BERIKANLAH TANGGAPAN KALIAN TENTANG STRUKTUR ORGANISASI TEMPAT KALIAN BEKERJA, APA TOLAK UKUR KINERJA (KPI) UNTUK MENDAPATKAN PROMOSI PADA JABATAN TERTENTU, APAKAH PERUSAHAAN ANDA TELAH MEMILIKI KPI
FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Yonathan Albert Riyanto -
Key Performance Indicator atau KPI adalah sebuah alat ukur dan cara yang digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengukur sejauh mana kinerja sebuah perangkat organisasi atau karyawan dalam memenuhi tujuan strategis maupun operasional mereka
Tolak ukur untuk mencapai promosi pada jabatan, setiap perusahaan memiliki kesepakatan antara karyawan dengan Pihak perusahaan untuk mencapai target, setiap karyawan diiberi 3 - 5 KPI dan 5 sampai 7 KPI bagi jabatan yang sudah tinggi.
Tolak ukur untuk mencapai promosi pada jabatan, setiap perusahaan memiliki kesepakatan antara karyawan dengan Pihak perusahaan untuk mencapai target, setiap karyawan diiberi 3 - 5 KPI dan 5 sampai 7 KPI bagi jabatan yang sudah tinggi.
Sebagai balasan Yonathan Albert Riyanto
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
seperti apa struktur organisasi di perusahaan tempatmu bekerja dan apa tolak ukur kinerja nya untuk mendapatkan promosi jabatan
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh MarcheriaAwalia Shaputri -
Untuk mendapatkan promosi jabatan di perusahaan tempat saya bekerja diukur dari kinerja para karyawan, kinerja kerja yang baik, mau memberi saran serta terima saat di kritik, tidak terburu-buru saat bekerja, dan lebih sering memberi solusi dibanding komplain, mau berbagi pengetahuan kepada sesama karyawan, selalu mengembngkan kemampun yang dimiliki, serta selalu meningkatkan prestasi yang dimiliki, hal ini dapat membantu untuk mendapatkan promosi pada suatu jabatan.
Sebagai balasan MarcheriaAwalia Shaputri
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
jelaskan seperti apa struktur organisasi di perusahaanmu dan mengapa penting struktur organisasi di dalam sebuah perushaan
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Cherlita a -
struktur organisasi tempat saya bekerja yaitu Lotte Shopping Indonesia (Lotte Grosir Lampung)
Struktur organisasi merupakan kerangka kerja menggambarkan hubungan dan batasan yang jelas dalam pemberian wewenang dan tanggung jawab dari setiap bagian yang ada dalam organisasi. Dengan adanya struktur organisasi ini akan memudahkan dalam pencapaian tujuan perusahaan secara efektif dan efesien. Di dalam struktur organisasi terdapat gambaran mengenai pembagian kerja dan hubungan kerjasama antara fungsi-fungsi, bagian-bagian maupun orang dengan kedudukan, tugas, wewenang serta tanggung jawab yang berbeda serta kepada siapa bertanggung jawab untuk memperoleh efisien dan efektifitas dalam penanganan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya pada suatu perusahaan.
APA TOLAK UKUR KINERJA (KPI) UNTUK MENDAPATKAN PROMOSI PADA JABATAN TERTENTU,
Apapun proses bisnis dan langkah strategis yang ditentukan oleh organisasi, harus dapat diukur dan dipantau perkembangan dan pelaksanaannya.
Key Performance Indicator (KPI) adalah suatu pengukuran yang bersifat kuantitatif yang berfokus kepada faktor-faktor kunci penentu keberhasilan dari suatu organisasi. Di sisi lain, KPI juga memberikan informasi penting yang diperlukan untuk menentukan dan menjelaskan bagaimana proses bisnis bisa berlangsung dari waktu ke waktu. Sebagai ukuran indikator kunci, KPI mengarahkan segenap komponen organisasi baik secara kolektif maupun individu untuk berfokus pada aktivitas-aktivitas kunci yang memiliki dampak signifikan terhadap pencapaian tujuan perusahaan. KPI juga memberikan informasi yang lebih obyektif dan terstruktur mengenai sejauh mana organisasi mampu mewujudkan target yang telah ditetapkan dan mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan performa organisasi dengan lebih baik lagi. Bahkan, disamping hal tersebut di atas, KPI juga digunakan untuk:
Mengevaluasi kinerja setiap karyawan secara lebih obyektif dan teratur, sehinga mengurangi tingkat subyektifitas yang sering terjadi dalam proses penilaian kinerja karyawan.
