Diskusi materi pertemuan ke 9

Jumlah balasan: 49

Ruang ini diperuntukkan diskusi , sehingga kalian diharapkan dapat mendiskusikan materi hari ini , baik dengan sesama kelompok dan atau dengan kelompok lain. Setiap anggota di dalam kelompok diharapkan berpartisipasi dalam diskusi berupa tanggapan. 

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Deasy Gayatri -
Assalamualaikum wrwb, Izin menanggapi materi ke 9 Bun,

Dalam proses pengorganisasian, manajer harus memiliki beberapa kemampuan sebagai berikut agar tujuan organisasi dan struktur organisasi berjalan dengan baik :
1. Penggunaan kekuasaan dengan baik dan bijak
2. Memiliki pengendalian yang baik, agar aktivitas yang dilakukan sumberdaya organisasi dapat mencapai tujuan.
3. Dapat memotivasi baik diri sendiri maupun karyawan.
4. Memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni kepada karyawan dan sumberdaya organisasi, agar visi misi perusahaan/organisasi dapat dimengerti dan tersampaikan dengan baik.
5. Memiliki taktik mempengaruhi yang baik.

Seorang manajer haruslah pula dapat menempatkan karyawan sesuai dengan bidang yang dikuasai, agar tugas ataupun aktivitas organisasi lebih efektif, efisien dan optimal. Jika seorang manajer tidak memiliki salah satu kemampuan diatas maka aktivitas pun dapat terlambat dan kurang seimbang,bahkan dapat menimbulkan permasalahan.
Contohnya saja jika seorang manajer tidak memiliki kemampuan concurrent control yang baik, maka tujuan organisasi tidak tercapai dengan baik selama proses sehingga kinerja atau aktivitas menjadi terlambat terhambat tidak sesuai dengan goal setting perusahaan.

Terima kasih
Sebagai balasan Deasy Gayatri

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh mieke rahayu -
Waalaikumsalam Deasy, tanggapunmu bagus, namun ada pertanyaan bunda, bagaimana jika penempatan seseorang tidak sesuai dengan bidang ilmu , sementara organisasi membutuhkan karyawan, bisa terjadi kan Deasy? atau ada yang bisa menanggapi ?
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh mieke rahayu -
Selanjutnya , salah satu faktor yang mempengaruhi struktur organisasi adalah lingkungan organisasi..nah, kondisi saat ini tentu lingkungan sangat berpengaruh, jika Saudara sebagai pengambil keputusan,lingkungan seperti apa yang Saudara lakukan agar kondisi lingkungan kerja tetap kondusif.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Rike Oktavianika -
Salah satu nya dengan carya lingkungan tetap kondusif di dalam pandemi covid19 ini maka dibutuhkan lingkungan kerja melalui online/daring. Dengan begitu komunikasi antar organisasi serta kondusif nya kerja tetap berjalan dengan semestinya.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Dewi fitriyani -
assalamualaikum bunda izin menganggapi.
cara saya membuat lingkungan tetap kondusif itu dengan cara cara ini.
1.memahami motivasi sangat penting
2.membuat pekerjaan menjadi hal yang menyenangkan
3.tunjangan dan fasilitas yang kompetitif
4.meningkatkan keahlian dan pengetahuan
5.saling menghormati sesama
terimakasih,wassalamu wr.wb.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Deasy Gayatri -
Tentu nya baik sebagai manajer ataupun karyawan menginginkan lingkungan yang kondusif dan nyaman, semisal saya sebagai pengambil keputusan ingin membuat lingkungan kondusif dengan cara, menerapkan kedisiplinan, memotivasi dan transparan terhadap karyawan, tidak kaku, banyak bertukar pikiran atau berbagi ide dan pemikiran, mendengarkan keluhan karyawan dengan baik dan mengajak untuk selalu berfikir positif, memberikan tempat terbaik untuk bekerja.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Kiki Nursafitri -
Lingkungan yang akan saya lakukan agar kondisi lingkungan kerja tetap kondusif pada saat kondisi sperti ini adalah mekakukan marketing secara online agar perusahaan trus berjalan,dan bisa berhubungan dengan anggota organisasi, konsumen,partner bisnis,pensuplay dlll ini akan menciptakan lingkungan yang baru dan pastinya perlu adaptasi yang baru maka jika suatu saat pandemi berakhir perusahaan akan semakin maju karena dapat menjual atau berhbungan bisnis lewat offline maupun online
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Deasy Gayatri -
Banyak contoh yang sudah terjadi di dunia kerja bun, seperti contoh seseorang yang mendalami ilmu hukum bekerja di sektor perbankan, terdapat beberapa kemungkinan menurut saya,
1. jika karyawan tersebut memiliki soft skill di penempatannya tersebut itu tidaklah menjadi masalah, hanya saja perlu penyesuaian dan lebih bnyak belajar agar pekerjaannya pun lebih ringan dan diselesaikan dengan cepat dan tepat.
2. Apabila perusahaan tersebut mengetahui dan tetap menerima karyawan tersebut (yang pastinya sudah melihat CV nya) perlu adanya bimbingan untuk karyawan tsb yang saya ketahui setiap karyawan baru biasanya ada pelatihan untuk menyesuaikan dengan perusahaan, itu termasuk salah satu solusi agar perusahaan dapat berjalan dengan baik, dan baik karyawan atau pun perusahaan harus siap dengan konsekuensi yang telah di ambil.

