Diskusi Materi Pertemuan ke 7

Jumlah balasan: 41

Baik, untuk pertemuan ke 7 ini , bahasan materi melingkupi materi ppt dan video yang tersaji. Silahkan memberi tanggapan .

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh elivia lolita -
Nama : Elivia Lolita (1912110239)
Perwakilan kelompok 4
1. Fungsi-fungsi manajemen
Jawaban :
ΓÇó Planning (fungsi perencanaan)
Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
ΓÇó Organizing (fungsi pengorganisasian)
Organizing (fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
ΓÇó Actuating / Directing (pengarahan)
Directing alias fungsi pengarahan adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.
ΓÇó Controlling (pengendalian)
fungsi pengendalian adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.
2. Peranan Manajerial
Peran manajerial adalah peran yang dimiliki oleh seorang manager dalam melakukan kegiatan dan tugasnya seperti mengorganisir suatu organisasi, mengatur waktu dan lain-lain dalam mencapai tujuan.

3. Tingkatan manajemen
ΓÇó Manajemen Puncak (Top Management)
Manajemen puncak harus memiliki keterampilan konsep dengan tugas untuk memimpin organisasi atau perusahaan secara keseluruhan agar dapat membentuk tim kerja yang baik. Manajemen puncak terdiri atas Dewan Direktur atau Eksekutif, Presiden Direktur, Direktur, Kepala Perwakilan, dan Kepala Divisi.
ΓÇó Manajemen Menengah (Middle Management)
Manajemen menengah menjadi penghubung antara manajemen puncak dengan manajemen lini pertama. Manajemen menengah atau dalam profesinya adalah manajer menengah tugasnya membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya atau bisa juga karyawan operasional. Sebagai contoh, Manajer Cabang, Kepala Pengawas, Kepala Departemen, Kepala Bagian, dan lain-lain.
ΓÇó Manajemen Lini Pertama (First-Line Management)
Manajemen lini pertama harus memiliki keterampilan teknis yang bertanggung jawab memimpin dan mengawasi tenaga operasional. Manajemen lini pertama berhubungan langsung dengan tenaga operasional atau karyawan. Contohnya adalah mandor dalam pabrik, kepala seksi yang langsung membawahi tenaga pengetik dan tenaga administrasi dalam kantor yang besar, atau pengawas teknis dalam suatu perusahaan otomotif.
4. Sumber daya Organisasi
Sumber daya organisasional merupakan sumber daya, seperti mesin, paten, merek dan modal manusia.
5.Teori pengolahan perusahaan
6. Hierarki perencanaan
Hirarki perencanan adalah sebuah gabungan antara nilai karakter yang berdasarkan pada karakteristik dari sebuah struktur informasi. Didalam sebuah rencana diperlukan adanya butir-butir penting yang mengacu kepada sebuah program yang akan dilakukan atau dikembangkan oleh suatu lembaga, instansi, atau per seorang didalam menjalankan sebuah proyek. Yang harus dilakukan adalah dengan memperhatikan susunan dari sebuah rencana yang mengacu kepada proyek macam apa yang akan dijalankan atau dilakukan.
7 .Tingkatan Perencanaan
ΓÇó Perencanaan Tingkat Korporat (Corporate Level) ...
ΓÇó Perencanaan Tingkat Divisi (Division Level) ...
ΓÇó Perencanaan Tingkat Fungsional/Departemen (Functional/Departement Level)




Izin bertanya apa yang dimaksud dengan Teori pengolahan perusahaan?
Sebagai balasan elivia lolita

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Ketut Karlina -
kelompok 7
Ketut Karlina
Adit ari Saputra
Richado valentino

Izin menanggapi pertanyaan dari kelompok 4

apa yang dimaksud dengan Teori pengolahan perusahaan?
Pengelolahan perusahaan yaitu kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan/Individu dalam bisnisnya dalam pendirian usaha, penyusunan anggaran keuangan, serta menjalankan perusahaan yang berkaitan aspek produksi, pemasaran, sumberdaya manusia, serta pengelolahan keuangan.

Terimakasih
Sebagai balasan elivia lolita

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Defi elfina Wanda -
Izin menanggapi pengelolaan perusahaan adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang memengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Pihak-pihak utama dalam tata kelola perusahaan adalah pemegang saham, manajemen, dan dewan direksi. Pemangku kepentingan lainnya termasuk karyawan, pemasok, pelanggan, bank dan kreditor lain, regulator, lingkungan, serta masyarakat luas.

Maaf jika ada kekeliruan
Sebagai balasan elivia lolita

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Putu Arielsi Surya Putri -
Kelompok 5
Dira yolandari
Jessika
Putu arielsi

Menanggapi pertanyaan kelompok 4

Definisi pengelolaan adalah kegiatan pemanfaatan dan pengendalian atas semua sumber daya yang diperlukan untuk mencapai ataupun menyelesaikan tujuan tertentu menurut, (Prajudi Atmosudirdjo, 1982)
Sebagai balasan elivia lolita

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh lisa damaiyanti456 -
Nama : Lisa damaiyanti Npm : 1912110241 Pengelolahan usaha yaitu kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan/Individu dalam bisnisnya dalam pendirian usaha, penyusunan anggaran keuangan, serta menjalankan perusahaan yang berkaitan aspek produksi, pemasaran, sumberdaya manusia, serta pengelolahan keuangan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Ketut Karlina -
Nama kelompok 7:
Ketut Karlina
Adit Ari Saputra
Richardo Valentino

Dari vidio yang kami lihat kami dapat menyimpulkan bahwa,
Manajemen adalah ilmu dan seni dalam fungsi manajemen yang melibakan peaning, organizing, actueting, controling atau perencanaan pengorganisasian pelaksanaan dan pengendalian dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efesien sehingga dapat tercapainya tujuan.