Menyediakan umpan balik (feedback) bagi setiap karyawan. Sehingga mampu mendorong kinerja karyawan kearah yang lebih baik karena umpan balik merupakan salah satu faktor penting yang dapat memacu seseorang untuk menjadi lebih baik.
Menciptakan proses pembinaan karyawan secara lebih transparan dan sistematis.
Digunakan sebagai dasar career planning dengan memberikan pelatihan yang tepat.
Penyusunan KPI sendiri dapat mengacu kepada dua subyek, yaitu KPI yang bersifat operasional atau teknis, yang mengacu kepada job description setiap jabatan dan KPI yang bersifat strategis yang disusun berdasarkan inisiatif strategi organisasi. Baik KPI yang bersifat operasional dan strategis, harus memenuhi kriteria SMART, yakni:
Specific, artinya detail dan fokus. Sehingga penyusunan KPI harus mengerucut dan menggambarkan apa yang ingin diraih.
Measurable artinya terukur. Sasaran kinerja yang disusun harus dapat diukur dengan satuan ukuran seperti rupiah, volume, atau angka nominal.
Achievable artinya realistis dan dapat dicapai. Karenanya penyusunan KPI harus sesuai dengan kondisi organisasi.
Relevant artinya berkaitan dengan tugas pokok dan pekerjaan keseharian. Dengan demikian, KPI yang ditetapkan menjadi lebih tajam bagi peningkatan kinerja bisnis secara keseluruhan.
Time artinya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target penyelesaian penilaian dengan KPI memiliki target waktu yang jelas.
Dengan menerapkan ukuran indikator-indikator kunci pada proses bisnis dan inisiatif strategi inilah, setiap organisasi dapat memonitor kinerjanya secara obyektif dan memfokuskan dirinya untuk mencapai sasaran kunci yang memiliki dampak pada pertumbuhan dan pencapaian tujuan yang ditetapkan.
APAKAH PERUSAHAAN ANDA TELAH MEMILIKI KPI
iya
Struktur organisasi merupakan kerangka kerja menggambarkan hubungan dan batasan yang jelas dalam pemberian wewenang dan tanggung jawab dari setiap bagian yang ada dalam organisasi. Dengan adanya struktur organisasi ini akan memudahkan dalam pencapaian tujuan perusahaan secara efektif dan efesien. Di dalam struktur organisasi terdapat gambaran mengenai pembagian kerja dan hubungan kerjasama antara fungsi-fungsi, bagian-bagian maupun orang dengan kedudukan, tugas, wewenang serta tanggung jawab yang berbeda serta kepada siapa bertanggung jawab untuk memperoleh efisien dan efektifitas dalam penanganan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya pada suatu perusahaan.
APA TOLAK UKUR KINERJA (KPI) UNTUK MENDAPATKAN PROMOSI PADA JABATAN TERTENTU,
Apapun proses bisnis dan langkah strategis yang ditentukan oleh organisasi, harus dapat diukur dan dipantau perkembangan dan pelaksanaannya.
Key Performance Indicator (KPI) adalah suatu pengukuran yang bersifat kuantitatif yang berfokus kepada faktor-faktor kunci penentu keberhasilan dari suatu organisasi. Di sisi lain, KPI juga memberikan informasi penting yang diperlukan untuk menentukan dan menjelaskan bagaimana proses bisnis bisa berlangsung dari waktu ke waktu. Sebagai ukuran indikator kunci, KPI mengarahkan segenap komponen organisasi baik secara kolektif maupun individu untuk berfokus pada aktivitas-aktivitas kunci yang memiliki dampak signifikan terhadap pencapaian tujuan perusahaan. KPI juga memberikan informasi yang lebih obyektif dan terstruktur mengenai sejauh mana organisasi mampu mewujudkan target yang telah ditetapkan dan mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan performa organisasi dengan lebih baik lagi. Bahkan, disamping hal tersebut di atas, KPI juga digunakan untuk:
Mengevaluasi kinerja setiap karyawan secara lebih obyektif dan teratur, sehinga mengurangi tingkat subyektifitas yang sering terjadi dalam proses penilaian kinerja karyawan.
