Garis besar topik

    • I  Aspek-aspek Perencanaan Karir

      Beberapa pakar SDM mengemukakan pentingnya perencanaan karir, menurut Mondy, melalui perencanaan karir, setiap individu mengevaluasi kemampuan dan minatnya sendiri, mempertimbangkan kesempatan karir alternatif, menyusun tujuan karir, dan merencanakan aktivitas-aktivitas pengembangan praktis. Fokus utama dalam perencanaan karir haruslah sesuai antara tujuan pribadi dan kesempatan-kesempatan yang secara realistis tersedia. Menurut teori dan praktek manajemen, proses perencanaan karir berfokus terutama pada keterampilan individu, kemampuan, kebutuhan atau aspirasi. Perencanaan karir individu Zlate, 2004 dapat didefinisikan sebagai semua tindakan diri penilaian, eksplorasi peluang, menetapkan tujuan dll, yang dirancang untuk membantu individu untuk membuat pilihan informasi dan perubahan tentang karier. Ini adalah tindakan yang kompleks yang membutuhkan berpikir sistematis dan cermat dalam merumuskan jangka pendek dan jangka panjang tujuan. Perencanaan karir individu menurut Zlate dalam Antoniu 2010 : 16 dapat didefinisikan sebagai semua aksi dari penilaian diri, peluang mencari kesempatan, menentukan tujuan, didesain untuk menolong individu untuk menginformasikan pilihan dan tentang perubahan karier. Aksi kompleks ini yang memerlukan pemikiran 19 sistematis dan seksama di dalam merumuskan pemikiran jangka pendek dan jangka panjang. Perencanaan karir didasarkan oleh evaluasi keterampilan individu, kepentingan dan motivasi, pada analisis peluang kesempatan, tujuan pengaturan untuk karir mereka dan mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Perencanaan karir individu menurut Zlate dalam Antoniu 2010 : 16 dapat menelusuri melalui lima langkah: 1 Self assessment penilaian diri adalah kumpulan informasi tentang diri individu nilai-nilai, minat, keterampilan, penilaian berkelanjutan dan penilaian orang lain. 2 Exploring opportunities mencari peluang kesempatan melibatkan pengumpulan informasi tentang ada kesempatan di dalam atau di luar organisasi dan lembaga pelatihan dan pengembangan metode lainnya. 3 Making decisions and setting goals pembuatan keputusan dan penetapan tujuan pembuatan tujuan pada jangka pendek dan jangka panjang, untuk pelatihan persyaratan, perubahan pekerjaan departemen dll. 4 Planning perencanaan terdiri dari menentukan cara dan sarana untuk mencapai tujuan, mengharuskan individu untuk mencapai tujuannya, mempertimbangkan konsekuensinya, pengaturan tempat waktu dan persyaratan sumber daya. 20 5 Pursuit of achievement mengejar tujuan prestasi, tindakan oleh individu untuk keberhasilan dan kegagalan dan membuat keputusan untuk mempertahankan atau mengubah arah karir. Dengan demikian perencanaan karir individual meliputi : 1 Penilaian diri untuk menentukan kekuatan, kelemahan, tujuan, aspirasi, preferensi, kebutuhan. 2 Penilaian pasar tenaga kerja untuk menentukan tipe kesempatan yang tersedia baik di dalam maupun di luar organisasi dan lembaga. 3 Penyusunan tujuan karir berdasarkan evaluasi diri. 4 Pencocokan kesempatan terhadap kebutuhan dan tujuan serta pengembangan strategi karir. 5 Perencanaan transisi karir.


      II. Aspek Perencanaan Karir

      Winkel dan Hastuti (2006) menyatakan, ada tiga aspek dalam perencanaan karir antara lain yaitu:

      1. Pengetahuan dan pemahaman diri
        Adalah pengetahuan dan pemahaman terhadap bakat, minat, kepribadian, potensi, prestasi akademik, ambisi, keterbatasan dan sumber yang dimiliki.
      2. Pengetahuan dan pemahaman dunia kerja
        Adalah pengetahuan terhadap syarat dan kondisi yang dibutuhkan untuk sukses dalam suatu pekerjaan, keuntungan dan kerugian, kompensasi, kesempatan dan prospek kerja di berbagai bidang dalam dunia kerja.
      3. Penalaran yang realistis akan hubungan pengetahuan dan pemahaman diri sendiri dengan pengetahuan dan pemahaman dunia kerja
        Adalah kemapuan untuk membuat penalaran realistis dalam merencanakan atau memilih bidang kerja dan atau pendidikan lanjutan yang mempertimbangkan pengetahuan dan pemahaman diri yang dimiliki dengan pengetahuan dan pemahaman dunia kerja yang tersedia.