Garis besar topik
-
SALAM PEMBUKA


Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:
PERENCANAAN KEUANGAN
Capaian Pembelajaran:
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan perencanaan keuangan jangka panjang
Indikator Penilaian
Dapat menjelaskan perencanaan keuangan jangka panjang serta penyajian berdasarkan model
Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut:
- Tujuan perencanaan keuangan
- Model-model perencanaan keuangan
- Pendekatan persentase keuangan
- Pendanaan eksternal dan pertumbuhan
- Faktor-faktor penentu pertumbuhan
NASEHAT
العلم في الصدور لا في السطور
(ΓÇ£AL-Ilmu fiisshudur laafissuthurΓÇ¥)
ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥
-
PERENCANAAN KEUANGAN
Perencanaan keuangan adalah suatu ilmu yang menempatkan kajian tentang keuangan dengan menempatkan berbagai atribut keuangan secara terkonsep dan sistematis baik secara jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam konsep jangka pendek biasanya 1 tahun atau dua 12 saja. Sedangkan jangka panjang beberapa pakar menyatakan jangka waktunya 2 hingga 5 tahun ke depan, bahkan beberapa pakar juga menyebutkan bahwa jangka waktunya bisa lebih dari 5 tahun. Periode jangka panjang menurus Ross dkk., disebut sebagai cakrawala perencanaan (planning horizon). Cakrawala perencanaan (planning horizon) adalah periode waktu jangka panjang yang menjadi focus perencanaan keuangan.
Perencanaan keuangan memberikan panduan bagi perubahan dan pertumbuhan yang terjadi di dalam perusahaan. Memang salah satu tujuan perencanaan keuangan untuk memberikan arah perubahan dan perkembangan perusahaan secara berkelanjutan. Jika suatu perusahaan berkeinginan untuk menciptakan perubahan yang bersifat berkelanjutan maka artinya perencanaan keuangan bersifat jangka panjang. Namun jika ingin mengejar profit jangka pendek maka perencanaan perusahaan bersifat jangka pendek. Namun harus diingat perencanaan yang baik adalah perencanaan yang bersifat jangka panjang.
Pada dasarnya sebuah perencanaan tentang masa depan merupakan perencanaan jangka panjang, itulah sebabnya dibutuhkan sebuah koordinasi yang padu tentang perencanaan jangka panjang dari berbagai fungsi dalam perusahaan. Dalam hal perencanaan keuangan jangka panjang perusahaan dibutuhkan unsur-unsur dasar dari kebijakan keuangan perusahaan, membaginya menjadi 4 (empat) unsur yakni :
- Perusahaan membutuhkan investasi pada asset-aset baru : Unsur ini akan timbul dari peluang-peluang investasi yang dipilih untuk dilaksanakan perusahaan dan merupakan hasil dari keputusan penganggaran modal perusahaan.
- Tingkat Leverage keuangan yang dipilih untuk dipergunakan : Hal ini akan menentukan jumlah pinjaman yang akan digunakan oleh perusahaan untuk mendanai investasinya pada asset riil. Hal ini adalah kebijakan struktur modal perusahaan.
- Jumlah kas yang dirasakan perusahaan perlu dan layak untuk dibayarkan kepada pemegang saham: hal ini ada kebijakan dividen perusahaan.
- Jumlah likuiditas dan modal kerja yang dibutuhkan perusahaan dalam operasi sehari-hari: Ini adalah keputusan modal kerja bersih perusahaan.
Jadi keputusan tentang perencanaan keuangan perusahaan tentang masa depan perusahaan tersebut akan mencakup ke-empat area ini yang pada gilirannya akan mencakup peluang pertumbuhan perusahaan yang berimbas pada pemenuhan kebutuhan pendanaan baik melalui internal maupun eksternal yang akan menentukan profitabilitas perusahaan tersebut.
Adapun proses perencanaan keuangan adalah merupakan kegiatan perencanaan keuangan yang memperkirakan posisi dan kondisi keuangan di masa depan, sehingga dalam menyusun rencana keuangan tersebut dipergunakan serangkaian skenario yang merupakan asumsi terhadap kemungkinan terjadinya kondisi di masa depan. Adapun serangkaian skenario masa depan tersebut biasanya dibagi dalam 3 (tiga) kondisi:
- Kondisi Terburuk ( Worst Condition) : Kondisi ini merupakan kondisi yang diperkirakan terjadi ketika situasi perusahaan dan perekonomian sedang berada dalam situasi yang sulit sehingga angka-angka yang dipakai dalam perencanaan adalah angka-angka yang pesimistis.
- Kondisi Normal (Normal Condition): Kondisi ini merupakan kondisi dimana dianggap situasi perusahaan dan perekonomian yang biasa terjadi dan berjalan seperti sebelumnya.
- Kondisi Terbaik ( Best Condition): Kondisi ini merupakan kondisi ketika situasi perusahaan atau perekonomian sedang berada dalam situasi terbaiknya sehingga angka ΓÇôangka yang dipakai dalam perencanaan adalah angka ΓÇôangka yang optimistik.
MODEL-MODEL PERENCANAAN KEUANGAN
Adapun sebuah contoh dari model perencanaan keuangan sederhana sebagai berikut : ( MATERI SELENGKAPNYA DOWNLOAD PADA HALAMAN INI )
-
PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH :
KELOMPOK 1
NO NPM NAMA POKOK BAHASAN 1 1812120011 ALDO VALERIO SANJAYA KELOMPOK - 1
TEORI RISIKO DAN PENDAPATAN2 1812120115 ALFINNISA KAMILA 3 1812120049 ALIFA MAULIDIYA 4 1812120095 APTA ULIMA WAFI KELOMPOK 2
NO NPM NAMA POKOK BAHASAN 1 1812120133 CALVIN GUNAWAN KELOMPOK 2
PERENCANAAN KEUANGAN2 1912120054 CHABELITA S 3 1912120099 DEVINA RISMAYATI 4 1812120068 DEWI AYU WULANDARI MAKALAH DAN PPTNYA DI KUMPULKAN DI HALAMAN INI
-
DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.
" "Pembelajaran tidak didapat dengan kebetulan. Ia harus dicari dengan semangat dan disimak dengan tekun." - Abigail Adams"
Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan

TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA