Program pengembangan karir merupakan salah satu dukungan perusahaan sebagai upaya mendorong dan memotivasi karyawan agar mampu mengembangkan karirnya menjadi lebih baik dari segi posisi maupun pendapatan. Setiap karyawan pasti tidak ingin memiliki karir yang stagnan, mereka menginginkan sebuah kemajuan untuk mencapai titik kesuksesan.
Pengembangan karir menjadi salah satu fokus perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi para karyawan agar mampu menggali potensinya. Melalui program pengembangan karir yang terencana, motivasi dan produktivitas kerja karyawan akan meningkat begitupun dengan tingkat kepuasan kerja. Hal tersebut akan mendorong performa dan kontribusi karyawan menjadi lebih baik.
Pada akhirnya, program ini akan berdampak pada kemajuan perusahaan yang lebih progresif. Serta mempertahankan karyawan yang memiliki potensi untuk berkontribusi besar bagi perusahaan. Pengembangan karir sudah seharusnya direncanakan dan disusun secara matang oleh departemen HR. Hal ini bertujuan agar hasilnya sesuai dengan target yang diinginkan perusahaan maupun karyawan. Upaya pengembangan karir ini merupakan salah satu bentuk manajemen sumber daya manusia yang diaplikasikan melalui Program Pengembangan Karir atau Career Development Program (CDP).
Pengertian Pengembangan Karir
Menurut Komang (2012:1), pengembangan karir adalah peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang untuk mencapai sebuah rencana karir dan peningkatan yang dilakukan oleh departemen personalia untuk mencapai suatu rencana kerja sesuai dengan jalur atau jenjang organisasi.
Berdasarkan pengertian Komang, bisa dijabarkan bahwa pengembangan karir adalah sebuah proses yang dilakukan oleh perusahaan melalui departemen HR dengan melibatkan usaha karyawan untuk mengubah status, posisi, atau kedudukan karyawan itu sendiri. Tidak hanya perihal jabatan dan salary, pengembangan karir ini juga berfokus pada peningkatan kemampuan karyawan untuk menggali potensi dan memberikan performa terbaiknya bagi perusahaan.
Dalam praktiknya, terdapat 3 unsur penting yang mendukung program pengembangan karir yaitu individu (karyawan itu sendiri), manajer, dan perusahaan. Karyawan disini menjadi unsur yang menentukan keberhasilan program pengembangan karir. Tanpa niat dan keinginan untuk belajar dari karyawan itu sendiri, semua rencana tidak akan berjalan.
Manajer mengetahui secara langsung performa karyawan di lapangan, karenanya ia berperan memberikan laporan nilai dan umpan balik atas kinerja yang sudah diberikan karyawannya. Sedangkan dari segi perusahaan, perannya menjadi penggerak dengan menyusun program pelatihan, pilihan jenjang karir atau sesuai kebijakan yang dimiliki.
Mengutip laman the balance careers, Susan M.Heathfield seorang HR dan management consultant menjelaskan beberapa langkah dalam merencanakan program pengembangan karir oleh perusahaan untuk karyawannya, yaitu :
Pengembangan karir merupakan salah satu kegiatan manajemen sumber daya manusia sebagai bentuk dukungan dan hubungan antar karyawan dengan perusahaan. Meskipun semua bergantung pada profesionalitas dan partisipasi karyawan, perusahaan harus tetap memberikan wadah dan dukungan melalui program pengembangan karir yang tersusun dengan baik. Semakin baik sistem pengembangan karir karyawan perusahaan, maka semakin mudah karyawan dalam mengembangkan karirnya dan berdampak bagi perkembangan perusahaan juga.