Lewati ke konten utama
Panel samping
Beranda
Kalender
Kategori
Ilmu Komputer
Ekonomi & Bisnis
Desain, Hukum & Pariwasata
IBI
Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan
Panduan Dosen
Panduan Mahasiswa
SK Rektor Prihal E-learning
SK Senat Prihal E-learning
Bantuan
Jadwal UJIAN
Jadwal UTS
Jadwal UAS
Selengkapnya
Masuk
Beranda
Kalender
Kategori
Ciutkan
Memperluas
Ilmu Komputer
Ekonomi & Bisnis
Desain, Hukum & Pariwasata
IBI
Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan
Ciutkan
Memperluas
Panduan Dosen
Panduan Mahasiswa
SK Rektor Prihal E-learning
SK Senat Prihal E-learning
Bantuan
Jadwal UJIAN
Ciutkan
Memperluas
Jadwal UTS
Jadwal UAS
Buka indeks kursus
Dasbor
SP-BAHASA INDONESIA-BETTY MAGDALENA
Pertemuan ke 5 Hari : Senin, Tanggal : 11 Agustus 2025, Waktu : 13.00 - 14.30, Materi : Diksi 2
Bahan Bacaan
Bahan Bacaan
You are not enrolled in this course.
Abaikan peringatan ini
Syarat penyelesaian
Tandai selesai
Berikut adalah penjelasan mengenai sinonim, homonim, homograf, homofon, dan polisemi beserta contohnya dalam bahasa Indonesia:
1. Sinonim:
Definisi:
Sinonim adalah kata-kata yang memiliki makna yang sama atau mirip.
Contoh:
"Pintar" dan "cerdas"
"Abadi" dan "awet"
"Rajin" dan "giat"
2. Homonim:
Definisi:
Homonim adalah kata-kata yang memiliki bentuk (tulisan dan/atau lafal) yang sama, tetapi maknanya berbeda.
Jenis Homonim:
Homograf:
Homonim yang memiliki tulisan yang sama, tetapi lafal dan maknanya berbeda.
Homofon:
Homonim yang memiliki lafal yang sama, tetapi tulisan dan maknanya berbeda
Contoh:
Homonim (umum):
"Bisa" (kemampuan) dan "bisa" (racun)
"Buku" (bagian dari anggota tubuh) dan "buku" (kitab)
Homograf:
"Per" (satuan ukuran) dan "per" (kata depan
"Tahu" (makanan) dan "tahu" (memahami)
H
omofon:
"Masa" dan "massa"
3. Polisemi:
Definisi:
Polisemi adalah kata yang memiliki beberapa makna yang masih terkait satu sama lain.
Contoh:
"Kepala" (bagian tubuh) dan "kepala" (pimpinan)
"Mata" (organ tubuh) dan "mata" (lubang jarum)
Pelajaran ini belum siap untuk diambil.
Abaikan peringatan ini