Forum Diskusi

Jumlah balasan: 15

Jawab Pertanyaan Diskusi dibawah ini:

  1.  Diskusikan dan tentukan dimensi kualitas layanan yang paling sesuai bagi bisnis ritel non-store?
  2. Menurut Anda adakah perbedaan dimensi maupun aribut kualitas layanan antara format retail store dan non-store retail? Jelaskan argumentasi saudara?

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Riski Kusuma jaya -
1. Retail berjenis non ΓÇô toko yaitu menjual produk atau jasa dengan menggunakan media di luar toko fisik sebagai teknik pemasarannya. Contoh non ΓÇô store retailing yaitu penjualan yang dilakukan melalui direct selling, email, vending machine, televisi, dan media elektronik / digital lainnya.
Dimensi kualitas layanan yang sesuai dengan ritel non-store yaitu
-Reliability adalah kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan konsumen terkait kecepatan, ketepatan waktu, tidak ada kesalahan, sikap simpatik, dan lain sebagainya.
-Responsiveness adalah tanggap memberikan pelayanan yang cepat atau responsif serta diiringi dengan cara penyampaian yang jelas dan mudah dimengerti. contohnya iklan di tv atau media elektronik lainnya
-Assurance adalah jaminan dan kepastian yang diperoleh dari sikap sopan santun karyawan, komunikasi yang baik, dan pengetahuan yang dimiliki, sehingga mampu menumbuhkan rasa percaya pelanggan
Contoh : call center

2. Menurut saya tidak ada perbedaan untuk dimensi layanan baik ritel store maupun ritel non-store karena, Kualitas pelayanan ini menjadi penting karena akan berdampak langsung pada citra usaha yg telah di bangun. Kualitas pelayanan yang baik akan menjadi sebuah keuntungan bagi usaha ritel baik store maupun non store. Maka dari itu, sangat penting untuk mempertimbangkan aspek kepuasan pelanggan terkait kualitas pelayanan yang diberikan. Jenis-jenis pelayanan yang dapat diberikan misalnya berupa kemudahan, kecepatan, kemampuan, dan keramahtamahan yang ditunjukkan melalui sikap dan tindakan langsung kepada konsumen.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Nurmaulita Kurniasih -
Izin menjawab pertanyaan :
1. Dimensi kualitas layanan yang paling sesuai bagi bisnis ritel non-store yaitu seperti bisnis e-commerce yang ada dan dapat berkembang dengan mengikuti kemajuan teknologi yang ada diera sekarang, seperti e-commerce lazada yang mengedepankan layanan melalui internet dan metode-metode yang mendukung bisnis retail non store.
2. Perbedaan atribut kualitas layanan terhadap format retail store :
- Berbasis retail store yaitu transaksi berlangsung melalui perantara toko retail. Klasifikasi ini terbagi dua yaitu toko berdasarkan kepemilikan dan toko berdasarkan barang yang dijual.
- Berbasis non - retail yaitu Retail berbasis non-toko biasanya lebih berfokus pada kontak langsung dengan konsumen. Kontak dapat dilakukan secara personal melalui penjualan langsung (direct selling) atau non-personal melalui TV, Internet, email marketing, telepon, atau katalog.
Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh komang andine -
Nama : Komang Andine
Npm : 1712110242

Izin menjawab,

1). 5 Dimensi Kualitas Layanan :
a.Tangibility / kewujudan, seberapa baik physical evidence yang ada pada layanan. Layout ruangan, kerapihan frontine, kecanggihan alat, dan lain-lain.
b.Empathy, seberapa baik staf pelayanan kita memahami kesulitan pelanggan. Hal ini tercermin dari keramahan nya, kemauan untuk mendengarkan keluhan dan layanan lain yang diberikan.
c.Responsiveness / kecepatanggapan, yaitu seberapa cepat staf kita menanggapi keluhan, permintaan produk, dan pemberian informasi.
d.Reliability / kehandalan, yaitu seberapa konsisten perusahaan memberikan kualitas seperti yang dijanjikan kepada pelanggan.
e.Assurance / keyakinan, yaitu seberapa yakin pelanggan bahwa kita mampu mendeliver pelayanan dengan kualitas tertentu.

