Garis besar topik

  • ΓêÜ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : ╪¿┘É╪│┘Æ┘à┘É ╪º┘ä┘ä┘Ä┘æ┘ç┘É ╪º┘ä╪▒┘Ä┘æ╪¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É ╪º┘ä╪▒┘Ä┘æ╪¡┘É┘è┘à

    • DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

      SELAMAT SIANG SALAM SEJAHTER UNTUK KITA SEMUA, SEMOGA KITA DI BERI KEMUDAHAN OLEH YANG MAHA KUASA DALAM MENJALANI AKTIVITAS SEHARI, AAMIIN

      Pertama tama mari kita mengucapkan rasa syukur yang sebesar besarnya kehadirat Tuhan Yang Maha Agung, atah rahmat dan kasih sayangnyalah kita dapat bertemu kembali dalam perkuliahan PENGANTAR MANAJEMEN KEUANGAN dalam kondisi sehat wal'afiat.

      Dimasa Pandemi COVID'19 ini terasa sangat berdampak kepada kita semuanya, di mana dalam kondisi ini kita di haruskan untuk melaksankan perkulihan secara HYBRID, namun walaupun begitu jangan menjadi penghalang bagi kita untuk melangkah maju demi untuk menggapai masa depan yang gemilang.

      Dalam kesempatan ini, izinkan bapak memperkenalkan diri, walaupun kemungkinan anak anakku sebagaian sudah tahu dengan Bapak.

      MS.Pulungan

      Data Diri

       

       

      No Registrasi

      :

      1102050100049

      NIDN

      :

      0209117303

      Nama Lengkap

      :

      Muhammad Sadat Husein Pulungan

      NIP/NIK

      :

      00140100

      Jenis Kelamin

      :

      Laki-laki

      Agama

      :

      Islam

      Tempat Lahir

      :

      ,Gunung Barani

      Tanggal Lahir

      :

      1973-11-09

      Alamat

      :

      Perum BKP Blok - i No. 86 Kemiling Permai

      Kemiling - Bandar Lampung

      Kabupaten/Kota

      :

      Bandar Lampung

      Kode Pos

      :

      35119

      Telepon/HP Yang Dapat Dihubungi

      :

      081717439050

      Status Pernikahan

      :

      Menikah

      Email

      :

      mspulungan@darmajaya.ac.id




    • Deskripsi Matakuliah 

       Matakuliah ini bertujuan untuk memahami konsep-konsep pengelolaan keuangan suatu perusahaan. Topik-topik pada matakuliah ini adalah manajemen keuangaan perusahaan, teori risiko dan pendapatan, perencanaan keuangan, biaya modal, suku bunga dan obligasi, penilaian saham dan kebijakan dividen, penganggaran modal, struktur modal dan leverage, pendanaan jangka panjang dan leasing, kebijakan investasi dan pendanaan modal kerja, konsolidasi, merjer, dan akuisisi, serta kegagalan perusahaan dan reorganisasi.

       Capaian Pembelajaran Matakuliah(CPMK)

      Setelah mempelajari matakuliah ini, mahasiswa di harapkan:

      1. Mampu berfikir obyektif, kritis dan sistematik
      2. Memiliki pemahaman konsep-konsep teoritis dalam ilmu-ilmu ekonomi, akuntansi, manajemen dan organisasi.
      3. Kemampuan mengenali dan menganalisa permasalahan manajemen dan organisasi serta bisnis.
      4. Memiliki kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai konteks permasalahan bisnis.
      5. Mampu melakukan pengambilan keputusan individu dan kelompok/organisasi dalam pemecahan masalah manajerial
      6. Menguasai dan menganalisis pengetahuan dan konsep-konsep keuangan dan pengelolaan keuangan secara integratif untuk memaksimalkan nilai di suatu organisasi/unit kerja /usaha dan perusahaan/instansi pemerintah/lembaga nirlaba
      7. Mampu memahami dan menjelaskan konsep-konsep mengenai manajemen keuangan perusahaan

      Capaian Pembelajaran  Lulusan (CPL)

      Sikap

      1. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang  ekonomi, akuntansi, manajemen dan
      2. organisasi secara mandiri bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang  ekonomi, akuntansi, manajemen dan organisasi secara mandiri
      3. Menjadi cendekia yang menjunjung tinggi kebenaran  konsep ekonomi, akuntansi, manajemen dan organisasi secara mandiri dalam pengambilan keputusan
      4. Menunjukkan   sikap   jujur,  luhur   dan   setia  dalam   menjalankan   profesi dalam pekerjaannya
    • Dalam perkuliahan PENGANTAR MANAJEMEN KEUANGAN ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar perkuliahan secara DARING maupun secara LURING dapat berjalan dengan baik 

      I. TATATERTIB PERKULIAHAN

      1. Mahasiswa harus memiliki tatakrama dan sopan santun baik dalam berbicara maupun dalam bersikap 
      2. Mahasiswa harus masuk tepat pada waktunya.
      3. Mahasiswa tidak boleh ribut, ngobrol, sewaktu perkuliahan berlangsung
      4. Mahasiswa harus berpakaian rapih dan sopan.
      5. Mahasiswa tidak perkenankan masuk kelas memakai Sandal
      6. Mahasiswa tidak di perkenankan bersifat tidak jujur dalam pelaksanaan evaluasi belajar.

      II. SISTEM PENILAIAN

      • SYARAT PENILAIAN

      1. Kehadiran Mahasiswa dalam kelas minimal 70% dari total tatap muka 
      2. Mahasiswa harus mengikuti seluruh evaluasi kelas (  UTS, UAS)
      3. Mahasiswa harus mengerjakan tugas-tugas yang di berikan dosen

      • KRITERIA PENILAIAN

      1. Kehadiran Mahasiswa
      2. Ujian Tengan Semester
      3. Ujian Akhir Semester
      4. Tugas Terstruktur Dan Mandiri
      5. Etika

      • BOBOT PENILAIAN

      • Kriteria
        Bobot Penilaian
        Presensi
        10 %
        Tugas
        25%
        UTS
        25%
        UAS
        25%
        ETIKA
        15%
        TOTAL
        100 %

      • PENILAIAN

      Nilai Akhir
      Huruf Mutu
      Angka Mutu
      Status
      80 ΓÇô 100
      A
      4
      Lulus
      75 ΓÇô 79,5
      A-
      3,75
      Lulus
      68 ΓÇô 74,5
      B+
      3,5
      Lulus
      65 ΓÇô 67,7
      B
      3
      Lulus
      55 ΓÇô 64,5
      C
      3
      Lulus
      31 ΓÇô 54,5
      D
      1
      Lulus
      0 ΓÇô 30
      E
      0
      Tidak Lulus

    • I. ORGANISASI MATERI KULIAH

      Organisasi materi kuliah PENGANTAR MANAJEMEN KEUANGAN pada Semester Genap TA 2020/2021 sebagai berikut:
      • Pengenalan Konsep Manajemen Keuangan Perusahaan
      • Biaya Modal, Suku Bunga dan Obligasi
      • Penilaian Saham dan Kebijakan Dividen
      • Struktur Modal dan Leverage
      • Ekspansi : Konsolidasi, Merger, dan Akuisisi
      • Kegagalan Perusahaan dan Reorganisasi

      II. STRATEGI KULIAH

      Strategi perkuliahan pada matakuliah ini adalah sebagai berikut :

      1. Mahasiswa di wajibkan mempunyai buku literatur PengantarManajemen Keuangan
      2. Mahasiawa wajib membaca bahan-bahan kuliah sebelum temu kelas.
      3. Kelas harus dianggap ajang konfirmasi pemahaman peserta terhadap bahan-bahan tersebut
      4. Mengerjakan tugas dan latihan yang ditentukan

      III. LITERATUR

      Literatur atau bacaan perkulihan pada semester ini adalah :
      1. Buku Wajib : Sudana  I Made. 2015. Manajemen Keuangan Perusahaan Teori dan Praktik. Edisi 2. Erlangga : Jakarta.
      1. Buku-Buku Penunjang : Brigham, Eugene F., dan Hoston Joel F. 2013. Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Edisi 11. Salemba Empat : Jakarta.
    • Rencana Pembelajaran Semester (RPS) adalah dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun sebagai panduan bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan selama satu semester untuk mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Matakuliah PENGENTAR MANAJEMEN  KEUANGAN pada Semester Genap TA. 2020/2021 berikut ini:

       

       

       

      KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

      INSTITUT INFORMATIKA & BISNIS DARMAJAYA

      Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No. 93 Labuhan Ratu ΓÇô Bandar Lampung 35142

      No. Dokumen

      4.FM-D2.04.03

      FORMULIR

      RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

      No. Revisi

      01

      Hal

      1 dari 7

      Tanggal Terbit

      13 Agustus 2019

      Matakuliah     : Pengantar Manajemen

                                  Keuangan                

      Semester:  7

      sks: 2 (dua)

      Kode MK:

      MAN 19258

      Program Studi : Akuntansi

      Dosen Pengampu/Penanggungjawab : Yaumil Khoiriyah.,SE.,M.Ak

      Capaian Pembelajaran  Lulusan (CPL)

      Sikap

      1.      Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang  ekonomi, akuntansi, manajemen dan organisasi secara mandiri

      2.      Menjadi cendekia yang menjunjung tinggi kebenaran  konsep ekonomi, akuntansi, manajemen dan organisasi secara mandiri dalam pengambilan keputusan

      3.      Menunjukkan   sikap   jujur,   luhur   dan   setia   dalam   menjalankan   profesi  dalam pekerjaannya

         Keterampilan Umum:

      4.      Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya

      5.      Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.

      6.      Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data

      7.      Mampu  melakukan  proses  evaluasi  diri  terhadap  kelompok  kerja  yang  berada  di bawah tanggungjawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri

      CP Keterampilan Khusus

      8.      Mahasiswa mampu menggunakan pengetahuan tentang manajemen keuangan yang merupakan salah satu bidang fungsional dalam suatu perusahaan atau organisasi, tidak hanya penting bagi mereka yang secara langsung bertugas mengelola keuangan suatu perusahaan atau lembaga, tetapi juga penting bagi mereka yang bertugas di bidang lainnya, seperti produksi, pemasaran dan sumber daya manusia

       CP Pengetahuan

      9.      Menguasai konsep teoritis secara umum manajemen keuangan yang merupakan salah satu bidang fungsional dalam suatu perusahaan atau organisasi dan mengetahui  karakteristik yang ada di organisasi

      10.  Menguasai konsep teoritis secara mendalam tentang kebutuhan informasi untuk pengambilan keputusan di organisasi

      11.  Memahami, mengaplikasikan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam bidang ilmunya masing-masing sesuai dengan profesi dan pekerjaannya

      Capaian Pembelajaran Matakuliah

      (CPMK)

       

       

       

       

       

       

       

       

      1.      Mampu berfikir obyektif, kritis dan sistematik

      2.      Memiliki pemahaman konsep-konsep teoritis dalam ilmu-ilmu ekonomi, akuntansi, manajemen dan organisasi

      3.      Kemampuan mengenali dan menganalisa permasalahan manajemen dan organisasi serta bisnis

      4.      Memiliki kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai konteks permasalahan bisnis

      5.      Mampu melakukan pengambilan keputusan individu dan kelompok/organisasi dalam pemecahan masalah manajerial

      6.      Menguasai dan menganalisis pengetahuan dan konsep-konsep keuangan dan pengelolaan keuangan secara integratif untuk memaksimalkan nilai di suatu organisasi/unit kerja /usaha dan perusahaan/instansi pemerintah/lembaga nirlaba

      7.      Mampu memahami dan menjelaskan konsep-konsep mengenai manajemen keuangan perusahaan

      Deskripsi Matakuliah :

      Matakuliah ini bertujuan untuk memahami konsep-konsep pengelolaan keuangan suatu perusahaan. Topik-topik pada matakuliah ini adalah manajemen keuangaan perusahaan, teori risiko dan pendapatan, perencanaan keuangan, biaya modal, suku bunga dan obligasi, penilaian saham dan kebijakan dividen, penganggaran modal, struktur modal dan leverage, pendanaan jangka panjang dan leasing, kebijakan investasi dan pendanaan modal kerja, konsolidasi, merjer, dan akuisisi, serta kegagalan perusahaan dan reorganisasi.