Kemudian kami akan menjawab pertanyaan dari materi yg diberikan oleh bunda,
1. Permasalahan ekonomi dirumuskan dalam tiga(3) pertanyaan. Sebutkan dan jelaskan dengan contoh.
a. Apa yang akan Diproduksi (What)
what atau barang apa yang harus diproduksi, mencari tahu masalah apa yang dihadapi mereka, kemudian mencari solusi atas permasalahan yang mereka hadapi dan mewujudkan solusi tersebut dalam bentuk benda atau barang yang dapat diproduksi. Contohnya: menentukan tanaman apa yang akan ditanam seorang petani buah, karena permintaan jenis buah berbeda-beda, sehingga petani harus menanam buah yang dia tanam agar mendapatkan keuntungan besar.

b. Bagaimana Cara Memproduksi (How)
How atau bagaimana cara memproduksi barang tersebut, mulai dari mencari bahan baku, sumber daya dan faktor produksi pendukung seperti teknologi yang dapat membantu proses produksi barang tersebut, ditambah dengan ilmu pengetahuan dan kreativitas yang mumpuni tentunya. Contoh: produksi buah-buahan yang dilakukan dapat menggunakan pupuk dan herbisida agar menghasilkan buah yang berkualitas dan bebas hama.

c. Untuk Siapa Barang/Jasa Diproduksi (Whom)
For Whom atau untuk siapa barang tersebut di produksi, sebelum memutuskan untuk memproduksi, kita harus tahu siapa market sasaran kita, hal ini dilakukan agar barang yang diproduksi tersebut tidak berakhir sia-sia dan benar-benar dapat diterima oleh masyarakat. Contoh: produksi buah-buahan yang menyasar target pasaran yang berbeda, misalnya beberapa kalangan lebih memilih buah yang dihasilkan dengan cara organik, tanpa menggunakan bahan kimia.

2. Bagaimana lingkungan mempengaruhi bisnis?
Pengaruh lingkungan terhadap bisnis ada 2 yaitu:
a. Lingkungan internal atau internal environtment merupakan faktor di dalam perusahaan yang dapat memengaruhi sebuah aktivitas bisnis. Secara sederhana, faktor dalam lingkungan internal terdiri dari:
*Resource (sumber daya/bahan baku)
*Capability (kapabilitas perusahaan)
*Core Competences (keahlian utama perusahaan)

b. Lingkungan eksternal atau external environtment merupakan faktor di luar perusahaan yang dapat memengaruhi sebuah aktivitas bisnis. Secara sederhana, faktor dalam lingkungan eksternal terdiri dari:
*Threat of new Entries (ancaman produk serupa)
*Threat of Subtitute products (ancaman produk pengganti)
*Bargaining Power of Customers (daya tawar dari pelanggan)
*Bargaining Power of Suppliers (daya tawar dari suplier)
*Intensity of Competitive Rivalry (menjawab tantangan pesaing bisnis)


Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh sandora firdaus -
Nama Kel 1
Sandora Adinda Neva
Hana Kristina
Ester Debora

1. ΓÇówhat atau barang apa yang harus diproduksi, untuk menjawab pertanyaan ini kita harus mengamati perilaku masyarakat disekitar kita, mencari tahu masalah apa yang dihadapi mereka, kemudian mencari solusi atas permasalahan yang mereka hadapi dan mewujudkan solusi tersebut dalam bentuk benda atau barang yang dapat diproduksi. Contoh nya Manusia memiliki sifat tidak pernah puas, sehingga tiap produk membutuhkan inovasi tanpa henti.
ΓÇó How atau bagaimana cara memproduksi barang tersebut, mulai dari mencari bahan baku, sumber daya dan faktor produksi pendukung seperti teknologi yang dapat membantu proses produksi barang tersebut, ditambah dengan ilmu pengetahuan dan kreativitas yang mumpuni tentunya.
Bagaimana Cara Memproduksi (How)?
Apabila produsen sudah menentukan apa yang akan diproduksi, langkah berikutnya adalah memikirkan bagaimana cara memproduksinya. Cara memproduksi sangat berkaitan dengan cara mengombinasikan sumber daya atau faktor produksi yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan jasa. Untuk menentukan cara produksi mana yang sesuai, produsen perlu mempertimbangkan aspek efisiensi atau penghematan. Pilihlah cara produksi yang paling sedikit membutuhkan biaya agar barang dan jasa yang dihasilkan bisa dijual dengan harga relatif murah.
Penghematan bisa dilakukan, misalnya dengan mencari bahan baku dengan harga yang lebih murah tetapi tetap baik mutunya. Selain itu, pertimbangkan pula, perlukah menggunakan mesin-mesin modern? Apabila permintaan sedikit, penggunaan mesin modern tentu belum diperlukan.
ΓÇóFor Whom atau untuk siapa barang tersebut di produksi, sebelum memutuskan untuk memproduksi, kita harus tahu siapa market sasaran kita, hal ini dilakukan agar barang yang diproduksi tersebut tidak berakhir sia-sia dan benar-benar dapat diterima oleh masyarakat.
Contoh nya Apa Barang yang Diproduksi?
Pertanyaan ini akan menjawab tentang siapa saja yang akan terlibat dalam proses produksi dan ikut menikmati keuntungan dari proses produksi barang tersebut.

