Garis besar topik

  • Telaah Pustaka dan Teori

    a. Pengertian teori

    b. Teori dan penelitian

    c. Tujuan dan manfaat telaah pustaka

    d. Langkah membuat telaah pustaka

    e. Teori-teori dalam riset sdm


    • Kajian Pustaka: Pengertian, Jenis, Cara Menulis, dan Contoh Lengkap


      Pengertian Kajian Pustaka Menurut Para Ahli


      1. Muh Fitrah, M,PS & Dr. Lutfhiyah, M.Ag

      Menurut Muh Fitrah, M,PS & Dr. Lutfhiyah, M.Ag dalam buku yang berjudul Metodologi Penelitian; Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas & Studi Kasus menuturkan bahwa kajian pustaka adalah tindakan mencermati, mendalami, dan menelaah pengetahuan.

      2. Pohan (2007)

      Pohan mengungkapkan bahwa kajian pustaka merupakan kegiatan penyusunan kajian pustaka yang memiliki tujuan mengumpulkan data dan informasi ilmiah, berupa teori-teori, metode, atau pendekatan yang pernah berkembang dan telah didokumentasikan dalam bentuk buku, jurnal, naskah, catatan, rekaman sejarah, dokumen-dokumen, dan lain-lain yang terdapat di perpustakaan. 

      Selain itu, kajian ini dilakukan dengan tujuan menghindarkan terjadinya pengulangan, peniruan, plagiat, termasuk swaplagiat.

      3. Nyoman Kutha Ratna (2010)

      Selain itu, Nyoman Kutha Ratna memiliki tiga pandangan yang berbeda tentang kajian pustaka:

      ΓÇô Pertama, kajian pustaka merupakan seluruh bahan bacaan yang mungkin pernah dibaca dan dianalisis, baik yang sudah dipublikasikan maupun hanya sebagai koleksi pribadi.

      ΓÇô Kedua, kajian tersebut sering dikaitkan dengan kerangka teori atau landasan teori, yaitu berisi teori-teori yang digunakan untuk menganalisis objek penelitian. Oleh sebab itu, sebagian peneliti melakukan kegiatan menggabungkan kajian pustaka dan kerangka teori.

      ΓÇô Terakhir, kajian tersebut sebagai bahan-bahan yang secara khusus memiliki kaitan dengan objek penelitian yang sedang dikaji.

      4. Nazir (2005)

      Sementara itu, Naizr menyatakan bahwa studi kepustakaan atau studi literatur selain dari mencari sumber data sekunder yang akan mendukung penelitian, juga diperlukan untuk mengetahui sampai ke mana ilmu yang berhubungan dengan penelitian tersebut berkembang dan sampai mana ada kesimpulan dan generalisasi yang pernah dibuat, sehingga situasi yang diperlukan diperoleh.

      Manfaat Kajian Pustaka

      Adanya kajian pustaka di dalam karya ilmiah tentu saja memiliki beberapa manfaat. Tapi sebelum membahas bagaimana manfaat atau fungsi dari kajian pustaka, perlu diketahui bahwa sebelum menulis karya ilmiah, penulis harus membaca beberapa literatur dan referensi dengan tujuan sebagai berikut:


      ΓÇô Sudah mengetahui topik apa yang ingin diteliti dari literatur atau referensi.

      ΓÇô Perlu mengetahui konsep dan juga teori yang sudah pernah diaplikasikan ke dalam pokok bahasan topik penelitian yang juga relevan dengan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis.

      ΓÇô Bisa menentukan kira-kira metode penelitian apa yang sudah pernah diterapkan dalam mengkaji topik yang ingin diteliti.

      ΓÇô Mengetahui apa saja kontroversi yang berkaitan dengan topik dan tentang bagaimana hasil studi yang muncul tersebut.

      ΓÇô Jika menemukan temuan penelitian yang saling bertolak belakang, maka harus tahu bagaimana harus bersikap.

      ΓÇô Mengetahui siapa saja peneliti yang telah melakukan penelitian yang berkaitan dengan topik yang akan diteliti.

