Forum diskusi minggu ke 16

Jumlah balasan: 8

Urutan kegiatan Diskusi forum

1. Membaca materi 

2. Memahami Materi

3. Memberikan komentar dan menanggapi komentar teman dalam diskusi

4. diskusi forum di buka 30 menit setelah kelas dibuka

5. peserta yang aktif berdiskusi akan mendapatkan point tambahan


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh Niki Veliandasari -

Nama : Niki Veliandasari

Npm : 1711010090



hijrah itu sendiri seperti yang terkandung dalam ayat-ayat Al-QurΓÇÖan adalah sebagai berikut.


Hijrah berarti mencela sesuatu yang benar karena takabur, seperti firman Allah, ΓÇ£Dengan menyombongkan diri terhadap Al-QurΓÇÖan itu dan mengucapkan perkataan-perkataan kejiΓÇ¥ (Al-MuΓÇÖminun: 67)

Hijrah berarti pindah dari suatu tempat ke tempat yang lain guna mencari keselamatan diri dan mempertahankan aqidah. Seperti firman Allah, ΓÇ£Barangsiapa yang berhijrah di jalan Allah niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyakΓÇ¥. (An-Nisa: 100)

Hijrah berarti pisah ranjang antara suami dan istri, seperti firman Allah, ΓÇ£Dan pisahkanlah mereka dari tempat tidur merekaΓÇ¥ (An-Nisa: 34)

Hijrah berarti mengisolir diri, seperti ucapan ayahnya Nabi Ibrahim kepada beliau, ΓÇ£Dan tinggalkanlah aku dalam waktu yang lamaΓÇ¥. (Maryam: 46)


Keutamaan Hijrah


Dengan berhijrah di jalan Allah dan Rasul-Nya maka seseorang akan memperoleh banyak keutamaan. Karenanya semangat hijrah tersebut hendaknya terus terjaga hingga maut menjemput kita.


Pertama, akan diberikan keluasan rezeki. ΓÇ¥Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.ΓÇ¥ (QS an-NisaΓÇÖ [4]: 100).


Kedua, dihapuskan kesalahan-kesalahannya. ΓÇ¥Maka, orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Pada sisi-Nya pahala yang baik.ΓÇ¥ (QS Ali Imran [3]: 195).


Ketiga, ditinggikan derajatnya di sisi Allah dan mendapatkan jaminan surga-Nya. ΓÇ¥Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. Tuhan mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari padanya, keridhaan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.ΓÇ¥ (QS at-Taubah [9]: 20-22).


Keempat, diberikan kemenangan dan meraih keridhaan-Nya. ΓÇ¥Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.ΓÇ¥ (QS at-Taubah [9]: 100).

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh Nita Rodiyantika -
Nama : Nita Rodiyantika
Npm : 1912120132
Kelas : 2AK-P4


Hijrah artinya perpindahan. Perpindahan dari satu keadaan yang buruk menuju keadaan yang lebih baik, perpindahan dari sebuah negeri kafir menuju negeri Islam. Namun tidak sekedar berpindah, dikatakan hijrah secara syar'i selain menuju ke arah yang lebih baik, juga diniatkan semata karena Allah Ta'ala.

Kewajiban berhijrah untuk siapa saja yang memiliki kesadaran agar hidupnya lebih baik menurut pandangan syariat

Hijrah itu berproses. Yang penting dan perlu diperhatikan, ada kesadaran untuk terus-menerus memperbaiki diri, terutama saat sedang sendiri. Sebab, ketika sedang sendirian, seseorang akan lebih tergoda dan berani berbuat maksiat.

Kegiatan perpindahan/hijrah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syari'at Islam.