      Minggu ke -

      Kemampuan yang diharapkan (Sub-CPMK)

      Bahan Kajian/ Materi Pembelajaran

      Bentuk, Metode

      Pembelajaran dan

      Pengalaman

      Belajar

      Waktu (menit)

      Penilaian

      Teknik

      Indikator

      Bobot (%)

       

       

      1

      Mengelola waktu belajar sesuai ruang lingkup dan tugas-tugas dalam perkuliahan Pengantar Manajemen Keuangan

      Silabus dan Kontrak perkuliahan serta ruang lingkup Pengantar Manajemen Keuangan

      Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

       

      -      Kelengkapan silabus dan kontrak perkuliahan

      -      Kelengkapan materi

       

       

      2-3

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep tentang manajemen keuangan perusahaan

      Pengenalan Konsep Manajemen Keuangan Perusahaan :

      a.       Manajemen keuangan dan pentingnya dalam pengelolaan perusahaan

      b.       Tanggung jawab manajer keuangan

      c.        Bidang keuangan

      d.       Fungsi keuangan

      e.        Bentuk badan hukum

      f.         Tujuan perusahaan

      g.       Hubungan fungsi keuangan dengan tujuan perusahaan

      h.       Arus kas perusahaan dan pasar keuangan

      i.         Taggung jawab sosial perusahaan

      j.         Masalah keagenan

      k.       Prinsip-prinsip keuangan

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi

       

      TM: (4x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (4x120ΓÇ¥)

       

       

      Dapat menjelaskan konsep manajemen keuangan perusahaan, penyusunan sesuai arus kas perusahaan dan tanggung jawab social perusahaan serta keagenan

      10

      4

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep risiko dan pendapatan

      Teori Risiko dan Pendapatan :

      a.       Konsep pendapatan dan risiko investasi

      b.        Expected return and Risk

      c.        Expected return and Risk untuk portfolio

      d.       Himpunan portfolio yang efisien

      e.        Keseimbangan pasar (market equilibrium)

      f.         Diversifikasi investasi

       

      Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang teori risiko dan pendapatan,

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

      1.     Penilaian tugas terstruktur

       

      a.    Kelompok Penilaian analisis studi kasus Manajemen Keuangan dengan sector perusahaan yang berbeda

      b.    Individu

      Penilaian terhadap keaktifan berargumen dalam forum presentasi

      Latihan soal

       

      2.     Tes Tertulis

      Ujian Tengah Semester

       

       

       

       

       

      ┬╖  Dapat menggambarkan  pelaporan pendapatan dan resiko investasi dalam bentuk fortfolio

       

       

      10

      5

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan perencanaan keuangan jangka panjang

      Perencanaan Keuangan:

      a.       Tujuan perencanaan keuangan

      b.       Model-model perencanaan keuangan

      c.        Pendekatan persentase keuangan

      d.       Pendanaan eksternal dan pertumbuhan

      e.        Faktor-faktor penentu pertumbuhan

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang Perencanaan Keuangan

       

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

      Dapat menjelaskan perencanaan keuangan jangka panjang serta penyajian berdasarkan model

      5

      6

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan teori struktur modal, biaya modal, pendapatan bunga obligasi dan suku bunga yang berlaku di pasar

      Biaya Modal, Suku Bunga dan Obligasi :

      a.       Komponen biaya modal

      b.       Biaya modal rata-rata tertimbang

      c.        Obligasi dan penilaian obligasi

      d.       Inflasi dan suku bunga

      e.        Peringkat dan macam-macam obligasi

      f.         Faktor-faktor yang menentukan yield obligasi

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang biaya modal, suku bunga dan obligasi

       

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

      Dapat memaparkan teori struktur modal,  biaya modal, pendapatan bunga obligasi dan suku bunga yang berlaku di pasar

      15

      7

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penentuan nilai suatu saham dan penentuan berapa besar bagian laba bersih perusahaan yang akan dibagikan sebagai dividen

      Penilaian Saham dan Kebijakan Dividen :

      a.       Pendekatan penilaian saham biasa

      b.       Ciri-ciri saham biasa dan saham istimewa

      c.        Kebijakan dividen dan permasalahannya

      d.       Teori kebijakan dividen

      e.        Beberapa aspek kebijakan dividen

      f.         Dividen saham (stock dividend)

      g.       Pemecahan saham (stock split)

      h.       Pembelian saham kembali (repurchase of stock)

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang penilaian saham dan kebijakan dividen

       

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

      ┬╖  Dapat menjelaskan penentuan nilai suatu saham dan penentuan berapa besar bagian laba bersih perusahaan yang akan dibagikan sebagai dividen

       

      10

      8

      Ujian Tengah Semester

       

       

      90ΓÇ¥

       

       

       

      9

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penganggaran modal (capital budgeting) terkait pengambilan keputusan investasi jangka panjang

      Penganggaran Modal :

      a.       Menyusun kerangka strategik keputusan penganggaran modal

      b.       Macam-macam keputusan penganggaran modal

      c.        Estimasi arus kas (cash flow)

      d.       Metode penilaian usulan investasi

      e.        Perbandingan hasil evaluasi proyek yang bersifat mutually exclusive

      f.         Proyek dengan umur berbeda

      g.       Capital rationinguntuk proyek dengan ukuran berbeda

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang penganggaran modal

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

      1.     Penilaian tugas terstruktur

       

      a.     Kelompok Penilaian analisis studi kasus Manajemen Keuangan dengan sector perusahaan yang berbeda

      b.     Individu

      Penilaian terhadap keaktifan berargumen dalam forum presentasi

       

      2.     Latihan soal Tes Tertulis

      Ujian Akhir Semester

       

       

       

       

      Dapat menjelaskan perancangan anggaran modal (capital budgeting) terkait pengambilan keputusan investasi jangka panjang

      15

      10-11

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan struktur modal dan leverage berkaitan dengan keputusan pembelanjaan

      Struktur Modal dan Leverage :

      a.       Struktur modal

      b.       Pendekatan laba bersih (nett income approach)

      c.        Pendekatan tradisional (traditional approach)

      d.       Modigliani miller position

      e.        Pajak dan struktur modal

      f.         Pengaruh biaya kebangkrutan terhadap tingkat pengembalian modal sendiri

      g.       Pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan jika ada pajak dan biaya kebangkrutan

      h.       Pengertian dan macam-macam leverage

      i.         Dampak financial leverage terhadap profitabilitas

      j.         Hubungan financial leverage terhadap operating leverage

      k.       Struktur modal dalam praktik

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang struktur modal dan leverage

      TM: (4x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (4x120ΓÇ¥)

       

      ┬╖  Dapat menjelaskan analisis struktur modal dan leverage dalam mengambil keputusan pembelanjaan serta dampak dan pengaruhnya

       

      10

      12-13

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan beberapa alternative sumber dana jangka panjang dan sewa guna (leasing)

      Pendanaan Jangka Panjang dan Leasing:

      a.       Pendanaan jangka panjang

      b.       Modal ventura

      c.        Pengertian dan macam leasing

      d.       Evaluasi leasing atau membeli

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang pendanaan jangka panjang dan leasing

       

      TM: (4x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (4x120ΓÇ¥)

       

      Dapat menjelaskan penentuan sumber dana jangka panjang dan sewa guna (leasing) dengan beberapa alternative

      10

      14

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan perkembangan perusahaan dilakukan melalui ekspansi internal atau eksternal

      Ekspansi : Konsolidasi, Merger, dan Akuisisi :

      a.       Pengertian dan cara melakukan ekspansi

      b.       Cara melakukan penggabungan dan perlakuan akuntansi

      c.        Alasan penggabungan perusahaan

      d.       Penilaian merger dan pendekatan pendapatan

      e.        Pendekatan merger dengan pendekatan nilai pasar

      f.         Pendekatan pendapatan ekonomis dan biaya

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang ekpansi

       

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

      Dapat menjelaskan perkembangan perusahaan melalui ekspansi dengan berbagai pendekatan

      10

      15

      Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kegagalan perusahaan dan reorganisasi

      Kegagalan Perusahaan dan Reorganisasi :

      a.       Kegagalan   perusahaan

      b.       Penyelesaian kegagalan perusahaan

      c.        Reorganisasi perusahaan

       

       

       

        Bentuk:

      Tatap Muka di Kelas

       

      Metode:

      Diskusi Kelompok

      Mahasiswa membuat paparan serta menganalisis contoh kasus dan menyimpulkan secara berkelompok materi tentang kegagalan perusahaan dan reorganisasi

       

      TM: (2x50ΓÇ¥)

       

      T:

      (2x120ΓÇ¥)

       

      Dapat memaparkan factor yang mempengaruhi kegagalan perusahaan selanjutnya dilakukan  reorganisasi

      5

      16

      Ujian Akhir Semester

       

       

      90ΓÇ¥

       

       

       



    • ASSALAMU ALAIKUM WR. WB

      SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA


      BERIKUT INI DAFTAR NAMA MAHASISWA YANG MENGKUTI PERKULIAHAN SECARA LURING SEMSTER GENATAP TA 2020/2021 PADA MINGGU GANJIL

      DAFATR MAHASISWA LURING MINGGU GANJIL

      DALAM PERKULIAHAN TATAP MUKA  INI TIDAK DI WAJIBKAN UNTUK IKUT DALAM PERTEMUAN LURING


      UNTUK PRESENSI BAIK PERKULIAHAN LURING MAUPUN DARING TETAP MENGISI ABSEN DI LMS


      TERIMAKSIH ATAS PERHATIANNYA, SUKSES SELALU UNTUK KITA SEMUA


    • ASSALAMU ALAIKUM WR. WB

      SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA


      BERIKUT INI DAFTAR NAMA MAHASISWA YANG MENGKUTI PERKULIAHAN SECARA LURING SEMSTER GENATAP TA 2020/2021 PADA MINGGU GENAP

      MINGGU GENAP

      DALAM PERKULIAHAN TATAP MUKA  INI TIDAK DI WAJIBKAN UNTUK IKUT DALAM PERTEMUAN LURING


      UNTUK PRESENSI BAIK PERKULIAHAN LURING MAUPUN DARING TETAP MENGISI ABSEN DI LMS


      TERIMAKSIH ATAS PERHATIANNYA, SUKSES SELALU UNTUK KITA SEMUA


  • ΓêÜ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : ╪¿┘É╪│┘Æ┘à┘É ╪º┘ä┘ä┘Ä┘æ┘ç┘É ╪º┘ä╪▒┘Ä┘æ╪¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É ╪º┘ä╪▒┘Ä┘æ╪¡┘É┘è┘à

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    Konsep Manajemen Keuangan Perusahaan


    Capaian Matakuliah: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep tentang manajemen keuangan perusahaan

    Indikator Penilaian
    Dapat menjelaskan konsep manajemen keuangan perusahaan, penyusunan sesuai arus kas perusahaan dan tanggung jawab social perusahaan serta keagenan.
    • Pengertian Manajemen Keuangan

      Keuangan dalam sebuah perusahaan menjadi pondasi yang kuat terbangunnya sebuah perusahaan. Keuangan juga bersifat sangat riskan. Jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi amburadul dan tentunya akan menghentikan jalannya sebuah perusahaan. Dalam sebuah perusahaan dibutuhkan bidang sendiri yang mengurus bagian keuangan atau bisa juga disebut manajemen keuangan.

      Manajemen keuangan adalah kegiatan perencanaan, pengelolaan, penyimpanan, serta pengendalian dana dan aset yang dimiliki suatu perusahaan. Pengelolaan keuangan harus direncanakan dengan matang agar tidak timbul masalah di kemudian hari.

      Tujuan Adanya Management Keuangan

      Manajemen keuangan ini harus memiliki tujuan yang jelas, ada beberapa tujuan manajemen keuangan:

      • Menjaga Arus Kas

      Dalam sebuah perusahaan, keluar masuknya uang kas harus dipantau terus agar tidak terjadi pengeluaran yang membengkak. Akibatnya bisa menyebabkan kerugian perusahaan. Uang kas biasanya dikeluarkan untuk membeli bahan baku, menggaji karyawan, dan pengeluaran yang lain.

      • Memaksimalkan Keuangan Perusahaan

      Tugas manajemen keuangan bukan hanya mengawasi keuangan, tetapi juga melihat aktivitas anggaran dana yang tidak menguntungkan bagi perusahaan yang dapat dihilangkan dan diganti dengan aktivitas yang lebih menguntungkan perusahaan.

      • Mempersiapkan Struktur Modal

      Manajer Keuangan dalam merencanakan struktur modal harus bisa menyeimbangkan anggaran yang dimiliki dengan dana yang dipinjam perusahaan.

      • Memaksimalkan Keuntungan

      Perencanaan keuangan yang tepat akan mampu memaksimalkan keuntungan yang di dapat dalam waktu jangka yang panjang.

      • Meningkatkan Efisiensi

      Dengan menganggarkan dana yang tepat pada semua aspek, maka efisiensi dana perusahaan akan terus meningkat.

      • Mengoptimalkan Kekayaan Perusahaan

      Manajer keuangan juga harus mampu membaca pasar saham. Dengan memberikan pembagian laba semaksimal mungkin kepada pemegang saham tentunya akan meningkatkan perusahaan dan memberikan kepercayaan pemegang saham untuk terus berinvestasi di perusahaan.

      • Mengurangi Resiko Operasional

      Keputusan yang tepat yang dilakukan manajer keuangan akan berpengaruh terhadap resiko bisnis yang tidak pasti di setiap waktu.

      • Memastikan Kelangsungan Kehidupan Perusahaan

      Manajer keuangan memegang peranan penting jalannya sebuah perusahaan. Keputusan yang tepat akan mampu membuat perusahaan bertahan di persaingan bisnis, namun sebaliknya keputusan yang tidak hati-hati akan menyebabkan sebuah perusahaan bangkrut.

      • Mengurangi Biaya Modal

      Manajer keuangan harus membuat perencanaan modal yang tepat, agar penggunaan modal dapat diminimalisasi sedemikian rupa.

      Fungsi Manajemen Keuangan yang Harus Kamu Ketahui

      Selain tujuan manajer keuangan di atas, manajer keuangan juga harus mempunyai fungsi yang jelas. Jangan sampai manajer keuangan tidak mempunyai fungsi apa-apa dan hanya berdiri sendiri saja. Ada beberpa fungsi manajer keuangan :

      1. Planning

      Merencanakan keuangan dalam sebuah perusahaan sangat lah penting. Perencanaan keuangan meliputi mengatur uang kas, menghitung rugi laba, merencanakan arus kas.

      2. Budgeting

      Budgeting merupakan kegiatan mengalokasikan dana untuk semua keperluan perusahaan. Alokasi ini harus dilakukan seminimal mungkin dan memaksimalkan anggaran yang ada.

      3. Controlling

      Controlling adalah melakukan pengontrolan atau evaluasi terhadap keuangan yang sedang berjalan. Evaluasi dilakukan untuk memperbaiki sistem keuangan perusahaan agar perusahaan dapat bertahan.

      4. Auditing

      Auditing adalah proses pemeriksaan keuangan. Pemeriksaan keuangan perusahaan sesuai kaidah akuntasi akan menghindari terjadinya penyelewengan dan penyimpangan dana perusahaan.

      5 Reporting

      Reporting adalah melaporkan keuangan. Melaporkan keuangan perusahaan harus dilaksanakan secara terbuka dan transparan di semua kalangan perusahaan. Laporan ini berguna untuk memberikan informasi keadaan keuangan perusahaan


      Prinsip Manajemen Keuangan

      Terdapat juga beberapa prinsip manajer keuangan yang harus diterapkan di setiap perusahaan.

      • Akuntabilitas

      Akuntabilitas adalah kewajiban moral dan hukum yang terdapat dalam sebuah perusahaan. Sehingga dapat diketahui darimana dana diperoleh, dana dipakai untuk apa saja, serta bagaimana perusahaan memakai dana tersebut. Semua pihak dan aspek di perusahaan harus tahu bagaimana dana dan wewenang itu digunakan.

