DISKUSI KULIAH PENGGANTI

Jumlah balasan: 13

Sukhi hottu ,Namo Buddhaya

Sebelumnya apakah kalian tahu banwa didalam agama Buddha ada Puasa.

Pernahkah Kalian Menjalankan UPOSATHA

Manfaat apa yang dirasakan ketika Menjalankah Uposatha

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Kel Vin -
ya, manfaat secara spiritual spiritual. Umat Buddha akan memiliki kualitas bathin yang baik seperti bebas dari penyesalan dan kekhawatiran, mendapatkan kebahagiaan dan sewaktu meninggal hatinya tenang. Selain itu di kehidupan selanjutnya juga akan terlahir di alam bahagia
manfaat secara kesehatan yaitu waspada terhadap makanan dan minuman serta zat-zat tertentu yang tidak cocok dengan kondisi tubuh. Jenis makanan dan minuman tersebut apabila dihindari maka akan bermanfaat dan menyehatkan tubuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Bonanza Setiawan -
Manfaat yang bisa di dapatkan dari seseorang yang menjalankan Uposatha:

1. Seseorang yang menjalankan Upostha-Sila akan mendapatkan kemakmuran dan kekuatan yang besar.
2. Bahkan seorang penguasa dunia di kehidupan selanjutnya bisa menjadi seorang penguasa dunia kembali apabila ia menjalankan Uposatha-sila.
3. Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
4. Dalam kehidupannya yang sekarang, ia kaan terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendqapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
5. Dan banyak cerita seperti dewata-dewata yaitu Uttara, Sonadinna, dan Uposatha yang mendapatkan kebahagiaan dewata yang besar dikarenakan dimasa lalu menjalankan Uposatha-Sila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Richard Saputra -
Belum pernah tapi manfaat nya yang saya baca dan cari sebagai berikut

1. Seseorang yang menjalankan Upostha-Sila akan mendapatkan kemakmuran dan kekuatan yang besar.
2. Bahkan seorang penguasa dunia di kehidupan selanjutnya bisa menjadi seorang penguasa dunia kembali apabila ia menjalankan Uposatha-sila.
3. Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
4. Dalam kehidupannya yang sekarang, ia kaan terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendqapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
5. Dan banyak cerita seperti dewata-dewata yaitu Uttara, Sonadinna, dan Uposatha yang mendapatkan kebahagiaan dewata yang besar dikarenakan dimasa lalu menjalankan Uposatha-Sila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Anthony Chandra -
uposatha merupakan hari dimana umat Buddha melakukan perenungan dan pengamatan yang sudah dilakukan sejak masa kehidupan Buddha Gautama dan masih dipraktikkan hingga hari ini. Buddha mengajarkan bahwa hari Uposatha diperuntukkan "membersihkan pikiran dari hal-hal kotor," yang menyebabkan ketenangan batin dan kebahagiaan. Pada hari ini, umat awam (upasaka/upasika) dan para biksu/biksuni secara intensif akan berlatih ajaran Buddha dan memperdalam pengetahuan mereka.
Manfaat ny adalah umat buddha akan mendapatkan kualitas batin yang baik bebas dari penyesalan dan kekhawatiran
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Suhenny Handoko -
Saya belum perna mencoba nya . Tapi manfaat uposatha sangatlah bnyk, dan sangat baik jika kita bisa melakukannya .
Manfaat nya sebagai berikut :
1.Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
2. Dalam kehidupannya yang sekarang, ia kaan terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendqapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
3. Dan banyak cerita seperti dewata-dewata yaitu Uttara, Sonadinna, dan Uposatha yang mendapatkan kebahagiaan dewata yang besar dikarenakan dimasa lalu menjalankan Uposatha-Sila.

Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Nyoman Yelly Destavianus -
Nama : Nyoman Telly Destavianus
NPM : 1912120029

Izin menjawab bu..
Saya belum pernah mencobanya, tetapi yang bisa di dapatkan dari seseorang yang menjalankan Uposatha-sila adalah:
1. Mendapatkan kemakmuran dan kekuatan yang besar.
2. Mampu menjadi penguasa dunia di kehidupan selanjutnya bisa menjadi seorang penguasa dunia kembali apabila ia menjalankan Uposatha-sila.
3. Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
4. Kehidupannya terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendqapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
5. Mendapatkan kebahagiaan dewata yang besar dikarenakan dimasa lalu menjalankan Uposatha-Sila.

Terimakasih bu..
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Clement JYT -
Saya belum pernah mencobanya
Hari Uposatha (bahasa Sanskerta: Upavasatha) merupakan hari dimana umat Buddha melakukan perenungan dan pengamatan yang sudah dilakukan sejak masa kehidupan Buddha Gautama dan masih dipraktikkan hingga hari ini. Buddha mengajarkan bahwa hari Uposatha diperuntukkan "membersihkan pikiran dari hal-hal kotor," yang menyebabkan ketenangan batin dan kebahagiaan. Pada hari ini, umat awam (upasaka/upasika) dan para biksu/biksuni secara intensif akan berlatih ajaran Buddha dan memperdalam pengetahuan mereka.
Kata "uposatha" berasal dari bahasa Sansekerta "upavasatha," yang mengacu pada hari puasa Vedic. Pada masa kehidupan Buddha Gautama, beberapa pertapa menggunakan bulan baru dan bulan purnama sebagai kesempatan untuk mengajarkan ajaran. Hari Uposatha kemudian ditetapkan oleh Buddha Gautama atas permohonan Raja Bimbisara, dan Buddha menginstruksikan kepada para biksu dan biksuni untuk memberikan ajaran (ceramah) kepada para penduduk pada hari tersebut. Buddha juga menginstruksikan kepada murid-muridnya untuk mengulangi Patimokkha.