Misalnya, penyedia bahan baku, pegawai yang akan menerima upah, serta pemilik tanah atau bangunan yang akan menerima uang sewa.
2. Ketika kita membuka suatu usaha/bisnis kita harus melihat lingkungan keadaan sekitar memungkinkan atau tidak seperti di kawasan toko harus ramai orang supaya banyak yang membeli.
(Kesimpulan nya lingkungan sangat berperan penting dalam suatu bisnis karna lingkungan itu sendiri yang akan menjadi tolak ukur kemajuan dari bisnis kita)
3.Resiko yang terbesar saya saat pandemi saat ini adalah, kurang nya pemasukan dalam bisnis saya. Karna sekarang ini pasti orang lebih memilih untuk membeli bahan makanan dibandingkan mainan.
4.Corporate Social Responsibility, Sebuah Kepedulian Perusahaan terhadap Lingkungan di Sekitarnya. Contoh nya ketika kita membangun sebuah pabrik, kita harus memikirkan bagaimana limbah dari pabrik tersebut tidak dapat merusak lingkungan sekitar.
5.Milik warga Indonesia, karna kita harus mendukung produk lokal.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Hana Kristina -
Nama : Hana Kristina , Ester Debora Pelealu, Sandora Adinda Neva
Bagaimana lingkungan mempengaruhi bisnis?
Lingkungan sangatlah berdampak untuk bisnis, ada 2 macam lingkungan yang mempengaruhi bisnis yaitu:
1. Lingkungan Internal adalah sumber daya manusia dan fisik yang mempengaruhi kinerja bisnis secara langsung. Contohnya yaitu Seperti, Tenaga kerja, Peralatan dan mesin, Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana), Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan, Sistem informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan
2. Lingkungan Eksternal adalah institusi atau kekuatan luar yang potensial mempengaruhi kinerja organisasi. Lingkungan eksternal terdiri dari dua komponen, yakni berikut ini.
a.Lingkungan khusus adalah bagian dari lingkungan yang secara langsung relevan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Lingkungan khusus, meliputi orang-orang yang mempunyai kepentingan dalam organisasi (stakeholder), seperti konsumen, pemasok, pesaing, dan kreditor. Konsumen atau pelanggan merupakan kelompok potensial yang mengonsumsi output atau barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan atau organisasi bisnis dan juga lembaga pemerintahan maupun organisasi nonprofit lainnya.
Pemasok, perusahaan atau individu yang menyediakan faktor-faktor produksi yang dibutuhkan perusahaan untuk memproduksi produk atau jasanya. Pasokan meliputi penyediaan bahan baku/material, peralatan, input keuangan dan tenaga kerja.
Pesaing, meliputi semua tawaran pesaing yang nyata maupun potensial serta substitusi yang dipertimbangkan oleh pembeli. Biasanya setiap perusahaan mempunyai satu atau lebih pesaing. Perusahaan perlu lebih memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen melalui penawaran produk dan jasa yang lebih baik dari pesaing.
Kreditor, Perusahaan perlu memperhatikan kreditor atau kelompok kepentingan tertentu yang mempengaruhi kegiatan organisasi secara financial.
b. Lingkungan Umum meliputi berbagai faktor, antara lain kondisi ekonomi, politik dan hukum, sosial budaya, demografi, teknologi, dan kondisi global yang mungkin mempengaruhi organisasi. Perubahan lingkungan umum biasanya tidak mempunyai dampak sebesar perubahan lingkungan khusus, namun demikian manajer harus memperhatikannya ketika merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan serta mengendalikan aktivitas organisasi bisnis.
-Kondisi Ekonomi,Tingkat inflasi, masalah pengangguran, tingkat pertumbuhan pendapatan nasional, keadaan neraca pembayaran, kondisi pasar saham serta fluktuasi kurs valuta asing dan suku bunga, secara umum adalah beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhi praktik manajemen dalam aktivitas bisnis.
-Kondisi Politik dan Hukum
Terdapatnya kestabilan politik dan kebijakan pemerintah yang sesuai dapat menciptakan suasana kondusif untuk mengembangkan aktivitas organisasi bisnis di berbagai bidang.
-Kondisi Sosial Budaya
Para manajer perlu memperhatikan adanya perubahan sosial budaya masyarakat khususnya pola dan tren pasar yang dituju. Manajer perlu menyesuaikan strategi bisnis terutama pemasarannya dengan kondisi nilai-nilai sosial, kebiasaan, dan selera konsumen. Sebagai contoh saat ini tren nilai dan selera masyarakat perkotaan adalah kembali ke alam sehingga perusahaan perlu menyesuaikan strategi pemasarannya, misalnya dengan membuat produk yang alami tanpa bahan pengawet.
-Kondisi Demografi
Kondisi demografi mencakup kebiasaan yang berlaku dalam karakteristik fisik dari populasi, seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, lokasi geografis, pendapatan, konsumsi keluarga.
-Teknologi merupakan salah satu faktor lingkungan umum yang paling dramatis atau paling cepat mengalami perubahan. Teknologi pun menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan manajer terutama dalam hal pengembangan produk. Sebagai contoh, saat ini dinamika industry ponsel sedang berkembang pesat, kita selalu mendapat informasi adanya tawaran produk ponsel dengan berbagai fitur dan manfaat baru dalam waktu yang sangat cepat. Hal ini karena terkait dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Dahulu kita hanya mengenal ponsel digunakan untuk menelepon saja, namun dalam waktu beberapa tahun belakangan ini dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, kita sudah dapat menemukan ponsel dengan tambahan fitur kamera, video kamera atau bahkan komputer.
-Globalisasi adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi organisasi bisnis. Manajer dari perusahaan besar maupun kecil yang ada di dalam negeri semakin ditantang dengan meningkatnya jumlah pesaing sebagai dampak dari adanya pasar global yang merupakan bagian dari lingkungan eksternal.
Dari pembahasan lingkungan internal dan eksternal terhadap bisnis, lingkungan bisnis memiliki dampak yang sangat besar bagi jalannya suatu bisnis tersebut. Bagi seorang manajer hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan dan kita ketahui lingkungan yang terus berubah menuntut manajemen dan organisasi untuk selalu tanggap dan progressive, jadi suatu organisasi itu harus sadar dan memahami betul di mana posisi lingkungannya berada agar siap dalam menghadapi berbagai tantangan dari luar sehingga seorang manajer organisasi itu haruslah orang yang menguasai tehknologi, informasi, dan bersedia untuk terus menerus belajar mengahadapi situasi baru.

