FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

Jumlah balasan: 13

Assalamu'alaikum wr wb

Siang semua.

Apa kabar? Saya harapkan semua dalam keadaan sehat wal afiat di siang yang cerah ini, bagi yang menjalankan ibadah puasa selamat berpuasa semoga amal ibadah anda sekalian hari ini diterima oleh Allah SWT. Aamiin. Terima kasih untuk peserta perkulihan yang selalu semangat hari ini kita KP (Kuliah Penganti) untuk menggantikan libur awal puasa ramadhan. semoga peserta perkulihan selalu sehat dan semangat dalam mengikuti perkulihan bahasa Indonesia. Aamiin

Alhmdlh kita telah sampai dipertemuan ke-6, materi selanjutnya "Kalimat Efektif ". Pertemuan yang lalu kita telah membahas tentang "Diksi (Pilihan Kata)"Selanjutnya kita bahasa materi tentang "Kalimat Efektif  di forum diskusi.



Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh Reni Diliyanti -
Kalimat Efektif

1. Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif dapat diartikan sebagai susunan kata yang mengikuti kaidah kebahasaan secara baik dan benar. Tentu saja karena kita berbicara tentang bahasa Indonesia, kaidah yang menjadi patokan kalimat efektif dalam bahasan ini adalah kaidah bahasa Indonesia menurut ejaan yang disempurnakan (EYD).

2. Syarat Kalimat Efektif

Pada dasarnya, ada empat syarat utama sebuah kalimat dapat dikatakan efektif atau tidak.

1) Sesuai EYD

Sebuah kalimat efektif haruslah menggunakan ejaan maupun tanda baca yang tepat. Kata baku pun mesti menjadi perhatian agar tidak sampai kata yang kamu tulis ternyata tidak tepat ejaannya.

2) Sistematis

Sebuah kalimat paling sederhana adalah yang memiliki susunan subjek dan predikat, kemudian ditambahkan dengan objek, pelengkap, hingga keterangan. Sebisa mungkin guna mengefektifkan kalimat, buatlah kalimat yang urutannya tidak memusingkan. Jika memang tidak ada penegasan, subjek dan predikat diharapkan selalu berada di awal kalimat.

3) Tidak Boros dan Bertele-tele

Jangan sampai kalimat yang kalian buat terlalu banyak menghambur-hamburkan kata dan terkesan bertele-tele. Pastikan susunan kalimat yang kalian rumuskan pasti dan ringkas agar orang yang membacanya mudah menangkah gagasan yang kalian tuangkan.

4) Tidak Ambigu

Syarat kalimat efektif yang terakhir, kalimat efektif menjadi sangat penting untuk menghindari pembaca dari multiftafsir. Dengan susunan kata yang ringkas, sistemastis, dan sesuai kaidah kebahasaan; pembaca tidak akan kesulitan mengartikan ide dari kalimat kalian sehingga tidak ada kesan ambigu.

3. Ciri-ciri Kalimat Efektif

Untuk membuat kalimat efektif tidaklah sulit asalkan sudah memahami ciri-ciri suatu kalimat dikatakan efektif. Berikut ini adalah 5 ciri-ciri sehingga suatu kalimat dapat kita katakan efektif.

1) Kesepadanan Struktur

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kelengkapan struktur dan penggunaannya. Inilah yang dimaksud dengan kesepadanan struktur. Ada beberapa hal yang menyangkut ciri-ciri yang satu ini.

a. Pastikan kalimat yang dibuat mengandung unsur klausa minimal yang lengkap, yakni subjek dan predikat.

b. Jangan taruh kata depan (preposisi) di depan subjek karena akan mengaburkan pelaku di dalam kalimat tersebut.

Contoh kalimat efektif dan tidak efektif:

Bagi semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (tidak efektif)

Semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (efektif)

c. Hati-hati pada penggunaan konjungsi yang di depan predikat karena membuatnya menjadi perluasan dari subjek.

Contoh:
Dia yang pergi meninggalkan saya. (tidak efektif)

Dia pergi meninggalkan saya. (efektif)

d. Tidak bersubjek ganda, bukan berarti subjek tidak boleh lebih dari satu, namun lebih ke arah menggabungkan subjek yang sama.

Contoh:
Adik demam sehingga adik tidak dapat masuk sekolah. (tidak efektif)

Adik demam sehingga tidak dapat masuk sekolah. (efektif)


2) Kehematan Kata

Karena salah satu syarat kalimat efektif adalah ringkas dan tidak bertele-tele, kalian tidak boleh menyusun kata-kata yang bermakna sama di dalam sebuah kalimat. Ada dua hal yang memungkinkan kalimat membuat kalimat yang boros sehingga tidak efektif. Yang pertama menyangkut kata jamak dan yang kedua mengenai kata-kata bersinonim. Untuk menghindari hal tersebut, berikut ini contoh mengenai kesalahan dalam kata jamak dan sinonim yang menghasilkan kalimat tidak efektif.

Contoh Kata Jamak :

Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (tidak efektif)
Siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (efektif)

Ketidakefektifan terjadi karena kata para merujuk pada jumlah jamak, sementara siswa-siswi juga mengarah pada jumlah siswa yang lebih dari satu. Jadi, hilangkan salah satu kata yang merujuk pada hal jamak tersebut.