Fase berhijrah :
1. Yang BELUM MENUTUP AURAT, yuk Segera Penuhi kewajibanmu 
2. Yang SUDAH MENUTUP AURAT, yuk Sempurnakan sesuai syariat
3. Yang SUDAH BERHIJAB SYAR"I, yuk kita dakwahkan ke orang yang kita cintai 


Jadi hijrah tidak semata-mata urusan dengan Tuhan, tetapi bagaimana keimanan itu mendorong seseorang mewujudkan kebaikan di mana pun berada dan sebagai apapun selama hidup, kemudian mempertanggungjawabkannya di hadapan Tuhan kelak.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh Aica Diana Putri -
Nama : Aica Diana Putri
Npm : 1912120119
Kelas : 2AK-P4

Hijrah sebagai salah satu prinsip hidup, harus senantiasa kita maknai dengan benar. Secara bahasa hijrah berarti meninggalkan. Seseorang dikatakan hijrah jika telah memenuhi 2 syarat, yaitu, yaitu yang pertama ada sesuatu yang ditinggalkan dan kedua ada sesuatu yang dituju (tujuan). Kedua-duanya harus dipenuhi oleh seorang yang berhijrah. Meninggalkan segala hal yang buruk, negative, maksiat, kondisi yang tidak benar, menuju keadaan yang lebih baik, sebagaimana yang Allah Subhanahu WataΓÇÖala kehendaki.
Dalam realitas sejarah hijrah senantiasa dikaitkan dengan meninggalkan suatu tempat, yaitu adanya peristiwa hijrah Nabi dan para sahabat meninggalkan tepat yang tidak kondusuf untuk berdakwah. Bahkan peristiwa hijrah itulah yang dijadikan dasar umat Islam sebagai permulaan tahun Hijriyah.

Inti hijrah kepada Allah ialah dengan meninggalkan apa yang dibenci Allah menuju apa yang dicintai-Nya. Rasulullah SAW bersabda, ''Seorang Muslim ialah orang yang kaum Muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.'' (HR Bukhari dan Muslim.

Hijrah ini meliputi dari dan menuju: Dari perbuatan syirik menuju tauhid, dari jahiliyah menuju Islamiyah, dari mungkar menuju ma'ruf, dari maksiat menuju taat. Dari kecintaan kepada selain Allah menuju kecintaan kepada-Nya, dari takut kepada selain Allah menuju takut kepada-Nya. Dari berharap kepada selain Allah menuju berharap kepada-Nya. Dari tawakal kepada selain Allah menuju tawakal hanya kepada-Nya. Dari berdoa kepada selain Allah menuju berdoa kepada-Nya. Dari tunduk kepada selain Allah menuju tunduk kepada-Nya.

Seorang Muslim yang menginginkan kecintaan Allah dan Rasul-Nya tidak ragu-ragu bahkan merasa mantap meninggalkan segala perkara yang melalaikan dirinya dari mengingat Allah. Dia rela meninggalkan pendapat kebanyakan manusia yang menyelisihi ketetapan Allah dan Rasul-Nya walaupun harus dikucilkan manusia. Seorang ulama salaf berkata, ''Ikutilah jalan-jalan petunjuk dan janganlah sedih karena sedikitnya pengikutnya.''
Pada akhirnya, hijrah adalah keberanian untuk tampil beda. Berani menolak suap ketika tradisi suap sudah membudaya. Berani menutup aurat ketika sebayanya ramai-ramai membuka aurat. Berani mengatakan yang benar, ketika yang lain justru menutup kebenaran.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh Fitria 1912120133 -
Nama : Fitria
Npm : 1912120133
Kelas : 2AK-P4

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya akan menanggapi materi tentang "hijrah"

Hijrah tidak selalu diartikan dengan berpindah tempat, namun berpindahnya itulah yang disebut hijrah. Hijrah pada haikatnya adalah berpindah menuju kebaikan. Misalnya dari orang yang berkepribadian buruk berusaha menjadi orang yang lebih baik dan lebih baik lagi.

pemaknaan hijrah tentu bukan selalu harus identik dengan meninggalkan kampung halaman seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, tetapi pemaknaan hijrah lebih kepada nilai-nilai dan semangat berhijrah itu sendiri, karena hijrah dalam arti seperti ini tidak akan pernah berhenti.