Jadi menurut saya seperti itu bun, ada solusi dibeberapa kekurangan kemampuan yang seharusnya dimiliki manajer, pasti ada 1 yang menonjol, manajer dapat memotivasi dan berkomunikasi dengan baik dan menjelaskan tujuan2 perusahaan dengan jelas dan dapat di mengerti.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Haikal Kurnia Cipta -
Yaitu dengan cara melakukan pembimbingan terhadap karyawan tersebut, beri waktu iya untuk memahami lingkup bidang, lihat progres yang iya kerjakan, bila selama di beri waktu progres iya bagus maka patut untuk dipertahankan dan jika dalam waktu yang telah diberikan tidak menghasilkan hasil kerja yang baik maka perlu adanya pembenahan atau melakukan pergantian pegawai sesuai dengan ilmu bidangnya.
Sebagai balasan Haikal Kurnia Cipta

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh mieke rahayu -
Deasy dan Haikal bagus alur pikir kalian...ya artinyajika tidak sesuai bidang maka solusinya ya tanggapan kalian tadi...dan intinya, proses adaptasi itu berawal dari diri kita dan perusahaan mempunyai pertimbangan sendiri dalm mencari dan membutuhkan tenaga kerja. Good kalian berdua...
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Rike Oktavianika -
Izin menanggapi pertanyaan bunda yang diajukan kepada Deasy. Menurut saya bisa terjadi bun. Karna apabila seseorang telah ditempatkan namun bukan dibidang nya maka karyawan tersebut harus tetap bertanggung jawab dengan penempatan yang telah dipilihkan kepada karyawan tersebut. Dengan mendalami ilmu yang belum karyawan itu bisa, maka semuanya akan terkendali.
Sekian mungkin tanggapan dari saya Terimakasih.
Sebagai balasan mieke rahayu

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Kiki Nursafitri -
Izin menanggapi bun
Penempatan tenaga yang tidak sesuai dengan kompetensi dimana kryawan dipekerjakan pada bagian bukan bidangnya yakni maka dapat diketahui bahwa kinerja yang dicapai tidak akan maksimal sehubungan dengan kompetensi yang ada tidak dilakukan sebagaimana fungsinya.
Meskipun organisasi membutuhkan karyawan jika tidak ditempatkan dengan kompetensi yang dimiliki karyawan maka akan cenderung mendapatkan kinerja perusahaan yang menurun
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Gio Vani -
izin bertanya bu, dalam 8 taktik mempengaruhi disitu ada Taktik menjilat, apa itu taktik menjilat?, mohon penjelasannya🙏
Sebagai balasan Gio Vani

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Ade Saputro -
Izin menanggapi pertanyaan dari Geo Vani

Taktik menjilat, merupakan suatu perilaku yang membuat seseorang merasa lebih enak, misalnya memberi pujian. Taktik ini selain dapat manipulatif, juga dapat memperkuat hubungan dengan pengikut dan meningkatkan referent point dari pemimpin.
Sebagai balasan Ade Saputro

