Forum Diskusi Materi 6

Jumlah balasan: 19

Urutan kegiatan pembelajaran

1. Membaca materi 

2. Memahami Materi

3. Memberikan komentar dan menanggapi komentar teman dalam diskusi

4. diskusi forum di buka 30 menit setelah kelas dibuka

5. peserta yang aktif berdiskusi akan mendapatkan point tambahan



Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh yesi eka evri yanti -
suatu hari saya mengalami apa yang disebut orang sebagai kegagalan. seolah-olah berasa di sebuah jalan yang buntu. Saat itulah saya mulai mempertanyakan Apakah ALLAH itu ada?mulai saat itu sayaa shalat,bedoa,meminta kepada allah untuk mempermudahkan lah segala urusan saya semenjak itu sayaa percayaa bahwa allah itu adaa,
selagi kitaa mau berusaha dan terus berdoa maka segala urusan kitaa akan berhasil jikaa gagal mungkin allah sedang menguji hambanya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh bintang salwa -
Nama : Bintang Salwa Shafira
Npm : 1911050070

Pengalaman religi pribadi diri saya adalah ketika saya memantap kan hati untuk berhijab. Sebenarnya niat saya berhijab sudah lama, tetapi waktu itu saya belum yakin. Nahh ketika saya mulai memasuki kampus tiba tiba saya mendapatkan hidayah, dan memutuskan untuk berhijab. Semenjak saya berhijab perlahan banyak perubahan yang positive yang saya alami.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Evi Komala -
Pengalam dan jalan saya menetapkan hatii betul betul bahwa allah itu ada ketika saya melanjutkan sekolah menengah atas saya ke sebuah pondok pesantren yang mana pondok tersebut notabennya adalah pondok penghafal Al-Quran dari tempat itu saya banyak mepelajari hal hal yang tidak pernah saya pelajari bahkan saya temukan di kehidupan sayaa,belajar sedikit demi sedikit tentang keimanan ,saya belajar mentadabburi Al-Quran,meyakini bahwa ALLAH ada,dan memperkuat serta memperbanyak belajar akan hadits fiqih fiqih dan fadilah keutamaan Al-Quran dari tempat itu saya meyakini bahwa ALLAH itu ada, ALLAH adalah tuhan seluruh alam
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Ayu juria Chandra -
Pengalaman saya memantapkan hati untuk berhijrah namun selalu gagal saya pernah memakai cadar yah walaupun cuman ada 6bulan diposisi ini saya benar2 istiqomah mendekati diri ke jannah nya allah swt. Saya juga mempunyai teman yg selalu mengingatkan saya sama2 berjuang dijalan yg benar namun entah kenapa ada suatuh hari semua nya saya tinggal kan, karna masalah saya tidak mampu mengendalikan emosi dan hingga sekarang saya kehilangan teman2 yang sama2 berjuang dijalan jannah nya Allah swt
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Ariza Ferda -
saya pernah dalam kondisi kekurangan ekonomi umi, waktu itu saya masih dikostan jauh dari orang tua, terus saya ga enak umi kalau mau minta dikirim uang terus, soalnya baru kemarinnya saya dikirim, tapi saya bingung, saya gamau minta sama orang tua saya dulu umi, karena waktu itu ekonomi orang tua saya lagi kurang baik. saya bingung harus gimana, karena saya perlu uang buat kebutuhan kuliah saya, alhasil saya sholat tahajaud itu dengan khusyuk, meminta sama Allah, karena saya yakin pertolongan Allah itu pasti ada. dan gatau nya, besoknya tiba-tiba ayah saya menelfon bahwa dia sudah mengirimi saya uang, saya sedih campur senang umi, ternyata doa saya ga sia┬▓, Allah membantu hamba-Nya yang sedang kesusahan :')
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh feby angraini -
Pasa saat itu saya mendapat kan suatu musibah dimana saya tidak tau harus berbuat apa, rasanya putus asa dan sangat menyedihkan. Ketika saya merasa sangat sedih saya melakukan ibadah solat, dan saya berdoΓÇÖa kepada allah swt. dan meminta jalan keluar dari kesedihan tersebut. Beberapa hari kemudian saya tidak merasakan kesedihan itu lagi,dan merasa lebih tenang jika kita dekat dengan Allah swt. Dari hari kejadian tersebut saya sadar bahwa allah itu membantu segala masalah jika kita mentaati peraturan nya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Tiara_gita Ramadani -
Assalamualaikum Wr. Wb

