Garis besar topik
-
-
Kalimat ini adalah kalimat iman. Bila ada usaha atas iman, iman kita akan naik, tetapi bila tidak ada usaha atas iman maka iman kita akan turun bahkan rusak. Setiap amalan akan di terima apabila didasari atas iman. Iman adalah suatu kekuatan yang dapat mendorong seseorang untuk mentaati seluruh perintah Allah, ikut contoh Rasulullah SAW. Bila ada cacat dalam amal mungkin akan diampuni atau mendapat safaat dari seseorang. Tetapi bila ada cacat dalam iman maka Allah SWT tidak akan mengampuni. Ucapan iman ada dibibir tetapi hakikatnya ada dihati. Seminimalnya iman adalah iman yang dapat mendorong seseorang untuk mentaati perintah Allah SWT dengan cara Rasulullah SAW. Sekecil-kecilnya iman akan diberi pahala surga yang luasnya sepuluh kali dunia seisinya. Maksimal iman adalah iman yang tidak terkesan dengan suasana dan keadaan.
Cara mendapatkan hakekat iman :
- Kita dakwah pentingnya iman.
- Bila ada pembicaraan tentang iman, kita dengarkan dengan tawajuh.
- Mengubah pembicaraan dunia dengan pembicaraan iman.
- Berdoa supaya mendapat hakekat iman.
Bila seseorang telah mengucapkan kalimat LA ILAHA ILLALLAH MUHAMMADUROSULULLAH maka ia harus mengeluarkan seluruh kebesaran (keyakinan) terhadap mahluk dan kebendaan. Dan memasuk satu-satunya keyakinan terhadap Allah SWT dan mengubah cara hidupnya dengan cara Rasulullah SAW secara keseluruhan.
Bila seseorang usaha atas iman secara terus menerus (istiqomah) maka imannya akan kuat dan mampu untuk melaksanakan seluruh perintah Allah SWT dan sunah Rasulullah SAW dan pada saat itu agama akan sempurna dalam dirinya, apabila ia meninggal dunia sebelum mencapai target sempurna imannya maka Allah SWT akan membangkitkannya bersama orang-orang yang sempurna imannya.
-
1 sebutkan kan apa maksud tujuan kita beriman kepada Allah
2 apa keuntungan kita beriman kepada Allah
3 bagaimna cara meningkatkan iman dalam hati kita
4 .bagaimana cara menjaga iman kita
5.dan sebutkan rukun iman ada berapa
-
YAKIN TERHADAP KALIMAT THAYYIBAH
Laa ilaaha illallahu Muhammadur Rasulullah
ARTINYA:
- Tidak ada yang berhak disembah selain Allah SWT.
- Baginda Muhammad saw adalah utusan Allah SWT.
Maksud Tidak ada yang berhak disembah selain Allah SWT: Mengeluarkan keyakinan terhadap makhluk dari dalam hati dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah swt ke dalam hati.
Penjelasan: Iman secara bahasa berarti membenarkan perkataan seseorang dengan pasti karena percaya kepadanya. Secara istilah, iman adalah membenarkan semua yang dikabarkan oleh Rasulullah saw. dengan begitu saja, tanpa melihat secara langsung, karena percaya dan yakin terhadapnya.
FADHILAHNYA:
- IMAN
- Allah SWT berfirman, ΓÇ£Sesungguhnya Kami akan menolong Rasul-rasul Kami dan orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari kiamat.ΓÇ¥ (Q.S. Al Mukmin: 51)
- Allah SWT berfirman, ΓÇ£Barangsiapa beriman dan tidak mencampur adukkan keimannya dengan syirik, maka wajib keamanan bagi mereka dan merekalah yang diberi hidayah.ΓÇ¥ (Q.S. Al-AnΓÇÖam: 82)
- Mafhum hadits: Dari Anas bin Malik r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Aku ingin sekali berjumpa saudara-saudaraku.ΓÇ¥ Maka para sahabat berkata, ΓÇ£Apakah kami bukan saudaramu?ΓÇ¥ Beliau menjawab, ΓÇ£Kalian adalah sahabatku, sedang saudaraku adalah orang yang beriman kepadaku, padahal mereka tidak melihatku.ΓÇ¥ (H.R. Ahmad)
- Mafhum hadits: Dari ΓÇÿAbbas bin ΓÇÿAbdil Muththalib r.a., bahwasanya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Telah merasakan nikmatnya iman, orang yang ridha terhadap Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad saw. sebagai Rasulnya.ΓÇ¥ (H.R. Muslim)
- Mafhum hadits: Dari Anas bin Malik r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Sungguh beruntung orang yang beriman kepadaku dan melihatku, beruntung satu kali.ΓÇ¥ ΓÇ£Sungguh beruntung pula orang yang beriman kepadaku padahal ia tidak melihatku, beruntung tujuh kali.ΓÇ¥ (H.R. Ahmad)
- Mafhum hadits: Nabi SAW. , ΓÇ£Iman itu lebih dari 70 cabang. Yang paling utama adalah ΓÇÿLaa ilaaha illallahΓÇÖ. Dan yang terendah ialah menyingkirkan benda-benda yang menghalangi jalan. Dan malu adalah salah satu cabang iman (yang terpenting).ΓÇ¥ (HR. Muslim).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Perbaharuilah keimanan kalian!ΓÇ¥ Ditanyakan, ΓÇ£Ya Rasulullah, bagaimanakah kami memperbaharui iman kami?ΓÇ¥ Beliau bersabda, ΓÇÿPerbanyaklah mengucapkan ΓÇÿLaa ilaaha illallahΓÇÖ.ΓÇ¥ (HR. Ahmad, Thabrani).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Jika seorang hamba mengucapkan kalimat laa ilaha illallah dengan ikhlas, pasti dibukakan pintu-pintu langit untuknya, sehingga kalimat itu sampai ke Arsy, selama ia menjauhi dosa-dosa besar.ΓÇ¥ (HR. Tirmidzi).