      Sementara itu, berikut ini adalah beberapa manfaat dan fungsi dari dibuatnya kajian pustaka saat menulis karya tulis.

      1. Sebagai Solusi

      Dengan dibuatnya kajian yang berisi pustaka tentang referensi atau literasi, maka kerangka berpikir dalam penelitian jelas sehingga dapat menemukan solusi dari berbagai permasalahan yang berhasil ditemukan berdasarkan dari berbagai pengkajian dari berbagai literatur.

      2. Landasan Pengembangan Instrumen

      Selain itu, kajian pustaka juga bisa dijadikan sebagai landasan pengembangan untuk menemukan solusi berupa teori selanjutnya yang disusun berdasarkan indikator-indikator yang berangkat dari solusi tersebut. Kemudian indikator tersebutlah yang kemudian akan dijadikan instrumen di dalam penelitian.

      3. Membuat atau Menentukan Kriteria

      Dengan adanya kajian yang berisi tentang referensi atau literasi, maka dalam pembuatannya penting untuk membuat dan menentukan kriteria terlebih dahulu dan bisa dimulai dari pembentukan pernyataan. Kriteria yang dimaksud di sini misalnya adanya keberhasilan atau kegagalan, saran bagi penelitian tersebut, bagaimana identifikasinya, dan terakhir membuat kesimpulan.

      4. Untuk Melakukan Verifikasi Hasil Penelitian

      Terakhir, fungsi dan manfaat dibuatnya kajian pustaka adalah sebagai perbandingan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dengan berbagai penelitian sebelumnya, sehingga kemudian didapatlah berbagai kesimpulan yang kemudian dikumpulkan menjadi hasil dari verifikasi tersebut.

      Jenis Kajian Pustaka

      Meskipun maksud dan tujuan serta isinya sama, akan tetapi kajian pustaka memiliki beberapa macam atau jenis yang dibedakan berdasarkan teori dan juga jenis penelitiannya. Berikut ini adalah berbagai macam-macam atau jenis kajian yang berisi tentang pustaka.

      1. Kajian Pustaka Penelitian Kuantitatif

      Kajian ini merupakan kajian yang digunakan pada penelitian yang memiliki teori penelitian kuantitatif atau theory in quantitative research. Kajian dengan teori ini diartikan sebagai seperangkat gagasan konstruk atau variabel yang saling berhubungan satu sama lain yang kemudian berasosiasi dengan proposisi atau hipotesis yang memberi perincian hubungan antarvariabel.

      Fungsi dari jenis kajian ini adalah sebagai argumentasi, pembahasan, atau juga bisa menjadi alasan yang kuat. Dalam teori ini, peneliti bisa memberi penegasan teorinya dalam berbagai bentuk, yaitu:

      ΓÇô peneliti menegaskan teori dalam bentuk pernyataan dari berbagai hipotesis yang saling berhubungan,

      ΓÇô peneliti mampu menyatakan teori dalam bentuk pernyataan yaitu ΓÇ£jika-makaΓÇ¥ untuk menunjukkan mengapa seseorang harus berharap pada variabel bebas agar bisa memengaruhi variabel terikat,

      ΓÇô peneliti mampu menyajikan teori dalam bentuk visual yang penting untuk menerjemahkan berbagai variabel ke dalam gambar visual.

      2. Kajian Pustaka Penelitian Kualitatif

      Jenis kajian yang kedua adalah kajian pustaka kualitatif. Kajian pustaka jenis ini biasanya digunakan untuk penelitian kualitatif, yang mana para peneliti menggunakan teori di dalam penelitian dengan berbagai macam tujuan, yaitu:

      ΓÇô pada penelitian kualitatif, teori yang digunakan biasanya bertujuan untuk menjelaskan perilaku atau sikap tertentu yang kemudian akan menjadi sempurna ketika dilengkapi dengan variabel, konstruk, dan hipotesis penelitian,

      ΓÇô para peneliti pada penelitian kualitatif biasanya menggunakan perspektif teoretis sebagai pedoman umumnya untuk meneliti berbagai hal, misalnya gender, kelas, dan juga ras atau berbagai masalah lain mengenai kelompok marginal,

      ΓÇô selain itu, di dalam penelitian kualitatif biasanya menggunakan teori yang dijadikan sebagai poin akhir penelitian yang mana artinya peneliti menerapkan proses penelitiannya secara induktif yang berlangsung dari data menuju ke tema-tema umum, lalu menuju teori atau model tertentu.