Pengalaman saya dalam mengenal Allah pertama dalam hidup saya ketika saya kecil, saya diajarkan tentang adanya Allah SWT. oleh kedua orang tua saya, mulai saya diajarkan untuk belajar shakat dan mengaji. Yang saya ingat orang tua saya memberitahukan kepada sya bahwa Tuhan itu nyata adanya, orang tua saya bilang bahwa saya wajib meyakini bahwa memang Tuhan itu ada, alasan orang tua saya yang diberitahukan kepada saya jika tidak ada Tuhan maka saya, ibu, bapak saya serta semua isi dibumi ini juga tidak akan ada. Ketika saya mulai beranjak remaja saya sempat menanyakan kepada guru ngaji saya.

Saya: ΓÇ£Ustadjah Allah itu berjenis laki-laki atau perempuan?ΓÇ¥. Ustadzah: ΓÇ£Allah itu bukan laki-laki atau perempuan, karena Allah itu esa, jika Allah perempuan atau laki-laki maka Allah bisa menikah dan menghasilkan anak, dan Allah tidak esa lagi dong.

Saya: ΓÇ£Ustadzah kenapa Allah itu hanya ada 1?ΓÇ¥.

Ustadzah: ΓÇ£Karena jika ada q maka akan ada kekacauan. Misalnya, jika ada 2 pak kusir yang mengendalikan 1 delman maka akan mengakibatkan kekacauan bahkan kecelakaan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Retno Wulandari -
nama ; Retno Wulandari
npm :1911050042