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh mieke rahayu -
Baik Giovani, Ade Saputro sudah memberikan tanggapan . Bunda tambahkan ya, biasanya untuk mencari kredibilitas di mata pimpinan, perilaku seseorang itu bisa saja berubah, mencari bentuk unggulan diri, penghargaan , meskipun dia tidak melakukan kegiatan tersebut. Indikasinya adalah mendapat pujian atau penghargaan. Sebaiknya, kalian sebagai generasi muda , tidak perlu dengan taktik ini jika ingin memiiliki reputasi baik, belajarlah dengan melakukan semua kegiatan dengan tujuan yang baik., manfaatkan potensi dan kompetensi dengan baik, meskipun semua organisasi pasti ada kelompok atau individu melakukan taktik seperti ini. bagaimana?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Kiki Nursafitri -
Assalamualaikum bunda izinn menanngapi ya bun tentang materi 9 saya ingin bertanya nih bun apa yang dimaksud dengan
Ada 3 kategori komunikasi :
Komunikasi informatif?
Komunikasi rekreatif?
Komunikasi persuasif?
Dan apa perbedaan efek yang ditimbulkan atas komunikasi tersebut ya bun?
Terimakasih bun

Wassalamualaikum wr.wb
Sebagai balasan Kiki Nursafitri

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh mieke rahayu -
Waalaikumsalam..Kiki...komunikasi informatif, rekreatif dan persuasif tentu memiliki efek masing-masing bagi si penerima pesan dan semua tentu tergantung dari pesan yang disampaikan. Jika pesan yang disampaikan relevan dan pas pengenaannya bagi si penerima pesan , tentu menyenangkan dan bisa jadi setelah itu si penerima pesan mau melakukan sesuatu bahkan tidak sama sekali. Bagaimana ?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh yeni yunita -
Assalamualaikum wrwb.
Izin bertanya tentang materi ke-9 bun,

Pada obyek pengendalian itu kan terdapat beberapa poin,salah satunya pengendalian output.
Itu mksudnya gimana ya bun?

Terimakasih
Sebagai balasan yeni yunita

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Yusi Ermawati -
Bunda izin menangapi yeni yunita
output controls) ialah pengendalian intern untuk mendeteksi jangan sampai informasi yang disajikan tidak akurat, tidak lengkap, tidak mutakhir datanya, atau didistribusikan kepada orang- orang yang tidak berhak. Kemungkinan resiko yang dihadapi yang terkait dengan keluaran ialah seperti telah disebutkan di atas: laporan tidak akurat, tidak lengkap, terlambat atau data tidak uptodate, banyak item data yang tidak relevan, bias, dibaca oleh pihak yang tidak berhak. Dalam sistem yang sudah lebih terbuka (menggunakan jaringan komuni-kasi publik) potensi akses oleh hacker, cracker atau orang yang tidak berwenang lainnya menjadi makin tinggi
Sebagai balasan yeni yunita

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh mieke rahayu -
Waalaikumsalam Yeni, arti output itu pasti keluaran atau hasil. Nah, bagaimana hasil yang dicapai perusahaan atau kinerja organisasi tentu unsur standard kerja juga menjadi pertimbangan. Sistem yang menjadi nilai dan ukuran juga menjadi pertimbangan, misalnya penggunaan teknologi, pengukuran kinerja keuangan, pengukukuran tiap2 divisi atau departemen , semua mencakup lingkup output ,sehingga pada akhirnya dapat terlihat hasil yang dicapai. Bagaimana ?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Billie Martin -
Selamat pagi bun izin bertanya
Mengapa oraganisasi sangat penting dalam menejemen?terimakasih bun
Sebagai balasan Billie Martin

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh isnayola anggian febriani -
Izin membantu menanggapi,
mengapa organisasi sangat penting dalam manajemen? karena organisasi melaksanakan fungsi penting yaitu dengan mengatasi keterbatasan sebagai perorangan, organisasi memungkinkan kita mencapai tujuan yang akan lebih sukar atau tak mungkin dicapai sendiri.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Anisa Refi Fatmalia -
Assalamualaikum wr wb, izin menanggapi Bunda :
Fungsi pengorganisasian (organizing) dalam manajemen adalah proses mengatur tugas, wewenang dan tanggung jawab setiap individu dalam manajemen. Menjadi satu kesatuan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan.
Fungsi pengorganisasian bukan hanya mengatur orang. Tapi semua sumber daya yang dimiliki. Termasuk uang, mesin, waktu, dan semuanya. Tanpa terkecuali.