Dari video dan ppt yang sudah kami lihat dan kami menambahkannya dengan melihat reverensi di google supaya lebih lengkap 🙏
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Jessika Widya ardini -
izin bertanya, apakah ada faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan dalam hirarki perencanaan? jika ada, faktor apa saja?
Sebagai balasan Jessika Widya ardini

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Ketut Karlina -
kelompok 7
Ketut Karlina
Adit ari Saputra
Richado valentino

Izin menanggapi pertanyaan dari Jesska widya ardini

apakah ada faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan dalam hirarki perencanaan? jika ada, faktor apa saja?
Ada, faktor-faktor yang mempengruhi perencanaan itu adalah:
*Landasan filsafat dan ideologi
*Motivasi dan tujuan yang merupakan dasar kebijaksanaan
*Sumber daya alam, manusia, modal dan informasi
*Teknologi dan ilmu pengetahuan
Personil trampil
Ruang dan waktu

Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Vinta Mella yolandita -
Nama:vinta Mella Yolandita
Npm:1912110210
Perwakilan kelompok 2
Nama kelompok
Mitta adhila sari
Vinta Mella 
Rosananda shela

Ingin menjawab pertanyaan nomor 2
2. Bagaimana lingkungan mempengaruhi bisnis?
Menurut saya
LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI SEBUAH BISNIS
Berdasarkan tingkat pengaruh pada perusahaan maka lingkungan bisnis dapat dibedakan menjadi 2, yaitu lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

1. Lingkungan Internal

Lingkungan internal adalah sumber daya manusia dan fisik yang mempengaruhi kinerja bisnis secara langsung. Lingkungan ini terdiri atas berikut ini.

Karyawan (tenaga kerja/sumber daya manusia).
Manajemen (keahlian pengelola).
Pemegang saham (stakeholders).
Modal dan peralatan fisik (dana, mesin, gedung).
Contoh Lingkungan Internal yaitu :

Tenaga kerja
Peralatan dan mesin
Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
Sistem informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan
2. Lingkungan Eksternal

Lingkungan eksternal adalah institusi atau kekuatan luar yang potensial mempengaruhi kinerja organisasi. Lingkungan eksternal terdiri dari dua komponen, yakni berikut ini.

1. Lingkungan khusus

Lingkungan khusus adalah bagian dari lingkungan yang secara langsung relevan terhadap pencapaian tujuan organisasi. Lingkungan khusus, meliputi orang-orang yang mempunyai kepentingan dalam organisasi (stakeholder), seperti konsumen, pemasok, pesaing, dan kreditor.

Konsumen atau pelanggan merupakan kelompok potensial yang mengonsumsi output atau barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan atau organisasi bisnis dan juga lembaga pemerintahan maupun organisasi nonprofit lainnya.
Pemasok, perusahaan atau individu yang menyediakan faktor-faktor produksi yang dibutuhkan perusahaan untuk memproduksi produk atau jasanya. Pasokan meliputi penyediaan bahan baku/material, peralatan, input keuangan dan tenaga kerja.
Pesaing, meliputi semua tawaran pesaing yang nyata maupun potensial serta substitusi yang dipertimbangkan oleh pembeli. Biasanya setiap perusahaan mempunyai satu atau lebih pesaing. Perusahaan perlu lebih memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen melalui penawaran produk dan jasa yang lebih baik dari pesaing.
Kreditor, Perusahaan perlu memperhatikan kreditor atau kelompok kepentingan tertentu yang mempengaruhi kegiatan organisasi secara financial.
2. Lingkungan Umum
Lingkungan umum meliputi berbagai faktor, antara lain kondisi ekonomi, politik dan hukum, sosial budaya, demografi, teknologi, dan kondisi global yang mungkin mempengaruhi organisasi. Perubahan lingkungan umum biasanya tidak mempunyai dampak sebesar perubahan lingkungan khusus, namun demikian manajer harus memperhatikannya ketika merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan serta mengendalikan aktivitas organisasi bisnis.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Defi elfina Wanda -
Kelompok 6
Defi elfina wanda
Diajeng
Nadya rahma

