terdiri dari beberapa makna, yaitu:

Orang yang tidak mau membaca syahadat.
Orang Islam yang tidak mau sholat.
Orang Islam yang tidak mau puasa.
Orang Islam yang tidak mau berzakat.

Kata k─üfir dalam Al-Qur'an

Di dalam Al-Qur'an, kitab suci agama Islam, kata kafir dan variasinya digunakan dalam beberapa penggunaan yang berbeda:

Kufur at-tauhid (Menolak tauhid): Dialamatkan kepada mereka yang menolak bahwa Tuhan itu satu.

Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. (Al-Baqoroh ayat 6)

Kufur al-ni`mah (mengingkari nikmat): Dialamatkan kepada mereka yang tidak mau bersyukur kepada Tuhan

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku (la takfurun). (Al-Baqoroh ayat 152)

Kufur at-tabarri (melepaskan diri)

Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrohim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan daripada apa yang kamu sembah selain Alloh, kami ingkari (kekafiran)mu (kafarna bikum)..." (Al-Mumtahanah ayat 4)

Kufur al-juhud: Mengingkari sesuatu

..maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar (kafaru) kepadanya. (Al-Baqorohayat 89)

Kufur at-taghtiyah: (menanam/mengubur sesuatu)

Namun sebagai Muslim, kata kafir itu sudah jelas dalam Al-Qur'an.

Yang berhak menentukan kafir tidak seseorang hanyalah Alloh SWT. Dan ini sudah jelas dalam Al-Qur'an. Tinggal kita masing-masing yang menilai diri sendiri apakah kita tergolong kafir atau bukan (termasuk yang mengaku Muslim sekalipun).
Sebagai balasan Amalia Damara Dinda

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Dihan Topan Mahisa -
Assalamu'alaikum wr wb..

Mohon ijin menambahkan, para ulamaΓÇÖ sepakat menyatakan bahwa kita tidak boleh mengkafirkan seorang Ahli Qiblat (muslim) kecuali jika:
1. Ia tidak mengakui keberadaan Allah Yang Maha Pencipta, Maha Kuasa,maha Agung dan Maha tinggi.
2. Ia telah melakukan perbuatan yang nyata-nyata syirik, perbuatan yang tidak dapat ditakwilkan (diartikan lain).
3. Ia mengingkari salah seorang nabi.
4. Ia mengingkari sesuatu yang telah nyata disebutkan oleh syariat.
5. Ia mengingkari sesuatu yang diriwayatkan secara mutawatir (diriwayatkan oleh banyak sahabat dari sekelompok sahabat lainya).
6. Ia mengingkari suatu bagian dari ajaran islam yang telah disepakati.

Berdasarkan hal tersebut, orang-orang yang tidak pernah menjalankan perintah Allah seperti shalat wajib 5 waktu, tidak pernah berpuasa pada bulan ramadhan, dan kehidupan ia selalu diisi dengan bermain game pada gadget,, jika hal-hal itu dilakukan secara sadar, nyata, berulang tanpa ada perasaan bersalah, berdosa, atau mengingat Allah sama sekali, berarti orang tersebut dapat dikatakan telah meng-kafirkan dirinya sendiri.
Sebagai balasan Amalia Damara Dinda

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh raninatalia saputri -
assalamualaikum wr wb, izin menanggapi
Tafakkur merupakan aktivitas manusia dalam berpikir dan merenungi kebesaran Allah. Bisa dilakukan dengan merenungi tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta, merenungi nikmat-nikmat yang Allah berikan, hingga merenungi kesalahan yang harus diperbaiki. Contoh tafakkur, seperti saat kita memikirkan alam semesta, mengapa ada udara, mengapa ada laut, gunung, awan, hujan, dan lain lain

Sedangkan tadabbur,
adalah sebuah aktivitas merenungkan dan memperhatikan suatu perkara secara berulang-ulang, dengan melihat berbagai sisi.
Contohnya seperti disaat kita merenungkan ayat al-quran yang menjelaskan tentang hari kiamat
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Devina Nindia Putri -
Assalamualaikum wr.wb umi dan teman teman, saya ingin bertanya Apakah akal manusia tidak cukup mampu untuk mengenali Tuhan secara detail yang telah menciptakan akal itu sendiri?
Sebagai balasan Devina Nindia Putri

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Amalia Damara Dinda -
Waalaikumsallam. Izin menanggapi pertanyaan

Manusia tidak akan bisa melampau terlalu jauh untuk memikirkan Tuhan. Pikiran tidak bisa dilihat, tidak bisa diraba, tidak bisa disentuh, hanya bisa dirasakan dan diketahui fungsinya. Begitupun dengan Tuhan. Tuhan tidak bisa dilihat, tidak bisa diraba dan lain-lain, hanya bisa dirasakan kehadirannya ketika kita bisa merasa tenang, atau terpuruk sekalipun.

Ketika kita memikirkan mengapa kita dapat menggunakan alam pikiran kita untuk sesuatu hal yang ada di dunia, di situlah kita bisa mendapatkan jawaban tentang Tuhan, yang mana sesuatu yang luar biasa hanya dapat terjadi karena suatu penciptaan Sang Kuasa, bukan karena pikiran itu tercipta dengan sendirinya melalui ketidaksengajaannya.