NON STORE RETAILING, setiap penjualan yang terjadi pada konsumen akhir yang tidak terjadi melalui saluran ritel tradisional atau melalui ruang ritel fisik dikenal sebagai ritel Non-Store.

Menurut saya, dimensi kualitas layanan yg paling sesuai bagi bisnis ritel non-store (tanpa toko) yaitu, Responsiveness (kecepattanggapan) dikarenakan konsumen perlu kita layani dengan cepat tanggap walau hanya melalui media online atau semacamnya (tanpa adanya store) , baik dalam permintaan produk atau informasi yang selalu ditunggu oleh konsumen , dan cepat tanggap dalam menanggapi keluhan ataupun masukan.

2). A.In Store Retailing (dalam toko) yaitu proses transaksi atau penjualan berlangsung di dalam toko.
In Store Retailing dibagi menjadi 3 jenis yaitu sebagai berikut :
1.Speciality Merchandise terdiri dari toko yang menawarkan produk dengan ruang lingkup yang kecil seperti toko bunga , toko yang menjual satu produk dengan jenis yang beragam , toko yang menjual satu jenis produk saja.
2. General Marchandise yang berupa menjual kebutuhan pokok dan berlokasi di desa-desa , menjual berbagai produk tapi dengan pilihan yang terbatas , menjual produk yang beragam dan lengkap.
3. Mass Merchandise, berupa supermarket, superstore, hypermarket.

B.Non Store Retailing.
Retail berjenis non-toko ini menjual produk dan jasa dengan menggunakan media diluar toko fisik sebagai teknik pemasaran nya. Contoh non store retailing yaitu penjualan yang dilakukan melalui direct selling, email, vending manchine, televisi, dan media elektronik / media sosial / media digital lainnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Nadia Atiningsih -
1. Jenis dari non store retailing yang merupakan salah satu bentuk non store retailing tertua adalah tipe penjualan Langsung. Cara terbaik untuk menggambarkan ini adalah salesman Door to Door yang melakukan pemasaran atau promosi ke rumah dan kantor untuk menjual produk mereka. Mereka mungkin juga melakukan aktivitas lain seperti Standees, promosi , dan lain-lain untuk langsung menjual ke konsumen akhir. Jenis non store retailing melibatkan keterlibatan manual dan mungkin melibatkan penggunaan teknik penjualan yang baik dan keterampilan menjual pribadi seperti bisnis online yang menguntungkan bagi pemula.

Ada beberapa keuntungan dari non store retailing:
ΓÇó Biaya lebih rendah : Biaya memulai sebuah situs web selalu lebih rendah, lalu memulai gerai ritel offline.
ΓÇó Biaya bervariasi : Sementara ritel tradisional memiliki banyak biaya tetap seperti sewa, gaji, biaya non store retailing bervariasi dan terus berubah.
ΓÇó Scaling up lebih mudah : Karena penggunaan internet untuk non store retailing, meningkatkan bisnis non store retailing lebih mudah daripada toko ritel.
Dimensi kualitas layanan sbb:
ΓÇóKeandalan : kemampuan memberikan layanan yang di janjikan dengan akurat.
ΓÇó Empati : kemudahan menjalin hubungan, komunikasi yang efektif, perhatian personal.
ΓÇó jaminan : mencakup pengetahuan, kompetensi, kesopanan, dan sifat dapat di percaya.

2. Menurut saya ada sedikit perbedaan dimana dimensi dalam non store retail bukti fisik nya kurang di tunjukkan kepada konsumen, sehingga konsumen masih memiliki keraguan dalam melakukan pembelian. Jika retail store sudah jelas tampak dalam toko ini produknya. Kebanyakan non store retail melakukan pemasaran lewat online atau melalui internet..
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Desta Saputri -
Nama : Desta Saputri
Npm   : 1712110082

Ijin menjawab :
1. Dimensi kualitas layanan yang paling sesuai bagi bisnis ritel non store ?

Bisnis ritel non store adalah retail berbasis non toko biasanya lebih berfokus pada kontak lansung dengan konsumen. Kontak dapat dilakukan secara personal melalui penjualan lansung (direct selling) atau non personal melalui tv, internet, email marketing, telepon, katalog, website.