Menyediakan umpan balik (feedback) bagi setiap karyawan. Sehingga mampu mendorong kinerja karyawan kearah yang lebih baik karena umpan balik merupakan salah satu faktor penting yang dapat memacu seseorang untuk menjadi lebih baik.
Menciptakan proses pembinaan karyawan secara lebih transparan dan sistematis.
Digunakan sebagai dasar career planning dengan memberikan pelatihan yang tepat.
Penyusunan KPI sendiri dapat mengacu kepada dua subyek, yaitu KPI yang bersifat operasional atau teknis, yang mengacu kepada job description setiap jabatan dan KPI yang bersifat strategis yang disusun berdasarkan inisiatif strategi organisasi. Baik KPI yang bersifat operasional dan strategis, harus memenuhi kriteria SMART, yakni:
Specific, artinya detail dan fokus. Sehingga penyusunan KPI harus mengerucut dan menggambarkan apa yang ingin diraih.
Measurable artinya terukur. Sasaran kinerja yang disusun harus dapat diukur dengan satuan ukuran seperti rupiah, volume, atau angka nominal.
Achievable artinya realistis dan dapat dicapai. Karenanya penyusunan KPI harus sesuai dengan kondisi organisasi.
Relevant artinya berkaitan dengan tugas pokok dan pekerjaan keseharian. Dengan demikian, KPI yang ditetapkan menjadi lebih tajam bagi peningkatan kinerja bisnis secara keseluruhan.
Time artinya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target penyelesaian penilaian dengan KPI memiliki target waktu yang jelas.
Dengan menerapkan ukuran indikator-indikator kunci pada proses bisnis dan inisiatif strategi inilah, setiap organisasi dapat memonitor kinerjanya secara obyektif dan memfokuskan dirinya untuk mencapai sasaran kunci yang memiliki dampak pada pertumbuhan dan pencapaian tujuan yang ditetapkan.
APAKAH PERUSAHAAN ANDA TELAH MEMILIKI KPI
iya
Sebagai balasan Cherlita a
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
seperti apa struktur organisasi di Lotte, dan apa yang Anda ketahui tentang kekuasaan (Power)
Sebagai balasan Rendra Saputra
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Cherlita a -
Struktur organisasi di Lotte yaitu dimana berbentuk garis dan staff,
Dimana pemimpin tertinggi adalah general manager, dan general manager memberikan wewenang dan tanggung jawab kepada bawahannya masing masing sesuai tugasnya.
Dimana di Lotte terdapat 7 divisi yaitu
1. Divisi GMS
2. Divisi fress
3. Divisi Dry food
4. Divisi GR
5. Divisi Cashier
6. Divisi CDM
7. Divisi NBM
Masing masing divisi terdiri dari 7 manager, 7 secion head(SH), dan bawahan lainnya disebut staff
Masing masing terdapat tugas sesuai yang ditujukan oleh atasan
Kekuasan (power)
Seperti namanya, Kekuasaan jenis ini adalah kekuasaan yang menggunakan Balas Jasa atau Reward untuk memengaruhi seseorang untuk bersedia melakukan sesuatu sesuai keinginannya, seperti jika kita berkerja dengan baik dan sesuai target yang ditujukan toko,jika berhasil dan mencapai nya bisa naik jabatan atau penghargaan
Dimana pemimpin tertinggi adalah general manager, dan general manager memberikan wewenang dan tanggung jawab kepada bawahannya masing masing sesuai tugasnya.
