Tempat Diskusi

Jumlah balasan: 8

Setelah membaca dan memahami materi dan juga setelah membaca dan memahami Hasil Evaluasi Semester Genap, sila bagi yang ingin bertanya dan menyampaikan pendapat bisa diajukan dalam forum ini. Sangat diperbolehkan bagi mahasiswa/i untuk saling menanggapi. Terima kasih. 

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Tempat Diskusi

oleh Budi Nuryanto -
Manfaatkan waktu forum diskusi ini dari waktu yang ada ( 10.30 - 12.00).
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi

oleh Lidya intan Permatasari -
Izin bertanya pak, untuk menghadapi uas agama Katolik, materi apa yang harus kami pahami dan siapkan ya pak..?
Trimakasih pak.
Sebagai balasan Lidya intan Permatasari

Re: Tempat Diskusi

oleh Budi Nuryanto -
Untuk teori ya seperti yang lalu, tapi sebagian besar dari materi pertemuan setelah UTS (waktu 24 jam). Utk praktek pahami materi pertemuan hari ini dan siapkan satu renungan singkat tentang salah satu materi Kajian Agama Katolik (waktut (7 x 24 jam).
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi

oleh Budi Nuryanto -
Bedanya kalau yang lalu ada membuat diskripsi. Untuk UAS diganti praktek. Praktek karena tidak memungkinkan di Gereja atau di Lingkungan lakukan saja di rumah dan umatnya anggota keluarga dan saudara.
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi

oleh Budi Nuryanto -
Terimakasih Intan, ayo yang lain mana
kalau tidak ada yang bertanya, saya yang akan bertanya
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi

oleh Budi Nuryanto -
Pertanyaan :
Berapa kalikah kita membuat tanda Salib pada saat melakukan ibadat, berikan berikan penjelasan singkat
Sebagai balasan Budi Nuryanto

Re: Tempat Diskusi

oleh Lidya intan Permatasari -
Dalam Perayaan Ekaristi, umat membuat tanda salib bersama-sama dengan umat yang lain hanya dua kali saja. Pertama, pada waktu imam mengawali Misa dengan tanda salib, dan kedua pada waktu imam mengakhiri Misa dengan memberikan berkat.Selain itu, ada juga tiga tanda salib kecil yang dibuat bersama-sama imam dan umat yang lain, di dahi, di bibir, dan di dada, pada awal bacaan Injil. Tanda salib kecil ini dibuat secara individual, sendiri-sendiri, pada waktu berdoa pribadi saat tiba di gereja dan saat hendak meninggalkan gereja, atau saat menyampaikan doa-doa pribadi di depan patung atau lukisan orang-orang kudus, di luar Misa.