Salah satu pendekatan yang paling sesuai bagi bisnis ritel non store yaitu  layanan personal dimana menyesuaikan dengan keinginan konsumen. Sedangkan dimensi kualitas layanan yang sesuai yaitu
Responsiveness : seberapa cepat staf atau pihak perusahaan menanggapi keluhan, permintaan produk, bahkan memberikan informasi.
Dan Assurance : keyakinan dari pelanggan itu sendiri bahwa perusahaan/ ritel non store inu mampu mendeliver pelayanan dengan kualitas.
Karena hal ini sangat penting dalam bisnis ritel non store.

2. Perbedaan atribut kualitas layanan antara format retail store dan non store ritel. Menurut saya perbedaan format itu wajar terjadi karena retail store dan non store ritel memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Maka perbedaan atribut kualitas layanan itu dibuat untuk mendukung proses jual beli yang terjadi antara keduanya.
A.Seperti Keandalan di ritel store  ditekankan karyawan yang mampu memberikan info saat konsumen bertanya sedangkan ritel non store menekankan Keandalan dengan menyesuaikan jasa/ produk sesuai dengan yang dijanjikan.
B.Responsivitas di ritel store kesiapan untuk membantu pelanggan sedangan non store merespon orderan pelanggan.
C. Jaminan di ritel store yaitu membuat pelanggan merasa aman. Sedangkan di non store menjamin transaksi aman, barang aman.
D. Empati di ritel store yaitu mengutamakan kepentingan pribadi pelanggan sedangkan ritel non store  memberikan perhatian lebih dan memberi perintah kepada pelanggan.
E. Wujud di ritel store adalah memberikan kelengkapan fasilitas yang nyaman dan moderen sedangkan non store memberikan aplikasi/link/ web yang mudah dimengerti, menarik, mudah dioperasikan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Renita Sari -
Nama : Renita Sari ( 1712110239 )

Izin menjawab
1) non store retailing semakin penting karena biaya pendirian sangat rendah dan semua biaya bervariasi dan tidak tetap. Jenis dari non store retailing yang merupakan salah satu bentuk non store retailing tertua adalah tipe penjualan Langsung. Cara terbaik untuk menggambarkan ini adalah salesman Door to Door yang melakukan pemasaran atau promosi ke rumah dan kantor untuk menjual produk mereka. Mereka mungkin juga melakukan aktivitas lain seperti Standees, promosi , dan lain-lain untuk langsung menjual ke konsumen akhir. Jenis non store retailing melibatkan keterlibatan manual dan mungkin melibatkan penggunaan teknik penjualan yang baik dan keterampilan menjual pribadi seperti bisnis online yang menguntungkan bagi pemula.

Ada beberapa keuntungan dari non store retailing:

- Biaya pendirian lebih rendah : Biaya memulai sebuah situs web selalu lebih rendah, lalu memulai gerai ritel offline.

- Biaya bervariasi : Sementara ritel tradisional memiliki banyak biaya tetap seperti sewa, gaji, biaya non store retailing bervariasi dan terus berubah.
- Scaling up lebih mudah : Karena penggunaan internet untuk non store retailing, meningkatkan bisnis non store retailing lebih mudah daripada toko ritel.

2) perbedaan format retail store dan non retail
-Harga
-Pelayanan
- Kemudahan
- jasa dan fasilitas kemudahan

Non retail
- Mail Order
- Direct Selling
- elektronik shopping
- Media Retail
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Ecca Nurzanah -
Bismillahirrahmanirrahim

izin menjawab Bu..

