Diskusi/Penyampaian Pendapat

Jumlah balasan: 8

Apa pendapat Saudara tentang program pemerintah yang  memprioritaskan maritim dan transportasi?  Silahkan kalian tanggapi di forum LMS.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh Farida Ayu -
Pendapat saya jika pemerintah hanya memperioritaskan maritim saja dan hanya fokus pada transportasi, coba kita liat dari sisi bagaimana pendidikan anak sekarang yang banyak melenceng dari norma bagaimana pewaris bangsa bisa d rusak seperti itu, karena kurang nya norma yg d ajarkan, dan bimbingan. Memang penting bagi pemerintah untuk memperhatikan atau memprioritaskan segala yg ada d negara kita sebagai wujud bahwa negara kita bisa maju dan terus berkembang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh anggita sari -
Menurut saya bukan memprioritaskan tapi seperti memikirkan agar dapat mengembangkan lagi maritim dan transportasi
Karena maritim yang mempunyai wilayah kekuasaan laut yang luas serta tersimpan berbagai kekayaan sumber daya alam yang perlu di kembangkan dijaga kekayaan alam
Pemerintah perlu pembangunan infrastruktur khususnya yang terkait dengan sektor kemaritiman guna mengefektifkan konsep poros maritim dunia, harus merencanakan program2 untuk kemaritiman dan pelayanan transportasi juga sangat lah tepat karena Jangkauan masyarakat di pelosok yang begitu sulit untuk meningkatkan perekonomiannya dinilai tidak didukung oleh pemerintah dalam hal penyediaan sarana transportasi yang cepat. Penduduk di Indonesia Timur contohnya masih mengalami keterbatasan jangkauan untuk memperlancar aktivitas perekonomian. Untuk itu, ketersediaan sarana transportasi udara yang cepat dan lebih efektif dan juga haru membangun jalan karena di pelosok masih terdapat jalan jalan yang rusak dengan itu dapat memudahkan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian mereka.
Tetapi pemerintah pun harus memikirkan yang lain yang masih harus dibenahi yang lebih penting untuk negara ini
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh Dian Rahmawati -
Menurut saya,dengan adanya pemerintah yang memprioritaskan maritim dan transportasi akan membuat lndonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional yang akan menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hal ini karna posisi strategis Indonesia juga yang menghubungkan Samudera Pasifik dengan Samudera Hindia dan Benua Asia dengan Australia akan membuat lndonesia menjadi negara besar jika mengubah paradigma pembangunan ke arah maritim
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh Ammar Dani -
Indonesia adalah negara maritim artinya kawasan darat lebih sedikit dari pada kawasan laut.dengan begitu pembangunan nasional akan terhambat apa bila sektor transportasinya masih kurang memadai. Jika pemerintah memulai pembangunan nasional dengan memulai memperbaiki sektor transportasi menurut saya itu hal yang tepat. Karna akan sangat membantu untuk penyebaran dari pusat ke daerah-daerah
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh risya novalia nanda -
Menurut saya,saya setuju dengan program pemerintah yang memprioritaskan maritim dan transportasi ,karena indonesia adalah negara maritim yang harus di prioritaskan,karena jika tidak memprioritaskan maritim maka akan terbengkalai kekayaan yang ada di negara kita.dengan memprioritaskan maritim berarti kita menggali kekayaan yang ada di negara kita dan akan membuat program pemerintah yang lain ikut maju juga.
Saya juga setuju pemerintah memprioritaskan transportasi,karena transportasi sangatlah penting untuk menunjang program pemerintah lainnya agara merata dari sabang sampai merauke,dan dapat dirasakan seluruh masyarakat diindonesia.jika tidak ada transportasi yang memadai maka program pemerintah yang lain seperti pendidikan,kesehatan atau yg lainnya tidak akan merata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh Fitri Aisyah -
Assalamualaikum, menurut saya, saya setuju dengan pemerintah yang memprioritaskan maritim dan transportasi,sebagai mana telah tercantum dalam 5 pilar.
Kelima pilar itu adalah pertama, pembangunan kembali budaya maritim Indonesia.

"Sebagai negara yang terdiri dari 17 ribu pulau, bangsa Indonesia harus memahami dan melihat dirinya sebagai bangsa yang memiliki identitasnya, kemakmurannya, dan masa pemerintahan, sangat ditentukan oleh bagaimana kita mengelola samudera," katanya.

Pilar kedua adalah komitmen yang mengelola sumber daya laut dengan fokus membangun kedaulatan pangan melalui pengembangan industri perikanan dengan menggunakan perikanan sebagai pilar utama. "Kekayaan maritim kami akan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat kami".

Pilar ketiga adalah komitmen yang mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim dengan pembangunan tol laut, pelabuhan laut, logistik, dan industri perkapalan, serta pariwisata maritim.
Dan menurut saya bagus jika pemerintah memprioritaskan maritim dan transportasi tetapi tidak mengabaikan pendidikan dan lain sebagainya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh Annisa Andini -
Kalau menurut saya sendiri, saya mendukung program pemerintah yang memprioritaskan maritim Dan transportasi karena dengan Pemerintah lebih serius mengelola kemaritiman nasional dapat menjadikan penopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan Dan lebih baik lagi tentunya, Melihat Saat ini Pemerintah memiliki fokus untuk memanfaatkan segala potensi sumber daya kelautan, membangun transportasi laut dan infrastruktur pelabuhan yang disertai dengan pembangunan industri maritim yang kuat, termasuk dengan membangun kekuatan ekonomi masyarakat sehingga nantinya kemandirian maritim terwujud.