Dimana di Lotte terdapat 7 divisi yaitu
1. Divisi GMS
2. Divisi fress
3. Divisi Dry food
4. Divisi GR
5. Divisi Cashier
6. Divisi CDM
7. Divisi NBM
Masing masing divisi terdiri dari 7 manager, 7 secion head(SH), dan bawahan lainnya disebut staff
Masing masing terdapat tugas sesuai yang ditujukan oleh atasan
Kekuasan (power)
Seperti namanya, Kekuasaan jenis ini adalah kekuasaan yang menggunakan Balas Jasa atau Reward untuk memengaruhi seseorang untuk bersedia melakukan sesuatu sesuai keinginannya, seperti jika kita berkerja dengan baik dan sesuai target yang ditujukan toko,jika berhasil dan mencapai nya bisa naik jabatan atau penghargaan
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh ADI NURDIANSYAH -
Ada beberapa indikator penilaian/tolak ukur ditempat saya untuk mendapatkan promosi jabatan.
-Karyawan Yang Loyal Dan Berintegritas.
Jika seorang karyawan loyal dan berintegritas, sudah dipastikan ia akan menyelesaikan pekerjaan atau tugasnya dengan baik. Meskipun pekerjaan atau tugasnya itu tergolong berat maka karyawan tersebut akan berusaha untuk menyelesaikannya dengan kesabaran dan ketelitian. Dengan demikian, karyawan itu berhak mendapat promosi naik jabatan jika sudah teruji beberapa kali mampu menyelesaikan tugas pekerjaan dengan baik.
-Kreatif Dan Inisiatif.
Indikator yang bisa dipakai untuk naik promosi jabatan terhadap jabatan tertentu, mungkin syarat tingkat inisiatif dan kreatif. Inisiatif dan kreatif dapat menjadi indikator kenaikan pangkat. Dalam persaingan yang ketat di dunia kerja, terus menerus diperlukan kreativitas dan inisiatif yang tinggi bagi setiap karyawan. Dengan ini mereka mampu menjadi produktif dan berbeda dengan yang lainnya.
-Profesional Dalam Bekerja.
Dengan bersikap profesional, karyawan yang mendapat promosi jabatan ini dapat diandalkan di jenjang karir berikutnya yang lebih tinggi. Disertai dengan sikap kooperatif atau mau bekerja sama dengan tim kerjanya, membuat sikap profesional ini sangat diperlukan bagi seseorang yang naik jabatan. Salah satu contoh sikap profesional adalah mau bertanya kepada tim kerjanya meskipun dia berjabatan tinggi dan tetap rendah hati dalam bekerja.
-Karyawan Yang Loyal Dan Berintegritas.
Jika seorang karyawan loyal dan berintegritas, sudah dipastikan ia akan menyelesaikan pekerjaan atau tugasnya dengan baik. Meskipun pekerjaan atau tugasnya itu tergolong berat maka karyawan tersebut akan berusaha untuk menyelesaikannya dengan kesabaran dan ketelitian. Dengan demikian, karyawan itu berhak mendapat promosi naik jabatan jika sudah teruji beberapa kali mampu menyelesaikan tugas pekerjaan dengan baik.
-Kreatif Dan Inisiatif.
Indikator yang bisa dipakai untuk naik promosi jabatan terhadap jabatan tertentu, mungkin syarat tingkat inisiatif dan kreatif. Inisiatif dan kreatif dapat menjadi indikator kenaikan pangkat. Dalam persaingan yang ketat di dunia kerja, terus menerus diperlukan kreativitas dan inisiatif yang tinggi bagi setiap karyawan. Dengan ini mereka mampu menjadi produktif dan berbeda dengan yang lainnya.
-Profesional Dalam Bekerja.
Dengan bersikap profesional, karyawan yang mendapat promosi jabatan ini dapat diandalkan di jenjang karir berikutnya yang lebih tinggi. Disertai dengan sikap kooperatif atau mau bekerja sama dengan tim kerjanya, membuat sikap profesional ini sangat diperlukan bagi seseorang yang naik jabatan. Salah satu contoh sikap profesional adalah mau bertanya kepada tim kerjanya meskipun dia berjabatan tinggi dan tetap rendah hati dalam bekerja.