1. Diskusikan dan tentukan dimensi kualitas layanan yang paling sesuai bagi bisnis ritel non-store?
-non store retailing semakin penting karena biaya pendirian sangat rendah dan semua biaya bervariasi dan tidak tetap. Jenis dari non store retailing yang merupakan salah satu bentuk non store retailing tertua adalah tipe penjualan Langsung. Cara terbaik untuk menggambarkan ini adalah salesman Door to Door yang melakukan pemasaran atau promosi ke rumah dan kantor untuk menjual produk mereka. Mereka mungkin juga melakukan aktivitas lain seperti Standees, promosi , dan lain-lain untuk langsung menjual ke konsumen akhir. Jenis non store retailing melibatkan keterlibatan manual dan mungkin melibatkan penggunaan teknik penjualan yang baik dan keterampilan menjual pribadi seperti bisnis online yang menguntungkan bagi pemula.
Contoh terbaiknya adalah kontrak tarif yang ada antara instansi pemerintah dan penjual yang bisa menjual produk perusahaan. Karena kontrak tarif, instansi pemerintah harus membeli hanya dari penjual itu dan hanya dengan harga tertentu. Penjual, pada gilirannya, harus mengantarkan mesin ke semua lokasi instansi pemerintah. Namun, karena membeli jasa sebagai model non store retailing sangat jarang digunakan, dan karena penetrasi internet yang luas di laptop dan smartphone kita, layanan beli sekarang dianggap hampir menjadi bagian dari pemasaran langsung. Karena hampir semuanya terjadi secara online sekarang seperti manfaat pemasaran online.

2. Menurut Anda adakah perbedaan dimensi maupun aribut kualitas layanan antara format retail store dan non-store retail? Jelaskan argumentasi saudara?

-retail store: Retail sendiri dapat diartikan sebagai proses penjualan produk atau jasa kepada konsumen dalam skala kecil atau eceran dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pribadi / konsumsi konsumen tersebut.

-non store ritail: Retail berbasis non-toko biasanya lebih berfokus pada kontak langsung dengan konsumen. Kontak dapat dilakukan secara personal melalui penjualan langsung (direct selling) atau non-personal melalui TV, Internet, email marketing, telepon, atau katalog.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Miftahatur Rizqiyah -
Nama : Miftahatur Rizqiyah
NPM : 1712110408

1. Dimensi kualitas layanan yg cocok dan sesuai untuk bisnis ritel nonstore adalah e comerce. Karna ecomerce mengikutin dan selalu nerkembangan dengan internet dan kemauan teknologi.

Seperti Shoee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada dll. E-comerce selalu mengandalkan teknologi dan internet untuk melayani customer dan mempermudah bisnis ritel non store untuk berkembang


2.
- Berbasis retail store yang transaksi melalui perantara toko retail.
- Berbasis non - retail adalah non-toko yang berfokus pada kontak langsung dengan konsumen.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh fitria fitria -
Nama: Fitria
Npm: 1712110113

1. Retail berjenis non ΓÇô toko yaitu menjual produk atau jasa dengan menggunakan media di luar toko fisik sebagai teknik pemasarannya. Contoh non ΓÇô store retailing yaitu penjualan yang dilakukan melalui direct selling, email, vending machine, televisi, dan media elektronik / digital lainnya.
Dimensi kualitas layanan yang sesuai dengan ritel non-store yaitu
-Reliability adalah kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan konsumen terkait kecepatan, ketepatan waktu, tidak ada kesalahan, sikap simpatik, dan lain sebagainya.
-Responsiveness adalah tanggap memberikan pelayanan yang cepat atau responsif serta diiringi dengan cara penyampaian yang jelas dan mudah dimengerti. contohnya iklan di tv atau media elektronik lainnya
-Assurance adalah jaminan dan kepastian yang diperoleh dari sikap sopan santun karyawan, komunikasi yang baik, dan pengetahuan yang dimiliki, sehingga mampu menumbuhkan rasa percaya pelanggan.

2. perbedaan format retail store dan non retail:
-Harga
-Pelayanan
- Kemudahan
- jasa dan fasilitas kemudahan
Non retail:
- Mail Order
- Direct Selling
- elektronik shopping
- Media Retail
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh m nur fitras -
1.non store retailing yang merupakan salah satu bentuk non store retailing tertua adalah tipe penjualan Langsung. Cara terbaik untuk menggambarkan ini adalah salesman Door to Door yang melakukan pemasaran atau promosi ke rumah dan kantor untuk menjual produk mereka. Mereka mungkin juga melakukan aktivitas lain seperti Standees, promosi , dan lain-lain untuk langsung menjual ke konsumen akhir.