Mengapa fungsi organizing ini perlu dilakukan? Sepenting apa perannya?
Seberapa Penting Fungsi Pengorganisasian?
Lihat definisi fungsi manajemen pengoraganisasian diatas. Intinya adalah: mengatur.
Organizing adalah tentang mengatur sumber daya. Mengatur agar tepat. Mengatur agar segala sesuatu berjalan dengan semestinya. Sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya.
Fungsi pengorganisasian wajib dilakukan karena banyak manfaatnya. Untuk perusahaan. Diantaranya:
1. Mempermudah koordinasi antar pihak dalam kelompok
2. Pembagian tugas sesuai dengan kondisi kekinian perusahaan
3. Setiap individu mengetahui apa yang akan dilakukan
4. Mempermudah pengawasan
5. Memaksimalkan manfaat spesialisasi
6. Efisiensi biaya
7. Hubungan antar individu semakin rukun

Terimakasih
Wassalamualaikum wr wb
Sebagai balasan Anisa Refi Fatmalia

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh mieke rahayu -
Pagi Billie dan waalaikumsalam Anisa, sudah ditanggapi Anisa ya..
Baik bunda tambahkan. Intinya , mengorganisir itu bagian dari manajemen. Masih ingat fungsi manajemen yang mudah diingat ? POAC, itu saja. Sederhananya, semua kegiatan organisasi harus diorganisisr dengan baik, agar mencapai tata kelola yang baik, mencapai tujuan yang sudah ditentukan , yang pada akhirnya mencapai output yang diinginkan. bagaimana?
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh bayu anggoro -
Assalamualaikum bunda. Izin bertanya?
Kenapa dalam proses pengorganisasian dibutuhkan struktur organisasi. Serta bagaimana sih berjalannya struktur organisasi dalam pengorganisasian?

Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Anisa Refi Fatmalia -
Izin bertanya Bunda, di ppt terdapat penjelasan mengenai motivasi. Dalam proses memotivasi apa yang seharusnya dilakukan oleh atasan untuk memotivasi seseorang/karyawan?
Terimakasih
Sebagai balasan Anisa Refi Fatmalia

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Andgree Alexis -
Izin menjawab pertanyaan dari anisa

Pasti atasan memotivasi karyawan dengan cara menasehati dan mendengarkan atasan berbicara atas kesalahan yang pernah dilakukan bawahan sehingga kesalahan tersebut dapat diatasi dengan adanya pembicaraan atasan dengan bawahan dan dapat menjadi lebih baik lgi dalam melakukan suatu perkerjaan

Terima kasih
Sebagai balasan Anisa Refi Fatmalia

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Haikal Kurnia Cipta -
Memotivasi yang baik menurut saya dengan memberikan kiat-kiat arahan kepada bawahan, berupa nasihat atau pun kritik. Setelah bawahan tersebut termotivasi psikologi nya dan target pekerjaan tercapai, maka perlu ada reward untuk meningkatkan kinerjanya yang berdampak langsung bagi perusahaan, dan perlu adanya kritikan agar bawahan tersebut memiliki kepribadian yang kuat dan baik.
Sebagai balasan Anisa Refi Fatmalia

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Kiki Nursafitri -
Isin menangapi ya anisa
Menurut saya yanh seharysnya dilakukan oleh atasa untuk memotivasi seseorang atau karyawan banyak bgt
Salah satunya adalah memberikan inspirasi dan penghargaan
1. Berikan Inspirasi
Semua pemimpin yang hebat mampu untuk menginspirasi tim yang dipimpinnya. Berikan pandangan jauh ke depan mengenai bisnis dan perusahaan yang bisa dicapai dengan berkaca terhadap kesuksesan bisnis lain misalnya.

2. Berikan Penghargaan
Walaupun sederhana, namun cara ini harus dilakukan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa salah satu hal terbaik yang dapat atasan akukan terhadap karyawan adalah mengenali usaha mereka dengan mengatakan terima kasih ketika mereka melakukan sesuatu yang baik. Jelaskan secara spesifik mengenai prestasi yang telah dicapai untuk mendapatkan efek yang lebih besar.
Terimakasi
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Dewi fitriyani -
Assalamualaikum bunda,izin bertanya.
1.itukan ada 5 tahapan dalam proses pengorganisasian disitu ada dapartementalisasi,maksud dari dapartementalisasi itu seperti apa?
2.Disanakan ada obyek pengendalian,yang dimaksud pengedalain output itu seperti apa?
Sekian tanggapan dari saya terimakasih,wassalam wr.wb.
Sebagai balasan Dewi fitriyani

