Forum Diskusi Pertemuan ke-9

Jumlah balasan: 14

Urutan kegiatan pembelajaran

1. Membaca materi 

2. Memahami Materi

3. Memberikan komentar dan menanggapi komentar teman dalam diskusi

4. diskusi forum di buka 30 menit setelah kelas dibuka

5. peserta yang aktif berdiskusi akan mendapatkan point tambahan


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Aica Diana Putri -
Nama : Aica Diana Putri
Npm : 1912120119
Kelas : 2AK-P4

Mengomentari materi:
Ghazwul Fikri atau perang pemikiran berasal dari kata ghazw dan al-fikr, yang secara harfiah dapat diartikan sebuah ΓÇ£perang pemikiranΓÇ¥ maksudnya ialah upaya-upaya gencar pihak musuh-musuh allah untuk meracuni pemikiran umat Islam agar jauh dari Islamnya,lalu akhirnya membeci islam,dan pada tingkat akhir Islam habis keakar-akarnya.

Perang pemikiran atau ghazwul fikri ini adalah cara lain dari musuh-musuh Islam, dalam menghancurkan pelan-pelan tanpa disadari dengan mencuci otak kaum Muslimin. Ini akibat mereka tidak mampu menghancurkan dan mengalahkan umat Islam secara perang fisik. Perang pemikiran ini berbeda dengan perang militer atau fisik.perang pemikiran lebih ΓÇ£mudahΓÇ¥hemat waktu dan biaya bahkan lebih efektif dari pearang fisik yang banyak menguras tenaga dan biaya yang tidak sedikit.

ΓÇÄBahaya ghazwul fikri juga akan menyeret seseorang ke dalam jurang kesesatan dan kekafiran tanpa terasa. Ibaratnya seutas rambut yang dimasukkan ke dalam tepung, kemudian ditarik dari tepung tersebut. Tak akan ada sedikitpun tepung yang menempel pada rambut. Rambut itu keluar dari adonan dengan halus sekali tanpa terasa. Demikianlah, seseorang hanya tahu bahwa ternyata dirinya sudah berada dalam kesesatan, tanpa terasa.
Terimakasih..
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Nita Rodiyantika -
Nama : Nita Rodiyantika
NPM : 1912120132

Assalamualaikum Wr. Wb.
Izin berkomentar
Menurut saya ghazwul fikri sangat berbahaya dari perang yang lainnya karena ghazwul fikri/perang pemikiran berjalan secara rahasia, sampai yang diperangi tak sadar bahwa pikirannya memang sedang diperangi.

Sadarkah kita bahwa ummat Islam lah yang sedang gencar diperangi pemikirannya?
Mulai dari sosialisme, liberalisme, pluralisme bahkan para wanita yaitu feminisme adalah produk hasil ghazwul fikri. Akibatnya banyak ummat Islam yang memisahkan antara agama dan bernegara, banyak muslimah yang merasa tertindas akan syariat dan banyak ummat Islam yang beranggapan bahwa semua agama adalah benar

Untuk terhindar dari ghazwul fikri kita harus lebih giat lagi dalam mempelajari agama islam dan sejarah islam, berkumpul dan berteman dengan orang-orang sholih, amalkan Al-quraan dan sunnah, membatasi melalukan hal-hal yang dianggap tidak penting.
Insyaallah kita dapat terhindar dari ghazwul fikri. Aamiin