Ingin bertanya Apa saja yang dapat dilihat dari keberhasilan manajer dalam memberdayakan sumber daya manusia (SDM) ?
Sebagai balasan Defi elfina Wanda

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Mitha Adilla Sari -
Nama : Mitha Adilla Sari
Npm : 1912110231

Saya menanggapi Pengaplikasian manajemen SDM memiliki dampak yang cukup besar pada kemampuan perusahaan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai. Tanpa memiliki manajemen SDM yang baik, bukan tidak mungkin tujuan perusahaan akan menjadi sia-sia dan sulit untuk bisa dicapai.

Alasan mengapa manajemen SDM penting untuk dimiliki oleh sebuah perusahaan atau organisasi adalah melalui kegiatan tersebut, perusahaan mampu menciptakan keseimbangan internal perusahaan. Keseimbangan internal tersebut mencakupi tujuan, sasaran, serta aktivitas dari berbagai pihak yang ada dalam perusahaan tersebut.

Jika keseimbangan internal telah dimiliki perusahaan, efisiensi serta produktivitas kerja dalam perusahaan tersebut akan menjadi lebih baik. Untuk itu, tak sedikit perusahaan yang mencanangkan manajemen SDM sejak masa perekrutan calon pekerja hingga pemberdayaan SDM yang ada di setiap departemen perusahaan.

Manajemen SDM juga mampu membantu perusahaan dalam memperbaiki kontribusi positif dari para tenaga kerja. Melalui manajemen SDM, perusahaan dapat memberikan usaha pengembangan tenaga kerja dengan bertanggung jawab secara etis, strategis, dan sosial.

Dengan begitu, sumber daya manusia di perusahaan tersebut dapat lebih berkembang dan memberikan kontribusi produktif agar tujuan perusahaan dapat segera tercapai.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Mitha Adilla Sari -
Nama : Mitha Adilla Sari
Npm :1912110231

KELOMPOK 2 
-VINTA MELA
-ROSANANDA SHELLA

Dalam video pertemuan ke 7
Manajemen adalah ilmu dan seni. Ilmu yang disusun secara sistematis dan ilmiah sedangkan seni itu keindahan. Fungsi manajemen ada 4 yaitu :

1. Planning (fungsi perencanaan)
2. Organizing (fungsi pengorganisasian)
3. Actuating / Directing (pengarahan)
4. Controlling (pengendalian)
Dalam manajemen ada yang di kelola yaitu sumber daya dan kenapa sumber daya harus di kelola? Karena sumber daya tersebut terbatas. Pengelolaan sumber daya dalam manajemen dapat di bentuk dalam efektif dan efisien. Efektef berhubungan dengan tujuan dan efisien berhubungan penghematan sumber daya sehingga tujuan yang diinginkan tercapai.
Sebagai balasan Mitha Adilla Sari

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh mieke rahayu -
Bagus untuk Elivia,Ketut,Sandora , Hana ,Jesika, Vinta,Defi dan Mitha...
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh mieke rahayu -
Baik, setiap organisasi dalam melakukan kegiatan selalu berkordinasi atar satu bagian dengan bagian lainnya. Mengapa ? Mengapa tidak ?
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh I Wayan Feriyanto -
Izin menanggapi pertanyaan bunda Organisasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu mempunyai struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian lain dan tergantung kepada komunikasi manusia untuk mengkoordinasikan aktivitas dalam organisasi tersebut (Schein, 1982 dalam Muhammad, 2007). Sifat tergantung antara satu bagian dengan bagian lain menandakan bahwa organisasi yang dimaksudkan Schein ini adalah merupakan suatu sistem. Berarti dalam sebuah organisasi terdapat suatu sifat ketergantungan antara satu bagian dan bagian yang lainnya, sehingga jika ada bagian yang terpecah atau ada masalah, maka akan ada misskomunikasi dan organisasi itu tidak akan berjalan sesuai dengan tujuan awal.

Organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari aktivitas yang dikoordinasi atau diatur oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama (Muhammad, 2007). Jika dilihat dari definisi tersebut, saya mengartikan bahwa sangat diperlukan koordinasi dalam setiap organisasi, agar dalam setiap organisasi tersebut menjalankan masing-masing tugasnya dengan baik tanpa ada timpang tindih tugas atau kewajibannya, sehingga tercapailah tujuan bersama dalam organisasi tersebut.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh sandora firdaus -
Izin menanggapi bunda
Agar semua anggota dari masing-masing bagian paham dengan tugasnya, sehingga tujuan yang di inginkan bisa tercapai dengan maksimal.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Hana Kristina -
Ijin menjawab bunda🙏
Setiap organisasi dalam melakukan kegiatan selalu berkoordinasi atau melakukan hal secara kerja sama antar satu bagian dengan bagian lain karena pengertian organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi melalui hierarki otoritas dan tanggung jawab. Maka dalam pengertian organisasi tersebut, dijelaskan bahwa dalam rangkaian organisasi itu terdapat suatu hubungan erat antara atasan atau pimpinan dan bawahan, sehingga akan terjalinlah sebuah program kerja yang efektif, dan hal itu tidak luput dari adanya suatu pengorganisaan dari sang pemimpin organisas. Selain itu juga bisa saling melengkapi bahkan membantu supaya tujuan tersebut akan cepat tercapai , karena sama saja dengan kerja kelompok dimana saat teman satu kelompoknya tidak bisa maka teman kelompok yang lain akan melengkapi atau membantu teman kelompok supaya kelompoknya bisa mencapai tujuan secara lebih cepat dan bersama-sama. Demikian paham saya bunda tentang pertanyaan bunda🙏
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Jessika Widya ardini -
Izin menjawab bunda, setiap organisasi perlu berkordinasi antara satu bagian dengan yang lain. koordinasi merupakan tali pengikat dalam organisasi dan manajemen yang menghubungkan peran para actor dalam organisasi dan manajemen untuk mencapai tujuan organisasi dan manajemen. Dengan kata lain, adanya koordinasi dapat menjamin pergerakan aktor organisasi ke arah tujuan bersama. Tanpa adanya koordinasi, semua pihak dalam organisasi dan manajemen akan bergerak sesuai dengan kepentingannya namun terlepas dari peran aktor lainnya dalam organisasi dan peran masing-masing aktor tersebut belum tentu untuk mencapai tujuan bersama.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Mitha Adilla Sari -
Saya menanggapi pertanyaan dari bunda, Organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari aktivitas yang dikoordinasi atau diatur oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama ). Jika dilihat dari definisi tersebut, saya mengartikan bahwa sangat diperlukan koordinasi dalam setiap organisasi, agar dalam setiap organisasi tersebut menjalankan masing-masing tugasnya dengan baik tanpa ada timpang tindih tugas atau kewajibannya, sehingga tercapailah tujuan bersama dalam organisasi tersebut.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Ketut Karlina -
Nama : ketut Karlina

Izin menanggapi pertanyaan dari bunda,
setiap organisasi dalam melakukan kegiatan selalu berkordinasi atar satu bagian dengan bagian lainnya. Mengapa ? Mengapa tidak ?
Menurut pendapat saya,
Iya, pastinya dalam suatu organisasi akan saling berkoordinasi atau saling membantu antara satu bagian dengan bagian lainnya karena organisasi merupakan suatu bentuk sistem terbuka dari aktivitas yang dikoordinasi atau diatur oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama.
Jadi dalam suatu organisasi alangkah lebih baiknya kita saling bekerjasama agar tujuan yg di inginkan bersama bisa tercapai.

Terimakasih
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Defi elfina Wanda -
izin menanggapi bunda
menurut Schein, ΓÇ£Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi melalui hierarki otoritas dan tanggung jawabΓÇ¥. Dengan pengertian organisasi tersebut, sangat jelas bahwa dalam rangkaian organisasi itu terdapat suatu hubungan erat antara atasan atau pimpinan dan bawahan, sehingga akan terjalinlah sebuah program kerja yang efektif, dan hal itu tidak luput dari adanya suatu pengorganisaan dari sang pemimpin organisasi. Sifat tergantung antara satu bagian dengan bagian lain menandakan bahwa organisasi yang dimaksudkan Schein ini adalah merupakan suatu sistem. Berarti dalam sebuah organisasi terdapat suatu sifat ketergantungan antara satu bagian dan bagian yang lainnya, sehingga jika ada bagian yang terpecah atau ada masalah, maka akan ada misskomunikasi dan organisasi itu tidak akan berjalan sesuai dengan tujuan awal.
Jika dilihat dari definisi organisasi menurut schein tersebut, dapat diartikan bahwa sangat diperlukan koordinasi dalam setiap organisasi, agar dalam setiap organisasi tersebut menjalankan masing-masing tugasnya dengan baik tanpa ada timpang tindih tugas atau kewajibannya, sehingga tercapailah tujuan bersama dalam organisasi tersebut.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Tedi Wijaya -
Nama : tedi Wijaya
Npm : 1412110340

Izin menanggapi pertanyaan bunda

Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi melalui hierarki otoritas dan tanggung jawabΓÇ¥. Dengan pengertian organisasi tersebut, sangat jelas bahwa dalam rangkaian organisasi itu terdapat suatu hubungan erat antara atasan atau pimpinan dan bawahan, sehingga akan terjalinlah sebuah program kerja yang efektif, dan hal itu tidak luput dari adanya suatu pengorganisaan dari sang pemimpin organisasi.

Organisasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu mempunyai struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian lain dan tergantung kepada komunikasi manusia untuk mengkoordinasikan aktivitas dalam organisasi tersebut
Organisasi dalam bentuk apapun esensinya terdiri dari sumber daya, proses manajemen dan tujuan organisasi. Seluruh sumber daya yang dimiliki organisasi tersebut dimanfaatkan dalam proses manajemen secara terintegrasi dalam pencapaian tujuan organisasi. Proses integrasi sumber daya maupun proses manajemen untuk mencapai tujuan organisasi tersebut disebut dengan proses koordinasi. Dengan demikian, koordinasi memiliki peran yang vital dalam memadukan seluruh sumber daya organisasi untuk pencapaian tujuan.

pola koordinasi menjadi hal yang vital bagi semua pemimpin di berbagai tingkat untuk mencapai tujuan tim. Jika pola koordinasi baik maka tujuan tim akan mempunyai lebih besar kemungkinan untuk tercapai jika dibandingkan dengan pola koordinasi yang buruk. Terkadang pasti membingungkan, kenapa koordinasi yang yang sudah direncanakan tidak teraplikasikan dengan baik, ataupun di waktu rapat berjalan lancar namun waktu eksekusinya sering berjalan kurang baik. Nah, mungkin ada hal-hal yang masih missed dari perhatian kita dalam berkoordinasi dengan anggota tim.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Adhit Ari Saputra -
Izin menjawab pertanyaan bunda.
Baik, setiap organisasi dalam melakukan kegiatan selalu berkordinasi atar satu bagian dengan bagian lainnya. Mengapa ? Mengapa tidak ?

