Garis besar topik
-
-
Beberapa item yang mengelompok menjadi indikasi sebuah variabel tidak cukup dilihat dari ukuran validitas saja, namun juga diukur besarnya kehandalan yang terjadi pada kelompok tersebut. Sama hal dengan uji validitas untuk mengukur reliabilitas sebuah instrumen dapat digunakan beberapa metode seperti split half, alpha Cronbach, Test Retest, Rulon, Hyot, dan banyak lagi lainnya.
ΓÇó Reliabilitas intrumen menggambarkan kemantapan dan kestabilan alat ukur yang digunakan oleh penelitian.
ΓÇó Suatu instrumen penelitian dikatakan memiliki relibilitas yang tinggi atau baik apabila instrumen penelitian selalu memberikan hasil yang sama ketika digunakan berkali-kali, baik oleh peneliti yang sama maupun peneliti yang berbeda.
Metode Dalam Mengukur Reliabilitas
Menurut R. Gunawan Sudarmanto (2013) menyatakan ada 2 cara dalam mengukur reliabilitas yaitu :
- Metode Pengulangan (Test ΓÇô Retest Method)
- Metode Belah Dua (Split-Half Method)
Syarat Relibilitas adalah sebagi berikut :
Pertanyaan didalam instrumen/angket dikatakan Reliabel apabila : rhitung > rtabel atau nilai signifikan (Sig.) < ╬▒ = 0,05. sebaliknya, Tidak Reliabel apabila, rhitung < rtabel atau nilai signifikan (Sig.) > ╬▒ = 0,05.
A. Metode Pengulangan (Test ΓÇô Retest Method)
Metode pengulangan berarti peneliti harus melakukan beberapa kali tes, minimum dua kali tes dengan waktu yang berbeda à tujuannya untuk mengetahui kestabilan dalam suatu instrumen penelitian. Bisa juga metode ini menggunakan pilot t-tes dimana angket di uji coba oleh tenaga profesional yang sesuai dengan bidang risetnya.
Langkah mengerjakan Metode cara 1 :
Klik Analyze - Correlate - Bevariate - Pindahkan semua Variabel kekolom Variabels - Ceklis Person - Ceklis two tailed/one tailde - Ceklis Flag Significant Corelations - ok
-