Terimakasih. Wasalamualaikum Wr. Wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Fitria 1912120133 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Fitria
NPM :1912120133
Kelas :2AK-P4
Setelah saya membaca materi tentang GHAZWUL FIKRI/perang pemikiran, tanggapan saya adalah perang pemikiran ini membuat suatu inovasi pemikiran atau suatu gerakan yang sangat hebat dalam persoalan pemikiran, bahkan perang pemikiran menyangkut berbagai aspek kehidupan manusia.
Ghazwul Fikri ini dalam keadaan sekarang maupun berabad-abad yang lalu menurut saya tujuannya agar kaum muslimin menjadi condong sedikit terhadap gaya, perilaku dan pola pikir barat, namun perbedaannya dulu dan sekarang yaitu kehebatan islam saat sekarang ini justru mengalami anti klimaks yang merugikan islam sendiri.
Sudah dijelaskan juga didalam materi apa saja factor internal dan factor eksternal yang menyebabkan kemunduran kaum muslimin
Salah satu factor internal akibat dari jauhnya umat islam dari kitabullah dan As-sunnah, seringkali beberapa orang enggan mempelajari isi Al-Quran dengan persepi bahasa Arab sulit, padahal menurut saya sekarang ini apa saja bisa diterjemahkan dengan bahasa yang mudah dipahami. Bahkan peran orangtua sangat penting dalam membangun jiwa anak yang ingin memahami kitabullah dan as-sunnah.
Kemudian factor dari luar yaitu adanya pertempuran antara haq dan bathil yaitu keimanan dan kekufuran, menurut saya Pertarungan antara keimanan dan kebathilan telah ditaqdirkan sejak dahulu kala. Sejak Iblis laknatullah bersumpah dihadapan Allah swt untuk melestarikan peperangan dengan hamba-hamba Allah dengan dirinya. Sumpah ini tetap lestari sepanjang zaman. Tidak akan berubah selama langit tidak berubah.
Menurut saya pelajaran dari materi ghazwul fikri semoga kita lebih memahami kehebatan islam seperti kaum muslimin terdahulu, dan memahami nilai-nilai yang terkandung didalam al-quran untuk mencapai prinsip-prinsip islam, sehingga kepercayaan diri umat ini akan mengangkat diri agar tidak menjadi orang yang lemah.
Sebagai balasan Fitria 1912120133

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Kurnia Hani02 -
Nama: Kurnia Hani intan permata sari
Npm: 1912120136
Kelas: 2Ak-P4

Assalamualaikum wr.wb
Izin berkomentar umi
Umat Islam di negeri ini merupakan mayoritas, bahkan pertumbuhannya di dunia juga cukup pesat. Akan tetapi, dari jumlah yang besar tersebut sedikit sekali yang benar-benar menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh. Banyak yang masih salah mempersepsikan ajaran Islam yang syamil tersebut, sehingga menimbulkan kerancuan dalam berpikir dan bertindak. Sering didapati pemilahan ajaran Islam, antara urusan agama dengan urusan ekonomi, budaya, politik, ataupun sisi kehidupan yang lain, jauh dari ajaran Islam.

Salah satu di antaranya, akibat pengaruh Ghazwul Fikri atau invasi intelektual, yaitu bentuk perang pemikiran dari orang-orang yang benci dan memusuhi Islam. Serangan atau serbuan pemikiran ini bertujuan merubah pola pikir dan sikap seorang muslim untuk pelan-pelan mengikuti pemikiran dari musuh-musuh Islam, di antaranya Barat, dalam menghancurkan kaum muslimin.

Perang pemikiran atau Ghazwul Fikri ini adalah cara lain dari musuh-musuh Islam, dalam menghancurkan pelan-pelan tanpa disadari dengan mencuci otak kaum muslimin. Ini akibat mereka tidak mampu menghancurkan dan mengalahkan umat Islam secara perang fisik. Penyebabnya adalah umat telah kehilangan nilai, prinsip dan tidak punya paradigma dalam hidup serta konsep hidup tidak jelas.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh talitha nabila syahda -
Assalamualaikum Wr. Wb.
Nama : Talitha Nabila Syahda
NPM : 1912120110
Kelas : 2AK-P4

Memberi komentar:
Seiring dengan perkembangan zaman, ghozwul fikri marak terjadi. Sekarang, lebih efektif memerangi pikiran daripada perang secara fisik. Jika perang fisik, mereka beranggapan akan mengalami kekalahan karena dalam islam dikenal dengan jihad dan mati syahid. Jadi, mereka lebih memilih menggoyahkan pikiran umat muslim untuk mulai berperang. Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim alangkah lebih baik agar mempelajari dan mendalami nilai-nilai pada Al-Qur'an untuk meneguhkan prinsip yang kita miliki. Dengan itu, kita mampu membentengi diri kita dari ghozwul fikri sehingga kita mampu menghadapi berbagai jenis pertempuran apapun yang direncanakan atau direkayasa oleh orang lain.

Izin bertanya, bu. Saya kurang paham pada slide ke-20 ppt yg ibu lampirkan bahwa "mereka dalam proses ghozwul fikri menghafal Al-Qur'an, mempelajari hadist, menguasai tafsir-tafsir untuk melicinkan kemenangan mereka di tataran pemikiran ini."

Maksudnya bagaimana ya bu? Apakah mereka sengaja berniat memperdalam ilmu untuk menyebabkan perang pemikiran terjadi? Bukankah ketika kita memperdalam ilmu dan nilai-nilai di dalam Al-Qur'an maka kita akan terhindar dari perang pemikiran tersebut?