Ada beberapa keuntungan dari non store retailing:

Salah satu pendekatan yang paling sesuai bagi bisnis ritel non store yaitu layanan personal dimana menyesuaikan dengan keinginan konsumen. Sedangkan dimensi kualitas layanan yang sesuai yaitu
Responsiveness : seberapa cepat staf atau pihak perusahaan menanggapi keluhan, permintaan produk, bahkan memberikan informasi.
Dan Assurance : keyakinan dari pelanggan itu sendiri bahwa perusahaan/ ritel non store inu mampu mendeliver pelayanan dengan kualitas.
Karena hal ini sangat penting dalam bisnis ritel non store.

1.Biaya pendirian lebih rendah : Biaya memulai sebuah situs web selalu lebih rendah, lalu memulai gerai ritel offline.
2.Biaya bervariasi : Sementara ritel tradisional memiliki banyak biaya tetap seperti sewa, gaji, biaya non store retailing bervariasi dan terus berubah.
3.Scaling up lebih mudah : Karena penggunaan internet untuk non store retailing, meningkatkan bisnis non store retailing lebih mudah daripada toko ritel.

2.retail store
-Harga
-Pelayanan
- Kemudahan
- jasa dan fasilitas kemudahan
Non retail:
- Mail Order
- Direct Selling
- elektronik shopping
- Media Retail
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Aldo Kurniawan -
Izin menjawab bu:
1.Setiap penjualan yang terjadi pada konsumen akhir yang tidak terjadi melalui saluran ritel tradisional atau melalui ruang ritel fisik dikenal sebagai ritel Non-Store. Sistem penjualan yang tidak memiliki ruang ritel sendiri dari tempat menjual barang ke pelanggan.
2.Berbasis non-toko: Retail berbasis non-toko biasanya lebih berfokus pada kontak langsung dengan konsumen. Kontak dapat dilakukan secara personal melalui penjualan langsung (direct selling) atau non-personal melalui TV, Internet, email marketing, telepon, atau katalog.
Ada beberapa keuntungan dari non store retailing:
ΓÇó Biaya pendirian lebih rendah : Biaya memulai sebuah situs web selalu lebih rendah, lalu memulai gerai ritel offline.
ΓÇó Biaya bervariasi : Sementara ritel tradisional memiliki banyak biaya tetap seperti sewa, gaji, biaya non store retailing bervariasi dan terus berubah.
ΓÇó Scaling up lebih mudah : Karena penggunaan internet untuk non store retailing, meningkatkan bisnis non store retailing lebih mudah daripada toko ritel.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Vera Idayanti -
Dimensi kualitas layanan yg paling sesuai bagi bisnis ritel non store adalah dengan memberikan informasi yg lebih lengkap dan detail serta tetap memberikan pelayanan terbaik dengan menggunakan media sosial. Sama saja hanya jika non store kita harus lebih aktif untuk merespon agar pelanggan tetap mendapatkan pelayanan terbaik. Fast respon/kecepatan dalam memberi tanggapan dan informasi yang sangat membantu dalam hal ini, karena setiap pelanggan memiliki karakteristik yg berbeda" sehingga peritel harus lebih memahami perilaku konsumennya untuk mendapatkan citra baik pada bisnis ritel.

Perbedaan dimensi maupun atribut kualitas layanan antara format setail store dan non store retail? Menurut saya ada perbedaan hanya tidak terlalu signifikan, yang membedakan hanya dengan strategi yang dimiliki peritel masing" dalam memuaskan pelanggannya dengan tetap memberikan pelayanan terbaik di store maupun non store.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Muhammad Geraldi Pratama -
1. Penjualan door to door digunakan untuk menjual peralatan teknik seperti Air Conditioner, Vacuum Cleaners, Water purifiers dan lain-lain. Buku-buku religius saat ini bahkan juga dijual dari pintu ke pintu. Keuntungan dari teknik ini adalah bahwa ini adalah jenis penutupan cepat dari penjualan. Anda akan menutup penjualan dalam 1 atau maksimal dua kunjungan. Penjualan langsung adalah jenis non store retailing yang jatuh dalam penggunaan. Hanya ada di beberapa tempat yang masih berlaku. Salah satu alasannya adalah kebisingan di pasar karena mereka akan selalu menawarkan produk secara terus menerus dan kemungkinan membuat pelanggannya jengkel.

