Forum Diskusi minggu ke 14

Jumlah balasan: 18

Urutan kegiatan pembelajaran

1. Membaca materi 

2. Memahami Materi

3. Memberikan komentar dan menanggapi komentar teman dalam diskusi

4. diskusi forum di buka 30 menit setelah kelas dibuka

5. peserta yang aktif berdiskusi akan mendapatkan point tambahan


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Ariska Maida sari -
Assalamualaikum umi,
Saya ingin menanggapi materi diatas, saya ingin bertanya Bagaimana cara kita implementasi menjaga ukhuwah yang aman ditengah pandemi covid 19 seperti ini umi?
Terimakasihh sebelumnya umi,
Sebagai balasan Ariska Maida sari

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Rani Satyaningrum -
waalaikumsalam wr.wb
izin menanggapi, ukhuwah tetap dapat dilaksanakan meski di tengah pandemi covid-19 apalagi dengan zaman teknologi yang serba ada.. kita dapat bertukar kabar melalui chattingan (sms, wa dan line atau app lain) kurang puas dengan chatting kita bisa telponan, kalolau ingin lebih terasa lagi silahturahminya bisa menggunakan videocall.. insyaAllah ukhuwahnya tetap terjaga.
Mohon maaf jikalau salah. terimakasih
Sebagai balasan Ariska Maida sari

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh ima bahrum -
waalaikumsalam, trimakasih dihan tanggapannya, kita saat ini hidup di zaman dengan kecanggihan teknologi, sarana tersenut haruslah kita manfaatkan dengan sebaiknya dan untuk hal yang baik pula, untuk menjaga ukhuwah dengan kondisi dirumah saja kita masih tetap bisa bersilaturahim dengan whatsapp, vidio call dll, derasnya arus teknologi tidak mungkin bisa kita bendung, yang bisa kita lakukan adalah bagaimana menggunakan teknologi tersebut sebagai sarana ibadah kepada Allah, bukan untuk bermaksiat,, semoga kita adalah orang orang yang diberi keberkahan umur karena ukhuwah yang sudah kita jalin karna Allah.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Dihan Topan Mahisa -
Assalamu'alaikum wr wb., Umi ..
mohon ijin menanggapi..

Di era millenial ini yang diiringi dengan pesatnya kecanggihan teknologi bisa memperkuat bahkan menghancurkan ukhuwah di antara umat Islam.
Seperti halnya radikalisme yang ada di sosial media menyebabkan ukhuwah antara generasi milenial bahkan yang sesama muslim pun menjadi rentan.
Hal tersebut disebabkan adanya berbagai macam perbedaan seperti : latar belakang, prinsip dan pemahaman, pandangan dan gaya hidup, pengaruh kelompok, yang berujung pada perbedaan sudut pandang sehingga menjadikan banyak sekali pertentangan pada masing-masing individu maupun kelompok bahkan yang sesama Muslim.

Maka marilah kita sama-sama menjaga dan mempertahankan ukhuwah Islamiyah pada sesama umat muslim, dengan mempelajari hal-hal seperti berikut :

Prinsip persaudaraan sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ketika itu, suku-suku di Arab Saudi sana, mempunyai tingkat fanatisme kesukuan yang tinggi. Akibatnya, perang ketika itu menjadi hal yang lumrah terjadi. Namun, Nabi Muhammad SAW justru mengajarkan persaudaraan yang didasarkan pada kesamaan iman.
Dan kalau berbicara tentang keimanan, sudah melampaui batas-batas suku. Seperti yang dijelaskan HR Imam Muslim, "Seseorang Muslim adalah bersaudara dengan seorang Muslim yang lain. Janganlah kamu menzaliminya, jangan pula menghinanya dan juga jangan merendahkan mereka."
Pesatnya perkembangan teknologi informasi membuat sebagian masyarakat begitu mudah menebar kebencian.
Namun dalam perkembangan, generasi saat ini banyak yang menjadi penyebar ujaran kebencian. Tidak sedikit pula yang menjadi korban hoax dan provokasi. Akibat provokasi tersebut, kerukunan yang selama ini terjalin, terancam terganggu karena antar masyarakat saling bertikai. Masyarakat yang ramah mendadak menjadi mudah marah, setelah menelan mentah-mentah informasi yang didapatkan.