      • Konsistensi

      Sistem keuangan perusahaan harus dilakukan secara konsisten, bukan berarti perusahaan tidak boleh mengganti sistem yang sudah berjalan. Tetapi dengan adanya pergantian tersebut menandakan adanya penggunaan dana yang tidak stabil

      • Kelangsungan Hidup

      Manajer keuangan harus bisa merencanakan keuangan agar perusahaan bisa terus berjalan dan hidup. Manajer keuangan juga harus memunyai strategi keuangan yang tepat.

      • Transparansi

      Perusahaan harus transparan dan terbuka terhadap keuangan perusahaan. Perusahaan harus menyediakan informasi tentang aktivitasnya dengan orang yang berkepentingan. Keuangan yang akurat, lengkap, dan rapi dapat diakses dnegan mudah oleh setiap manajer yang berkepentingan.

      • Standar Akuntansi

      Sistem akuntasi yang berlaku di setiap perusahaan haruslah sama. Yang berrarti semua akuntan di seluruh dunia dapat paham dan mengerti tentang sistem akuntasi yang sama.

      • Integritas

      Laporan dan catatan keuangan harus dijaga integritasnya dengan baik. Laporan keuangan harus dibuat selengkap dan seakurat mungkin.

      • Pengelolaan

      Perusahaan harus bisa mengelola keuangan perusahaan dengan tepat. Perusahaan harus bisa menjamin bahwa dana yang telah dianggarkan dapat digunakan sesuai dengan tujuan dan rencana keuangan yang telah dibuat sebelumnya

      Jenis Manajemen

      Jenis manajemen itu luas sekali. Semua hal sesungguhnya bisa menjadi salah satu cabang manajemen. Misalnya, manajemen waktu, yaitu ketika Anda harus merencanakan dan mengeksekusi alokasi waktu untuk masing-masing kegiatan dalam periode tertentu.

      Contoh lainnya lagi adalah manajemen keunganan, yaitu ketika Anda merencanakan dan mengalokasikan pendapatan untuk bisa bertahan hidup setiap bulannya serta menghidupi anggota keluarga.

      Hal-hal ini tidak luput dari manajemen perusahaan pula. Namun, tidak ada jumlah pasti dari jenis manajemen yang ada dalam suatu perusahaan, semua itu bergantung pada perusahaan itu sendiri. Industri apakah perusahaan tersebut, seberapa banyak laba yang didapat setiap tahunnya, dan masih banyak hal lainnya.

      Maka dari itu, beberapa jenis manajemen perusahaan yang bisa disebutkan antara lain adalah manajemen strategi, manajemen biaya, manajemen organisasi, manajemen resiko, manajemen sumber daya alam, manajemen administrasi, manajemen produksi, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, dan lain-lain.

      Untuk mengetahui tentang ilmu manajemen secara lebih dalam Anda bisa membacanya melalui artikel ini.


    • PADA PERTEMUAN KE 2 INI, TUGAS ANDA ADALAH MENCARI LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN PERIODE 31 DESMEBER 2020 YANG AKAN KITA GUNAKAN UNTUK PERTEMUAN KE 3, DENGAN TUJUAN AGAR LEBIH MEMAHAMI APA YANG SUDAH KITA PELAJARI, TERIMAKASIH

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      Karena Anda hari ini masih berada di kampus  dan mungkin akan ada di dalam kelas saya, maka status Anda masih mahasiswa. Beberapa semester lagi (pastikan) bahwa Anda akan menjadi sarjana."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN

  • ΓêÜ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : ╪¿┘É╪│┘Æ┘à┘É ╪º┘ä┘ä┘Ä┘æ┘ç┘É ╪º┘ä╪▒┘Ä┘æ╪¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É ╪º┘ä╪▒┘Ä┘æ╪¡┘É┘è┘à

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    Konsep Manajemen Keuangan Perusahaan


    Capaian Matakuliah: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep tentang manajemen keuangan perusahaan

    Indikator Penilaian
    Dapat menjelaskan konsep manajemen keuangan perusahaan, penyusunan sesuai arus kas perusahaan dan tanggung jawab social perusahaan serta keagenan.


    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 


    • Bentuk badan hukum
    • Tujuan perusahaan
    • Hubungan fungsi keuangan dengan tujuan perusahaan
    • Arus kas perusahaan dan pasar keuangan
    • Taggung jawab sosial perusahaan
    • Masalah keagenan
    • Prinsip-prinsip keuangan


    • BENTUK BADAN HUKUM PERUSAHAAN

      Secara  definisi  sebuah  Badan  usaha adalah  kesatuan  yuridis  (hukum),  teknis,  dan ekonomis  yang  bertujuan  mencari  laba  atau  keuntungan.  Badan Usaha  seringkali  disamakan dengan  perusahaan,  walaupun  pada  kenyataannya  berbeda.  Perbedaan  utamanya,  Badan Usaha  adalah  lembaga  sementara  perusahaan  adalah  tempat  dimana  Badan  Usaha  itu mengelola faktor-faktor produksi.

      Bentuk Badan Hukum Perusahaan terdiri dari:

      • Perusahaan Perseorangan (PO)
      Merupakan bentuk badan usaha tanpa ada pembedaan pemilikan antara hak milik  pribadi  engan  hak  milik  perusahaan. Perusahaan  perseorangan  adalah  salah  satu  bentuk  usaha  yang  dimiliki  oleh  seseorang dan ia bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua resiko dan kegiatan perusahaan.  Dengan  tidak  adanya  pemisahan  pemilikan  antara  hak  milik  pribadi  dengan  milik perusahaan,  maka  harta  benda  pribadi  juga  merupakan  kekayaan  perusahaan,  yang setiap saat harus menanggung utang-utang perusahaan.

      • Firma (Fa
      Merupakan  persekutuan/perserikatan  untuk  menjalankan  usaha  antara  dua orang atau lebih dengan nama bersama, dengan tanggung jawab masing-masing anggota firma  tidak  terbatas.  Sedangkan,  laba  yang  diperoleh  dari  usaha  tersebut  untuk  dibagi bersama-sama,  begitupun  sebaliknya  bila  terjadi  kerugian,  semua  anggota  firma  ikut menanggungnya


      • Perserikatan Komanditer (CV)
      Commanditaire  Vennootschap  (CV)  adalah sebuah perusahaan yang dibentuk oleh dua orang atau lebih, sehingga dalam CV, ada dua macam anggota, yaitu: anggota aktif dan anggota pasif. Anggota aktif merupakan anggota yang  mengelola  usahanya  serta  bertanggung  jawab  penuh  terhadap  utang  perusahaan, sedangkan  anggota  pasif  merupakan  anggota  yang  hanya  menyetorkan  modalnya  saja dan  tidak  ikut  mengelola  perusahaan,  bertanggung  jawab  sebatas  pada  modal  yang disetorkan saja.


      • Perseroan Terbatas (PT)
      Merupakan perserikatan beberapa pengusaha swasta menjadi satu kesatuan untuk  mengelola  usaha  bersama, di  mana  perusahaan  memberikan  kesempatan  kepada masyarakat  luas  untuk  menyertakan  modalnya  ke  perusahaan  dengan  cara  membeli saham perusahaan

      Tujuan perusahaan

      • Memaksimalkan laba tidak memerhatikan dimensi waktu atau berorientasi jangka pendek
      • Laba mempunyai pengertian ganda (laba operasi, laba kotor, laba bersih, dll)
      • Memaksimalkan laba tidak/kurang memperhatikan tanggungjawab social
      • Memaksimalkan laba tidak memperhatikan factor resiko
      • Memaksimumkan nilai perusahaan atau kekayaan pemegang saham, dan bagi perusahaan yang telah go public tercermin pada harga pasar saham.
      Memperhatikan tanggungjawab sosial.
      • Mempertimbangkan risiko.
      • Berorientasi jangka panjang
      • Berorientasi pada arus kas daripada laba
      Hubungan fungsi keuangan dengan tujuan perusahaan



      Materi selengkapnya dapat di download disini

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      Mulai saat ini kuatkan keyakinan pada diri anda bahwa saat ini anda berada di kampus terfavorit dan berada pada jurusan yang paling unggul di antara jurusan-jurusan lainnya. Dan anda yakin akan sukses di kampus ini dengan segala perangkat pembelajaran dan instrumen pendukung lain yang ada di kampus ini. Yakinlah anda termasuk orang ΓÇÿterpilihΓÇÖ yang bernasib baik. Lihatlah di luar sana betapa banyak orang-orang pintar, tetapi tidak bernasib baik seperti Anda. Ingatlah Nasib baik tidak pernah kembali, kepada orang yang berniat jelek dan tidak cerdas dalam bersyukur."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN


  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    TEORI RISIKO DAN PENDAPATAN


    Capaian Pembelajaran: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep risiko dan pendapatan

    Indikator Penilaian

    ┬╖  Dapat menggambarkan  pelaporan pendapatan dan resiko investasi dalam bentuk fortfolio

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 


    • Konsep pendapatan dan risiko investasi

    • Expected return and Risk

    • Expected return and Risk untuk portfolio

    • Himpunan portfolio yang efisien 

    • Keseimbangan pasar (market equilibrium) 

    • Diversifikasi investasi


      • Konsep pendapatan dan risiko investasi

      Risiko dan Pendapatan

      Konsep risiko dan pendapatan penting dipertimbangkan dalam setiap keputusan keuangan karena besar kecilnya risiko dan pendapatan akan mempengaruhi nilai perusahaan.Apabila pengambilan keputusan dilakukan dalam kondisi yang pasti, faktor yang relevan dipertimbangkan adalah pendapatan yang sesungguhnya, karena tidak ada risiko.Apabila pengambilan keputusan dilakukan dalam kondisi tidak pasti, faktor yang relevan dipertimbangkan adalah risiko dan pendapatan yang diharapkan, karena pendapatan yang sesungguhnya tidak diketahui

      Pendapatan (Return)

      Dollar return, merupakan pendapatan investasi yang besarnya dinyatakan dalam satuan dollar atau rupiah, seperti dividend per share.Percentage returns, merupakan pendapatan investasi yang besarnya dinyatakan secara relatif atau persentase.Holding period returns, merupakan pendapatan yang diperoleh atau diharapkan diperoleh investor yang melakukan investasi dalam jangka waktu tertentu, (harian, mingguan, bulanan, triwulanan, semesteran atau tahunan)

      Dalam  kondisi  tidak  pasti  yang  dapat  dilakukan  investor  dalam mengambil  keputusan  investasi  adalah  memperkirakan  hasil  yang diharapkan    (expected  return)  dan  memperkirakan  seberapa  besar penyimpangan  hasil  sesungguhnya  terhadap  hasil  yang  diharapkan atau risiko (risk)


      HASIL  YANG  DIHARAPKAN  (EXPECTED RETURN) 

      Besarnya  hasil  yang  diharapkan  diperoleh  dari  suatu  investasi  pada berbagai kemungkinan kondisi yang terjadi selama investasi dilakukan. Mengukur  besarnya  hasil  yang  diharapkan  dari  suatu  investasi  dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :  Contoh :  Investasi  pada  saham  perusahaan  Baja  (S)  atau  saham  perusahaan Konstruksi (C) pada berbagai kemungkinan kondisi ekonomi, diperoleh hasil sebagai berikut 


      Expected Return, E(R):   Besarnya expected return dapat diukur dengan rumus sebagai berikut :


      RISIKO (RISK)  

      Risiko suatu investasi diartikan sebagai variabilitas hasil investasi yang sesungguhnya  terhadap  hasil  investasi  yang  diharapkan.  Besar kecilnya risiko dapat diukur dengan varians atau standar deviasi.

      Materi selengkapnya dapat di download pada halaman ini

    • Untuk lebih memahami materi kota hari ini, silahkan kerjakan latihan nomor 6 di bawah ini:

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      Fokuskan pikiranmu untuk menjadi orang yang produktif, dan jangan hanya membuat dirimu sibuk saja."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN



  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    PERENCANAAN KEUANGAN


    Capaian Pembelajaran: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan perencanaan keuangan jangka panjang

    Indikator Penilaian

    Dapat menjelaskan perencanaan keuangan jangka panjang serta penyajian berdasarkan model

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    NASEHAT

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥


    • PERENCANAAN KEUANGAN

      Perencanaan keuangan adalah suatu ilmu yang menempatkan kajian tentang keuangan dengan menempatkan berbagai atribut keuangan secara terkonsep dan sistematis baik secara jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam konsep jangka pendek biasanya 1 tahun atau dua 12 saja. Sedangkan jangka panjang beberapa pakar menyatakan  jangka waktunya 2 hingga 5 tahun ke depan, bahkan beberapa pakar juga menyebutkan bahwa jangka waktunya bisa lebih dari 5 tahun. Periode jangka panjang menurus Ross dkk., disebut sebagai cakrawala perencanaan (planning horizon). Cakrawala perencanaan (planning horizon) adalah periode waktu jangka panjang yang menjadi focus perencanaan keuangan.

       Perencanaan keuangan memberikan panduan bagi perubahan dan pertumbuhan yang terjadi di dalam perusahaan. Memang salah satu tujuan perencanaan keuangan untuk memberikan arah perubahan dan perkembangan perusahaan secara berkelanjutan. Jika suatu perusahaan berkeinginan untuk menciptakan perubahan yang bersifat berkelanjutan maka artinya perencanaan keuangan bersifat jangka panjang. Namun jika ingin mengejar profit jangka pendek maka perencanaan perusahaan bersifat jangka pendek. Namun harus diingat perencanaan yang baik adalah perencanaan yang bersifat jangka panjang.

      Pada dasarnya sebuah perencanaan tentang masa depan merupakan perencanaan jangka panjang, itulah sebabnya dibutuhkan sebuah koordinasi yang padu tentang perencanaan jangka panjang dari berbagai fungsi dalam perusahaan. Dalam hal perencanaan  keuangan jangka panjang perusahaan dibutuhkan unsur-unsur dasar dari kebijakan keuangan perusahaan,  membaginya menjadi 4 (empat) unsur yakni :

      1. Perusahaan membutuhkan investasi pada asset-aset baru : Unsur ini akan timbul dari peluang-peluang investasi yang dipilih untuk dilaksanakan perusahaan dan merupakan hasil dari keputusan penganggaran modal perusahaan.
      2. Tingkat  Leverage  keuangan yang dipilih untuk dipergunakan : Hal ini akan menentukan jumlah pinjaman yang akan digunakan oleh perusahaan untuk mendanai investasinya pada asset riil. Hal ini adalah kebijakan struktur modal perusahaan.
      3. Jumlah kas yang dirasakan perusahaan perlu dan layak untuk dibayarkan kepada pemegang saham: hal ini ada kebijakan dividen perusahaan.
      4. Jumlah likuiditas dan modal kerja yang dibutuhkan perusahaan dalam operasi sehari-hari: Ini adalah keputusan modal kerja bersih perusahaan.

