Setelah kita bersama-sama membaca dan mendalami materi bacaan pertemuan pagi hari ini, sila jika ada yang ingin bertanya bisa disampaikan di forum ini dan mari berdiskusi bersama antar mahasiswa/i dan dosen. Terima kasih.
Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Fransiskus Susanto -
Izin bertanya pak,saya oernh bertanya kepada teman bahwa dalam ajaran Kristen protestan mereka tidak mempercayai akan ada nya bunda Maria,apakah itu benar?dan mengapa padahal kita sangat memuliakan bunda Maria ?terimakasih
Sebagai balasan Fransiskus Susanto
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Budi Nuryanto -
Baik Frans,
Mengenai Jemaat Kristen Protestan tidak mempercai adak adanya bunda Maria, ketika pertanyaan Frans apakah itu benar. bisa saya jawab ya mungkin benar dari kacamata dan keyakinan mereka. Untuk kita umat Katolik mengapa kita memuliakan Bunda Maria karena memang Manusia Yesus/ Sang Putra lahir, dididik, dibesarkan, didampingi dalam suka dan duka (Bunda Maria mendampingi ketika Yesus diusir, dihina, dimusuhi, disiksa bahka mendampingi ketika Yesus disalib, wafat, dimakamkan ). Oleh sebab itu kita menyakini bahwa antara Bunda Maria dan Yesus Sang Putra ada komunikasi sebagaimana layaknya ibu dan anak. Dengan demikian kita menyakini bahwa Bunda Maria dapat menjadi perantara doa dan harapan kita kepada Allah Bapa melalui Sang Putra. Maka atas keteladanan dan keistimewaan Bunda Maria kita patut memuliakannya.
Mengenai Jemaat Kristen Protestan tidak mempercai adak adanya bunda Maria, ketika pertanyaan Frans apakah itu benar. bisa saya jawab ya mungkin benar dari kacamata dan keyakinan mereka. Untuk kita umat Katolik mengapa kita memuliakan Bunda Maria karena memang Manusia Yesus/ Sang Putra lahir, dididik, dibesarkan, didampingi dalam suka dan duka (Bunda Maria mendampingi ketika Yesus diusir, dihina, dimusuhi, disiksa bahka mendampingi ketika Yesus disalib, wafat, dimakamkan ). Oleh sebab itu kita menyakini bahwa antara Bunda Maria dan Yesus Sang Putra ada komunikasi sebagaimana layaknya ibu dan anak. Dengan demikian kita menyakini bahwa Bunda Maria dapat menjadi perantara doa dan harapan kita kepada Allah Bapa melalui Sang Putra. Maka atas keteladanan dan keistimewaan Bunda Maria kita patut memuliakannya.
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Shinta Betta -
Pak izin bertanya, benar atau salah Yesus dikandung oleh seorang perawan tampaknya bukanlah suatu kenyataan historis, melaikan tambahan gagasan teologis dalam injil guna menunjukkan keunikan Yesus?
Sebagai balasan Shinta Betta
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Robertus Donni Aditya -
Izin menanggapi. Saya mendapatkan jawaban ini dari sebuah website.
Jawabnnya Salah. Katekismus Gereja Katolik No. 498. Kadang-kadang orang merasa bingung, karena Injil Markus dan surat-surat Perjanjian Baru tidak mengatakan sesuatu pun mengenai perkandungan Maria yang tetap perawan. Orang pun bertanya-tanya, apakah di sini kita tidak berhadapan dengan legenda atau gagasan teologis, yang tidak ada maksud historis. Untuk itu perlu dijawab: pada awal sejarah Kristen iman akan perkandungan yang perawan menimbulkan pertentangan, ejekan dan kurangnya pengertian pada orang yang bukan kristen, baik Yahudi maupun katir (bdk. misalnya Yustinus, dial. 99,7; Origenes, Cels 1,32.69): jadi ia tidak dimotivasi oleh mitologi katir atau oleh satu penyesuaian kepada ide zaman itu. Arti dari kejadian ini hanya dapat ditangkap oleh iman, yang melihatnya "atas dasar hubungan rahasia-rahasia itu sendiri antara satu sama lain" (DS 3016) dalam seluruh misteri Kristus, mulai dari penjelamaan-Nya menjadi manusia sampai dengan Paskah.