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Anisa Refi Fatmalia -
Waalaikumsalam, izin menjawab pertanyaan dari saudari Dewi Fitriyani
1. Departementalisasi atau departementasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan-kegiatan dikelompokkan. Departementalisasi merupakan cara di mana organisasi dapat memutuskan pola organisasi yang akan digunakan untuk mengelompokkan kegiatan-kegiatan yang bermacam-macam untuk dilaksanakan.
2. Pengendalian keluaran (output controls) ialah pengendalian intern untuk mendeteksi jangan sampai informasi yang disajikan tidak akurat, tidak lengkap, tidak mutakhir datanya, atau didistribusikan kepada orang- orang yang tidak berhak.
Sebagai contoh adalah hasil transkip nilai pada sistem akademik suatu kampus. Hasil transkrip tersebut akan menghasilkan informasi nilai bagi mahasiswa, dan tentunya dibutuhkan hasil informasi yang akurat. Untuk menghindari resiko seperti laporan yang tidak akurat maka untuk tiap periode tertentu harus dilakukan audit ulang dengan menggunakan proses pengendalian output, karena ada kemungkinan data transkrip di server tidak sesuai dengan data manual yang dibuat oleh setiap dosen, meski tindakan ini memakan waktu dan tenaga yang luar biasa, yang namanya informasi tetap harus disajikan seakurat mungkin juga untuk menghindari data yang tidak relevan.
Terimakasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Alba Ramadhan -
Assalamualaikum bun, izin bertanya, Dalam halaman 5 terdapat penjelasan mengenai 8 taktik yang mempengaruhi salah satu nya taktik modifikasi perilaku, tolong jelaskan taktik modifikasi perilaku itu maksutnya bagaimana? Terimakasih bun🙏
Wassalamu'alaikum wr.wb
Sebagai balasan Alba Ramadhan

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Muhammad Rafli -
Assalamualaikum izin menanggapi pertanyaan dari alba.
Modifikasi perilaku itu sendiri adalah segala usaha yang dilakukan untuk mengubah perilaku individu tertentu, modifikasi berilaku adalah usaha untuk menerapkan proses belajar maupun prinsip-prinsip psikologis hasil eksperimen lain pada perilaku manusia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Debby Merliani -
assalamualaikum bunda,
izin bertanya masalah taktik mempengaruhi, disana terdapat cara mempengaruhi :
-monitoring
-modifikasi prilaku,
maksudnya bagaimana ya bunda.?
Sebagai balasan Debby Merliani

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Andgree Alexis -
Izin menjawab

Monitoring adalah pengumpulan informasi secara terus menerus dan teratur yang akan membantu menjawab pertanyaan mengenai proyek atau kegiatan.Monitoring membantu mengingatkan ketika terjadi sesuatu yang salah dan membantu agar pekerjaan tetap pada jalurnya.

Kalo modifikasi prilaku adalah menunjuk kepada teknik mengubah perilaku, seperti mengubah perilaku dan reaksi seseorang melalui penguatan perilaku menyesuaikan diri dan/atau penghilangan perilaku reaksi individu melalui hukuman.
Sebagai balasan Debby Merliani

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh isnayola anggian febriani -
Izin menanggapi,
Kegiatan monitoring lebih terfokus pada kegiatan yang sedang dilaksanakan. Monitoring dilakukan dengan cara menggali untuk mendapatkan informasi secara regular berdasarkan indikator tertentu, dengan maksud mengetahui apakah kegiatan yang sedang berlangsung sesuai dengan perencanaan dan prosedur yang telah disepakati. Monitoring mencakup esensi aktivitas dan target yang ditetapkan pada perencanaan program. Apabila monitoring dilakukan dengan baik akan bermanfaat dalam memastikan pelaksanaan kegiatan tetap pada jalurnya (sesuai pedoman dan perencanaan program). Juga memberikan informasi kepada pengelola program apabila terjadi hambatan dan penyimpangan, serta sebagai masukan dalam melakukan evaluasi.

Modifikasi perilaku maksudnya tindakan yang bertujuan mengubah perilaku.
Maksud yang lebih tepat usaha untuk menerapkan prinsip prinsip proses belajar maupun prinsip prinsip psikologis hasil eksperimen lain pada perilaku manusia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Fx Trapsilo setiyoko -
Asalamualikum bunda,
Izin bertanya bunda bunda bagaimana jika penggunana kekuasaan digunakan semena mena oleh pemimpin perusahaan, dampak apa yang akan terjadi bunda?
Sebagai balasan Fx Trapsilo setiyoko