      Jadi keputusan tentang perencanaan keuangan perusahaan tentang masa depan perusahaan tersebut akan mencakup ke-empat area ini yang pada gilirannya akan mencakup peluang pertumbuhan perusahaan yang berimbas pada pemenuhan kebutuhan pendanaan baik melalui internal maupun eksternal yang akan menentukan profitabilitas perusahaan tersebut.

       Adapun proses perencanaan keuangan adalah merupakan kegiatan perencanaan keuangan yang memperkirakan posisi dan kondisi keuangan di masa depan, sehingga dalam menyusun rencana keuangan tersebut   dipergunakan serangkaian  skenario yang merupakan asumsi terhadap kemungkinan  terjadinya kondisi di masa depan. Adapun serangkaian skenario masa depan tersebut biasanya dibagi dalam 3 (tiga) kondisi:

      • Kondisi Terburuk ( Worst Condition) : Kondisi ini merupakan kondisi yang diperkirakan terjadi  ketika situasi perusahaan dan perekonomian sedang berada dalam situasi yang sulit sehingga angka-angka yang dipakai dalam perencanaan adalah angka-angka yang pesimistis. 
      • Kondisi Normal (Normal Condition): Kondisi ini merupakan kondisi dimana dianggap situasi perusahaan dan perekonomian yang biasa terjadi dan berjalan seperti sebelumnya. 
      • Kondisi  Terbaik ( Best Condition): Kondisi ini merupakan kondisi ketika situasi perusahaan atau perekonomian sedang berada dalam situasi terbaiknya sehingga angka ΓÇôangka yang dipakai dalam perencanaan adalah angka ΓÇôangka yang optimistik.

      MODEL-MODEL PERENCANAAN KEUANGAN

      Adapun sebuah contoh dari model perencanaan keuangan sederhana sebagai berikut : ( MATERI SELENGKAPNYA DOWNLOAD PADA HALAMAN INI )



    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH :

      KELOMPOK 1

      NO NPM NAMA POKOK BAHASAN
      1 1812120011 ALDO VALERIO SANJAYA KELOMPOK - 1
      TEORI RISIKO DAN PENDAPATAN  
      2 1812120115 ALFINNISA KAMILA
      3 1812120049 ALIFA MAULIDIYA
      4 1812120095 APTA ULIMA WAFI

      KELOMPOK 2

      NO NPM NAMA POKOK BAHASAN
      1 1812120133 CALVIN GUNAWAN KELOMPOK 2
      PERENCANAAN KEUANGAN
      2 1912120054 CHABELITA S
      3 1912120099 DEVINA RISMAYATI
      4 1812120068 DEWI AYU WULANDARI

      MAKALAH DAN PPTNYA DI KUMPULKAN DI HALAMAN INI

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      "Pembelajaran tidak didapat dengan kebetulan. Ia harus dicari dengan semangat dan disimak dengan tekun." - Abigail Adams"


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN



  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    BIAYA MODAL, SUKU BUNGA DAN OBLIGASI 


    Capaian Pembelajaran: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan teori struktur modal, biaya modal, pendapatan bunga obligasi dan suku bunga yang berlaku di pasar

    Indikator Penilaian

    Mahsiswa mampu memaparkan teori struktur modal,  biaya modal, pendapatan bunga obligasi dan suku bunga yang berlaku di pasar


    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    • Komponen biaya modal 
    • Biaya modal rata-rata tertimbang 
    • Obligasi dan penilaian obligasi 
    • Inflasi dan suku bunga
    • Peringkat dan macam-macam obligasi
    • Faktor-faktor yang menentukan yield obligasi

    NASEHAT

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥



    • BIAYA  MODAL (COST OF CAPITAL) 

      1.  Pengertian Biaya Modal 

      Biaya modal adalah dimaksudkan untuk dapat menentukan besarnya biaya yang secara riil  harus  ditanggung  oleh  perusahaan  untuk  memperoleh  dana  (modal)  dari  suatu  sumber. Seperti  diketahui  bahwa  modal  yang  digunakan  perusahaan  berasal  dari  modal  asing (bentuknya  hutang/debt)  dan  modal  sendiri  atau  equity    (bentuknya  saham  preferen,  saham biasa  dan  laba  ditahan).  Untuk  memperoleh  modal  tersebut  tentu  memerlukan  biaya  yang harus diperhitungkan oleh perusahaan. 

      Biaya  modal  dihitung  berdasarkan  biaya  modal  dari  masing-masing  komponen  dan keseluruhan  biaya  modal  tersebut  akan  membentuk  biaya  penggunaan  modal  secara keseluruhan (overall cost of  capital, average  cost  of capital, weighted cost of  capital).  Biaya modal  sangat  penting  untuk  menentukan  layak  tidaknya  suatu  investasi  pada  capital budgeting. 

      Pada umumnya komponen Biaya Modal (Cost of Capital) terdiri dari Cost of Debt (biaya hutang) dan Cost of Equity (biaya modal sendiri).

      A.    Biaya Hutang Jangka Panjang (Cost of  Debt)


      Untuk menghitung biaya modal dapat di gunakan rumus berikut:

      Dimana : 

      • Kd  = Biaya hutang jangka panjang sebelum pajak 
      • Ki  =  Kd (1-t) Biaya hutang jangka panjang sesudah pajak 
      • i    = Besarnya bunga obligasi  yang dibayar 
      • N  = Nilai hutang jangka panjang (obligasi ) yan diterima pada akhir umurnya. 
      • Nb  = Penerimaan bersih obligasi dari penjualan. 
      • N  = Usia obligasi.  
      • t   = Tingkat pajak 
      Perhitungan Cost of debt harus  ada penyesuaian dengan pajak. 

      Contoh soal : PT X menjual obligasi dengan nilai Rp 1.000 perlembar. Bunga pertahun 6% dengan jangka waktu 20 tahun. Penerimaan bersih atas penjualan hanya sebesar Rp 960 perlembar. Tingkat pajak 50%. Berapa Cost of debt ?. 

      Jawab : 


      materi selengkapnya dapat di download pada halaman ini


    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH :

      KELOMPOK 1 LIHAT PADA PETERMUAN 5

      KELOMPOK 2 LIHAT PADA PETERMUAN 5

      KELOMPOK 3 SEBAGAI BEIKUT

      NO NPM NAMA POKOK BAHASAN
      1 1912120006 DWI NURBAITI 3 Biaya Modal, Suku Bunga dan Obligasi 
      2 1912120060 ENGELINA
      3 1812120146 FEBRI RIYANTO
      4 1812120069 FEBY FARAMITA
      5 1912120138 WIYANDANIS ESTRI
      6 1812120139 IVAN REYNALDI

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      " Impian bisa kamu wujudkan dengan jalan pikirmu, karena ketika kamu bisa membayangkan impianmu, maka itu akan semakin dekat denganmu dan bisa tercapai."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN



  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    PENILAIAN SAHAM DAN KEBIJAKAN DIVIDEN 


    Capaian Pembelajaran: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penentuan nilai suatu saham dan penentuan berapa besar bagian laba bersih perusahaan yang akan dibagikan sebagai dividen

    Indikator Penilaian

    Dapat menjelaskan penentuan nilai suatu saham dan penentuan berapa besar bagian laba bersih perusahaan yang akan dibagikan sebagai dividen



    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    • Pendekatan penilaian saham biasa   
    • Ciri-ciri saham biasa dan saham istimewa 
    • Kebijakan dividen dan permasalahannya    
    • Teori kebijakan dividen    
    • Beberapa aspek kebijakan dividen  
    • Dividen saham (stock dividend)    
    • Pemecahan saham (stock split)    
    •  Pembelian saham kembali (repurchase of stock)

    Nasehat

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥



    • PENILAIAN SAHAM

      KARATERISTIS SAHAM BIASA

      Saham adalah tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perusahaan terbatas. Wujud saham berupa selembar kertas yang menerangkan siapa pemiliknya.

      Secara sederhana, saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau pemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan..

      Diantara surat-surat berharga yang diperdagankan di pasar modal, saham biasa (common stock) adalah yang paling dikenal masyarakat. Diantara emiten (perusahaan yang menerbitkan surat berharga), saham biasa juga merupakan yang paling banyak digunakan untuk menarik dana dari masyarakat. Jadi saham biasa paling menarik, baik bagi pemodal maupun bagi emiten.


      Jenis Saham

      Saham yang umum dikenal adalah saham biasa, tetapi jenis saham ada 2 yaitu :

      1. Saham biasa

      Saham biasa adalah saham yang menempatkan pemiliknya paling terakhir terhadap pembagian dividen dan hak atas harta kekayaan perusahaan apabila perusahaan tersebut dilikuidasi karena pemilik saham biasa ini tidak memiliki hak-hak istimewa. Pemilik saham biasa juga tidak akan memperoleh pembayaran dividen selama perusahaan tidak memperoleh laba.

      Setiap pemilik saham memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham /RUPS dengan ketentuan one share one vote. Pemegang saham biasa memiliki tanggung jawab terbatas terhadap klaim pihak lain sebesar proporsi sahamnya dan memiliki hak untuk mengalihkan kepemilikan sahamnya kepada orang lain.

      Karakteristik Saham biasa (Common Stock)

          • Umumnya jika orang berbicara mengenai saham perusahaan berarti yang dimaksudkannya adalah saham biasa.
          • Harapan investor memiliki saham biasa adalah pembagian deviden atau memperoleh capital gain jika terjadi kenaikan harga.
          • Merupakan saham yang menempatkan pemiliknya paling akhir atas pembagian deviden dan hak paling akhir atas harta kekayaan perusahaan apabila perusahaan tersebut jatuh/rugi.
          • Deviden dibayarkan selama perusahaan memperoleh keuntungan.
          • Setiap pemegang saham memiliki hak suara dalam RUPS.
          • Setiap pemegang saham berhak mengalihkan kepemilikan sahamnya kepada orang lain.

       Jenis-jenis saham biasa:

          • Saham terklasifikasi, yakni saham biasa yang diberikan penamaan khusus seperti saham kelas A (biasanya dijual untuk public), saham kelas B (biasanya untuk pendiri perusahaan) dan seterusnya , untuk memenuhi berbagai kebutuhan perusahaan.
          • Saham Pendiri, yakni saham yang dimiliki oleh pendiri perusahaan yang memiliki hak suara tunggal tetapi tidak menerima dividen selama beberapa tahun yang telah ditentukan.

       2. Saham Preferen

      Saham preferen merupakan saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi). Persamaan saham preferen dengan obligasi terletak pada 3 (tiga) hal yaitu ada klaim atas laba dan aktiva sebelumnya, dividen tetap selama masa berlaku dari saham dan memiliki hak tebus dan dapat dipertukarkan dengan saham biasa.

      Saham preferen lebih aman dibandingkan dengan saham biasa karena memiliki hak klaim terhadap kekayaan perusahaan dan pembagian dividen terlebih dahulu Akan tetapi saham preferen mempunyai kelemahan yaitu sulit untuk diperjualbelikan seperti saham biasa, karena jumlahnya yang sedikit.

      Keuntungan Berinvestasi di saham


      Keuntungan yang menjadi daya tarik dari investasi saham adalah menerima dividen dan mendapatkan capital gain.

      • Dividen

      Dividen adalah keuntungan yang diberikan perusahaan penerbit saham atas keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Biasanya dividen dibagikan setelah adanya persetujuan pemegang saham dan dilakukan setahun sekali. Agar investor berhak mendapatkan dividen, pemodal tersebut harus memegang saham tersebut untuk kurun waktu tertentu hingga kepemilikan saham tersebut diakui sebagai pemegang saham dan berhak mendapatkan dividen. Dividen yang diberikan perusahaan dapat berupa dividen tunai yaitu uang atau dividen saham dimana pemegang saham mendapatkan jumlah saham tambahan sesuai porsi saham yang dimiliki.

      • Capital gain

      Capital gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual saham pada saat transaksi. Capital gain terbentuk karena aktivitas perdagangan di pasar sekunder. Di pasar sekunder tersebut, harga saham sangat dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran. Faktor nilai saham yang dihitung berdasarkan asset perusahaan belum tentu berpengaruh banyak pada harga riil saham di pasar modal karena ada faktor lain yang mempengaruhi seperti spekulasi, sentimen pasar, ekspektasi dan potensi perusahaan di masa depan, peraturan pemerintah dan pemegang kendali manajemen perusahaan. Contoh capital gain adalah sebagai berikut : Anda membeli saham PT ΓÇ£MMMΓÇ¥ dengan harga per sahamnya Rp 2.000 dan menjual dengan harga Rp 2.200 berarti Anda mendapatkan capital gain sebesar Rp 200 per lembar sahamnya. Umumnya investor jangka pendek (termasuk spekulan) mengharapkan keuntungan dari capital gain.


      Saham dikenal memiliki karakteristik high risk-high return. Artinya mempunyai peluang keuntungan yang tinggi namun juga memiliki potensi risiko yang tinggi. Saham memungkinkan pemodal mendapatkan keuntungan (capital gain) dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Namun seiring dengan berfluktuasinya harga saham, saham juga dapat membuat investor mengalami kerugian besar dalam waktu singkat.

      Jadi bila Anda memutuskan untuk berinvestasi dalam bentuk saham, yang perlu ditelaah ulang adalah tingkat risiko yang terkandung (high risk) sesuai dengan tingkat risiko yang bisa Anda tanggung. Dan niat yang benar adalah kunci utama kesediaan anda untuk berinvestasi di saham.

       Sebagai investor, terdapat 3 alasan mengapa Anda memilih untuk membeli saham tertentu, yaitu :

        • Penghasilan / Income.

