Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Anda sedang menggunakan akses tamu
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
Perluas semua Ciutkan semua
  1. Dasbor
  2. 2022-2 | MA | Rabu, 10:30:00 s/d 14:30:00 |Manajemen Perubahan | 4MA-P1| 4 SKS | Betty Magdalena, S.
  3. Pertemuan Ke 4, Hari : Rabu, Tanggal : 5 April 2023, Waktu :. 10.30 -14.40 .Materi : Resistensi Perubahan
  4. Bahan Bacaan

Bahan Bacaan

Syarat penyelesaian

Strategi Menghadapi Resistensi Terhadap Perubahan


Berikut cara-cara yang bisa kita tempuh untuk menghadapi resistensi perubahan, seperti dikutip oleh Dr. Kusdi dalam bukunya Teori Organisasi dan Administrasi:  

  1. Pendidikan, komunikasi, sosialisasi. Diperlukan ketik terdapat kesenjangan informasi, misinformation, beredar informasi-informasi yang tidak akurat tentang program perubahan atau kurangnya informasi yang diterima. Cara ini memakan waktu, namun pemrakarsa perubahan harus menyadari pentingnya melakukan sosialisasi perubahan.
  2. Pertisipasi dan melibatkan. Cara ini ditempuh bila  pemrakarsa perubahan tidak memiliki informasi lengkap untuk merancang perubahan dan pihak penentang memiliki kekuatan untuk menentang lalu perlu dilibatkan. Harapannnya orang yang diajak berpartisipasi akan sungguh-sungguh berkontribusi melaksanakan perubahan.
  3. Memberi fasilitas dan dukungan; dilakukan ketika pihak-pihak menentang karena kesulitan menyesuaikan dengan proses perubahan.
  4. Negoisasi dan kesepakatan; kelompok-kelompok yang akan dirugikan dengan perubahan dan lalu menentang diberikan kompensasi. Cara ini lebih mudah dilakukan namun memakan biaya, apalagi jika dalam negoisasi terjdi tawar menawar yang alot.
  5. Manipulasi dan kerjasama; bisa ditempuh bila cara lain tidak efektif. Namun bisa menjadi masalah jika orang akhirnya merasa telah dimanipulasi.
  6. Paksaan eksplisit dan implisit; diitempuh ketika pemrakarsa memiliki kekuatan yang cukup dan perubahan harus cepat terwujud. Efektif mengatasi resistensi apapun namun beresiko menyebabkan orang sakit hati. 

Pelajaran ini belum siap untuk diambil.
2026 copyright Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya.
Custome by ICT Center Darmajaya
Anda sedang menggunakan akses tamu (Masuk)
Dapatkan aplikasi seluler