Organisasi iyalah sistem terbuka yang berarti koordinasi sangatlah penting dalam organisasi, karena di dalamnya terdapat banyak kegiatan yang berlainan dilakukan oleh banyak orang dalam banyak bagian. Kebutuhan koordinasi timbul sewaktu -waktu apabila satu orang atau kelompok bertanggung jawab atas kesempurnaan suatu tugas. Apabila terdapat keadaan saling bergantungan diantara kegiatan - kegiatan maka hasil yang efektif akan dapat tercapai.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh lisa damaiyanti456 -
Nama : lisa damaiyanti
Npm : 1912110241

Izin menganggapi pertanyaan bunda
Setiap organisasi dalam melakukan kegiatan selalu berkoordinasi atau melakukan hal secara kerja sama antar satu bagian dengan bagian lain karena pengertian organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi melalui hierarki otoritas dan tanggung jawab. Maka dalam pengertian organisasi tersebut, dijelaskan bahwa dalam rangkaian organisasi itu terdapat suatu hubungan erat antara atasan atau pimpinan dan bawahan, sehingga akan terjalinlah sebuah program kerja yang efektif, dan hal itu tidak luput dari adanya suatu pengorganisaan dari sang pemimpin organisas.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Gilang Ramadhan -
Nama:Gilang Ramadhan
Npm:1912110232


Fungsi dalam manajemen:

Planning ( fungsi perencanaan )
Organizing ( fungsi pengorganisasian)
Directing ( pengarahan )
Controlling ( pengendalian )
Didalam perusahaan, untuk memperoleh hasil manajemen secara maksimal, para manajer didalam perusahaan haruslah mampu menguasai seluruh fungsi manajemen yang ada.

Planning (Fungsi Perencanaan)

Planning merupakan suatu aktivitas menyusun, tujuan perusahaan lalu dilanjutkan dengan menyusun berbagai rencana-rencana guna mencapai tujuan perusahaan yang sudah ditentukan. Planning dilaksanakan dalam penentuan tujuan organisasi scara keseluruhan dan merupakan langkah yang terbaik untuk mencapai tujuannya itu. pihak manajer mengevaluasi berbagaii rencana alternatif sebelum pengambilan tindakan kemudian menelaah rencana yang terpilih apakah sesuai dan bisa dipergunakan untuk mencapai tujuan. Perencanaan adalah proses awal yang paling penting dari seluruh fungsi manajemen, karena fungsi yang lain tak akan bisa bejalan tanpa planning.
Ada beberapa aktivitas dalam fungsi perencanaan
Menetapkan arah tujuan serta target bisnis
Menyusun strategi dalam pencapaian tujuan dan target tersebut
Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
Menetapkan standar kesuksesan dalam pencapaian suatu tujuan dan target bisnis
Pembagian perencanaan

Perencanaan (planning) dari sudut pandang jenjang manajemen bisa dibagi beberapa jenjang:

Top Level Planning (perencanaan jenjang atas), perencanaan dalam jenjang ini bersifat strategis. memberikan petunjuk umum, rumusan tujuan, pengambilan keputusan serta memberikan pentunjuk pola penyelesaian dan sifatnya menyeluruh. top level planning ini penekanannya pada tujuan jangka panjang organisasi dan tentu saja menjadi tangung-jawab manajemen puncak.
Middle Level Planning (perencanaan jenjang menengah), dalam jenjang perencanaan ini sifatnya lebih administratif meliputi berbagai cara menempuh tujuan dari sebuah perencanaan dijalankan. dan tanggungjawab perencanaan level ii berada pada manajemen menengah
Low Level Planning (perencanaan jenjang bawah) perencanaan ini memfokuskan diri dalam menghasilkan sehingga planing ini mengarah kepada aktivitas operasional. dan perencanaan ini menjadi tanggung-jawab manajemen pelaksana
Berikut syarat syarat perencanaan yang baik, selayaknya memenuhi beberapa hal berikut:

Mempunyai tujuan yang jelas
Sederhana, tidak terlalu sulit dalam menjalankannya
Memuat analisa pada pekerjaan yang akan dilakukan
Fleksibel, bisa berubah mengikuti perkembangan yang terjadi
Mempunyai keseimbangan, tanggung jawab dan tujuan yang selaras ditiap bagian
Mempunyai kesan sesuatu yang dimliki tersedia dan bisa dipergunakan dengan efektif serta berdaya guna
Manfaat dari Planning
Bisa membuat pelaksanan tugas jadi tepat serta aktivitas tiap unit akan terorrganisasi ke arah tujuan yang sama
Dapat menghindari kesalahan yang mungkin akan terjadi
Memudahkan pengawasan
Dipergunakan sebagai pedoman dasar dalam menjalankan aktivitas
Organizing (Fungsi Pengorganisasian)