Contoh Kata Sinonim:

Ia masuk ke dalam ruang kelas. (tidak efektif)

Ia masuk ruang kelas.(efektif)

Ketidakefektifan terjadi karena kata masuk dan frasa ke dalam sama-sama menunjukkan arti yang sama. Namun, kata masuk lebih tepat membentuk kalimat efektif karena sifatnya yang merupakan kata kerja dan dapat menjadi predikat. Sementara itu, jika menggunakan ke dalam dan menghilangkan kata masukΓÇösehingga menjadi ia ke dalam ruang kelasΓÇökalimat tersebut akan kehilangan predikatnya dan tidak dapat dikatakan kalimat efektif menurut prinsip kesepadanan struktur.


3) Kesejajaran Bentuk

Ciri-ciri yang satu ini menyangkut soal imbuhan dalam kata-kata yang ada di kalimat, sesuai kedudukannya pada kalimat itu. Pada intinya, kalimat efektif haruslah berimbuhan pararel dan konsisten. Jika pada sebuah fungsi digunakan imbuhan me-, selanjutnya imbuhan yang sama digunakan pada fungsi yang sama.

Contoh:

Lokasi perumahan telah dipilih, tetapi direktur belum menyetujuinya.(tidak efektif)


Lokasi perumahan telah dipilih, tetapi lokasi itu belum disetujui direktur. (efektif)


4) Ketegasan Makna

Tidak selamanya subjek harus diletakkan di awal kalimat, namun memang peletakan subjek seharusnya selalu mendahului predikat. Akan tetapi, dalam beberapa kasus tertentu, kalian bisa saja meletakkan keterangan di awal kalimat untuk memberi efek penegasan. Ini agar pembaca dapat langsung mengerti gagasan utama dari kalimat tersebut. Penegasan kalimat seperti ini biasanya dijumpai pada jenis kalimat perintah, larangan, ataupun anjuran yang umumnya diikuti partikel lah atau pun.

Contoh:
Kamu sapulah lantai rumah agar bersih! (tidak efektif)

Sapulah lantai rumahmu agar bersih! (efektif)

5) Kelogisan Kalimat

Ciri-ciri kalimat efektif terakhir yang amat krusial menyangkut kelogisan kalimat yang kalian buat. Kelogisan berperan penting untuk menghindari kesan ambigu pada kalimat. Karena itu, buatlah kalimat dengan ide yang mudah dimengerti dan masuk akal agar pembaca dapat dengan mudah pula mengerti maksud dari kalimat tersebut.

Contoh:
Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kamu persilakan. (tidak efektif)

Bapak Kepala Sekolah dipersilakan menyampaikan pidatonya sekarang. (efektif)
Sebagai balasan Reni Diliyanti

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh DEA CLARISSA -
Kalimat efektif sama tidk dengan kalimat baku?
Sebagai balasan DEA CLARISSA

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh Reni Diliyanti -
Terima Kasih Dea Clarissa
Jawabanya tidak sama.
Kalimat efektif adalah kalimat yang tidak boros kata/penghematan kalimat(Singkat, padat, jalas, dan tidak bertele-tele)dan tidak bermakna ganda (ambigu).
Kalimat baku adalah kalimat/rangkaian kata-kata yang sesuai kaidah EBI (Ejaan Bahasa Indonesia) dan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).
Tapi pada dasarnya kalimat efektif memerlukan kata-kata baku dalam kalimat khususnya keefektifan dalam membuat karya ilmiah contohnya : skripsi, tesis, disertasi , laporan dan makalah.
Sebagai balasan Reni Diliyanti

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh Muhammad Hamim -
Assalamualaikum bu mau tnya....
Apakah kalimat efektif itu hrus bersifat baku....?
Sebagai balasan Muhammad Hamim

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh Reni Diliyanti -
Terima kasih Muhammad Hamim.
Sebenarnya pertanyaan kamu hampir sama dengan Dea. tidak semua kalimat efektif bersifat baku, kalimat efektif yang bersifat baku seperti penulisan karya ilmiah contoh penulisan skripsi kita memerlukan keefektifan dan kebakuan dalam membuat kalimatnya. tapi sebaliknya dalam teks percakapan yang mengunakan kalimat efektif tidak memerlukan kebakuan hanya kita harus memperhatikan keefektifan kalimat.
Sebagai balasan Reni Diliyanti

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh Reni Diliyanti -
Sudah jelas semua materi tentang Kalimat Efektif, saya rasa materi kalimat efektif ini tidak asing bagi peserta perkuliahan semua karena sudah kita bahas dari SMP/SLTP.Terima kasih untuk hari ini, selalu jaga kesehatan ya.. jangan lupa kerjakan tugas di kumpul paling lambat tanggal 8 Mei jam 18.00 wib. Hari jumat, 8 mei 2020 kita KUIS ya..dipelajarin materi sebelum. Ibu akhiri Assalamualaikum wr.wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh Paulus Samuel -
Kalimat Efektif. Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menimbulkan kembali gagasan pada diri pendengar atau pembaca seperti yang ada dalam pikiran pembicara atau penulis. Kalimat efektif seyogyanya tidak membuat pendengar atau pembaca mengalami perbedaan pemahaman dengan pembicara atau penulis.
Sebagai balasan Paulus Samuel

Re: FORUM DISKUSI (KALIMAT EFEKTIF)

oleh Reni Diliyanti -
Terima kasih Paulus Samuel.
Iya terima kasih tanggapannya, kalimat efektif menjadi sangat penting untuk menghindari pembaca dari multiftafsir. Dengan susunan kata yang ringkas, sistemastis, dan sesuai kaidah kebahasaan; pembaca tidak akan kesulitan mengartikan ide dari kalimat kalian sehingga tidak ada kesan ambigu( bermakna ganda).