Sebagai balasan ADI NURDIANSYAH
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
Dalam setiap badan usaha maupun organisasi, pastilah banyak kendala maupun faktor-faktor yang mempengaruhi badan usaha maupun organisasi tersebut. jelaskan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi organisasi tersebut
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Andi Budiman -
Ditempat saya bekerja sudah memiliki sistem KPI yang mana semua berhak memberikan penilaian bukan hanya dari pihak atasan namun dari setiap rekan kerja pun wajib memberikan nilai kepada karyawan lainnya. Yang menjadi tolak ukur KPI ditempat saya bekerja yaitu bagaimana sistem kerjanya yang diberikan, Kedisiplinan, keramah tamahan terhadap rekan kerja dll. KPI ditempat saya bekerja menjadi tolak ukur untuk menjadi karyawan The Best di setiap semester nya yang mana predikat The Best tersebut juga menjadi acuan bagi setiap karyawan kontrak yang ingin menjadi karyawan tetap dengan peraturan wajib mendapatkan predikat The Best minimal 2kali.
Untuk sistem/struktur organisasi ditempat saya bekerja menurut saya sudah memenuhi kriteria yang ada dan sudah diterapkan dengan baik.
Untuk sistem/struktur organisasi ditempat saya bekerja menurut saya sudah memenuhi kriteria yang ada dan sudah diterapkan dengan baik.
Sebagai balasan Andi Budiman
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
seberapa penting struktur organisasi untuk sebuah perusahaan menurut anda
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Yatani Waruwu -
Selamat sore pak
Maaf pak saya Hasil dari ptomosi jabatan adalah deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan
Selain itu Promosi jabatan memiliki tujuan yang penting dalam perusahaan antara lain:
Sebagai acuan dalam merekrut karyawan dan seleksi
Sebagai acuan mengevaluasi kerja seperti menetapkan kompensasi yang adil
Sebagai acuan menganalisa dalam desain pekerjaan
Sebagai acuan menganalisa pekerjaan dalam kompensasi dan manfaat
Sebagai acuan meninjau dalam hal penilaian kinerja
Sebagai acuan penilaian kebutuhan pelatihan dan pengembangan
Untuk meningkatkan produktivitas,
Dan di tempat kerja saya masih belum ada pak
Terimakasih
Maaf pak saya Hasil dari ptomosi jabatan adalah deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan
Selain itu Promosi jabatan memiliki tujuan yang penting dalam perusahaan antara lain:
Sebagai acuan dalam merekrut karyawan dan seleksi
Sebagai acuan mengevaluasi kerja seperti menetapkan kompensasi yang adil
Sebagai acuan menganalisa dalam desain pekerjaan
Sebagai acuan menganalisa pekerjaan dalam kompensasi dan manfaat
Sebagai acuan meninjau dalam hal penilaian kinerja
Sebagai acuan penilaian kebutuhan pelatihan dan pengembangan
Untuk meningkatkan produktivitas,
Dan di tempat kerja saya masih belum ada pak
Terimakasih
Sebagai balasan Yatani Waruwu
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
jelaskan seperti apa struktur organisasi yang ada di perusahaanmu
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh raudina amalia -
Struktur organisasi yaitu mengambarkan hubungan dan batasan yang jelas dalam wewenang dan tanggung jawab dari setiap bagian yg di dalam organisasi.
Mendapatkan jabaran di perusahaan diukur dari:kinerja para karyawan,kinerja yg baik,memberi saran dan menerima kritikkan,tidak buru" dalam bekerja,saling membagi pengetahuan sesama karyawan,selalu meningkatkan prestasi atau kemampuan yg ada
Mendapatkan jabaran di perusahaan diukur dari:kinerja para karyawan,kinerja yg baik,memberi saran dan menerima kritikkan,tidak buru" dalam bekerja,saling membagi pengetahuan sesama karyawan,selalu meningkatkan prestasi atau kemampuan yg ada
Sebagai balasan raudina amalia
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
jelaskan struktur organisasi yang ada di perusahaanmu dan seberapa penting struktur organisasi bagi sebuah perusahaan
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Egga Wulandari -
Struktur organisasi diperusahaan sudah sesuai dengan wewenang masing" jabatan mulai dari kepala toko sampai kasir.