Organizing adalah suatu aktivitas penagturan dalam sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang lainnya yang dimiliki oleh perusahaan untuk bisa melaksanakan rencana yang sudah ditetapkan dan mencapai tujuan utama perusahaan. Dalam bahasa yang lebih sederhana organizing merupakan seluruh proses dalam mengelompokkan semua orang, alat, tugas tanggung-jawab dan wewenang yang dimiliki sedemikian rupa hingga memunculkan kesatuan yang bisa digerakkan dalam mencapai tujuan. Organizing dapat membuat manajer mudah dalam melaksanakan pengawasan serta penentuan personil yang diperlukan untuk menjalankan tugas yang sudah dibagi bagi. pengorganisasian bisa dijalankan dengan menetukan tugas apa yg harus dikerjakan, siapa personil yang menjalankannya, bagaimana tugasnya dikelompokkan, siapa yang harus bertanggung jawab terhadap tugas tersebut. dibawah ini adalah aktivitas aktivitas yang ada dalam Organizing (fungsi pengorganisasian)
Mengalokasikann sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetepkan prosedur yang dibutuhkan
Men.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Ester Debora Pelealu -
Nama : Ester Debora Pelealu
NPM : 1912110220

Kelompok 1
Hana Kristina
Sandora Adinda Neva

No. 3 =
Jika Saya menjadi seorang wirausaha produk mainan kemungkinan resiko terbesar yang dialami dalam situasi pandemi saat ini adalah penurunan jumlah pembelian atau pesanan, hal ini disebabkan karena banyak orang tua atau konsumen berfikir membeli mainan bukanlah prioritas yang harus dibeli. Disituasi seperti ini perekonomian menjadi menurun, maka setiap orang lebih menghemat pembeliannya dan lebih mementingkan untuk membeli hal yang memang sangat dibutuhkan saja. Maka untuk membeli mainan itu dikesampikan oleh konsumen karena bukan prioritas.
Sebagai balasan Ester Debora Pelealu

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh mieke rahayu -
Ini jawab soal yang mana ya ?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh Shella Rosananda -
Nama : Shella Rosananda
NPM : 1912110222
Kelompok 2
vinta mela
mitha ardilasari

izin menjabawa pertanyaan
1. Permasalahan ekonomi dirumuskan dalam 3 (tiga) pertanyaan, sebutkan dan jelaskan dengan contoh

Masalah ekonomi dirumuskan dalam 3 hal yaitu:

Apa yang akan Diproduksi (What)?
Penentuan apa yang akan diproduksi merupakan masalah pokok dan penting dalam ekonomi untuk mengetahui apa saja yang perlu diproduksi dalam rangka memenuhi keinginan konsumen.
contohnya ; ( saat ini yang sangat dibutuhkan masyarakat adalah masker sehingga banyak produsen yg membuat masker , jadi " Masker' akan diproduksi )

Bagaimana Cara Memproduksi (How)?
Apabila produsen sudah menentukan apa yang akan diproduksi, langkah berikutnya adalah memikirkan bagaimana cara memproduksinya. Berpikir bagaimana cara memproduksi barang agar sesuai target pasar, dan jumlah sumber daya agar lebih efektif dan efesien.
contohnya : setelah membuat rancangan masker yang sesuai standar kesehatan lalu bagai mana cara pembuatannya ( bisa di jahit ataupun dibuat dengan mesin )

Untuk Siapa Barang/Jasa Diproduksi (Whom)?
Target pasar untuk siapa barang/jasa akan diproduksi, mari merencanakan hal tersebut sesuai fungsi barang/jasa produksi untuk siapa dan umur berapa.
contonya : membuat barang masker , targetnya adalah semua kalangan usian ( umum siapa saja ) yang menggunakan tidak ada batasan umur dan lainnya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Materi Pertemuan ke 7

oleh lusy fatrisia -
nama :lusy fatrisia
npm: 1912110218

perwakilam kelompok4

fungsi fungsi manajemen

1. Perencanaan (planning)
Perencanaan adalah aktivitas strategis dengan menyusun hal-hal yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
2. Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
3. Pengarahan (Actuating)
Pengarahan adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha agar dapat mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha. Dalam proses ini meliputi kegiatan:
1. Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
2. Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
3. Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan
4. Evaluasi (Controlling)
Evaluasi dilakukan setelah proses kerja dilakukan. Pada proses ini, kinerja dinilai apakah sesuai dengan planning. Pada tahap ini manajemen mengevaluasi keberhasilan dan efektifitas kinerja, melakukan klarifikasi dan koreksi,  dan juga memberikan alternatif solusi masalah yang terjadi selama proses kerja berlangsung.

unsur unsur manjemen

Human (Manusia)
Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa adanya manusia maka tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja.
Money (Uang)
Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.
Materials (Bahan)
Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.
Machines (Mesin)
Dalam kegiatan perusahaan, mesin sangat diperlukan. Penggunaan mesin akan membawa kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efisiensi kerja.
Methods (Metode)
Dalam pelaksanaan kerja diperlukan metode-metode kerja. Suatu tata cara kerja yang baik akan memperlancar jalannya pekerjaan. Sebuah metode dapat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan dari sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusia itu sendiri.
Market (Pasar)
Memasarkan produk tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor yang menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.