Jawabnnya Salah. Katekismus Gereja Katolik No. 498. Kadang-kadang orang merasa bingung, karena Injil Markus dan surat-surat Perjanjian Baru tidak mengatakan sesuatu pun mengenai perkandungan Maria yang tetap perawan. Orang pun bertanya-tanya, apakah di sini kita tidak berhadapan dengan legenda atau gagasan teologis, yang tidak ada maksud historis. Untuk itu perlu dijawab: pada awal sejarah Kristen iman akan perkandungan yang perawan menimbulkan pertentangan, ejekan dan kurangnya pengertian pada orang yang bukan kristen, baik Yahudi maupun katir (bdk. misalnya Yustinus, dial. 99,7; Origenes, Cels 1,32.69): jadi ia tidak dimotivasi oleh mitologi katir atau oleh satu penyesuaian kepada ide zaman itu. Arti dari kejadian ini hanya dapat ditangkap oleh iman, yang melihatnya "atas dasar hubungan rahasia-rahasia itu sendiri antara satu sama lain" (DS 3016) dalam seluruh misteri Kristus, mulai dari penjelamaan-Nya menjadi manusia sampai dengan Paskah.
Sebagai balasan Robertus Donni Aditya
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Budi Nuryanto -
Terima kasih Donni pertanyaan yang memang cukup menarik. dan tampaknya Donni juga sudah mencoba menanggapinya. Terimakasih juga untuk Clara Agustin yang sudah memberikan tannggapa.
Sebagaimana dalam materi sub bahasan A. Siapakah Maria tegas ditulis Kitab Suci tidak ada yang secara lengkap dan jelas siapa Bunda Maria, terrutama dimas lalunya. Ada sedikit tertuis bahwa Maria adalah anak Yoakim. Dengan demikian memang sulit untuk memberikan jawaban yang pasti. Mungkin perlu kita sama-sama kembali membaca Kitab Suci secara runtut dan detail dengan penghayatan dilandasi dengan iman. Yang jelas Bunda Maria terpilih untuk mengandung dan melahirkan Yesus Sang Penebus Dosa Manusia. Tentu secara logika mustahil Sang Putra dikandung oleh orang yang berdosa. dan sebagaimana tanggapan Clara Agustin, karena Maria terpilih menjadi bunda Yesus maka mendapat karunia istimewa, dijaga agar bebas dari dosa.
Sebagaimana dalam materi sub bahasan A. Siapakah Maria tegas ditulis Kitab Suci tidak ada yang secara lengkap dan jelas siapa Bunda Maria, terrutama dimas lalunya. Ada sedikit tertuis bahwa Maria adalah anak Yoakim. Dengan demikian memang sulit untuk memberikan jawaban yang pasti. Mungkin perlu kita sama-sama kembali membaca Kitab Suci secara runtut dan detail dengan penghayatan dilandasi dengan iman. Yang jelas Bunda Maria terpilih untuk mengandung dan melahirkan Yesus Sang Penebus Dosa Manusia. Tentu secara logika mustahil Sang Putra dikandung oleh orang yang berdosa. dan sebagaimana tanggapan Clara Agustin, karena Maria terpilih menjadi bunda Yesus maka mendapat karunia istimewa, dijaga agar bebas dari dosa.
Sebagai balasan Shinta Betta
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Budi Nuryanto -
Baik Shinta. Kalau ini dianggap hanya merupakan gagasan teologis untuk menunjukkan keunikan Yesus, sepertinya kurang pas mengapa ?, coba baca kembali apakah tentang kelahiran Yesus ditulis oleh siapa saya. Dan boleh juga kita meihat bagaimana perjalanan kelahiran Yesus sendiri. Mulai dari peristiwa Bunda Maria diberi kabar tentang keterpilihannya untuk menjadi ibunda Yesus, peristiwa komunikasi dengan Elisabeth ibunda St Yohanes Pembabtis dst.
Dapat disimpulkan peristiwa mulia ini bukan tiba-tiba tetapi sungguh dipersiapkan dengan indah tidak direkayas.
Dapat disimpulkan peristiwa mulia ini bukan tiba-tiba tetapi sungguh dipersiapkan dengan indah tidak direkayas.
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Nico Nainggolan -
Izin bertanya pak. Dalam Katolik itu kan ada doa khusus untuk bunda Yesus yakni Salam Maria. Kalau untuk suaminya, Santo Yusuf ada gak doa nya pak?. 🙏🙏
Sebagai balasan Nico Nainggolan
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Budi Nuryanto -
Terimakasih Nico. Sampai sekarang setahu saya seperti itu doa khusus yang lazim dan diakui Gereja untuk Bunda Maria. Namun demikian setiap kita mengakhiri doa umumnya nama Yusuf juga disebut " Terpujilah nama Yesus, Maria dan Santo Yosef". --> mari kita coba pelajari dan cari informasi kembali.
