Garis besar topik

    • Pesi 7 - Pengembangan Research GAP (Pengembangan  Research GAP):

      Pengembangan Research GAP (Kesenjangan Penelitian) adalah proses mengidentifikasi area pengetahuan yang belum tersentuh, kontradiksi dalam temuan sebelumnya, atau pertanyaan yang belum terjawab dalam studi-studi terdahulu, untuk kemudian merancang penelitian baru yang mengisi celah tersebut, memberikan kontribusi orisinal, dan memperluas batas ilmu pengetahuan. Ini melibatkan analisis literatur mendalam untuk menemukan kelemahan atau area yang terlewatkan dalam penelitian sebelumnya, lalu menawarkan solusi berupa novelty (kebaruan) dalam penelitian Anda, seperti variabel baru, metode inovatif, atau konteks yang berbeda. 
      Cara Mengembangkan Research GAP
      1. Jelajahi Fenomena Baru: Amati kejadian atau fenomena di lapangan yang belum memiliki penjelasan ilmiah yang memadai.
      2. Gali Konsep Terabaikan: Tinjau kembali penelitian terdahulu dan cari konsep atau teori yang kurang mendapat perhatian atau diabaikan.
      3. Analisis Hasil Penelitian: Perhatikan hasil yang kurang jelas atau memiliki keterbatasan dalam menjelaskan fenomena secara menyeluruh.
      4. Baca Jurnal Tinjauan (Review): Langsung membaca systematic literature review atau meta-analisis untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang celah penelitian.
      5. Cermati Saran Penelitian: Perhatikan rekomendasi "untuk penelitian selanjutnya" di akhir artikel ilmiah sebagai petunjuk Research GAP.
      6. Bandingkan Penelitian Serupa: Bandingkan temuan dari beberapa penelitian dengan topik sama, cari inkonsistensi atau perbedaan konteks (metode/data).
      7. Identifikasi Jenis GAP: Tentukan jenis celah, misalnya:
      Contoh Praktis
      • GAP: Studi tentang kesulitan belajar speaking daring saat pandemi hanya fokus pada media online, mengabaikan faktor lain.
      • Pengembangan: Peneliti selanjutnya mengisi GAP ini dengan menguji apakah kesulitan tersebut disebabkan oleh media atau faktor lain, memberikan penjelasan yang lebih komprehensif. 
      Hubungan dengan Novelty
      • Research GAP: Mengidentifikasi "masalah" atau kekosongan.
      • Novelty: Menawarkan "solusi" baru atau kontribusi unik untuk mengisi GAP tersebut, seperti variabel baru (misal: Bitcoin Liquidity untuk harga Bitcoin) atau pendekatan baru. 
      Dengan mengidentifikasi GAP dan menawarkan novelty, penelitian Anda menjadi lebih orisinal, relevan, dan memberikan kontribusi signifikan bagi ilmu pengetahuan.