      Niat Anda dalam berinvestasi dalam saham adalah mendapatkan pendapatan yang tetap dari hasil investasi pertahunnya. Apabila niat ini yang Anda miliki, maka anda bisa membeli saham pada perusahaan yang sudah mapan dan memberikan dividen secara regular dan prospek masa depan yang cerah

        •  Pertumbuhan / Growth.

      Apabila niat Anda adalah investor untuk jangka panjang dan memberikan hasil yang besar di masa datang, berinvestasi pada saham perusahaan yang sedang berkembang memberikan keuntungan yang besar, karena kebijakan dari perusahaan yang sedang berkembang biasanya keuntungan perusahaan akan diinvestasikan kembali ke perusahaan tersebut maka perusahaan tidak memberikan dividen bagi investor. Keuntungan bagi investor hanya dari kenaikan harga saham apabila anda menjual saham tersebut di masa datang (kenaikan harga saham yang besar).

        • Diversifikasi.

      Apabila Anda membeli saham untuk kepentingan portofolio anda maka harus hati-hati dalam melengkapinya. Apakah Anda memerlukan saham untuk pendapatan tetap atau membeli obligasi dengan bunga yang diberikan sebagai pendapatan.

      Sebelum melakukan investasi saham dalam suatu perusahaan, Anda sangat memerlukan pengetahuan yang luas tentang perusahaan itu. Pertanyaan mengenai perusahaan apa, bidang usaha apa yang digeluti, siapa pemegang manajemen, berapa hutang yang dimiliki oleh perusahaan (debt to equity ratio), bagaimana perkembangan industri di mana perusahaan itu berada, perkembangan perusahaan itu sendiri, dan lain-lain.

      Materi selengkapnya anda bisa download di halaman ini

      KEBIJAKAN DIVIDEN

      Dividen merupakan proporsi laba atau keuntungan yang dibagikan kepada pemegang saham. Jumlah yang diperoleh sebanding dengan jumlah lembar saham yang dimiliki pemegang saham dan disesuaikan dengan keuntungan yang diperoleh perusahaan. Nilai dan waktu pembayaran dividen ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan nilai yang dibagikan berkisar antara nol hingga berkisar sebesar laba bersih tahun berjalan atau tahun lalu (Aribowo, 2007).

      Sedangkan, Kebijakan dividen (dividend policy) adalah keputusan apakah laba yang diperoleh perusahaan akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen atau akan ditahan dalam bentuk laba ditahan guna pembiayaan investasi dimasa datang.

      Kebijakan dividen merupakan bagian dari keputusan pembelanjaan perusahaan, khususnya berkaitan dengan pembelanjaan internal perusahaan. Hal ini karena besar kecilnya dividen yang dibagikan akan mempengaruhi besar kecilnya laba yang ditahan. (I Made Sudana (2011:167))

      Laba ditahan (retained earning) merupakan salah satu sumber dana yang paling penting untuk membiayai pertumbuhan perusahaan, sedangkan dividen merupakan aliran kas keluar yang dibayar kepada pemegang saham (equity inventors). Dividen merupakan nilai pendapatan bersih perusahaan setelah pajak dikurangi dengan laba ditahan yang dibagikan kepada pemegang saham sebagai keuntungan dari laba perusahaan (Setiawati, 2012). Rasio pembayaran dividen (dividen payout ratio) yaitu perbandingan antara dividend per share (DPS) dengan Earning Per Share (EPS).

      Apabila perusahaan memilih untuk membagikan laba sebagai dividen maka akan mengurangi laba yang ditahan dan selanjutnya akan mengurangi total sumber dana intern atau internal financing Sebaliknya jika perusahaan memilih untuk menahan laba yang diperoleh, maka kemampuan pembentukan dana intern akan semakin besar. (Sartono, 2001 dalam Setiawati, 2012).

       MACAM ΓÇô MACAM DIVIDEN

      Bentuk-bentuk dividen yang dibagikan perusahaan yaitu :

      1)      Dividen Tunai

      Dividen yang paling umum sering dibagikan dalam bentuk kas. Bagi pimpinan perusahaan yang akan membagikan dividen dalam bentuk ini harus mempertimbangkan ketersediaan kas sebelum membuat pengumuman adanya dividen tunai, apakah jumlah kas yang ada mencukupi untuk pembagian dividen tersebut.

      2)      Dividen Asset Selain Kas (property dividend)

      Kadang-kadang dividen dibagikan dalam bentuk asset selain kas, dividen dalam bentuk ini disebut property dividend. Asset yang dibagikan bisa berbentuk surat- surat berharga perusahaan lain yang dimiliki oleh perusahaan, barang dagangan atau asset lain. Pemegang saham akan mencatat dividen yang diterimanya ini sebesar harga pasar aset tersebut. Akan tetapi perusahaan yang membagikan property dividend akan mencatat dividen ini sebesar nilai buku aset yang dibagikan.

      3)      Dividen Utang (Scrip Dividend)

      Dividen utang (Scrip Dividend) timbul apabila laba tidak dibagi itu saldonya tidak mencukupi untuk pembagian dividen, tetapi saldo kas yang ada tidak cukup. Oleh karena itu, pimpinan perusahaan akan mengeluarkan Scrip Dividend yaitu janji tertulis untuk membayar jumlah tertentu diwaktu yang akan datang.

      4)      Dividen Likuidasi

      Dividen likuidasi adalah dividen yang sebagian merupakan pengembalian modal. Dividen likuidasi ini dicatat dengan mendebit rekening pengembalian modal yang dalam neraca laporkan sebagai pengurang modal saham. Apabila perusahaan membagikan dividen likuidasi, pemegang saham harus diberitahu mengenai berapa jumlah pembagian laba dan berapa yang merupakan pengembalian modal.

      5)      Dividen Saham (Stock Dividend)

      Dividen saham adalah pembagian tambahan saham tanpa dipungut pembayaran kepada pemegang saham, sebanding dengan saham-saham yang dimilikinya.

      MACAM ΓÇô MACAM KEBIJAKAN DIVIDEN

      Kebijakan dividen yang dilakukan perusahaan bentuknya bisa bermacam-macam. Menurut Bambang Riyanto (2008:269) menyatakan bahwa ada macam-macam kebijakan dividen yang dilakukan oleh perusahaan antara lain sebagai berikut:

      1)    Kebijakan dividen yang stabil

      Banyak perusahaan yang menjalankan kebijakan dividen yang stabil, artinya jumlah dividen perlembar yang dibayarkan setiap tahunnya relatif tetap selama jangka waktu tertentu meskipun pendapatan per lembar saham setiap tahunnya berfluktuasi.

      2)    Kebijakan dividen dengan penetapan jumlah dividen minimal plus jumlah ekstra tertentu

      Kebijakan ini menetapkan jumlah rupiah minimal dividen per lembar saham tiap tahunnya. Dalam keadaan keuangan yang lebih baik perusahaan akan membayarkan dividen ekstra diatas jumlah minimal tersebut.

      3)    Kebijakan dividen dengan penetapan dividen payout ratio yang konstan

      Jenis kebijakan dividen yang ketiga adalah penetapan dividen payout ratio yang konstan. Perusahaan yang menjalankan kebijakan ini menetapkan dividen payout ratio yang konstan misalnya 50%. Ini berarti bahwa jumlah dividen per lembar saham yang dibayarkan setiap tahunnya akan berfluktuasi sesuai dengan perkembangan keuntungan netto yang diperoleh setiap tahunnya.

      4)    Kebijakan dividen yang fleksibel

      Kebijakan dividen yang terakhir adalah penetapan dividen payout ratio yang fleksibel, yang besarnya setiap tahun disesuaikan dengan posisi financial dan kebijakan financial dari perusahaan yang bersangkutan.

      4.      TEORI KEBIJAKAN DIVIDEN

      Berbagai pendapat  atau  teori  tentang  kebijakan  dividen  antara  lain :

      1)      Teori Dividen Tidak Relevan dari Modigliani dan Miller

      Modigliani dan Miller (MM) berpendapat , nilai suatu perusahaan tidak ditentukan oleh  besar  kecilnya  Dividend Payout Ratio, tapi ditentukan oleh laba bersih sebelum pajak (EBIT)  dan  kelas  risiko  perusahaan.  Jadi  menurut  MM, dividen adalah tidak relevan untuk diperhitungkan karena tidak akan meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. Menurut MM kenaikan nilai perusahaan dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan atau earning power dari asset perusahaan.

      Pernyataan MM ini didasarkan pada  beberapa  asumsi penting yang lemah seperti :

      • Pasar modal sempurna dimana para investor rasional.
      • Tidak  ada     biaya    emisi    saham     baru    jika    perusahaan menerbitkan saham baru.
      • Tidak ada pajak baik perorangan maupun pajak penghasilan perusahaan.
      • Informasi tentang investasi tersedia untuk setiap individu

              Beberapa ahli menentang pendapatan MM tentang dividen tidak  relevan  dengan  menunjukkan  adanya  biaya   emisi saham  baru  yang  akan  mempengaruhi  nilai  perusahaan. Modal sendiri  dapat  berasal  dari  laba  ditahan  dan  menerbitkan  saham  biasa  baru.  Jika  modal  sendiri  berasal dari laba ditahan, biaya  modal  sendiri  sebesar  Ks  (Biaya  modal  sendiri  dari  laba  ditahan).  Tapi  bila  berasal  dari  saham biasa baru,  biaya  modal  sendiri  adalah  Ke  (biaya modal sendiri dari saham biasa baru).

              Jika  ada  pajak  maka  penghasilan  investor  dari   dividen dan dari capital gains (kenaikan harga saham) akan dikenai  pajak. Seandainya  tingkat  pajak  untuk  dividen  dan  capital gains adalah sama, investor cenderung lebih suka menerima capital gains  dari  pada  dividen  karena  pajak  pada  capital gains baru dibayar saat saham dijual dan keuntungan diakui.

      Teori The Bird in The Hand
      Bird in The Hand       Gordon dan  Lintner  menyatakan bahwa  biaya  modal  sendiri perusahaan akan naik jika Dividend Payout 
      Payout  rendah  karena investor  lebih  suka  menerima  dividen  dari  pada  capital gains. Menurut mereka, investor memandang dividend yield lebih pasti dari pada capital gains yield.  Perlu  diingat bahwa dilihat dari sisi investor, biaya modal sendiri dari laba ditahan
      (Ks) adalah tingkat  keuntungan  yang  disyaratkan investor pada saham. Ks adalah keuntungan dari dividen  (dividend  yield
      ditambah  keuntungan  dari  capital   gains                                                         

      Teori Perbedaan Pajak
      Perbedaan Pajak
      Teori ini diajukan oleh Litzenberger dan Ramaswamy. Menyatakan  bahwa  karena  adanya  pajak   terhadap keuntungan dividen dan capital gains, para investor lebih  menyukai capital gains karena dapat menunda pembayaran  pajak. Oleh karena itu investor mensyaratkan
      suatu tingkat keuntungan yang lebih tinggi pada saham yang memberikan dividend yield tinggi, capital  gains  yield  yield  rendah  dari 
      pada saham dengan  dividend  yield  rendah,  capital  gains  yield  tinggi. Jika pajak atas dividend lebih besar dari  pajak  atas  capital gains, perbedaan ini akan makin terasa.

      Teori Signaling Hypothesis
      Signaling Hypothesis Terdapat bukti empiris bahwa jika ada kenaikan dividen,  sering diikuti dengan kenaikan harga saham. Sebaliknya pernurunan deviden pada  umumnya  menyebabkan  harga  saham turun. Fenomena ini  dapat  dianggap sebagai  bukti bahwa para investor
       Materi selengkapnya anda bisa download pada halaman ini
    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH : KELOMPOK 4 4. Penilaian Saham dan Kebijakan Dividen  TERDIRI DARI:

      1812120073 FERNANDA ABI YOGA 4. Penilaian Saham dan Kebijakan Dividen 
      1912120086 HILEN JULIANTI
      1912128025P I KADEK AGUS HADI
      SUARCANA
      1912120014 ILHAM WILLY DARMAWAN

      MAKALAH DAN PPTNYA DI ULOAD PADA LAMAN INI

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      " Impian bisa kamu wujudkan dengan jalan pikirmu, karena ketika kamu bisa membayangkan impianmu, maka itu akan semakin dekat denganmu dan bisa tercapai."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN




  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menjawab SOAL UTS pada hari ini , aamiin



    • SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) Glosarium


      SOAL UJIAN DAPAT ANDA DOWNLOAD PADA HALAMAN INI

      Tersedia sampai 31 Mei 2021, 16:10
    • KUMPULKAN HASIL JAWABAN UTS ANDA PADA HALAMAN INI

    • Kumpulan Tugas anda di sini
    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN  DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      "Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini." - Malcolm X"


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN



  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    Penganggaran Modal  


    Capaian Pembelajaran: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penganggaran modal (capital budgeting) terkait pengambilan keputusan investasi jangka panjang

    Indikator Penilaian

    Dapat menjelaskan perancangan anggaran modal (capital budgeting) terkait pengambilan keputusan investasi jangka panjang

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    a.       Menyusun kerangka strategik keputusan penganggaran modal
    b.       Macam-macam keputusan penganggaran modal
    c.       Estimasi arus kas (cash flow)
    d.       Metode penilaian usulan investasi
    e.        Perbandingan hasil evaluasi proyek yang bersifat mutually exclusive
    f.         Proyek dengan umur berbeda
    g.       Capital rationinguntuk proyek dengan ukuran berbeda

    Nasehat

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥




    • Perusahaan  mengadakan  investasi  dalam  aktiva tetap  dengan  harapan memperoleh kembali  dana  yang  diinvestasikan  tersebut  seperti  halnya  pada  aktiva  lancar. Perbedaannya adalah pada jangka waktu. Cara kembalinya dana yang diinvestasikan dalam kedua golongan aktiva tersebut.  Keseluruhan proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai dana dimana jangka  waktu  kembalinya  dana  tersebut  melebihi  waktu  satu  tahun  disebut penganggaran modal atau Capital.

      Capital  assets  adalah  aset  yang  dimiliki  perusahaan  dengan  usia  atau  masa pemanfaatan  lebih  dari  setahun.  Biasanya  dana  atau  biaya  yang  dikelola  untuk menangani aset ini sangat besar. Sehingga teknik penganggaran modal ini sifatnya sangat penting. 