Karena maritim sendiri mempunyai wilayah kekuasaan laut yang luas serta tersimpan berbagai kekayaan sumber daya alam yang perlu di kembangkan dijaga kekayaan alam
Pemerintah perlu pembangunan infrastruktur khususnya yang terkait dengan sektor kemaritiman guna mengefektifkan konsep poros maritim dunia, harus merencanakan program2 untuk kemaritiman dan pelayanan transportasi juga sangat lah tepat karena Jangkauan masyarakat di pelosok yang begitu sulit untuk meningkatkan perekonomiannya dinilai tidak didukung oleh pemerintah dalam hal penyediaan sarana transportasi yang cepat. Penduduk di Indonesia Timur contohnya masih mengalami keterbatasan jangkauan untuk memperlancar aktivitas perekonomian. Untuk itu, ketersediaan sarana transportasi udara yang cepat dan lebih efektif dan juga haru membangun jalan karena di pelosok masih terdapat jalan jalan yang rusak dengan itu dapat memudahkan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian mereka.
Tetapi pemerintah pun harus memikirkan yang lain yang masih harus dibenahi yang lebih penting untuk negara ini.

Adapun kemandirian bangsa menurut visi Presiden dapat dilihat dari kemampuan untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap agar seluruh instansi dan stakeholder terkait dapat berpartisipasi aktif memberikan dukungan dalam pembangun sektor maritim melalui terobosan-terobosan yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat, seperti program Tol Laut, Pemanduan di Selat Malaka, serta Direct Call kapal besar dengan tujuan internasional. ΓÇ£Hal tersebut tentu akan membuktikan bahwa secara bertahap dan step by step, Indonesia bisa meraih kemandirian sebagai negara maritim yang besar, Selain itu sektor kemaritiman nasional masih menyimpan potensi besar yang hingga saat ini belum sepenuhnya dioptimalkan.

Selain melihat dari sektor kemaritiman, sektor transportasi juga diprioritasiakn pemerintah, yang ditunjukan dengan Selanjutnya, dari sisi pengangkutan laut, Indonesia telah berhasil mendatangkan kapal petikemas terbesar pertama di Pelabuhan Tanjung Priok dengan rute pelayaran langsung Jakarta - Los Angeles, Amerika. Dengan adanya pelayanan langsung ke Amerika Serikat dengan kapal berkapasitas besar, akan meningkatkan efisiensi logistik yaitu dari segi harga akan mengalami penurunan sebesar 20% hingga 30% dan dari segi waktu mencapai 10 hari.

kehadiran kapal-kapal raksasa ini menunjukkan kepada masyarakat transportasi laut bahwa sekarang Pelabuhan Tanjung Priok sudah dapat melayani kapal dengan kapasitas besar, dengan begitu akan membuat efisiensi logistik Indonesia menjadi lebih baik dan Pelabuhan Tanjung Priok tidak kalah bersaing dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Dengan melihat pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan pemerintah diatas, menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi Negara yang ΓÇ£MandiriΓÇ¥ di bidang maritim sebagaimana perwujudan cita-cita Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan dan Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi/Penyampaian Pendapat

oleh Fella Auly Nanda -
Menurut saya Kondisi geografis indonesia yang berupa kepulauan dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara mengakibatkan banyaknya ancaman dan tantangan. Jika tidak diantisipasi dengan baik, maka ancaman tersebut akan menyulitkan Indonesia untuk mewujudkan poros maritim dunia.
peran pembangunan ekonomi maritim bertujuan untuk mendapat penghasilan lewat kegiatan yang berhubungan dengan laut, menjaga batas - batas wilayah laut Indonesia, menjadi objek wisata dan menambah devisa negara. Contoh kegiatan ekonomi maritim : perdagangan antar pulau, kegiatan di pelabuhan, industri galangan kapal, penangkapan ikan, wisata bahari dan lainnya, yang melibatkan berbagai unsur, yaitu sumber daya manusia, sarana dan prasarana, modal, teknologi, kelembagaan, masyarakat, peranan pemerintah, dan lainnya. Dampak positifnya sangat luas, yaitu peningkatan produksi, investasi, penyerapan tenaga kerja, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk Transportasi Karena Pemerintah perlu mengembangkan Industri penerbangan yang berkarakter untuk menjangkau daerah-daerah pelosok. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pada akhir-akhir ini menempati peringkat 10 ekonomi dunia dinilai masih pincang karena tidak berpararel dengan apa yang terjadi pada masyarakat di daerah-daerah pelosok.Jangkauan masyarakat di pelosok yang begitu sulit untuk meningkatkan perekonomiannya dinilai tidak didukung oleh pemerintah dalam hal ini penyediaan sarana transportasi yang cepat. Penduduk di Indonesia Timur contohnya masih mengalami keterbatasan jangkauan untuk memperlancar aktivitas perekonomian. Untuk itu, ketersediaan sarana transportasi udara yang cepat dan lebih efektif sangatlah merupakan jawaban yang harus ditempuh oleh pemerintah.
pemerintah jga sebaiknya harus memprioritaskan pelayanan transportasi bagi masyarakat pelosok melalui pembangunan transportasi yang berkarakter. Kondisi geografis Indonesia yang sulit dijangkau, sementara populasi penduduk Indonesia terus meningkat yang sebanding dengan kebutuhannya akan ketersediaan sarana transportasi.