MAKNA LITURGI DALAM IBADAH Pertemuan 5. Jumat,23 April 2021. (Dosen:Pdt.Indra Rimbawan,S.Th) I.Pengantar Pertemuan 2 telah disinggung tentang Liturgi (leitourgia-Yunani). Makna LITURGI dalam Ibadah, bukan sekedar susunan/tata ibadah saja, akan tetapi harus disadari sebagai central dalam Ibadah yang memiliki urutan-urutan atau rumpun yang mengacu bagi Kemuliaan TUHAN. Berikut ada lima makna liturgi dalam Ibadah Jemaat (Gereja): a.Media Perjumpaan Jemaat dengan Tuhan. Seorang Liturgis berperan sebagai wakil jemaat,maka kehidupan harus dalam perkenanan Tuhan. b.Sarana Persekutuan Jemaat. Harus dapat dinikmati, menguatkan, meneguhkan untuk menyatakan diri kepada dunia dan Tuhan dalam iman jemaat. c.Acuan Pelayanan Gereja. Liturgi harus berdampak untuk mempengaruhi sikap jemaat dalam melayani Tuhan dan Sesama sesuai hukum Kasih. d.Ungkapan Jiwa dan roh Jemaat. Artinya, dari awal sampai akhir ibadah haruslah terus menyala/hidup dalam sukacita, damai sejahtera dan berkat bagi jemaat. e.Cerminan Gereja Bertumbuh. Gereja bertumbuh dan berdampak artinya bukan monoton melainkan harus inovatif untuk menyuarakan Injil Tuhan Yesus Kristus central Ibadah yang menjamin Keselamatan Jemaat. II. PETUGAS PENYAMPAIAN LITURGI(LITURGOS) atau WORSHIP LEADER (WL) Dalam PL yang bertugas Pelayanan untuk melayani di KEMAH SUCI dengan berbagai tugas Ibadah adalah orang yang secara khusus ditentukan, dipilih dan ditunjuk oleh Allah yaitu suku Lewi. (Keluaran 38:21)Lewi adalah anak ketiga Yakub, yang diberkati (Kej 49:5-7,28). Suku Lewi diturunkan dari Lewi dan Lea. Mengapa harus Suku Lewi yang dipilih Allah? Karena suku inilah yang langsung dari keturunan Imam Harun. Tugas suku ini sebagai rombongan Penyanyi, musik, korban bakaran dan menyiapkan seluruh atribut ibadah. Suku ini tidak mendapatkan warisan kedudukan/tanah di Kanaan. Arti Lewi dalam bahasa Ibrani "Levy,Levi" artinya menyatukan. Dan hampir semua dalam kitab PL dalam penyelenggaraan Ibadah adalah dilibatkan suku Lewi. Aplikasi: Dalam Penyelenggaraan Ibadah di PB adalah para Imam, ahli Taurat, para Sanhedrin. Namun perkembangan dalam Ibadah Gereja diberikan kepada para Hamba Tuhan. III.PENUTUP Dengan memahami makna liturgi dengan baik, maka seorang liturgis, tidak akan SEMBARANG dalam membawa Jemaat dalam PERJUMPAAN dengan TUHAN dalam Ibadah atau Persekutuan. Liturgi harus juga dapat mewarnai dan merubah karakter semua personil yang terlibat dalam pelayanan Gerejawi. Hidup orang percaya adalah liturgi yang mencerminkan Kasih Anugrah Tuhan Yesus Kristus. Amin.