Mohon penjelasannya, bu.
Terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Rahma Safitri -
Nama : Rahma safitri
Npm : 1912120120
Kelas : 2AK-P4

Izin meyampaikan dari apa yang telah saya baca:
Secara bahasa Ghazwul berasal dari kata Ghozwah yang berarti peperangan dan Fikri berasal dari kata Fikr yang berarti pemikiran, secara istilah bisa diartikan sebagai penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat islam guna merubah apa yang ada di dalamnya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah bercampur aduk dengan hal-hal yang tidak islami. Dalam arti luas Ghazwul Fikri adalah cara atau bentuk penyerangan yang senjatanya berupa pikiran, tulisan, ide-ide, teori, argumentasi, dan propaganda.

Namun demikian ghazwul fikri tidak berdiri sendiri. Ia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari metode perang yang bertujuan untuk memurtadkan kaum muslimin dari agamanya, jika tidak tercapai, setidaknya mendangkalkan keagamaan seseorang atau masyarakat. Ia bukan merupakan tahapan peperangan, akan tetapi sebagai pelengkap dan penyempurna cara penyerbuan orang-orang kafir terhadap islam dan umatnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Vira meiliasari -
Nama : Vira meiliasari
Npm : 1912120134
kelas : 2AK -P4 
Assalamuaikum wr, wb.
izin berkomentar umi :
Secara bahasa Ghazwul berasal dari kata Ghozwah yang berarti peperangan dan Fikri berasal dari kata Fikr yang berarti pemikiran,peran pemikiran menyangkut berbagai aspek kehidupan manusia ,tidak hanya mengenal masalah -masalah ilmu pengetahuan , tapi juga seluruh dimensi kehidupan diawali dengan pemikiran itu sendiri ,para ulama berhasil menemukan dan merumuskan sebab-sebab kemunduran kaum muslimin ini ditinjau dari 2 faktor : (1. Factor internal ,2.faktor eksternal )
Perang pemikiran atau ghazwul fikri adalah sebuah cara lain dari barat untuk menghadapi umat islam khususnya dalam merusak sendi-sendi islamsecara keseluruhan. Perang pemikiran ini berbeda dengan perang militer atau fisik.perang pemikiran lebih ΓÇ£mudahΓÇ¥hemat waktu dan biaya bahkan lebih efektif dari pearang fisik yang banyak menguras tenaga dan biaya yang tidak sedikit.
Untuk terhindar dari ghazwul fikri kita harus lebih giat lagi dalam mempelajari agama islam dengan benar dan tekun dan sejarah islam, berkumpul dan berteman dengan orang-orang sholeh dan sholehah amalkan Al-quran dan sunnah, tidak melakukan yang dilarang allah.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Ega Dwi hartati -
Nama : Ega Dwi Hartati
Npm : 1912120125
Kelas : 2Ak-P4
Assalamu'alaikum wr. wb

Memberikan komentar :
Setelah membaca dan memahami dari materi Ghazwul Fikri atau perang pemikiran dapat di simpulkan bahwa dampak dari Ghazwul Fikri adalah sebagai berikut :
1. Perusakan Akhlak, diberbagai media massa, musuh-musuh islam melancarkan program-program yang bertujuan merusak akhlak generasi muslim mulai dari anak-anak, remaja, maupun dewasa. Diantara perusakan itu adalah lewat majalah, televisi, serta musik. Dalam media-media tersebut selalu saja disuguhkan penampilan tokoh-tokoh terkenal yang pola hidupnya jelas-jelas jauh dari islam. Mulai dari cara berpakaian, gaya hidup dan ucapan-ucapan yang mereka lontarkan. Dengan cara itu mereka telah berhasil membuat idola-idola baru yang membuat generasi islam berkiblat kepada mereka.
2. Melarutkan kepribadian islam, Akibat dari itu semua lahirlah generasi muslim yang tidak berkepribadian. Mereka menjadi tidak percaya diri untuk menampakkan identitas keislamanya. Nama-nama, model pakaian, bahasa, gaya hidup, pola pikir, semuanya mereka ganti dengan kebudayaan impor dari barat. Bahkan sebagian mereka mengatakan apabila kita ingin maju maka kita harus menjiplak barat seutuhnya.
3. Pemurtadan, ini adalah program utama dan yang paling jelas dari ghazwul fikri. Setelah hilang semangat keislamanya dan dilanjutkan tumbuhnya kekaguman akan peradaban barat yang semu, maka tahapan selanjutnya adalah menggiring hati kaum muslimin untuk keluar dari agamanya.