      Contoh Capital Budgeting adalah pengeluaran dana untuk aktiva tetap yaitu tanah, bangunan,  mesin-mesin  dan  peralatan.  Penganggaran  modal  menjelaskan  tentang perencanaan  jangka  panjang  untuk  merencanakan  dan  mendanai  proyek  besar jangka  panjang.  Dalam  konteks  sebuah  negara  atau  pemerintahan,  penganggaran modal memiliki implikasi dua hal yaitu sebagai instrumen kebijakan fiskal dan untuk meningkatkan  kekayaan  bersih  dari  pemerintah.  Dan  untuk  hal-hal  terlentu merupakan  alat  pembangunan  daerah.  Fungsi  dari  melakukan  Capital Budgeting, antara  lain  untuk  mengidentifikasi  investasi  yang  potensial.  Apabila  telah ditemukan,  teknik  ini  dapat  pula  digunakan  untuk  memilih  alternative  investasi. Setelah dipilih, kemudian dapat dilakukan audit dalam pelaksanaannya. 

      ARTI PENTING CAPITAL BUDGETING

      Secara Umum, Arti penting dari Capital Budgeting adalah

      • Jangka  waktu  tertanamnya  aset  yang  lama  membuat  perusahaan  perlu memikirkan sumber dana lain bagi kebutuhan yang lain. 
      • Investasi dalam aktiva tetap menyangkut dua hal: 

      1. BiIa investasi yang terlampau besar akibatnya adalah banyak peralatan yang tidak beroperasi. 
      2. Bila investasi yang terlampau kecil sehingga kekurangan peralatan akibatnya adalah perusahaan bekerja dengan harga pokok yang terlalu tinggi sehingga mengurangi daya saing. 

      • Pengeluaran  dana  untuk  keperluan  tersebut  biasanya  meliputi  jumlah  yang besar  yang  tidak  bisa  diperoleh  dalam  jangka  waktu  yang  pendek  atau sekaligus, sehingga perlu adanya ketelitian dalam melakukan perhitungan. 
      • Kesalahan  dalam  melakukan  penghitungan  berarti  berakibat  panjang  sehingga kerugian besar pasti terjadi. 

      Materi selengkapnya dapat di download pada lamat ini

      (MATERI TAMBAHAN)


    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH : KELOMPOK 5 TERDIRI DARI

      1812120127 INTAN SARI ARUM KUSUMA 5. Penganggaran Modal 
      1912120020 IVY ALLEN
      1912120010 JONATHAN SYARIEF
      1812120001 KEVIN

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      " Impian bisa kamu wujudkan dengan jalan pikirmu, karena ketika kamu bisa membayangkan impianmu, maka itu akan semakin dekat denganmu dan bisa tercapai."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN



  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    Struktur Modal dan Leverage :


    Capaian Pembelajaran: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penganggaran modal (capital budgeting) terkait pengambilan keputusan investasi jangka panjang

    Indikator Penilaian

    ┬╖  Dapat menjelaskan analisis struktur modal dan leverage dalam mengambil keputusan pembelanjaan serta dampak dan pengaruhnya

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    a.       Struktur modal

    b.       Pendekatan laba bersih (nett income approach)

    c.        Pendekatan tradisional (traditional approach)

    d.       Modigliani miller positif

    Nasehat

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥




    • STRUKTUR MODAL DAN LEVERAGE


      STRUKTUR MODAL

      Pengertian Struktur Modal
      Struktur modal merupakan bauran atau perpaduan dari utang jangka panjang, saham preferen dan saham biasa (saham biasa dan laba ditahan) yang dikehendaki perusahaan dalam struktur modalnya.Struktur modal adalah keputusan dalam mengambil keputusan pembiayaan perusahaan karena secara langsung berakibat terhadap biaya modal, keputusan investasi dan meningkatkan nilai perusahaan

      Struktur Modal adalah perimbangan atau perbandingan antara modal asing dan modal sendiri. Modal asing diartikan dalam hal ini adalah hutang baik jangka panjang maupun dalam jangka pendek.Sedangkan modal sendiri terbagi atas modal saham dan laba ditahan.

      Sasaran Struktur Modal
      Yaitu suatu struktur yang akan memaksimalkan harga saham perusahaan atau nilai perusahaanTingkat sasaran bisa dalam rentang nilai, misal Utang 40% ΓÇô 50%Atau bisa berupa angka tetap, misal Utang 45%Jika rasio utang aktual di bawah tingkat sasaran, maka perusahaan akan menghimpun modal dengan menerbitkan utang, dan sebaliknya, jika ternyata rasio utang aktual di atas tingkat sasaran maka perusahaan akan menggunakan ekuitas (modal sendiri)

      Contoh Struktur ModalStruktur Modal tersebut mencerminkan bahwa perusahaan menggunakan pembiayaan atau pendanaan perusahaannya dari:Equity (Ekuitas/Modal Sendiri) sebesar 74,23%Debt (Hutang) sebesar 25,76%  Hutang merupakan Modal Asing/Modal Pinjaman

      Contoh Struktur ModalStruktur Modal tersebut mencerminkan bahwa perusahaan menggunakan pembiayaan atau pendanaan perusahaannya terdiri dari:Equity Capital (Modal Ekuitas  Saham Biasa)Prefered Stock (Saham Preferen)Hutang (Debt)Sumber Lainnya (Other sources)

      Penentuan Struktur Modal
      Penentuan struktur modal akan melibatkan pertukaran antara risiko dan pengembalian (return):Menggunakan utang dalam jumlah yang lebih besar akan meningkatkan risiko yang ditanggung pemegang sahamNamun di sisi lain, Menggunakan lebih banyak utang pada umumnya akan meningkatkan perkiraan pengembalian (return) atas ekuitas

      JENIS-JENIS MODALDapat dilihat dari NERACA di sebelah PASSIVA (di sisi kanan)AktivaHutang lancarHutang jangka panjangModal Pemegang saham1. Saham preferen2. Saham biasa3. Laba ditahanModalPinjamanSendiriTotal

      Resiko Bisnis dan Risiko Keuangan
      Risiko BisnisAdalah risiko yang berkaitan dengan proyeksi pengembalian atas ekuitas (ROE) suatu perusahaan di masa yang akan datang, dengan asumsi bahwa perusahaan tidak menggunakan hutangRisiko KeuanganAdalah Riisiko yang ditanggung pemegang saham yang melebihi risiko bisnis yang mendasar, sebagai akibat dari penggunaan leverage keuangan

      Slide Materi dapat di Download Pada Laman ini



    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH : KELOMPOK 6 TERDIRI DAR:

      1812120006 MEGA PURNAMA SARI 6 Struktur Modal dan Leverage 
      1812120132 MEY AYU LESTARI
      1812120017 NI MADE PADMA JURITA
      1812120118 NIKEN SALSABILLAH
      1912120101 SURYA FEBRIANA
      1912129013P TAMI ASMALA

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      " Impian bisa kamu wujudkan dengan jalan pikirmu, karena ketika kamu bisa membayangkan impianmu, maka itu akan semakin dekat denganmu dan bisa tercapai."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN



  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    Struktur Modal dan Leverage :


    Capaian Pembelajaran: 
    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penganggaran modal (capital budgeting) terkait pengambilan keputusan investasi jangka panjang

    Indikator Penilaian

    ┬╖  Dapat menjelaskan analisis struktur modal dan leverage dalam mengambil keputusan pembelanjaan serta dampak dan pengaruhnya

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    •  Pajak dan struktur modal
    • Pengaruh biaya kebangkrutan terhadap tingkat pengembalian modal sendiri
    •  Pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan jika ada pajak dan biaya kebangkrutan
    • Pengertian dan macam-macam leverage
    • Dampak financial leverage terhadap profitabilitas
    •  Hubungan financial leverage terhadap operating leverage
    •  Struktur modal dalam praktik

    Nasehat

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥




    • Leverage Keuangan (Finansial Leverage)

      • Adalah prosentase perubahan laba yang tersedia bagi pemegang saham biasa sebagai akibat adanya perubahan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) dalam prosentase tertentu
      • Pembiayaan sebagian dari aset perusahan dengan surat berharga yang mempunyai tingkat bunga yang tetap (terbatas) dengan mengharapkan peningkatan yang luar biasa pada pendanaan bagi pemegang saham
      Leverage Keuangan di tentukan oleh
      • Besar kecilnya leverage finansial dihitung dengan DFL (Degree of Financial Leverage).
      • DFL menunjukkan seberapa jauh perubahan EPS karena perubahan tertentu dari EBIT.
      • Makin besar DFL nya, maka makin besar risiko finansial perusahaan tersebut.
      • Dan perusahaan yang mempunyai DFL yang tinggi adalah perusahaan yang mempunyai utang dalam proporsi yang lebih besar


      ΓÇóDFL=  (prosentase perubahan EPS)/(prosentase perubahan EBIT) =  (% ╬ö EPS)/(% ╬ö EBIT)
      ΓÇóDFL=  ((╬ö EPS)/EPS )/((╬ö EBIT)/EBIT)=  EBIT/(EBIT-1)= (S-VC-FC)/(S-VC-FC - I)
      ΓÇóDFL pada level EBIT = EBIT/(  EBIT - I -  D/(  1-T  ))

      ΓÇóKeterangan:
      ΓÇóI = Interest per tahun
      ΓÇóD = Dividen

      Materi selengkapnya bisa di downloan pada laman ini https://lms.darmajaya.ac.id/mod/glossary/view.php?id=143623

  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    PENDANAAN JANGKA PANJANG 


    Capaian Pembelajaran: 

    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan beberapa alternative sumber dana jangka panjang dan sewa guna (leasing)

    Indikator Penilaian

    menjelaskan penentuan sumber dana jangka panjang dan sewa guna (leasing) dengan beberapa alternative


    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    a.       Pendanaan jangka panjang
    b.       Modal ventura

    NASEHAT

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥

    • Sumber dana jangka panjang adalah pendanaan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang pengembaliannya dalam jangka waktu yang lama dan manfaat yang akan dirasakan dalam waktu yang lama juga.

      Umumnya sekitar 5 hingga 10 tahun periode.

      Alasan manajemen keuangan perusahaan memerlukan pendanaan jangka panjang adalah:
      1. Kebutuhan dana dalam jumlah besar yang dibutuhkan untuk investasi perusahaan
      2. Laba ditahan peruahaan tidak mencukupi atau tidak ada untuk memenuhi kebutuhan pendanaan perusahaan.
      Misalnya sebuah perusahaan yang ingin melakukan pengembangan usaha seperti ingin membeli aset tetap berupa tanah, mesin atau pembangunan pabrik baru akan memerlukan tambahan dana segar dalam jumlah yang besar

      Pendanaan jangka pendek tentu tidak akan sanggup mengatasinya karena jumlahnya yang relatif kecil. Maka dibutuhkan sumber dana jangka panjang untuk memenuhinya.

      Jenis Pendanaan Jangka Panjang
      Sumber dana jangka panjang bisa dikelompokkan menjadi dua jenis. Pertama, pendanaan jangka panjang yang diperoleh dari UTANG. dan yang kedua pendanaan diperoleh dari MODAL.

      • Sumber Dana dari Utang

      Utang disini adalah utang jangka panjang (loan), perusahaan meminjam dana kepada pihak lain (kreditur) dan melunasi kembali pinjaman pokok beserta biayanya (bunga) dalam tempo waktu yang lama.

      Pendanaan jangka panjang dari utang contohnya:
      1. Kredit Investasi
      2. Hipotik
      3. Obligasi 

      • Kredit Investasi

      Kredit investasi merupakan salah satu alternatif sumber dana jangka panjang yang difasilitasi oleh lembaga perbankan. Ada beberapa hal yang akan diperhatikan oleh perbankan sebagai kreditur dalam memutuskan pengajuan kredit investasi diterima atau tidak.

      1. Kelayakan investasi yang akan dijalankan
      2. Arus kas investasi yang akan dijalankan
      3. Jangka waktu peminjaman
      4. Nominal pembayaran pinjaman disetiap periode
      5. Tingkat bunga
      6. Biaya tambahan atau denda jika telat bayar atau bayar lebih awal

      • Hipotik

      Hipotik adalah salah satu jenis pendanaan jangka panjang berbentuk utang yang mewajibkan adanya jaminan atau agunan berupa aktiva tetap perusahaan. Aktiva tetap yang dijaminkan contohnya tanah, gedung, pabrik bahkan kapal. Dana yang dipinjam dalam jumlah yang besar, umumnya senilai 70 hingga 90 % dari nilai pasar aktiva tetap yang dijaminkan perusahaan.

      Ada beberapa hal menarik yang membuat perusahaan memilih opsi pendanaan jangka panjang dari hipotik:

      • Perusahaan masih bisa menggunakan aktiva tetap yang dijaminkan. Tapi tidak boleh mengubah dan menjualnya.
      • Umumnya bunga hipotik lebih rendah dari instrumen pendanaan jangka panjang yang lain (karena ada jaminan)
      • Perusahaan bisa memilih skema suku bunga hipotik. Bunga tetap atau bunga mengambang. Masing masing memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri.
      • Tempo pembayaran yang relatif lama. Dan bisa mengajukan perpanjangan waktu pembayaran.
      Walaupun begitu, ada beberapa hal yang dipertimbangkan yang menjadi kelemahan dari hipotik seperti:
      • Adanya biaya yang cukup besar dalam perjanjian utang hipotik. Selain biaya bunga hipotik, ada lagi biaya yang harus ditanggung seperti biaya asuransi aktiva tetap yang dijaminkan, biaya appraisal untuk menilai aktiva tetap yang dijaminkan, biaya administrasi, dan biaya notaris yang jika digabungkan akan menjadi nominal yang bahkan lebih besar dari aktiva yang dijaminkan.
      • Aktiva yang dijaminkan memang bisa digunakan, tapi ada batasan batasan seperti tidak boleh mengubah, menyewakan dan menjual aktiva tetap.
      • Obligasi
      Obligasi (bond) adalah alternatif pendanaan jangka panjang berupa sertifikat surat berharga yang berisikan kontrak pengakuan utang oleh penerbit obligasi kepada kreditur (pemberi pinjaman)

      Perusahaan bisa memilih obligasi sebagai sumber dana jangka panjang dan berkewajiban untuk membayar pokok pinjaman saat jatuh tempo dan membayar bunganya secara berkala pada tanggal yang telah ditetapkan.