Jika nilai-nilai persaudaraan masyarakat kuat, tentu potensi konflik tidak akan terjadi. Apalagi, mayoritas masyarakat Indonesia merupakan muslim, yang sangat meneladani Rasulullah SAW. Seorang muslim sejati, semestinya sangat menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi persaudaraan. Dalam Islam mengakui ada beberapa jenis persaudaraan atau ukhuwwah.
Diantaranya adalah ukhuwwah Islamiyah, yang artinya persaudaraan sesama umat Islam. Apapun warga negaranya, sepanjang seorang muslim, Islam mengakuinya sebagai saudara. Namun, Islam juga mengajarkan ukhuwah wathaniyah, yang artinya persaudaraan antar sesama satu bangsa atau negara. Dalam konteks ini apapun agamanya, sepanjang masih warga negara Indonesia, mereka bersaudara.
Tidak hanya itu, Islam juga mengakui ukhuwwah basyariyah. Dalam hal ini adalah persaudaraan antar sesama manusia. Persaudaraan ini disini tidak memandang apa agamanya, apa negaranya, dan apa latarbelakangnya.
Sepanjang mereka sebagai makhluk ciptaan Tuhan, maka mereka semua adalah saudara. Jika Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, sebagai seorang muslim, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, semestinya mayoritas penduduk negeri ini mengedepankan persaudaraan. Jika persaudaraan itu benar-benar ada, semestinya tidak ada lagi penyebaran berita bohong ataupun ujaran kebencian, untuk urusan politik ataupun urusan yang lain.

Mari saling mengingatkan dan saling mengisi satu dengan yang lain. Stop saling caci maki antar sesama. Selain akan memicu terjadinya permusuhan dan konflik dalam skala yang lebih besar, memelihara kebencian hanya akan membuat kerukunan dan kedamaian negeri ini akan terganggu.
Era milenial harus disikapi dengan suka cita, saling menghargai dan mengasihi antar sesama. Kemajuan teknologi jangan disalahgunakan untuk menebar kebencian dan teror. Jadikanlah kemajuan teknologi untuk mempererat tali persaudaraan.

Terima kasih,
Wassalamu'alaikum wr wb..
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh adelila putri -
Izin bertanya umi, Selain membawa dampak positif, pandemi covid 19 juga berpotensi menjadi kendala dalam ukhuwah, mengapa?
Terimakasih
Sebagai balasan adelila putri

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh ima bahrum -
adelila, sebenarnya kendalanya hanya karena tidak bisa bertemu dan berkumpul dengan jumlah yang besar, tapi kendala tersebut bisa kita alihkan dengan cara lain mungkin seperti vc dllnya, akan yang terpenting adalah nilai esesnsi dari ukhuwah tidak hilang,
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh syabilla reskianing pasha -
Assalamualaikum umi
Saya ingin menanggapi materi di atas,saya ingin bertanya.
apakah pandemi covid 19 menjadi penghambat ataukah malah menjadi perekat ukhuwah?
Terimakasih umi
Sebagai balasan syabilla reskianing pasha

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Dihan Topan Mahisa -
Wa'alaikumsalam wr wb..

Mohon ijin menjawab,
Apapun kondisinya sebaiknya ukhuwah tetap terjaga., adanya pandemi covid ini justru menurut saya dapat menjadi sebuah lahan strategis bagi umat untuk dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah dengan cara meningkatkan ibadah bersama-sama meski tidak berjamaah di masjid, namun setidaknya dapat dilakukan bersama di rumah yang mungkin jarang terjadi karena kesibukan masing-masing anggota keluarga. Bagi kaum awam atau yang masih belajar ttg Islam, bisa memanfaatkan waktu untuk melakukan pengajian dengan menyaksikan video-video di youtube ataupun mungkin bisa melakukan kajian rutin melalui online, dan video call.