Sebagai balasan Budi Nuryanto
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Budi Nuryanto -
Waktu pertemuan hampir berakhir. terimakasih atas diskusi hari ini. jika ada pertanyaan yang belum terjawab akan saya berikan tanggapan dalam kesempatan lain melalui wa atau e-mail. Selanjutnya untuk mengisi hari-hari anda DIRUMAHAJA ada tugas : Baca dan temukan Siapa Bunda Maria (bukan berdasarkan materi yang ada) tetapi dari sumber lain (Kitab Suci dan sumber lainnya). Uraian minimal 1 lembar. dikumpul tanggal 7 Mei 2020.
Terima kasih. Mari kita akhiri dengan doa semoga Tuhan Beserta Kita.
Terima kasih. Mari kita akhiri dengan doa semoga Tuhan Beserta Kita.
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Robertus Donni Aditya -
Saya mau bertanya pak. Apakah benar Maria dikandung tanpa dosa, dan tetap tidak berdosa selama hidupnya?
Sebagai balasan Robertus Donni Aditya
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh clara agustin -
Saya ingin menjawab dari pertanyaan donni Apakah kelahiran Yesus dari perawan Maria sama dengan doktrin ΓÇ¥Dikandung Tanpa Noda DosaΓÇ¥?
Tidak. Menurut New Catholic Encyclopedia, doktrin Dikandung Tanpa Noda Dosa, atau Imakulata, ΓÇ¥adalah kepercayaan bahwa Perawan Maria bebas dari DOSA ASAL sejak awal kehidupannya, yaitu sejak dia berada dalam kandungan. Semua manusia lainnya mewarisi dosa . . . Tapi Maria, karena mendapat KARUNIA istimewa, dijaga agar bebas dari dosa asalΓÇ¥. *
Tapi, Alkitab sama sekali tidak pernah mengajarkan bahwa Maria bebas dari dosa asal, yaitu dosa yang Adam turunkan. (Mazmur 51:5; Roma 5:ΓÇï12) Malah, Maria sendiri menunjukkan bahwa dia adalah manusia yang berdosa. Buktinya, dia memberikan persembahan dosa yang diwajibkan Hukum Musa untuk para wanita yang baru melahirkan. (Imamat 12:ΓÇï2-8; Lukas 2:ΓÇï21-ΓÇï24) New Catholic Encyclopedia mengomentari, ΓÇ¥Tidak ada bukti yang jelas dalam Alkitab untuk mendukung doktrin Maria Dikandung Tanpa Noda Dosa . . . [Itu] adalah ajaran yang dibuat oleh Gereja.ΓÇ¥
Tidak. Menurut New Catholic Encyclopedia, doktrin Dikandung Tanpa Noda Dosa, atau Imakulata, ΓÇ¥adalah kepercayaan bahwa Perawan Maria bebas dari DOSA ASAL sejak awal kehidupannya, yaitu sejak dia berada dalam kandungan. Semua manusia lainnya mewarisi dosa . . . Tapi Maria, karena mendapat KARUNIA istimewa, dijaga agar bebas dari dosa asalΓÇ¥. *
Tapi, Alkitab sama sekali tidak pernah mengajarkan bahwa Maria bebas dari dosa asal, yaitu dosa yang Adam turunkan. (Mazmur 51:5; Roma 5:ΓÇï12) Malah, Maria sendiri menunjukkan bahwa dia adalah manusia yang berdosa. Buktinya, dia memberikan persembahan dosa yang diwajibkan Hukum Musa untuk para wanita yang baru melahirkan. (Imamat 12:ΓÇï2-8; Lukas 2:ΓÇï21-ΓÇï24) New Catholic Encyclopedia mengomentari, ΓÇ¥Tidak ada bukti yang jelas dalam Alkitab untuk mendukung doktrin Maria Dikandung Tanpa Noda Dosa . . . [Itu] adalah ajaran yang dibuat oleh Gereja.ΓÇ¥
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Fx Trapsilo setiyoko -
Izin bertanya pak apa pandangan bunra marian dalam kristen protestan?
Sekian terimakasih
Sekian terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Lidya intan Permatasari -
Izin bertanya pak, apakah ada perbedaan makna "Bulan Maria" yang dilaksanakan pada bulan Mei & bulan Oktober?
Sebagai balasan Lidya intan Permatasari
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Robertus Donni Aditya -
izin menanggapi. Bulan Mei adalah bulan Maria, "Hawa Baru" yang malahirkan kehidupan. Sedangkan bulan Oktober adalah bulan Rosario. Setiap tanggal 7 Oktoer Gereja merayakan hari raya Rosario Suci.
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: Tempat Diskusi Pertemuan ke-4 Kajian Agama Katolik
oleh Fransiskus Alfredo Sipayung -
Izin bertanya pak,saya oernh bertanya kepada teman bahwa dalam ajaran Kristen protestan mereka tidak mempercayai akan ada nya bunda Maria,apakah itu benar?dan mengapa padahal kita sangat memuliakan bunda Maria ?terimakasih