Tuhan menciptakan sebuah ketidakmungkinan, sehingga apa yang kita anggap mungkin sekarang ini adalah sebuah ketidakmungkinan pada awal penciptaanNya. Dengan berpikir, saya yakin kita sebagai manusia bisa mengenal Tuhan dan memahami filosofinya, walaupun sedikit dari ketidakterbatasnya Sang Maha Kuasa.

Diperjelas dengan ayat al-quran bagi orang yang berakal atas penciptaan Tuhan

ΓÇ£Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.ΓÇ¥ (QS. An-Nahl : 12).
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Rafiska Septiasa -
Assalamualaikum, izin bertanya
dimateri dijelaskan bahwa sebagai ganti dari mukjizat adalah kejadian luar biasa seperti karamah dan maΓÇÖunah. apa itu karamah dan ma'unah? dan bagaimana contohnya?

terimakasih sebelumya.
Sebagai balasan Rafiska Septiasa

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Talitha Marshanda -
Waalaikumusalam,izin menanggapi pertanyaan

Karomah adalah kejadian yang luar biasa yang diberikan allah kepada hambanya yang saleh dan taat kepada allah. Orang saleh yang tinggi ketaatannya kepada allah disebut wali (wali allah).contoh:
1.Pertolongan yang Allah SWT berikan pada korban bencana Tsunami di Aceh.
2.Pertolongan Allah SWT pada korban gempa di Bantul - Yogyakarta.
3.Pertolongan Allah pada orang yang tertabrak kendaraan, sehingga ia selamat, dsb.

Ma'unah adalah kemampuan yang luar biasa yang diberikan oleh allah kepada seorang mukmin untuk mengatasi suatu kesulitan. Ma'unah terjadi pada orang bisa berkat pertolongan allah.contoh:
1.Kejadian yang dialami oleh Maryam binti Imran ra, yang selalu mendapatkan makanan di mihrab, sedangkan Maryam sendiri tidak pernah keluar dari mihrab. (QS. Al-Imran ayat 37)
2.Kejadian pada Amir bin Fuhairah ketika wafat, jasadnya diangkat oleh para malaikat dan disaksikan oleh sahabatnya

Mohon maaf apabila ada yg kurang
Sebagai balasan Rafiska Septiasa

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Dihan Topan Mahisa -
Assalamu'alaikum wr wb..
Mohon ijin menambahkan. :

- Karamah berasal dari bahasa arab كرم berarti kemuliaan, keluhuran, dan anugerah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mengistilahkan karomah dengan keramat diartikan suci dan dapat mengadakan sesuatu diluar kemampuan manusia biasa karena ketaqwaanya kepada Tuhan.
Menurut ulama sufi, karamah berarti keadaan luar biasa yang diberikan Allah SWT kepada para wali-Nya. Wali ialah orang yang beriman, bertakwa, dan beramal shaleh kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman dalam Q.S. Yunus: 62-64,
أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْيَحْزَنُونَ۞ الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ۞ لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ……
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan bertakwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat….”

- MaΓÇÖunah
MaΓÇÖunah berarti pertolongan. MaΓÇÖunah adalah pertolongan yang diberikan oleh Allah SWT kepada orang mukmin untuk mengatasi kesulitan yang menurut akal sehat melebihi kemampuannya. MaΓÇÖunah terjadi pada orang yang biasa berkat pertolongan Allah. Misalnya, orang yang terjebak dalam kobaran api yang sangat hebat, namun berkat maΓÇÖunah/pertolongan Allah, ia selamat.

Terima kasih,
Wassalamu'alaikum wr wb..
Sebagai balasan Rafiska Septiasa

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Meilia puspita Anggun -
Waalaikumusalam wr.wb izin menanggapi.

Karomah merupakan kejadian-kejadian luar biasa yang diberikan Allah SWT. kepada para waliyullah., yakni hamba Allah yang sholeh dan taat kepada-Nya. Sedangkan maunah merupakan kemampuan yang diberikan Allah SWT. kepada seorang mukmin untuk mengatasi kesulitan hidupnya. Maunah ini Allah berikan kepada siapapun yang dikehendaki-Nya, baik kepada nabi, para wali, maupun manusia biasa.

Contoh karomah adalah para wali yang mampu melihat hal-hal ghaib atau memiliki keahlian yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Salah satu contohnya adalah kejadian yang dialami oleh Maryam binti Imran ra., yang selalu mendapatkan makanan di mihrab, sedangkan Maryam sendiri tidak pernah keluar dari mihrab. Hal ini diabadikan dalam QS. Al-Imran ayat 37. Selain itu, kejadian pada Amir bin Fuhairah ketika wafat, jasadnya diangkat oleh para malaikat dan disaksikan oleh sahabatnya Amir bin Thufail.

Contoh maunah adalah pertolongan Allah yang diberikan kepada korban bencana tsunami dan seperti saat seseorang yang tertabrak kendaraan, Allah beri maunah atau pertolongan sehingga ia selamat.

Terimakasih