- Mafhum hadits: Dari MaΓÇÖiz r.a., dari Nabi saw., bahwasanya Beliau ditanya, ΓÇ£Amal apakah yang lebih utama?ΓÇ¥ Beliau saw. menjawab, ΓÇ£Iman kepada Allah semata, jihad, lalu haji yang mabrur. Itu semua melebihi semua amal yang lain, sejauh jarak antara tempat terbit matahari dan terbenamnya.ΓÇ¥ (HR. Ahmad).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Perbanyaklah kalian mengucapkan syahadat laa ilaha illallah sebelum terhalang antara diri kalian dengannya.ΓÇ¥ (HR. Abu YaΓÇÖla).
- Mafhum hadits: Dari Utsman r.a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Barangsiapa mati, sedangkan ia yakin bahwasanya tidak ada sesembahan yang haq selain Allah, niscaya ia akan masuk surga.ΓÇ¥ (HR. Muslim).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Nabi saw. bersabda, ΓÇ£Orang yang paling bahagia dengan syafaΓÇÖatku pada hari Kiamat ialah orang mengucapkan Laa ilaaha illallah secara tulus dari hatinya.ΓÇ¥ (HR. Bukhari, penggalan hadits).
- Mafhum hadits: Nabi saw., ΓÇ£Setiap orang yang bersaksi bahwa bahwa tiada Tuhan selain Allah swt. dan Muhammad adalah utusan Allah swt. dengan jujur dari hatinya, pasti Allah swt. haramkan neraka terhadapnya.ΓÇ¥ (HR. Bukhari, penggalan hadits).
- Mafhum hadits: Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Barangsiapa bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, sedang hatinya membenarkan lisannya, maka ia akan masuk (surga) dari pintu surga mana saja yang ia kehendaki.ΓÇ¥ (HR. Abu YaΓÇÖla).
- Mafhum hadits: Dari Sayyidina Abu Dzar ra berkata bahwa Baginda Nabi SAW bersabda, ΓÇ£Jika seorang hamba mengucapkan Laa ilaaha illallaah lalu ia mati di atas kalimat tersebut, maka pasti masuk ke dalam surga.ΓÇ¥ (HR. Bukhari, penggalan hadits)
- Mafhum hadits: Dari Sayyidina Ali ra., ia berkata, Nabi SAW bersabda, ΓÇ£Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇÿSesungguhnya Akulah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku. Barangsiapa mengakui ke-Esaan-Ku, ia masuk ke dalam perlindungan-Ku, ia aman dari adzab-Ku.ΓÇ¥ (HR. Syairazi)
- IMAN KEPADA YANG GAIB
- Allah SWT berfirman, ΓÇ£Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh-Mahfuzh). Dan Dialah Yang Menidurkan kalian di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kalian kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kalian pada siang hari untuk disempurnakan umur (kalian) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kalian kembali, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa ayang dahulu kalian kerjakan. (Q.S. Al-AnΓÇÖaam: 59-60).
- Allah SWT berfirman, ΓÇ£Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepada kalian. Adalah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kalian dari langit dan bumi? Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka mengapakah kalian berpaling (dari ketauhidan)?ΓÇ¥ (Q.S. Faathir: 3).
- Mafhum hadits: Dari ΓÇ£Umar bin Al-Khaththab r.a., bahwasanya ia mendengar Nabi saw. bersabda, ΓÇ£Barangsiapa mati dalam keadaan beriman kepada Allah swt. dan hari Akhir, kepadanya akan dikatakan: Masuklah dari salah satu dari delapan pintu surga yang kamu kehendaki.ΓÇ¥ (H.R. Ahmad).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw., beliau bersabda, ΓÇ£Pada hari kiamat Allah menggenggam bumi dan menggulung langit dengan tangan kanan-Nya, lalu berfirman, ΓÇÿAku adalah Sang Raja, di manakah raja-raja bumi?ΓÇ¥ (H.R. Bukhari).
- IMAN KEPADA HAL-HAL SESUDAH MATI
- Allah SWT berfirman, ΓÇ£Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air, mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari. Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatian), mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya, akan tetapi hanya mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari adzab neraka, sebagai karunia dari Tuhanmu. Yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar.ΓÇ¥ (Q.S. Ad-Dukhaan: 51-57)
- Firman Allah taΓÇÖala, ΓÇ£Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian, sesungguhnya kegoncangan hari Kiamat itu merupakan suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kalian melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan semua wanita yang hamil, dan kalian lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi adzab Allah itu sangat keras.ΓÇ¥ (Q.S. Al-Hajj: 1-2).
- Mafhum hadits: Dari Mustaurid bin Syaddad r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Demi Allah, dunia dibandingkan dengan akhirat hanyalah seperti jika salah seorang di antara kalian mencelupkan jarinya ke laut, coba lihatlah seberapa banyak (air) yang dibawa jarinya?ΓÇ¥ (H.R. Muslim).
- Mafhum hadits: Dari Syaddad bin Aus r.a., dari Nabi saw., Beliau bersabda, ΓÇ£Orang yang cerdik adalah orang yang selalu mengendalikan dirinya dan beramal untuk masa sesudah mati. Sedangkan orang yang lemah ialah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah.ΓÇ¥ (H.R. Tirmidzi).
CARA MENDAPATKANNYA:
- MendaΓÇÖwahkan fadhilah-fadhilah iman.
- Latihan iman dan membentuk halaqah-halaqah yang membicarakan rukun iman.
- Berdoa kepada Allah supaya diberi hakikat iman
-