Tempat Diskusi Pertemuan V

Jumlah balasan: 11
Mari bersama kita membahas materi dan bagi yang ingin bertanya atau menanggapi, bisa menggunakan forum ini. Diharapkan mahasiswa/i dapat bertanya dan menanggapi. Terima kasih. 
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Fransiskus Susanto -
Izin bertanya pak,maaf mungkin pertanyaan nya rada nyeleneh.dikatakan bahwa spritualitas itu adalah hubungan dengan Allah ,Yesus dan Roh Kudus yang berarti ketika Yesus ada didalam kita(spritulitas)maka segala yang jahat tidak akan masuk kedalam kita.tetapi bagaimana dengan orang khatolik yang menjadi pemain jaran kepang atau sebagai nya,apakah itu termasuk dosa?terimakasih
Sebagai balasan Fransiskus Susanto

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Budi Nuryanto -
Pertanyaan yang nyleneh tapi memang ada fakta dilapangan, terima kasih Farans. Ayo sebelum sy menaggapi mungkin ada dianatara anda yang mau menanggapi.
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Budi Nuryanto -
Catatan : Ayo untuk anda yang merasa belum pernah bertanya dan menanggapi jangan ragu-ragu coba lakukan. Tentunnya repon anda ada kaitan dengan nilai anda.
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Budi Nuryanto -
Ayo siapa lagi yang mau menanggapi .... jangan ragu-ragu. kesempatan kita membuka wawasan
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Budi Nuryanto -
Kalau tidak ada yang mau menanggapi, baik saya menanggapi :
Jaran Kepang pada dasarnya adalah seni budaya. maka disebut Seni Jaran Kepang atau Kuda Lumping. Ketika kita bicara seni dalam artian berperan sebagai penari dan pengisi suara serta para yoga (pemusik) ini tidak berdosa. Tetapi apabila ada dicampuri dengan merasukknya roh-roh yang membuat mabuk, tahan makan beling, tahan senjata tajam dll karena merasuknya/bantuan setan dan jin, saya sependapat dengan Intan --> Melanggar 10 Perintah tidak ? .
Mungkin itu jawaban saya. Terima kasih Ivan juga sudah menanggapi - jadi benar ketika itu budaya yang diwariskan dari leluhur itu baik dan tidak berdosa. Tetapi sekali lagi kalau ada unsur berhala jelas dosa.
Permasalahannya bagaimana dengan orang Katolik yang ambil bagian sesabagai pemrakarsanya sehingga mengakibatkan orang lain pemain jaran kepang kerasukan setan dan jin . PR bersama !
Sebagai balasan Fransiskus Susanto

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Carolline ivanca Maurielle.s -
Selamat siang shalom
Izin menanggapi pertanyaan dari fransiskus hari susanto bapak

Nama : Carolline Ivanca Maurielle.s
NPM : 1912120031

Menurut saya itu tidak dosa karena orang orang yang beragama khatolik menjadi pemain jaran kepang atau sebagainya itu adalah kelebihan dari mereka , pemain jaran kepang atau pun selebihnya yang menggunakan spiritulitas itu mempunyai sesuatu yg khusus di dalam tubuhnya atau ada yg diturunkan dari leluhurnya , dan itu semua kita tidak dapat bisa menolknya ketika itu kita dapatkan dari leluhur kita

mohon maaf pak atas jawaban saya yg masih kurang pas
saya juga minta maaf kepada frans apabila tanggapan saya masih membuat frans kurang paham
Sebagai balasan Fransiskus Susanto

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Lidya intan Permatasari -
izin menanggapi pak, menurut saya orang katolik yang berprofesi sebagai pemain jaran kepang, ia tidak sungguh -sungguh dalam mengimani Yesus (Katolik KTP) sehingga ia tidak dapat dikatakan Spritualitas. Dan biasanya pemain jaran Kepang lebih memimta batuan jin ataupun setan utuk berbuat sesuatu yang mungkin tidak dapat dilakukan manusia biasa, seperti memakan pepecahan beling dan arang panas. Jadi menurut saya itu berdosa pak,karna mereka menyembah jin, sebab telah tertulis dalam 10 perintah yang 1 jangan menyembah berhala,berbaktilah kepada-Ku saja dan cintailah aku lebih dari segala sesuatu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Robertus Donni Aditya -
Izin bertanya pak. Apakah kebutuhan spiritual hanya bisa dipenuhi dengan beragama? Terimakasih
Sebagai balasan Robertus Donni Aditya

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh clara agustin -
Ijin menjawab pertanyaan doni , spiritual tidak hanya bisa dipenuhi dengan beragama saja . melainkan Anda bisa mendalami spritualitas tanpa menjadi penganut dari agama apapun itu.
Ataupun Pemaknaan bisa dilakukan dengan observasi pengalaman pengalaman hidup yang telah dialami oleh diri sendiri atau mengambil dari berbagai pemahaman yang ditemukan oleh tatanan sosial masyarakat dan melalui pendalaman kepada diri sendiri untuk menemukan akar dari keberadaan diri dan konektifitas diri terhadap sesuatu yang lebih besar dari diri. Sesuatu ini dapat diinterprestasikan berbeda sesuai pengalaman masing masing dalam pemaknaan akan keberadaan itu. Dengan spritulias tiap orang akan memaknai esensi dari keberadaan nya di dalam kehidupan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi Pertemuan V

oleh Fransiskus Alfredo Sipayung -
izin menanggapi pak, menurut saya orang katolik yang berprofesi sebagai pemain jaran kepang, ia tidak sungguh -sungguh dalam mengimani Yesus (Katolik KTP) sehingga ia tidak dapat dikatakan Spritualitas. Dan biasanya pemain jaran Kepang lebih memimta batuan jin ataupun setan utuk berbuat sesuatu yang mungkin tidak dapat dilakukan manusia biasa, seperti memakan pepecahan beling dan arang panas. Jadi menurut saya itu berdosa pak,karna mereka menyembah jin, sebab telah tertulis dalam 10 perintah yang 1 jangan menyembah berhala,berbaktilah kepada-Ku saja dan cintailah aku lebih dari segala sesuatu.