      Obligasi bukan produk perbankan, melainkan produk pasar modal yang berbentuk sekuritas, jadi kreditur selaku pemegang obligasi bisa menjual obligasinya kepada pihak lain dipasar sekunder.

      Dalam sertifikat obligasi tertulis hal hal mengenai:
      1. Jumlah nominal obligasi
      2. Tingkat suku bunga (kupon)
      3. Tanggal jatuh tempo
      4. Tanggal pembayaran bunga
      5. Harga penebusan (bila penerbit obligasi ingin membeli kembali)
      Pada umumnya utang obligasi tidak disertai jaminan. Walaupun ada yang obligasi yang menyertai jaminan (Obligasi hipotik) tetapi jarang ada.

      Jatuh tempo obligasi yang lama bisa 10 hingga 30 tahun dan pembayaran bunga biasanya 2 kali dalam satu tahun. Kupon atau bunga obligasi ada berbagai macam, ada bunga mengambang, bunga tetap, dan bahkan obligas tanpa bunga (zero coupon bond).

      • Sumber Dana dari Modal
      Pendanaan jangka panjang dari modal adalah alternatif selain pendanaan yang dibiayai dari utang. Jadi tidak akan ada bunga dalam skema pendanaan ini. Sumber dana dari modal bisa berpengaruh pada strutur modal perusahaan.

      Contoh sumber dana dari modal adalah penerbitan saham.

      • Penerbitan Saham 
      Saham adalah surat berharga atau sekuritas yang merupakan penyertaan modal pada sebuah perusahaan. Perusahaan bisa menerbitkan saham, kemudian saham tersebut dibeli oleh investor, pembeli tersebut otomatis akan menjadi bagian dari pemilik perusahaan.

      Dana hasil penjualan saham itulah yang nanti akan menjadi sumber keuangan perusahaan.
      Bertambahnya pemilik perusahaan berarti struktur modal perusahaan juga akan berubah. Struktur modal perusahaan akan berubah sesuai dengan persentase kepemilikan saham baik pemilik baru atau pemilik lama.

      Penerbitan saham berarti mengajak orang lain "join" berbisnis dengan perusahaan. Tidak utang. Jadi tidak ada kewajiban perusahaan untuk melunasi dan membayar bunga seperti pendanaan dari utang.

      Karena join usaha ini, maka laba yang dihasilkan akan dibagikan kepada pemegang saham secara adil melalui pembagian dividen (jika dibagikan). Pemegang saham berhak mendapatkan bagian laba perusahaan.

      Selain itu, pemegang saham bisa menjual saham tersebut kembali ke pasar modal dan berharap bisa mendapatkan capital gain atau selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga beli saham.

      Materi selengkapnya dapat di baca pada laman ini : 

    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH :

      1812120137 NURUL AINI 7 Pendanaan Jangka Panjang dan Leasing
      1912120029 NYOMAN YELLY
      DESTAVIANUS
      1812120099 OKTA DAYU ANNISA
      1812120019 OLIVIA OCHA NAFTALI
      1812120152 VALENSIA MAHDALENA Pendanaan Jangka Panjang dan Leasing
      1812120142 VINDI MILENA PUTRI


    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      " Impian bisa kamu wujudkan dengan jalan pikirmu, karena ketika kamu bisa membayangkan impianmu, maka itu akan semakin dekat denganmu dan bisa tercapai."


      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN



  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    Leasing 


    Capaian Pembelajaran: 

    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan beberapa alternative sumber dana jangka panjang dan sewa guna (leasing)

    Indikator Penilaian

    menjelaskan penentuan sumber dana jangka panjang dan sewa guna (leasing) dengan beberapa alternative

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    • Pengertian dan macam leasing
    • Evaluasi leasing atau membeli


    NASEHAT

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥


    • SEWA GUNA USAHA (LEASING)

      PENGERTIAN LEASING : FASB-13: (Financial Accounting Standard Board)
      Sewa guna usaha adalah suatu perjanjian penyediaan barang-barang modal yang digunakan untuk suatu jangka waktu tertentu.IAS-17 : (International Accounting Standard)Sewa guna usaha adalah suatu perjanjian dimana lessor menyediakan barang (asset) dengan hak penggunaan oleh lessee dengan imbalan pembayaran sewa untuk suatu jangka waktu tertentu.

      Keputusan Menteri Keuangan no 1169/KMK.01/1991, 21 Nov 1991 :
      Sewa guna usaha adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh lessee selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala

      Sejarah Leasing di Indonesia
      Lembaga pembiayaan yang pertama kali diperkenalkan dan dikembangkan di Indonesia adalah kegiatan sewa guna usaha leasing pada tahun 1974 ,dengan dikeluarkannya Surat Keputusan bersama Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan dengan nomor masing-masing 122/1974,32/1974 dan 30/1974 tanggal 7 Februari 1974 tentang Perijinan usaha leasing.

      Dasar Hukum Leasing di Indonesia
      SKB Menkeu dan Menperin dan Mendag No. 122/MK/2/1974, No. 32/M/SK/1974, DAN NO.30/Kpb/I/1974 tanggal 7 Februari tentang Perijinan Usaha Leasing.SK MenKeu No. 650/MK/IV/5/1974 tentang Penegasan Ketentuan Pajak Leasing dan Besarnya Bea Materai terhadap Usaha Leasing.Kep Men Keu No. 1251/KMK.013/1988 tentang Ketentuan Modal Leasing : Perusahaan swasta nasional Rp. 3 milyar, Perusahaan Patungan Indonesia ΓÇô Asing sebesar Rp. 10 milyar, Koperasi sebesar Rp. 3 milyarKeputusan Menteri Keuangan no 1169/KMK.01/1991, 21 Nov 1991 tentang Kegiatan Sewa Guna Usaha

      CIRI KEGIATAN SEWA GUNA USAHA :
      Perjanjian antara Lessor dengan LesseeBerdasarkan perjanjian sewa guna usaha, lessor mengalihkan hak penggunaan barang kepada pihak lesseeLessee membayar kepada lessor uang sewa atas penggunaan barang (asset) Lessee mengembalikan barang tersebut kepada lessor pada akhir periode yang ditetapkan lebih dahulu dan jangka waktunya kurang dari umur ekonomis barang tersebut

      PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM LEASING 

      Setiap  transaksi  leasing  sekurang-kurangnya  melibatkan  4  (empat)  pihak  yang berkepentingan, yaitu : lessor, lessee, supplier, dan bank atau kreditor. 

      Lessor  adalah  perusahaan  leasing  atau  pihak  yang  memberikan  jasa  pembiayaan kepada  pihak  lessee  dalam  bentuk  barang  modal.  Lessor  dalam  financial  lease bertujuan  untuk  mendapatkan  kembali  biaya  yang  telah  dikeluarkan  untuk membiayai  penyediaan  barang  modal  dengan  mendapatkan  keuntungan.  Sedangkan dalam  operating  lease,  lessor  bertujuan  mendapatkan  keuntungan  dari  penyediaan barang  serta  pemberian  jasa-jasa  yang  berkenaan  dengan  pemeliharaan  serta pengoperasian barang modal tersebut. 

      Lessee  adalah  perusahaan  atau  pihak  yang  memperoleh  pembiayaan  dalam  bentuk barang  modal  dari  lessor.  Lessee  dalam  financial  lease  bertujuan  mendapatkan pembiayaan  berupa  barang  atau  peralatan  dengan  cara  pembayaran  angsuran  atau secara  berkala.  Pada  akhir  kontrak,  lessee  memiliki  hak  opsi  atas  barang  tersebut. Maksudnya, pihak lessee memiliki hak untuk membeli barang  yang di-lease dengan harga  berdasarkan  nilai  sisa.  Dalam  operating  lease,  lessee  dapat  memenuhi kebutuhan peralatannya di samping tenaga operator dan perawatan alat tersebut tanpa risiko bagi lessee terhadap kerusakan. 

      Supplier  adalah  perusahaan  atau  pihak  yang  mengadakan  atau  menyediakan  barang untuk  dijual  kepada  lessee  dengan  pembayaran  secara  tunai  oleh  lessor.  Dalam mekanisme  financial  lease,  supplier  langsung  menyerahkan  barang  kepada  lessee tanpa melalui pihak lessor sebagai pihak yang memberikan pembiayaan. Sebaliknya, dalam  operating  lease,  supplier  menjual  barangnya  langsung  kepada  lessor  dengan pembayaran  sesuai  dengan  kesepakatan  kedua  belah  pihak,  yaitu  secara  tunai  atau berkala. 

      Bank.  Dalam  suatu  perjanjian  atau  kontrak  leasing,  pihak  bank  atau  kreditor  tidak terlibat  secara  langsung  dalam  kontrak  tersebut,  namun  pihak  bank  memegang peranan  dalam  hal  penyediaan  dana  kepada  lessor,  terutama  dalam  mekanisme leverage  lease  di  mana  sumber  dana  pembiayaan  lessor  diperoleh  melalui  kredit bank. Pihak supplier dalam hal ini tidak tertutup kemungkinan menerima kredit dari bank,  untuk  memperoleh  barang-barang  yang  nantinya  akan  dijual  sebagai  objek leasing kepada lessee atau lessor.   

      Materi selengkapnya dapat do download pada laman ini

    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH 

      NURUL AINI 7 Pendanaan Jangka Panjang dan Leasing
      NYOMAN YELLY
      DESTAVIANUS
      OKTA DAYU ANNISA
      OLIVIA OCHA NAFTALI
      VALENSIA MAHDALENA Pendanaan Jangka Panjang dan Leasing
      VINDI MILENA PUTRI

    • DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN HARINI DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.

      Karena Anda hari ini masih berada di kampus  dan mungkin akan ada di dalam kelas saya, maka status Anda masih mahasiswa. Beberapa semester lagi (pastikan) bahwa Anda akan menjadi sarjana."

      Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan 

      Doa Penutup Majelis (Kafaratul Majelis) Lengkap Dengan Artinya - Doa Harian  Islami

      TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA

      USULAN PENELITIAN


  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    Leasing 


    Capaian Pembelajaran: 

    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan perkembangan perusahaan dilakukan melalui ekspansi internal atau eksternal

    Indikator Penilaian

    Dapat menjelaskan perkembangan perusahaan melalui ekspansi dengan berbagai pendekatan

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    EKSPANSI : KONSOLIDASI, MERGER, DAN AKUISISI :
    a.       Pengertian dan cara melakukan ekspansi
    b.       Cara melakukan penggabungan dan perlakuan akuntansi
    c.        Alasan penggabungan perusahaan
    d.       Penilaian merger dan pendekatan pendapatan
    e.        Pendekatan merger dengan pendekatan nilai pasar
    f.         Pendekatan pendapatan ekonomis dan biaya


    NASEHAT

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥



    • EKSPANSI

      Ekspansi perusahaan disebut juga dengan Perluasan Perusahaan. Hal ini diperlukan oleh suatu perusahaan untuk mencapai efisiensi, menjadi lebih kompetitif, serta untuk meningkatkan keuntungan atau profit perusahaan. Ekspansi bisnis dapat dilakukan dalam beberapa metode, yakni :

      KONSOLIDASI

      Konsolidasi adalah situasi di mana perusahaan yang terpisah menjadi satu. Kadang-kadang digambarkan sebagai merger, meskipun secara teknis ini adalah dua situasi yang berbeda. Dalam merger, baru bisnis terbentuk ketika satu perusahaan menyerap yang lain, dalam konsolidasi, perusahaan bergabung pada istilah yang relatif sama untuk membentuk satu perusahaan baru. Namun, kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian. Konsolidasi dapat juga dikatakan menyatukan seluruh sumber daya, peluang dan kekuatan untuk memenangkan persaingan jangka panjang, Memenangkan persaingan berarti menjadi yang terbaik dalam melayani kebutuhan konsumen/klien saat ini dan dimasa datang.

      Konsolidasi dilakukan dengan mengevaluasi kondisi usaha saat ini, diteruskan dengan pengembangan strategi usaha jangka panjang, strategi tersebut dibuat lebih terperinci dalam bentuk perencanaan dengan sasaran bergerak ke jangka menengah dan panjang yang meliputi pengembangan sistem manajemen agar perencanaan dan implementasi bisa sejalan, memberikan perioritas pada pengembangan yang dilakukan secara terus menerus, pengembangan pasar dilakukan sistimatis dan efisiensi menjadi acuan prestasi.

      Tujuan Konsolidasi

      Secara alamiah usaha yang dimulai dengan skala kecil perorangan mengalami fase-fase perkembangan mulai dari start up, bertahan hidup dan tumbuh. Pada saat perusahaan mencapai periode tumbuh maka perlu dilakukan konsolidasi dengan serius, jika konsolidasi dilakukan setengah hati maka perusahaan akan mengalami stagnasi atau malah mundur. Fase perkembangan usaha ditandai mulai tahap perusahaan yang baru MULAI USAHA dimana perusahaan masih rugi, selanjutnya akan beranjak memasuki PERIODE BERTAHAN HIDUP. Periode ini adalah lanjutan masa belajar bagi perusahaan, kekurangan pengalaman dan jaringan bisnis yang belum tumbuh membuat manajemen sering membuat kesalahan, Periode ini ditandai oleh penjualan belum stabil, naik turun dengan cepat, pasar belum kuat, sales kecil, belum terarah jelas, motivasi mulai labil, sering kali kurang kreatif dan inovatif (produk/pasar), biasanya pengusaha cenderung tertutup, strategi pemasaran lemah atau bahkan tidak ada dan belum ada manajemen usaha (tidak merasa perlu) serta sumber modal yang terbatas mulai menipis.