Yang kedua adalah meningkatnya rasa tidak aman dan kebutuhan akan privasi karena banyak salesman tidak diizinkan masuk ke dalam masyarakat. Namun, beberapa perusahaan pemasaran multi level lainnya benar-benar menggunakan penjualan langsung ke efek yang baik. Mereka memiliki rantai distributor dan penjual akhir yang menjual ke konsumen akhir. Karena penjual akhir umumnya mengenal pembeli akhir dengan sangat baik, penjualannya tinggi dan perusahaan-perusahaan ini merupakan studi kasus di dunia penjualan langsung ataunon store retailing seperti keuntungan bisnis online.

2. menurut saya ada tapi sedikit perbedaannya yaitu kalau ritel store kita bisa lihat secara langsung dan bisa dilihat dan dicoba apa barang yang kita pilih dan juga sikonsumen memantapkan pilihannya dan kalau non retail dia tidak ada bentuk fisik aslinya sehingga konsumen kurang yakin dengan barang yang dia pilih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Septianti Dian Mariska -
Nama : Septianti Dian Mariska
Npm : 1712110197

1.) Retail dengan non store, biasanya lebih berfocus pada kontak dapat dilakukan secara personal melalui Kontak dapat dilakukan secara personal melalui penjualan langsung (direct selling) atau non-personal melalui TV, Internet, email marketing, telepon, atau sosial media. Tokopedia merupakan salah satu bisnis e-commerce di Indonesia dengan model marketplace (customer to customer). Melalui Tokopedia, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan juga usaha perorangan dapat melakukan pengembangan pada bidang usahanya. Hal ini dibuktikan dengan adanya fitur membuka toko pada tokopedia, dan sekaligus pihak yang berperan sebagai penjual dapat mengelolanya secara online.

2.) ΓÇó Berbasis toko transaksi berlangsung melalui perantara toko retail. Klasifikasi ini terbagi dua lagi; toko berdasarkan kepemilikan dan toko berdasarkan barang yang dijual. Pelanggan yang mau membeli harus datang ke toko.
ΓÇó Berbasis non-toko biasanya lebih berfokus pada kontak langsung dengan konsumen. Jika untuk non store pelanggan bisa lewat Kontak dapat dilakukan secara personal melalui penjualan langsung (direct selling) atau non-personal melalui TV, Internet, email marketing, telepon, atau katalog.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Panji Paradika Arimba -
Assalamualaikum bu mahon maaf baru bisa menjawab diskusi karna sedang berduka
1. Diskusikan dan tentukan dimensi kualitas layanan yang paling sesuai bagi bisnis ritel non-store?
Jawab : Menurut saya dimensi kualitas layanan yg paling sesuai bagi bisnis ritel non store adalah dengan mengedepankan responsiveness / kecepatanggapan dalam memberikan informasi mengenai suatu produk yang akan dijual kekonsumen, selain itu pemanfaatan e commerce sebagai wadah penjualan non retail merupakan salah satu cara yang sangat efektif terlebih hal ini sangat didukung dengan adanya teknologi yang memadai dan mudah di akses sehingga para konsumen lebih mudah menjangkau produk yang ditawarkan.
2. Menurut Anda adakah perbedaan dimensi maupun aribut kualitas layanan antara format retail store dan non-store retail? Jelaskan argumentasi saudara?
Jawab : Menurut saya perbedaannya hanya terletak dibentuk transaksi dan strategi dari masing masing toko antara non store retail dan retail store, dalam retail store transaksi dilakukan melalui prantara toko retail dan strategi yang digunakan dengan cara mengoptimalkan pelayanan langsung terhadap konsumen dan bagaimana caranya membuat konsumen puas dengan produk dan pelayanan tersebut. Sedangkan untuk non store retail lebih banyak pilihan untuk melakukan transaksi pembayarannya diantaranya menggunakan e money, debit , dsb dan strategi yang digunakan adalah dengan cara membuat non store retail semenarik mungkin yang mampu menarik pelanggan dan mengedepankan responsiveness / kecepatanggapan dalam memberikan informasi mengenai suatu produk yang akan dijual kekonsumen.