Garis besar topik

      1. What is Organizational Conflict?
      2. PondyΓÇÖs   Model  of   organizational Conflict
      3. Managing Conflict: Conflict Resolution Strategies
      4. What  is
      5. Organizational Power? Source of Organizational Power
      6. Using Power: Organizational Politics
    • BACA

    • BACA

    •  SOAL LATIHAN (TERKAIT DAN TERKINI)

        A. Pilihan Ganda (Konseptual dan Aplikatif)

      1. Konflik organisasi dapat bersifat fungsional apabila…
        A. Menyebabkan turunnya motivasi kerja
        B. Menghambat komunikasi antar tim
        C. Mendorong inovasi dan penyempurnaan proses kerja ✅
        D. Meningkatkan dominasi pihak tertentu dalam organisasi
      2. Tahapan dalam model konflik Pondy yang menggambarkan konflik mulai terasa secara emosional adalah:
        A. Latent Conflict
        B. Perceived Conflict
        C. Felt Conflict ✅
        D. Conflict Aftermath
      3. Dalam konteks kerja hybrid, konflik sering muncul karena...
        A. Terlalu sering bertemu secara fisik
        B. Berbagi sumber daya secara tidak adil ✅
        C. Konsistensi regulasi HR yang tinggi
        D. Karyawan tidak dapat mengakses media sosial
      4. Politik organisasi dapat berdampak positif apabila...
        A. Digunakan untuk menjatuhkan rekan kerja
        B. Diterapkan untuk memperjuangkan perubahan yang adil ✅
        C. Dilakukan secara rahasia dan tanpa regulasi
        D. Menguntungkan pihak atasan semata
      5. Salah satu contoh kekuasaan informal dalam organisasi digital adalah...
        A. Wewenang direktur utama
        B. Keputusan rapat direksi
        C. Pengaruh figur karyawan dengan banyak pengikut di platform internal ✅
        D. Peraturan tertulis dalam manual kerja

       

      B. Essay (Analisis dan Aplikasi)

      1. Jelaskan dengan contoh nyata bagaimana konflik dalam organisasi digital (remote team) bisa muncul dan bagaimana strategi penyelesaian yang sesuai diterapkan. Gunakan salah satu pendekatan: negosiasi, mediasi, atau kolaborasi.
      2. Analisis model Pondy dalam konteks startup berbasis teknologi. Apakah semua tahapannya masih relevan? Jelaskan dengan merujuk pada contoh kasus yang Anda ketahui.
      3. Bagaimana peran kekuasaan berbasis keahlian (expert power) menjadi lebih dominan dalam organisasi modern berbasis data dan teknologi? Berikan contoh dari praktik organisasi nyata.
      4. Jelaskan perbedaan antara kekuasaan formal dan informal dalam organisasi digital. Apa dampaknya terhadap pengambilan keputusan?
      5. Diskusikan bagaimana organisasi dapat menyeimbangkan penggunaan politik organisasi secara positif tanpa mengorbankan etika dan keadilan. Berikan strategi konkret.

       C. Studi Kasus Mini (Critical Thinking)

      Kasus:
      PT Solusi Digital Internasional adalah perusahaan startup dengan struktur organisasi yang datar dan mengandalkan kerja jarak jauh (remote working). Belakangan ini muncul konflik antara tim desain dan tim pengembangan karena tenggat waktu yang tidak realistis dan komunikasi yang kurang jelas. Beberapa karyawan mulai membentuk kelompok-kelompok informal di platform komunikasi internal, membahas manajer proyek yang dianggap tidak adil.

      Pertanyaan:

      1. Identifikasi jenis konflik yang terjadi.
      2. Tahapan apa dalam model Pondy yang paling menggambarkan kondisi saat ini?
      3. Apa bentuk kekuasaan yang tampak digunakan dalam kasus ini?
      4. Strategi apa yang paling cocok digunakan oleh manajer untuk menyelesaikan konflik ini secara adil dan produktif?