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Kiki Nursafitri -
Jika penggunaan kekuasaan disalahgunakan atau semenaa2 pada bawahan harus adanya tindakan hukum.mengapa?karena setiap orang berhak berkreasi dan bekerja dengan layak bukan untuk di gunakan sebagai permainan oleh pemimpin.
Dampak yang akan terjadi menurut saya adalah buruknya sistem kinerja yang ada diperusahaan tersebut karna kesuksesan suatu perusahaan adalah kolaborasi yng baik antar peminpin yg bijak dalam mengelola perusahaan dan karyawan yang berkreasi untuk peursahaan
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Haikal Kurnia Cipta -
Jadi Manajemen Bisnis merupakan kegiatan dalam merancang, mengelola dan mengoperasikan sebuah usaha atau bisnis, yang mencangkup semua pengaturan baik dari dalam proses pengerjaan suatu bisnis untuk mencapai suatu tujuan sesuai target yang ditentukan. Dari usaha besar sampai usaha kecil pun harus menggunakan manajemen bisnis agar laju usaha mempunyai target dan dapat memenuhinya. Manajemen memiliki empat fungsi yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating), pengendalian (controlling). Didalam menyusun manajemen bisnis terdapat beberapa komponen penting guna mencapai tujuan dalam bisnis yaitu deskripsi usaha jelas, lakukan analisis pesaing, strategi pemasaran, laporan keuangan, menjaga kualitas produk dan jasa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Dimas Aji Saputro -
assalamualaikum, izin menanggapi Bunda,

Unsur yang memebentuk motivasi seseorang :

Unsur effort : Bila seseorang termotivasi, maka ia akan mencoba sekuat tenaga untuk mendapatkan apa yang dinginkannya. Upaya yang tinggi dan pekerjaan disalurkan pada arah yang benar akan membawa pada hasil kinerja yang tinggi dan menguntungkan bagi perusahaan. Jika konsisten dengan arah dan tujuan organisasi (organizational goals) maka motivasi menjadi sangat penting posisinya sebagai sebuah proses pemenuhan kebutuhan.

Sedangkan kebutuhan (needs) Suatu kebutuhan yang tak terpuaskan akan menciptakan keadaan keadaan yang menciptakan dorongan didalam diri tiap individu. Dorongan ini menimbulkan suatu prilaku pencarian untuk menemukan tujuan tujuan tertentu.

Contoh : Motivasi seorang pegawai untuk bekerja biasanya didasarkan pada kebutuhan yang berbeda. Sesuai dengan tingkat pendidikan dan kondisi ekonominya. Orang yang semakin terdidik maka sumber motivasinya akan berbeda.


Terima Kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Tomy Chandra Muchphie -
assalamualaikum wr wb

izin menanggapi bunda,menurut saya organisasi sangat penting karena di dalam organisasi kita di ajari dan belajar bagaimana berorganisasi yang baik dan benar di organisasi kita belajar bertanggung jawab dalam sebuah organisasi yang kita ikuti selain itu juga banyak manfaat yang kita dapatkan dalam berorganisasi,mungkin hanya ini yang bisa saya tanggapi bunda

wassalamualaikum wr wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Yusi Ermawati -
Assalamualaikum bunda. Izin bertanya?

Ada 5 tahapan dalam proses pengorganisasian :
1.Departementalisasi
2.Pengembangan Hierarkhi organisasi
Mohon penjelasan nya bun
Sebagai balasan Yusi Ermawati

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh vivi feranicha -
assalamualaikum wr.wb
izin menanggapi pertanyaan dari yusi ermawati

Departementalisasi adalah proses pengelompokan dan penanaman bagian atau kelompok pekerjaan menurut kriteria tertentu.

pengembangan hierarkhi organisasi  adalah struktur organisasi di mana setiap entitas dalam organisasi , kecuali satu, berada di bawahsatu entitas lainnya. Pengaturan ini adalah bentuk hierarki . Dalam suatu organisasi, hierarki biasanya terdiri dari kekuatan tunggal / kelompok di puncak dengan tingkat kekuasaan berikutnya di bawahnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Wayan sari murti dewi -
Assalammualaikum bunda izin menanggapi materi pertemuan ke 9 bun,
Manajemen bisnis adalah suatu kegiatan dalam merancang, mengelola dan mengoperasikan sebuah usaha atau bisnis yang mencakup semua pengaturan baik dari dalam proses pengerjaan, pengelolaan sampai cara mencapai suatu tujuan bisnis yang diinginkan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi materi pertemuan ke 9

oleh Wayan sari murti dewi -
Izin bertanya bunda, dalam manajemen terdapat beberapa obyek pengendalian seperti
1. Pengendalian output,
2. pengukuran kinerja keuangan
3. penetapan tujuan perusahaan,
4. penetapan anggaran operasional,
5. pengendalian budaya perusahaan dan
6. pengendalian perilaku
Mohon dijelaskan maksudnya bunda