Dari kecil saya sudah diajarkan oleh orang tua tantang agama, mengaji bersama teman teman di kenalkan tentang apa yang boleh dan apa yang tidak boleh di agama Islam . saya Percaya Allah Swt itu ada ketika kita ada kesulitan kita berdoa kepada nya dan pasti ada jawaban nya . lulus SMA saya bingung ingin lanjut kuliah atau tidak, dan orang tua menyuruh saya untuk solat di sepertiga malam dan alhamdulillah saya mendapatkan jawaban nya .
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh suci bella dina -
Waktu itu ketika saya SMP saya setiap hari merasakan kecemasan hati saya selalu ga tenang setiap hari sampe saya juga bingung mau cerita kesiapa kalo cerita ke orang tua takutnya mereka malah ikutan panik. karna saya udh kecapean sendiri,setiap hari harus ngerasian cemas tapi ga tau gara gara apa tergerak lah hati saya buat ceritain semuanya keAllah dengan cara saya mulai rajin solat dan rajin mengaji setelah saya melakukan itu semua,rasa cemas yg saya alami perlahan hilang,dan setiap saya solat saya merasakan ketenangan yang ga bisa saya dapetin dari mana mana kecuali solat dan saya pun merasakan segala sesuatu yang ingin saya lakukan itu selalu diberikan kemudahan oleh Allah.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Faadhilah Nurghazalah -
Assalamualaikum, pengalaman religi saya seperti saat ini saat di bulan ramadhan dimana kita lgi dilanda musibah virus corona, kita tidak dibolehkan untuk sholat berjamaah dimasjid, seperti sholat tarawih dan bahkan sholat eid di tiadakan, maka dari itu untuk melawan agar virus ini cepat berakhir dan dijauhkan dari virus ini, yang saya lakukan banyak beribah dan banyak berdoa kepada allah, lebih mendekatkan diri kepada Allah meminta agar dijauhkan penyakit apapun termasuk virus ini, selain agar dijauhkan dari virus dan penyakit apapun kita jga mendapat banyak pahala dibulan ramadhan ini, terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Puja Nurtri Inriani -
Pengalaman saya ketika memantapkan hati untuk mengenal Allah ialah ketika saya ingin berhijab. Ada suatu pemikiran yang terlintas seperti (Apa saya bisa mengenakan hijab saya selama hidup saya, tanpa membuka tutupnya lagi) tetapi pemikiran itu saya lawan dengan bersungguh-sungguh kalau saya bisa menutup aurat saya sampai saya akhir hidup.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Lidiya ikhwani Citra pertiwi -
Pengalaman saya saat menetapkan berhijab kemana saja tidak hanya di sekolah saja pada saat itu,setiap kemana pun saya tidak mengenakan hijab saat pergi saya tidak merasa nyaman dan merasa bersalah dan pada suatu hari saya benar-benar menetapkan memakai hijab untuk kemana saja saya pergi dan itu rasanya membuat saya aman dan tenang
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh putri almeyda -
Assalamualaikum warahmatullahi,
Nama putri Almeyda, pengalaman religi saya adalah saat saya mulai masuk d kampus Darmajaya, awalnya saya suka terlambat untuk sholat, suka jarang mengaji dan melakuakan ibadah wajib lainya, suatu hari saya bertemu dengan seorang teman dan sekarang dia menjadi sahabat saya, dia yang slalu mengajak saya untuk sholat berjamaah d masjid, mengikuti tahsin d hari jumaat, dan mengikuti kajian d hari senin, awalnya saya melakukan itu karena saya ingin memiliki teman, namun lama kelamaan saya mulai terbiasa kegiatan sehari" saya, dan insyaallah saya akan meluruskan niat saya hanya allah ta'ala
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Silva Wulandari -
Setiap manusia yang dilahirkan dari orang muslim pasti akan dikenalkan tuhan,agama,rasul dan kitab oleh orang tuanya,sebagian anak ada yang langsung mempercayai dan ada yang msh ragu,dan saya dulunya termasuk masih ragu akan keberadaan itu,ketika saya sholat itupun saya mengerjakannya karena disuruh bukan karena saya sudah sepenuhnya percaya.Lalu orang tua saya slalu mendorong saya untuk masuk dalam 10 besar saat ujian di kls 3 SMP,saya menyetujui hal itu,saya belajar terus menerus sampai pada ujian sekolah saya mendapatkan peringkat 14,kata orang tua saya jika kita menginginkan sesuatu atau ingn mencapai sesuatu berdo'a lah terlebih dahulu lalu bersamaan dengan usaha kita,jika kita hanya berusaha walau semaksimal mungkin tapi kita tidak berdo'a kepada Allah.maka kita termasuk manusia sombong karena tidak meminta ridho dari Allah.Kemudian,saat mendekati Ujian Nasional saya pun berdo'a untuk meminta kelancaran saya selama ujian nanti.Waktu berlalu dan tibalah pada saat pengumuman dari 10 besar Ujian Nasional,dan nama saya termasuk dalam 10 besar walau tidak juara 1 ataupun 2 sekalipun paling tidak saya bisa mewujudkan harapan orang tua saya terhadap saya,dan saya saat itu menyadari jika Allah itu ada dan Maha Mendengar hambanya yang meminta pertolongan,hingga saya memantapkan hati untuk selalu mempercayai rencana rencana Allah akan jalan kehidupan saya kedepannya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Nanda Nina Aulia -
