Garis besar topik

    • Kemampuan untuk mengidentifikasi konflik kepentingan, menolak pemberian atau suap, menggunakan kewenangan secara bertanggung jawab, serta berani menyuarakan dan melaporkan praktik yang tidak etis melalui mekanisme yang tepat, mesti dimiliki dan tertanam pada diri mahasiswa sebagai agen perubahan dimasa depan.
      Memahami ragam korupsi penting bagi mahasiswa karena membantu mereka mengenali, mencegah, dan menolak perilaku koruptif sejak dini. Pengetahuan tersebut juga membentuk karakter jujur, bertanggung jawab, disiplin, adil, transparan, dan berintegritas, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap konsekuensi hukum dan sosial dari korupsi. Korupsi tidak hanya berupa pengambilan uang negara, tetapi juga dapat terjadi melalui gratifikasi, suap, konflik kepentingan, dan penyalahgunaan wewenang. Gratifikasi berkaitan dengan pemberian yang berhubungan dengan jabatan; suap berupa pemberian atau janji untuk memengaruhi keputusan atau tindakan; konflik kepentingan terjadi ketika kepentingan pribadi berpotensi memengaruhi objektivitas; sedangkan penyalahgunaan wewenang terjadi ketika kekuasaan atau kewenangan digunakan tidak sesuai tujuan dan ketentuan untuk memperoleh keuntungan tertentu. 

    • Dibuka: Senin, 12 Oktober 2026, 13:00
      Jatuh tempo: Senin, 12 Oktober 2026, 23:59

      Analsis berupa penilaian dan persepsi anda berkaitan dengan permasalahan yang terjadi pada Video (link pada materi ppt). dalam melakukan analisis mengacu pada nilai dan integritas para pemangku kepantingan atau pejabat. pada akhir pembahasan simpulkan pembelajaran yang dapat anda petik dari permasalahan tersebut, yang bisa dijadikan bekal dalam proses belajar dan dimasa depan anda. 

      Catatan: Tugas ini tidak untuk menentukan siapa yang benar atau salah berdasarkan opini, tetapi untuk melatih mahasiswa menganalisis bagaimana integritas, transparansi, akuntabilitas, konflik kepentingan, dan penyalahgunaan kewenangan dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.