Hikmah yang bisa kita dapat dari kisah hijrahnya rasulullah dan para sahabatnya yaitu :
-perisitwa hijrah Rasululah dan para sahabatnya merupakan tonggak sejarah yang monumental dan memiliki makna yang sangat berarti bagi setiap Muslim.
-Hijrah mengandung semangat perjuangan tanpa putus asa dan rasa optimisme yang tinggi, yaitu semangat berhijrah dari hal-hal yang buruk kepada yang baik, dan hijrah dari hal-hal yang baik ke yang lebih baik lagi. Rasulullah SAW. dan para sahabatnya telah melawan rasa sedih dan takut dengan berhijrah, meski harus meninggalkan tanah kelahiran, sanak saudara dan harta benda mereka.

hijrah secara maknawi terus relevan sampai kapan pun. Bahwa nilai dan semangat hijrah harus kita bawa dalam kehidupan modern ini. Hijrah dari maksiat menuju ke ta'at. Hijrah dari yang haram menuju ke yang halal, dan menuju kebaikan- kebaikan lainnya.


Semangat hijrah jangan sampai berhenti pada hari ini. Semoga kita merupakan bagian dari orang-orang yang berhijrah ke arah yang lebih positif setiap harinya. Amin ya Rabbal-alamin.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh Riska Arianti Putri Ramadani -
Assalamualaikumwr.wb,
Nama : Riska Arianti Putri Ramadani
Npm : 1912120135
Kelas : 2AKP4

Menanggapai materi tentang hijrah, yang dapat saya simpulkan bahwasannya dalam konteks sejarah hijrah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syariΓÇÖat Islam.

Dengan merujuk kepada hijrah yang dilakukan Rasulullah Saw tersebut sebagaian ulama ada yang mengartikan bahwa hijrah adalah keluar dari ΓÇ£darul kufurΓÇ¥ menuju ΓÇ£darul IslamΓÇ¥. Keluar dari kekufuran menuju keimanan.
Umat Islam wajib melakukan hijrah apabila diri sendiri dan keluarganya terancam dalam mempertahankan akidah dan syariΓÇÖah Islam.
Hijrah sebagai salah satu prinsip hidup, harus senantiasa kita maknai dengan benar. Secara bahasa hijrah berarti meninggalkan. Seseorang dikatakan hijrah jika telah memenuhi 2 syarat, yaitu yang pertama ada sesuatu yang ditinggalkan dan kedua ada sesuatu yang dituju (tujuan). Kedua-duanya harus dipenuhi oleh seorang yang berhijrah. Meninggalkan segala hal yang buruk, negative, maksiat, kondisi yang tidak kondisif, menju keadaan yang lebih yang lebih baik, positif dan kondisi yang kondusif untuk menegakkan ajaran Islam.

Begitupun dengan hijrahnya seorang muslimah, setiap perempuan di dunia ini seburuk apapun masa lalu nya, mereka selalu punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik dan juga memiliki kesempatan untuk menjadi muslimah salehah dengan cara ΓÇ£HijrahΓÇ¥ atau berubah menjadi lebih dekat dengan Allah SWT, salah satu nya adalah dengan menutup aurat dan mengenakan pakaian SyarΓÇÖI.

Demikian tanggapan saya dari materi yang diberikan, semoga kita selalu senantiasa menuju jalan baik dari-Nya, aamiin allahuma aamiin.

Wassalamualaikum wr.wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh Rahma Safitri -
Nama : Rahma Safitri
Npm : 1912120120
Kelas : 2AK - P4

Kata hijrah berasal dari Bahasa Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan dari dan berpindah tempat. Dalam konteks sejarah hijrah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syariΓÇÖat Islam.

Dengan merujuk kepada hijrah yang dilakukan Rasulullah Saw tersebut sebagaian ulama ada yang mengartikan bahwa hijrah adalah keluar dari ΓÇ£darul kufurΓÇ¥ menuju ΓÇ£darul IslamΓÇ¥. Keluar dari kekufuran menuju keimanan.
Umat Islam wajib melakukan hijrah apabila diri an keluarganya terancam dalam mempertahankan akidah dan syariΓÇÖah Islam.