Demikian pendapat saya, terima kasih.

Wassalamu'alaikum wr wb..
Sebagai balasan syabilla reskianing pasha

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Rani Satyaningrum -
waalaikumsalam wr.wb izin menanggapi, menurut saya mari lihat dari sisi positifnya saja kita dapat menjadikan ajang lebih memperhatikan keluarga,teman maupun kerabat2 yang mungkin sudah jarang kita tanya kabarnya, memberikan semangatjika mengalami kesusahan dimasa pandemi ini. maaf jika ada kesalahan terimakasih
Sebagai balasan syabilla reskianing pasha

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh ima bahrum -
segala sesuatu yang terjadi dimukabumi ini adalah atas kehendak Allah, begitupula dengan kondisi pandemi ini, akan tetapi apapun kondisi yang Allah timpakan kepada kita hendaknya tidak menghalangi ibadah kita kepada Allah, skup ibadah itu sangatlah luas, termasuk didalamnya menjada ukhuwah,, jadi covid 19 bukanlah penghambat ukhuwah , justru mungkin dengan adanya wfh dan kuliah dari rumah kita bisa punya waktu luang untuk menghubungi teman2 saudara yang jauh , ngobrol santai via telepon dll,,, lihatlah segala seuatu yang Allah timpakan kepada kita dari sudut pandang yang baik, karna kata ALlah didalam Alqur'an bisa jadi baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah dan sebaliknya buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah,, semoga kita termasuk hamba hambanya yang bersyukur atas segala kondisi
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Devina Nindia Putri -
Assalamualaikum umi dan teman teman, saya ingin bertanya mengenai penyakit hati yaitu ujub. Apakah boleh jika seseorang melakukan ujub agar bisa memotivasi saudara2 lainnya?
Seperti misalnya ia dikaruniai oleh Allah tubuh yang tinggi, maka ia memotivasi orang lain untuk melakukan olahraga yang rutin agar bisa tinggi seperti dia
Sebagai balasan Devina Nindia Putri

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Euis Nadila Santri -
Waalaikumsalam, izin menanggapi. Menurut saya melakukan ujub agar memotivasi saudara adalah tindakan yang salah. Jika ingin memotivasi hendaknya jangan membandingkan diri dengan orang lain, takutnya mereka akan merasa rendah diri.
Sebagai balasan Devina Nindia Putri

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh ima bahrum -
waalikumsalam, hendaknya jika kita ingin memotivasi jauhilah dari perasaan ujub, karena ujub adalah bagian dari penyakit haji dan dosa yang harus kita hindari, memotovasi adalah hal yang baik tapi hindari perilaku ujubnya,, semoga kita semua dihindarkan dari penyakit ujub,, dan penyakit hati yang lainnya,,
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh Amalia Damara Dinda -
Assalamuallaikum umi.
Terkait dengan materi diatas, saya ingin bertanya. Bagaimana hukumnya jika sesama saudara kandung memiliki rasa iri, benci, dan saling bermuka 2 umi? Bukankah antarsesama saudara kandung harus memiliki ikatan ukhuwah yang harus dijunjung tinggi?
Sebagai balasan Amalia Damara Dinda

Re: Forum Diskusi minggu ke 14

oleh ima bahrum -
tidaklah baik memiliki rasa iri benci atau bermuka dua dengan siapa saja, apalah lagi dengan saudara kandung, dengan orang lain saja kita dianjurkan untuk berbuat baik apalagi dengan saudara kandung,, kita boleh iri hanya dalam perkara ibadah,, misalnya kita sangatlah iri dengan teman kita yang ibadahnya rajin atau tilawahnya baik dengan iri dalam ibadah tersebut kita mungkin akan memotifasi diri kita untuk beribadah jauh lebih baik dari nya,,
kehidupan didunia ini hanyalah sementara saja, maka kita harus punya cita- cita mennggalkan dunia ini dalam keadaan baik dan kesan yang baik pula, apalagi dengan saudara sekandung,,,
wallahualam,