Garis besar topik
-
-

Perkembangan Teknologi Digital: Berkenalan dengan Perangkat Internet of Things (IoT)
Perkembangan teknologi digital sudah semakin maju, salah satunya adalah kehadiran perangkat Internet of Things atau IoT. Seberapa canggih?
Istilah Internet of Things atau IoT semakin hari semakin familiar di telinga masyarakat. Secara sederhana, perangkat IoT bisa disebut sebagai perangkat yang terhubung satu sama lain melalui jaringan internet. Sehingga menciptakan ekosistem integrasi bagi penggunanya.
Salah satu contoh perangkat IoT yang cukup booming adalah sistem smart home, dimana penghuni bisa mengontrol seluruh perabotan rumah lewat ponsel yang terhubung di jaringan internet. Hal ini memungkinkan karena perabotan di dalam rumah juga sudah dilengkapi kemampuan untuk terhubung ke dalam jaringan internet juga, dan itu berkat konsep IoT.
Beberapa Contoh Perangkat IoT dan Cara Kerjanya
Faktanya perangkat IoT bisa ditemui dengan mudah, dan mungkin saja anda juga sudah memilikinya tanpa anda sadari. Bagaimana pun IoT dibuat untuk meningkatkan pengalaman pengguna yang lebih baik, dibandingkan dengan perangkat non IoT dan berikut beberapa contohnya.
Smart Watch
Berbeda dengan teknologi jam tangan biasa, smart watch tidak hanya berfungsi untuk menunjukkan waktu semata tapi juga memiliki kemampuan yang lebih banyak.
Beberapa diantaranya adalah mengukur detak jantung, menghitung langkah, sampai mengecek pesan masuk yang ada di ponsel. Smart watch bisa dibilang merupakan salah satu wearable device tersukses di 1 dekade belakangan ini.
Smart Lamp
Apa yang bisa ditawarkan dari sebuah lampu biasa? Jangan salah, smart lamp bisa diatur tingkat keterangannya hanya dengan melalui akses ponsel, salah satu fitur yang tidak mungkin ada di lampu biasa.
Dengan menggunakan smart lamp, maka pengguna bisa menikmati pengalaman menggunakan lampu yang berbeda. Smart Lamp juga bisa dioperasikan jarak jauh, yang artinya anda bisa mematikan atau menghidupkan lampu tanpa anda berada di lokasi.
Fitur tersebut menghilangkan batasan-batasan dalam penggunaan lampu sebelumnya, seperti kelupaan mematikan lampu saat keluar rumah karena status lampunya bisa dicek lewat ponsel. Ditambah lagi, pengguna sudah tidak perlu repot-repot mencari kehadiran stop kontak di kala gelap dan tamu juga tidak perlu pusing membedakan mana stop kontak lampu yang benar. Apalagi kalau rumah anda cukup besar dengan jumlah lampu yang banyak.
Smart Fridge
Siapa sangka ternyata kulkas juga tidak luput dari sentuhan IoT? Dan apa bedanya dengan kulkas biasa?
Smart Fridge bisa secara otomatis mendeteksi bahan makanan yang sudah tidak layak pakai, memberikan perkiraan sampai kapan kira-kira bahan makanan di dalam kulkas bisa digunakan, sampai melakukan tracking kebiasaan penggunaan bahan makanan.
Mungkin tidak terlihat terlalu penting bagi pengguna kulkas biasa, tapi bagaimana jika anda adalah seorang koki? Kehadiran smart fridge tentu akan sangat membantu.
Baca Juga: Mengenal Arti Slogan Making Indonesia 4.0
Smart Security
Keamanan rumah dan kantor adalah yang utama, dan karena itu perangkat smart security diciptakan. Salah satu contoh perangkat smart security yang paling umum adalah kunci rumah yang menggunakan biometrik seperti sidik jari atau kode otentikasi.
Dengan menggunakan perangkat smart security, diharapkan kasus pembobolan dan kemalingan rumah bisa berkurang. Selain itu juga untuk mengatasi beberapa ΓÇÿkecelakaanΓÇÖ kecil seperti kehilangan kunci, akses rumah oleh tamu, dan akses ruangan yang memerlukan otorisasi khusus seperti kamar orang tua.
Smart City
Di skala yang lebih luas, teknologi IoT juga menyentuh urusan tata kota. Ya, inilah perangkat smart city yang bisa mengintegrasikan semua permasalahan kota menjadi satu.
Baca Juga: Bisnis Di Era Digital dan Aspek Penting yang Perlu Diperhatikan
Mulai dari CCTV, lampu lalu lintas, sampai integrasi sistem transportasi dalam kota. Semuanya bisa diakses langsung lewat smartphone yang terhubung ke internet.
Masalah yang Dihadapi Oleh Perangkat IoT
IoT merupakan teknologi baru, dan tentu saja tidak luput dari masalah yang mungkin mengintai. Secara garis besar ada 2 masalah utama yang dihadapi oleh perangkat-perangkat IoT baru.
Masalah Keamanan Data
Setiap perangkat yang terhubung ke internet, tentu menyimpan data. Pertanyaannya, apakah data yang tersimpan di dalam perangkat tersebut aman? Padahal masyarakat sudah sering mendengar berita kebocoran data yang terjadi di mana-mana.
Selain itu apakah perangkat IoT aman dari serangan hacker? Di masa mendatang bisa saja tindakan kriminal juga ikut berubah, dan perangkat IoT bisa menjadi salah satu perantara tindakan tersebut.
Standar yang Berbeda-beda Dari Setiap Manufaktur
Perangkat IoT diproduksi oleh pabrik dan merk yang berbeda-beda, sehingga tidak ada jaminan bahwa satu perangkat dari merk satu bisa terintegrasi dengan mudah dengan perangkat yang berasal dari merk lain.
Baca Juga: Digitalisasi Bisnis Sebagai Strategi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0
Dan tentu saja ini adalah isu yang serius, apalagi bisa saja pihak manufakturnya pailit dan tidak beroperasi lagi. Bagaimana nasib perangkat IoT-nya nanti? Karena itu, perlu ada standarisasi antara produsen perangkat IoT untuk menyelesaikan masalah ini.
IoT Pada Skala Industri
IoT tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumtif. Di era revolusi industri 4.0 ini, skala usaha besar seperti manufaktur juga bisa memanfaatkan IoT untuk meningkatkan efisiensi kinerja perusahaan. Salah satu contoh yang paling banyak adalah, penggunaan mesin produksi yang terkoneksi dengan internet dan bisa dipantau oleh teknisi dari mana pun dan kapan pun.
Kesimpulan
Dunia sudah jauh berubah. Perkembangan teknologi sudah semakin maju, dan begitu pula dengan kompetisi yang semakin ketat karena kehadiran teknologi. Sebagai pelaku usaha yang bijak, haruslah jeli dalam melihat peluang ini dan segera mengambil aksi yang perlu untuk beradaptasi dengan kebiasaan yang baru.
-
https://sasanadigital.com/perkembangan-teknologi-digital-berkenalan-dengan-perangkat-internet-of-things-iot/#Beberapa_Contoh_Perangkat_IoT_dan_Cara_Kerjanya
-