Perintah berhijrah terdapat dalam beberpa ayat Al-QurΓÇÖan, antara lain: Qs. Al-Baqarah 2:218).
ΓÇ£Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berhijrah di jalan Allah, mereka itu mengharpakn rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha PenyayangΓÇ¥
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh talitha nabila syahda -
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Izin memberi komentar.

Nama : Talitha Nabila Syahda
NPM : 1912120110

Hijrah bermakna perpindahan dari yang buruk ke arah yang lebih baik, dilakukan dan diniatkan hanya karena Allah semata. Hijrah dilakukan untuk siapa saja yang memiliki kesadaran untuk meraih kehidupan yang lebih baik sesuai dengan aturan syariat.

Nabi Muhammad SAW pernah berhijrah, dari Mekah ke Madinah, dengan berbagai halangan dan rintangan. Peristiwa hijrah tersebut pun berhasil walaupun dilakukan secara perlahan-lahan. Gambaran tersebut memberikan kita contoh agar tak perlu merasa terburu-buru jika ingin melakukan hal baik. Hendaknya lakukan secara perlahan namun pasti. Insyaallah Allah akan mempermudah segalanya.

Sebagai umat muslim yang taat, sebaiknya kita dapat berhijrah, khususnya dari segi pakaian bagi wanita. Bagi yang belum menutup aurat, segeralah penuhi kewajiban menutup aurat. Perintah tersebut datang langsung dari Allah sebagaimana dijelaskan pada Q.S. An-Nur:31. Bagi yang sudah menutup aurat, sempurnakanlah sesuai syari'at. Gunakanlah hijabmu dan pakaianmu sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. Bagi yang sudah berhijab syar'i, sebarkanlah virus-virus tersebut kepada orang banyak. Bagimu akan mendapat pahala, dan akan lebih banyak muslimah yang taat pada syariat agama.

Jadi, menurut saya, kita harus memenuhi seruan Allah dalam menutup aurat sesuai syari'at. Berhijrahlah. Entah dari hal kecil, kapan saja, dan mulai dari mana saja.

Terima kasih,
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum diskusi minggu ke 16

oleh Ega Dwi hartati -
Nama : Ega dwi hartati
Kelas : 2 Akp4
Npm : 1912120125

Assalamu'alaikum wr wb 
Hijrah yang berarti meninggalkan, menjauhkan dari dan berpindah tempat. Dalam konteks sejarah hijrah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syariΓÇÖat Islam.

Seseorang dikatakan hijrah jika telah memenuhi 2 syarat, yaitu, yaitu yang pertama ada sesuatu yang ditinggalkan dan kedua ada sesuatu yang dituju (tujuan). Kedua-duanya harus dipenuhi oleh seorang yang berhijrah. Meninggalkan segala hal yang buruk, negative, maksiat, kondisi yang tidak kondisif, menju keadaan yang lebih yang lebih baik, positif dan kondisi yang kondusif untuk menegakkan ajaran Islam.
Berhijrah harus di niatkan karna Allah dan tujuan untuk meraih rahmat dan keridhaan Allah.

Hijrahnya seorang muslimah adalah dengan memperbaiki diri ,meninggalkan segala bentuk maksiat, menjauhi segala laranganNya, mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mematuhi perintahNya, contohnya adalah berpakaian yang sesuai dengan syariat islam, dari yang tidak berjilbab kemudian memakai jilbab, dari yang sudah berjilbab kemudian menyempurnakan hijabnya, lalu dari yang sudah syar'i kemudian mengajak dan mengajarkan kepada saudara muslimnya. 

janji Allah yang diperuntukkan untuk hamba-hambanya yang mau berhijrah,

ΓÇ£Orang-orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti kami akan memberikan tempat yang baik di dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui.ΓÇ¥

(QS. An Nahl; 41)

Wassalamualaikum wr wb