Saya sering umi menghadapi berbagai masalah, halangan/rintangan yg menurut saya itu tidak mungkin bisa saya lewati. saya benar2 pusing dan bingung tidak tau harus berbuat apa2. Tapi saat saya sholat, saya selalu berdoa meminta diberikann pertolongan dan kemudahan kepada Allah Swt. Dan Allah swt selalu mengabulkan doa saya umi, Saya selalu saja mendapatkan solusi dan keluar dari permasalahan yg menurut saya itu suatu keberuntungan, bisa dibilang hoki gitu umi hehe karna diluar nalar. Yg harusnya tidak, bisa tiba2 berubah jd iyaa. Dari situ saya sadar umi, tempat terbaik kita bercerita dan memohon pertolongan itu dgn Allah Swt.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Lailatul Maufiroh -
Pengalaman saya memantapkan hati dijalan Allah dengan berhijab.. Dari kecil hingga saya duduk di bangku smk saya tidak menggunakan hijab sampai akhirnya saya dipertemukan dengan temen yang emang membawa saya kedalam hal kebaikan dan selalu mengingatkan bahwa hijab itu wajib bagi seorang wanita muslim, hampir 1 tahun lebih mereka tidak pernah bosan selalu mengingatkan saya penting nya berhijab tetapi tidak pernah saya tanggapi.. Sampai akhir nya saya di ajak untuk mengikuti kajian agama yang membahas penting nya hijab dan hukuman bagi wanita yang tidak berhijab, dari situ saya menangis karna mengingat ayah dan saudara laki-laki saya yang mungkin sudah jauh dari surga karna saya yang tidak berhijab... Sehabis mengikutin kajian tersebut saya belajar untuk berhijrah dengan berhijab dan menjalankan perintah-perintah Allah yang lain nya dengan di temanin oleh teman-teman saya yang selalu mengingatkan saya dengan kebaikan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh luhsinta anggiana -
Assalamualaikum
Dari kecil saya diajarkan untuk solat dan mengaji. Dulu sewaktu alm kakek masih ada belaiau yg selalu mengajarkan saya mengaji karna belai juga seorang yg bnar2 tekun dengan agama setiap sore saya ikut TPA lalu setelah magrib diulang lagi dengan kakek. Ibu saya yg selalu mengingkatkan untuk solat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Rika Wulan sari -
pengalaman pribadi saya akan mantapnya hati saya untuk mengenal allah adalah ketika saya lulus smk , di situ saya benar benar merasa sulit buat mengambil keputusan.keputusan untuk lanjut kuliah atau bekerja.tapi keinginan diri sendiri saya pengenlanjut kuliah .dan pada saat itu saya berdoa sama allah dengan sungguh" minta buat dikasih petunjuk.saya pernah berfikir kalo saya kuliah pasti ngebebanin orang tua.ya walaupun orang tua pasti bilangnya mampu.tapi saya itu gamau nyusahin orang tua mi.karna pada saat itu keadaan ekonomi orang tua saya pas-pasan.tapi orang tua saya pengennya saya itu lanjut kuliah.dan pada saat itu saya mencoba mengabulkan keinginan orang tua saya dengan mendaftar sbmpt.saya mendaftar di unila tapi takdir berkata lain, saya tidak lolos. disitu saya merasa frustasi lagi.dan saya berdoa setiap sholat ya allah mohon kasih petunjuk buat hamba supaya hamba bisa kuliah dan banggain orang tua.sembari saya terus berdoa saya juga berusaha ngelamar kerja di tempat saya pkl dulu.dan menunggu panggilan. sudah ada beberapa bulan saya hanya diam dirumah. dan mungkin ini jawaban dari doa saya mi,allah ngabulin doa saya, ketika itu ayah saya memanggil saya dan bicara pada saya " nak,bapak tu pengen nya kamu kuliah,biar nanti kalo sudah berkeluarga cari duit itu susah." ayah saya bilang kamu kuliah bareng temen kamu aja di darmajaya,gapapa swasta juga yang penting kamu kuliah. dan akhirnya saya mau untuk kuliah didarmajaya. karna ayah saya sudah ada penghasilan yang cukup untuk kuliahkan saya.dari situ saya yakin alah lah yang berkendak dan rencana allah lebh indah.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Materi 6

oleh Vanesa Alifia -
Nama : Vanesa Alifia
NPM : 1911050075

Pengalaman religi saya adalah ketika permasalahan yang terus datang dalam keluarga saya. Saya terus berdoa, sholat malam, zikir, untuk mengadu pada Allah tentang hal-hal yang meresahkan hati saya. Saya merasa tenang saat mengadu padanya. Dan akhirnya masalah tersebut terlewati dengan baik.