Dari dampak berikut upaya yang dapat kita lakukan untuk menangkal Ghazwul Fikri yaitu dengan cara Kenali musuh dan tingkatkan kemampuan diri
Kritis dalam menyaring informasi dari media
Taktik bertahan dan menyerang
Jika sudah tahu semua tentang ghazwul fikri, cara kerja, sasaran, dan dampaknya maka mulai dari sekarang kita tingkatkan pemahaman keislaman kita secara kaffah. Jangan pernah ragu-ragu untuk menampakkan identitas keislaman kita. Dan jangan lupa selalu membaca dan mengkaji Al-quran, sunnah dan hadis karena itulah kekuatan utama umat muslim.
Wassalamualaikum wr. wb
Terimakasih
Sebagai balasan Ega Dwi hartati

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh ima bahrum -
ya tanggapannya bagus , semoga ALLAH melindungi kita dari bahaya ghozwul fikri atau perang yang pada hakikatnya mungkin banyak umat islam yang tidak sadar dengan perangkapnya, misalnya saja dari segi pakaian bayak sekali remaja muslm yang lebih condong dan pd dengan pakaian yang sedang trend walaupn itu terkadang bertentangan dengan syariat islam, dan banyak contohnya yang lain.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh dela marina -
nama : dela marina
npm : 1912120114
kelas : 2ak-p4

Ghazwul Fikri atau perang pemikiran berasal dari kata ghazw dan al-fikr, yang secara harfiah dapat diartikan sebuah ΓÇ£perang pemikiranΓÇ¥ maksudnya ialah upaya-upaya gencar pihak musuh-musuh allah untuk meracuni pemikiran umat Islam agar jauh dari Islamnya,lalu akhirnya membeci islam,dan pada tingkat akhir Islam habis keakar-akarnya. kaum muslimin menjadi condong sedikit terhadap gaya, perilaku dan pola pikir barat, namun perbedaannya dulu dan sekarang yaitu kehebatan islam saat sekarang ini justru mengalami anti klimaks yang merugikan islam sendiri. Perang pemikiran atau Ghazwul Fikri ini adalah cara lain dari musuh-musuh Islam, dalam menghancurkan pelan-pelan tanpa disadari dengan mencuci otak kaum muslimin.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi Pertemuan ke-9

oleh Riska Arianti Putri Ramadani -
Assalamualaikum wr.wb
Nama : Riska Arianti Putri
Ramadani
Npm : 1912120135
Kelas : 2AKP4

Izin memberikan tanggapan dari materi yang diberikan. Umat Islam merupakan mayoritas yang ada di seluruh
negeri dan eprtumbuhannya pun sangat pesat, di indonesia sendiri pun umat islam merupakan mayoritas. Akan tetapi, dari jumlah yang besar tersebut sedikit sekali yang benar-benar menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh.

Banyak yang masih salah mempersepsikan ajaran Islam yang syamil tersebut, sehingga menimbulkan kerancuan dalam berpikir dan bertindak.

akibat pengaruh ghazwul fikri atau invasi intelektual, yaitu bentuk perang pemikiran dari orang-orang yang benci dan memusuhi Islam. Serangan atau serbuan pemikiran ini bertujuan mengubah pola pikir dan sikap seorang muslim untuk pelan-pelan mengikuti pemikiran dari musuh-musuh Islam, di antaranya Barat, dalam menghancurkan kaum Muslimin.

Perang pemikiran atau ghazwul fikri ini adalah cara lain dari musuh-musuh Islam, dalam menghancurkan pelan-pelan tanpa disadari dengan mencuci otak kaum Muslimin. Ini akibat mereka tidak mampu menghancurkan dan mengalahkan umat Islam secara perang fisik.
ΓÇÄBahaya ghazwul fikri akan menyeret seseorang ke dalam jurang kesesatan dan kekafiran tanpa terasa.

Agar terhindar dari Ghazwul fikri, kita harus dapat lebih sadar dan mawas diri, serta mengkaji kebenaran ajaran Islam yang telah diatur dalam manhaj yang murni dan beramal dengannya. Membina kepribadian dan karakter yang luhur secara estafet terhadap generasi-generasi Islam, ukhuwah islamiyah dan persatuan umat, dan juga yang paling penting kita dapat meningkatkan kesabaran je tingkat yang lebih tinggi.
Semoga Allah selalu melindungi kita semua aamiin

Wassalamualaikum wr.wb