Manfaat yang bisa di dapatkan dari seseorang yang menjalankan Uposatha:

1. Seseorang yang menjalankan Upostha-Sila akan mendapatkan kemakmuran dan kekuatan yang besar.
2. Bahkan seorang penguasa dunia di kehidupan selanjutnya bisa menjadi seorang penguasa dunia kembali apabila ia menjalankan Uposatha-sila.
3. Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
4. Dalam kehidupannya yang sekarang, ia kaan terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendqapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
5. Dan banyak cerita seperti dewata-dewata yaitu Uttara, Sonadinna, dan Uposatha yang mendapatkan kebahagiaan dewata yang besar dikarenakan dimasa lalu menjalankan Uposatha-Sila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Michelle Anatasya -
Saya belum pernah melaksanakan Uposatha.
Manfaat Uposatha:
1. Seseorang yang menjalankan Upostha-Sila akan mendapatkan kemakmuran dan kekuatan yang besar.
2. Bahkan seorang penguasa dunia di kehidupan selanjutnya bisa menjadi seorang penguasa dunia kembali apabila ia menjalankan Uposatha-sila.
3. Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
4. Dalam kehidupannya yang sekarang, ia akan terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
5. Dan banyak cerita seperti dewata-dewata yaitu Uttara, Sonadinna, dan Uposatha yang mendapatkan kebahagiaan dewata yang besar dikarenakan dimasa lalu menjalankan Uposatha-Sila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Marco Valerian -
Saya belum pernah melakukannya bu namun ada beberapa manfaat yang didapat dari melaksanakan uposattha yaitu :
1. Seseorang yang menjalankan Upostha-Sila akan mendapatkan kemakmuran dan kekuatan yang besar.
2.seorang penguasa dunia di kehidupan selanjutnya bisa menjadi seorang penguasa dunia kembali apabila ia menjalankan Uposatha-sila.
3. Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
4. Dalam kehidupannya yang sekarang, ia akan terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendqapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
5.banyak cerita seperti dewata-dewata yaitu Uttara, Sonadinna, dan Uposatha yang mendapatkan kebahagiaan dewata yang besar dikarenakan dimasa lalu menjalankan Uposatha
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Arisudana Jati -
Uposata dan pada Saat pelaksanaan pabaja sangat berpengaruh pada pikiran dan batin manfaat sepiritual yang didapat. selain itu jika delaksanakan secara tekun akan mendapatkan kebahagiaan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Novanti Nova -
Sukhi hottu, Namo Buddhaya Bu.

Izin menjawab, iya ada puasa dalam agama Buddha yang dinamakan uposatha atau attasila

Saya belum pernah mencoba menjalankan uposatha, tetapi manfaat yang dirasakan apabila menjalankan uposatha yaitu:
1. Seseorang yang menjalankan Upostha-Sila akan mendapatkan kemakmuran dan kekuatan yang besar.
3. Seseorang akan mendapatkan manfaat yang berkala seperti menikmati kemakmuran dan kemewahan yang besar di alam dewata dan manusia selama perjalanan dia di dalam samsara hingga ia mencapai Nibbana terbebas dari tunimbal lahir.
4. Dalam kehidupannya yang sekarang, ia akan terlihat cerah, berbudi dan baik, dan juga seseorang bisa mendapatkan rasa kagum dan cinta-kasih dari banyak pihak seperti mahluk-mahluk dewata, manusia dan juga mahluk-mahluk lainnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Meilinda Dharma Kencana -
Buddha menyanjung setiap orang yang melaksanakan uposatha-sīla. Dalam Gaṅgamāla Jātaka, Buddha pernah berkata, “Para upāsaka, perbuatan kalian ini bagus sekali. Ketika seseorang melaksanakan laku uposatha, mereka seharusnya memberikan derma, menjaga sila, tidak pernah menunjukkan kemarahan, menunjukkan kebaikan, dan melaksanakan kewajiban-kewajiban dari uposatha. Bahkan orang bijak di masa lampau mendapatkan kejayaan yang besar dari setengah hari menjalankan laku uposatha tersebut.”
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: DISKUSI KULIAH PENGGANTI

oleh Leo Vandi Alfian -
Ya, sudah tahu sebelumnya. Tetapi saya tidak menjalankannya karena tidak di wajibkan di sekte saya.
Tetapi saya tahu manfaatnya, antara lain adalah menahan hawa nafsu. Hawa nafsu adalah faktor utama yang membuat manusia menderita. Jadi puasa disini bertujuan agar kita dapat mengatasi hawa nafsu ini dengan kesadaran. Terima kasih 🙏