Standar Akuntansi Keuangan menggolongkan
piutang,menurut sumber terjadinya, dalam dua katagori yaitu:
a. Piutang usaha dan
b. Piutang lain-lain.
c. Piutang usaha adalah piutang yang berasal dari penjualan
barang dagangan atau jasa secara kredit, sedangkan .
d. Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari
transaksi di luar kegiatan usaha normal perusahaan.
Piutang usaha dan piutang lain lain yang diharapkan bisa
ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang diklasifikasikan
sebagai piutang lancar.
Contoh dari perkiraan-perkiraan yang biasa digolongkan
sabagai piutang antara lain:
ΓÇó Piutang usaha
ΓÇó Piutang pegawai
ΓÇó Piutang bunga
ΓÇó Uang muka
ΓÇó Uang jaminan (Refundable deposit)
ΓÇó Piutang lain-lain
ΓÇó Allowancce for bad debts(penyisihan piutang tak tertagih).