Perusahaan sudah menerapkan KPI disini saya mengambil contoh toko retail yaitu Indomaret,penilaian KPI diberikan kepada kepala toko untuk menilai toko yang dipegangnya dan personil toko. Penilaian KPI menggunakan sistem point untuk penilainya mulai dari 10 hingga 30 point per indikator dan jumlahnya yaitu 100 point perhari ,yaitu penilaian 10 point untuk penampilan dan kehadiran,30 point untuk penilaian target penjualan barang promosi yg telah ditentukan perhari,30 point untuk penilaian plus & minus kasiran,dan cansel barang,30 point untuk barang jmlah brang yg diretur perharinya.Akumulasi nilai akan diberitahu pada saat meeting kepala toko dan apabila toko yang mendapat nilai KPI tertinggi akan mendapatkan reward dan naik jabatan.
Perusahaan sudah menerapkan KPI disini saya mengambil contoh toko retail yaitu Indomaret,penilaian KPI diberikan kepada kepala toko untuk menilai toko yang dipegangnya dan personil toko. Penilaian KPI menggunakan sistem point untuk penilainya mulai dari 10 hingga 30 point per indikator dan jumlahnya yaitu 100 point perhari ,yaitu penilaian 10 point untuk penampilan dan kehadiran,30 point untuk penilaian target penjualan barang promosi yg telah ditentukan perhari,30 point untuk penilaian plus & minus kasiran,dan cansel barang,30 point untuk barang jmlah brang yg diretur perharinya.Akumulasi nilai akan diberitahu pada saat meeting kepala toko dan apabila toko yang mendapat nilai KPI tertinggi akan mendapatkan reward dan naik jabatan.
Sebagai balasan Egga Wulandari
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
seberapa pentingkah struktur organisasi bagi sebuah perusahaan
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Putri Pratiwi -
Struktur organisasi tempat saya bekerja terdiri dari Komisaris Utama, Komistaris Independen, Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Bisnis I, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
Tolak ukur kinerja (KPI) untuk mendapatkan promosi pada jabatan tempat saya bekerja adalah dengan mengukur kinerja karyawan, pencapaian target tiap bulan, dan keaktifan setiapkaryawan.
Tempat saya berkerja telah memiliki KPI
Tolak ukur kinerja (KPI) untuk mendapatkan promosi pada jabatan tempat saya bekerja adalah dengan mengukur kinerja karyawan, pencapaian target tiap bulan, dan keaktifan setiapkaryawan.
Tempat saya berkerja telah memiliki KPI
Sebagai balasan Putri Pratiwi
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
apa yang Anda ketahui terkait wewenang Lini, staf, dan Fungsional
Sebagai balasan Rendra Saputra
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Putri Pratiwi -
Wewenang lini adalah wewenang dimana atasan melakukannya atas bawahannya langsung.
Wewenang staff adalah hak yang dipunyai oleh satuan-satuan staf atau para spesialis untuk menyarankan, memberi rekomendasi, atau konsultasi kepada personalia ini.
Wewenang fungsional merupakan tipe ketiga dari struktur yang ditemukan dalam organisasi baik secara temporer atau permanen.
Perbedaan antara struktur line and staff dan fungsional adalah pada fungsional, staf ahli melaksanakan wewenang langsung atas beberapa jalur aktivitas departemen. Kadang- kadang wewenag fungsional adalah hasil dari kebijakan tak tertulis.
Wewenang staff adalah hak yang dipunyai oleh satuan-satuan staf atau para spesialis untuk menyarankan, memberi rekomendasi, atau konsultasi kepada personalia ini.
Wewenang fungsional merupakan tipe ketiga dari struktur yang ditemukan dalam organisasi baik secara temporer atau permanen.
Perbedaan antara struktur line and staff dan fungsional adalah pada fungsional, staf ahli melaksanakan wewenang langsung atas beberapa jalur aktivitas departemen. Kadang- kadang wewenag fungsional adalah hasil dari kebijakan tak tertulis.
Sebagai balasan Putri Pratiwi
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh Rendra Saputra -
ok, apakah ada pertanyaan putri utk materi hari ini
Sebagai balasan Kiriman pertama
Re: FORUM DISKUSI MANAJEMEN BISNIS DAN FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (Part 2)
oleh tira amabel -
ditempat saya bekerja, tidak ada tolak ukur kinerja (KPI untuk mendapatkan promosi jabatan tertentu. selama pangkat sudah memenuhi kemungkinan bisa mendapatkan promosi sangat besar apalagi ketika seseorang itu memeliki koneksi🤦‍♀️👍