      3. Kajian Pustaka Penelitian Campuran

      Jenis kajian ini digunakan pada teori penelitian yang menggunakan metode campuran yang biasa diterapkan secara deduktif, misalnya dengan melakukan pengujian atau melakukan verifikasi terhadap teori kuantitatif atau secara induktif, misalnya dengan memunculkan teori atau pola kuantitatif.

      Meski demikian, ada beberapa cara unik yang dilakukan untuk memasukkan teori ke dalam penelitian metode campuran, yang mana peneliti akan mengumpulkan, menganalisis, dan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan rancangan metode campuran yang berbeda.

      4. Kajian Pustaka Teori Normatif

      Jenis kajian terakhir adalah yang digunakan untuk teori penelitian yakni teori normatif. Kajian ini sangat cocok untuk penelitian ilmu sosial yang dapat diuji secara empiris dan berbagai hal lainnya yang memuat berbagai pertanyaan penting tentang politik yang berada di luar cakupan. Hal ini karena teori ini menjadi sentral bagi ilmu politik atau filsafat politik yang juga disebut teori normatif.

      Cara Menulis Kajian Pustaka

      Setelah memahami berbagai hal tentang kajian pustaka, selanjutnya penulis harus mengetahui bagaimana cara menulis kajian pustaka yang tepat agar dalam penerapannya tidak mengalami kebingungan dan dapat menyajikan kajian pustaka dengan benar. Berikut adalah caranya.

      1. Mengidentifikasi

      Langkah pertama yang harus dilakukan untuk menulis kajian yang berisi pustaka adalah mengidentifikasi berbagai faktor yang harus termuat di dalamnya, salah satunya yakni kata kunci. Kata kunci yang kemudian menjadi topik penelitian harus dikaji dengan tepat agar pemilihan literatur atau referensinya juga sesuai.

      2. Membaca Penelitian yang Relevan

      Penulis juga harus rajin membaca bagian abstrak dari berbagai hasil laporan penelitian yang pernah berlangsung dan harus relevan dengan topik yang akan dibahas. Berbagai laporan tersebut bisa dibaca misalnya dari yang bersumber dari jurnal, buku, prosiding, dan lain sebagainya.

      3. Mencatat

      Setelah membaca bagian abstrak dari berbagai penelitian, peneliti juga harus membuat catatan hasil bacaannya yang berisi peta literatur urutan dan juga berbagai temuan tentang keterkaitan topik penelitian serta berbagai referensi bibliografi.

      4. Membuat Ringkasan

      Langkah selanjutnya setelah mencatat yaitu membuat ringkasan dari berbagai literatur dengan lengkap berdasarkan dengan peta literatur yang sudah dibuat sebelumnya dan harus menyesuaikan urutan dan juga keterkaitan topik pada setiap variabel.

      5. Membuat Kajian Pustaka

      Kemudian penulis mulai membuat kajian pustaka dan menyusun kajian tersebut secara sistematis berdasarkan dengan teori dan konsep penting yang berhubungan dengan topik dan variabel penelitian.

      6. Menulis Pandangan Umum

      Terakhir, penulis bisa menulis literature review yang berisi tentang pandangan umum terkait dengan topik yang akan diangkat berdasarkan literatur yang telah dipilih. Jelaskan juga aspek orisinalitas dan juga adanya berbagai kepentingan pada topik penelitian yang sudah dipilih dan akan dilakukan. 

    • Buatlah resume dari video diatas