      Setelah perusahaan cukup mengenal lingkungan bisnisnya, jaringan mulai terbentuk, kesalahan operasional mulai berkurang maka perusahaan akan memasuki PERIODE TUMBUH, dengan ciri-ciri penjualan meningkat tajam dengan cepat, sering menolak permintaan, pasar tidak mampu dipenuhi seluruhnya, kapasitas tidak memadai, umumnya ΓÇ£over confidenceΓÇ¥ (investasi tidak tepat), hanya sedikit yang peningkatan penjualannya disebabkan strategi pemasaran yang baik, manajemen produksi tidak mendukung (produk gagal/reject meningkat), manajemen usaha belum teratur, modal kerja tidak pernah cukup, muncul pesaing baru (biasanya harga lebih rendah). Sampai pada satu titik tertentu perusahaan harus melakukan konsolidasi karena kondisi usahanya mulai mengalami kesulitan mempertahankan pertumbuhan penjualan, tingkat pertumbuhan pasar mulai lambat, persaingan yang makin ketat harga, kualitas, pesaing terus bertambah, marjin laba statis. Kondisi ini akan dialami jika strategi pengembangan usaha tidak ada, sasaran masih jangka pendek, umumnya hanya administrasi keuangan yang baik, pengembangan pasar dan produk dilakukan sporadis tidak sistimatis, penjualan tidak naik cenderung statis, produksi dibawah kapasitas bahkan akan cenderung surut jika konsolidasi tidak dilakukan sama sekali, penjualan menurun drastis, tidak mampu lagi bersaing dipasar, likuiditas makin sulit, kapasitas produksi akan terus menurun. Kondisi ini sering terjadi pada usaha kecil yang beranjak menjadi perusahaan menengah.

      Permasalahan yang harus dipecahkan pada tahap awal konsolidasi adalah tujuan dan sasaran bisnis yang ingin anda capai dimasa datang atau posisi seperti apa bisnis anda lima atau sepuluh tahun mendatang. Permasalahan dalam menetapkan sasaran bisnis adalah :

      • Menarik garis antara sasaran yang ingin dicapai dimasa datang dengan kondisi usaha dan lingkungan usaha saat ini, garis tersebut adalah sasaran antara atau tahap-tahap pengerjaannya.
      • Memperkirakan kondisi lingkungan atau peluang dan tantangan dimasa datang sehingga sasaran yang ingin anda capai lebih realistis.

      Kelebihan Konsolidasi

      • Perusahaan-perusahaan yang melakukan konsolidasi akan memiliki kekuatan yang lebih besar untuk bersaing dengan perusahaan yang lain karena biasanya proses konsolidasi dilakukan oleh lebih dari dua perusahaan yang melebur menjadi satu.
      • Dengan melakukan konsolidasi perusahaan yang mengalami kesulitan modal tidak harus dilikuidasi, akan tetapi masih tetap bisa bertahan meski dengan perusahaan yang baru.

      Kekurangan Konsolidasi

      • Dengan melakukan konsolidasi perusahaan yang lama akan hilang karena melebur menjadi satu; dan
      • Untuk mengenalkan perusahaan yang baru (hasil konsolidasi) kepada masyarakat butuh waktu yang relatif lama.

      Contoh Konsilidasi :

      Keempat Bank tersebut mengalami kesulitan dalam mengentaskan permasalahan financialperusahaanya saat krisis ekonomi melanda Indonesia. Untuk menghentikan usahanya yang selama ini mereka bangun pun merupakan hal yang sayang untuk dilakukan. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk dapat melakukan protect terhadap kemungkinan yang terjadi akibat krisis adalah bersatu padu dengan bank yang lain dengan melakukan kerjama dalam bentuk konsolidasi. Kerjasama dalam bentuk konsolidasi ini bisa terjadi ketika sekelompok perusahaan yang mempunyai motif yang sama dalam meraih kehidupan baru bersama di masa akan datang. Sehingga keempat Bank tersebut melebur menjadi satu dengan nama menjadi Bank Mandiri.

      Alasan Perusahaan Melakukan Konsolidasi

                Untuk memutuskan bergabung dengan perusahaan lain bukan┬¼lah perkara yang mudah. Keputusan bergabung diambil karena suatu alasan yang sangat kuat. Jadi sebelum melakukan penggabungan badan usahanya, setiap perusahaan tentu mempunyai maksud ter┬¼tentu yang ingin dicapainva. Demikian pula jenis penggabungan yang akan dipilih juga dilakukan dengan berbagai macam pertimbangan. Terdapat beberapa alasan suatu bank atau suatu perusahaan untuk melakukan penggabungan secara Konsolidasi. Alasan yang biasa dipakai yaitu antara lain :

      • Masalah Kesehatan

      Apabila bank sudah dinyatakan tidak sehat oleh Bank Indonesia setelah melalui beberapa perbaikan sebelumnya, maka sebaik¬nya bank tersebut melakukan penggabungan. Pilihan pengga¬bungan tentunya dengan bank yang sehat. Jika bank yang diga¬bungkan sama-sama dalam kondisi tidak sehat maka sebaiknya pilihan penggabungan adalah konsolidasi atau dapat pula diakuisisi oleh bank lain yang sehat.

      • Masalah Permodalan

      Apabila modal suatu bank dirasakan kecil sehingga sulit untuk melakukan perluasan usaha, maka bank dapat bergabung dengan satu atau beberapa bank sehingga modal dimiliki menjadi be¬sar. Sebagai contoh Bank Maras hanva memiliki modal 5 milyar dengan 12 buah cabang bergabung dengan Bank Mangkol yang memiliki modal 10 milyar clan memiliki 20 cabang. Gabungan kedua bank tersebut sekarang memiliki modal 15 milyar dan 32 cabang. Dengan adanya penggabungan atau usaha peleburan otomatis lebih mudah untuk mengembangkan usahanya. Yang jelas setelah melakukan penggabungan modal dan cabang dari beberapa bank yang ikut bergabung akan bertambah besar.

      • Masalah Manajemen

      Manajemen bank yang sembrawut atau kurang profesional se¬hingga, perusahaan terus merugi dan sulit untuk berkembang. Jenis bank inipun sebaiknya melakukan penggabungan usaha atau peleburan usaha dengan bank yang lebih profesional yang terkenal dengan kualitas manajemennya.

      • Teknologi Administrasi

      Bank yang menggunakan teknologi yang masih tradisional sa¬ngat menjadi masalah. Dalam perkembangan yang sedemikian cepat diperlukan teknologi yang canggih. Untuk memperoleh teknologi yang canggih diperlukan modal yang tidak sedikit. Ja¬Ian keluar yang dipilih adalah melakukan penggabungan dengan bank yang sudah memiliki teknologi yang canggih. Demikian pula bagi bank yang kurang teratur dan masih tradisional dalam hal administrasinya, sebaiknya bank melakukan penggabungan atau peleburan sehingga diharapkan administrasinya menjadi lebih baik.

      • Ingin Menguasai Pasar

      Tujuan ingin menguasai pasar tidak diumumkan secara jelas kepada pihak luar dan biasanya hanya diketahui oleh mereka yang hendak ikut bergabung. Dengan adanya penggabungan dari beberapa bank, maka jumlah cabang dan jumlah nasabah yang dimiliki bertambah. Tujuan ini juga dilakukan untuk meng¬hilangkan atau melawan pesaing yang ada.

      MERGER

      Merger adalah salah satu strategi ekspansi perusahaan atau restrukturisasi perusahaan dengan cara menggabungkan dua perusahaan atau lebih. Dalam merger hanya ada satu perusahaan yang dibiarkan hidup, sementara perusahaan lainnya dibubarkan tanpa likuidasi.

      Contoh : penggabungan tiga perusahaan farmasi pada tahun 2005 yaitu PT Kalbe Farma Tbk, PT Dankos Laboratories Tbk, dan PT Enseval. Dalam penggabungan ini, badan hukum yang dipertahankan adalah PT Kalbe Farma Tbk, sedangkan kedua perusahaan lainnya dibubarkan. Semua aset dan kewajiban perusahaan yang menggabungkan diri (PT Dankos dan PT Enseval) selanjutnya akan beralih ke dalam PT Kalbe Farma. Karena PT Kalbe Farma dan PT Dankos sudah menjadi perusahaan terbuka yang menjual sahamnya di Pasar Modal Indonesia, proses mergernya juga wajib dilakukan menurut aturan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam).

      Merger terbagi menjadi 3, yaitu:

      • Merger Horizontal adalah merger yang dilakukan oleh usaha sejenis (usahanya sama), misalnya merger antara dua perusahaan roti, perusahaan sepatu.
      • Merger Vertikal adalah merger yang terjadi antara perusahaan-perusahaan yang saling berhubungan, misalnya dalam alur produksi yang berurutan. Contohnya: perusahaan pemintalan benang merger dengan perusahaan kain, perusahaan ban merger dengan perusahaan mobil.
      • Merger Konglomerat adalah merger antara berbagai perusahaan yang menghasilkan berbagai produk yang berbeda-beda dan tidak ada kaitannya, misalnya perusahaan sepatu merger dengan perusahaan elektronik atau perusahaan mobil merger dengan perusahaan makanan. Tujuan utama konglomerat ialah untuk mencapai pertumbuhan Badan Usaha dengan cepat dan mendapatkan hasil yang lebih baik. Caranya ialah dengan saling bertukar saham antara kedua perusahaan yang disatukan.

      Tujuan Merger antara lain:

      • Diversifikasi untuk pertumbuhan.
      • Diversifikasi menurut pasar atau pelanggan untuk mengimbangi faktor-faktor musiman, untuk menetralisir pasar produk yang menurun, dan sebagainya.
      • Perluasan,penyempurnaan,atau komplementasi lini produk.
      • Mendapatkan kemampuan riset dan pengembangan yang diperlukan.
      • Penciptaan atau perolehan lini produk baru.
      • Integrasi, sehingga mendapatkan penawaran yang cukup dari bahan-baku atau suku cadang yang kritis.
      • Perluasan pasar, termasuk pasar di luar negeri yang belum dijamah.
      • Memperbaiki manajemen.
      • Memperoleh fasilitas-fasilitas pengolahan atau riset yang baru.

      Syarat Merger:

      Hazel J.Johnson (1995) menyatakan, prasyarat yang harus dianalisis terlebih dahulu dari kedua Bank yang akan melakukan merger adalah:

      • Kondisi keuangan masing-masing Bank, merger sesama bank sehat atau karena collapse.
      • Kecukupan modal
      • Manajemen, baik sebelum atau sesudah merger
      • Apakah merger dapat memberi manfaat bagi pengguna jasa Bank tersebut.

      Kelebihan Konsolidasi

      Pengambilalihan melalui merger lebih sederhana dan lebih murah dibanding pengambilalihan yang lain (Harianto dan Sudomo, 2001, p.641)

      Kekurangan Konsolidasi

      Dibandingkan akuisisi merger memiliki beberapa kekurangan, yaitu harus ada persetujuan dari para pemegang saham masing-masing perusahaan,sedangkan untuk mendapatkan persetujuan tersebut diperlukan waktu yang lama. (Harianto dan Sudomo, 2001, p.642)

      Alasan Mengapa Perusahaan Melakukan Merger

      Pada umumnya tujuan dilakukannya merger adalah mendapatkan sinergi atau nilai tambah. Keputusan untuk merger harus menjadikan dua tambah dua sama dengan lima. Nilai tambah yang dimaksud adalah lebih bersifat jangka panjang dibanding nilai tambah yang bersifat sementara saja. Oleh karena itu, ada tidaknya sinergi suatu merger tidak bisa dilihat sesaat setelah merger itu terjadi, tetapi diperlukan waktu yang cukup panjang. Sinergi yang terjadi sebagai akibat dari penggabungan usaha bisa berupa turun naiknya skala ekonomis, maupun sinergi keuangan yang berupa kenaikan modal. Adapun beberapa alasan perusahaan melakukan penggabungan melalui merger, yaitu:

      • Pertumbuhan atau diversifikasi

      Perusahaan yang menginginkan pertumbuhan yang cepat, baik ukuran, pasar saham, maupun diversifikasi usaha dapat melakukan merger maupun akuisisi. Perusahaan tidak memiliki resiko adanya produk baru. Selain itu, jika melakukan ekspansi dengan merger dan akuisisi, maka perusahaan dapat mengurangi perusahaan pesaing atau mengurangi persaingan.

      • Sinergi

      Sinergi dapat tercapai ketika merger menghasilkan tingkat skala ekonomi (economies of scale). Tingkat skala ekonomi terjadi karena perpaduan biaya overhead meningkatkan pendapatan yang lebih besar daripada jumlah pendapatan perusahaan ketika tidak merger. Sinergi tampak jelas ketika perusahaan yang melakukan merger berada dalam bisnis yang sama karena fungsi dan tenaga kerja yang berlebihan dapat dihilangkan.

      • Meningkatkan dana

      Banyak perusahaan tidak dapat memperoleh dana untuk melakukan ekspansi internal, tetapi dapat memperoleh dana untuk melakukan ekspansi eksternal. Perusahaan tersebut menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi sehingga menyebabkan peningkatan daya pinjam perusahaan dan penurunan kewajiban keuangan. Hal ini memungkinkan meningkatnya dana dengan biaya rendah.

      • Menambah ketrampilan manajemen atau teknologi

      Beberapa perusahaan tidak dapat berkembang dengan baik karena tidak adanya efisiensi pada manajemennya atau kurangnya teknologi. Perusahaan yang tidak dapat mengefisiensikan manajemennya dan tidak dapat membayar untuk mengembangkan teknologinya, dapat menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki manajemen atau teknologi yang ahli.

      • Pertimbangan pajak

      Perusahaan dapat membawa kerugian pajak sampai lebih 20 tahun ke depan atau sampai kerugian pajak dapat tertutupi. Perusahaan yang memiliki kerugian pajak dapat melakukan akuisisi dengan perusahaan yang menghasilkan laba untuk memanfaatkan kerugian pajak. Pada kasus ini perusahaan yang mengakuisisi akan menaikkan kombinasi pendapatan setelah pajak dengan mengurangkan pendapatan sebelum pajak dari perusahaan yang diakuisisi. Bagaimanapun merger tidak hanya dikarenakan keuntungan dari pajak, tetapi berdasarkan dari tujuan memaksimalisasi kesejahteraan pemilik.

      • Meningkatkan likuiditas pemilik

      Merger antar perusahaan memungkinkan perusahaan memiliki likuiditas yang lebih besar. Jika perusahaan lebih besar, maka pasar saham akan lebih luas dan saham lebih mudah diperoleh sehingga lebih likuid dibandingkan dengan perusahaan yang lebih kecil.

      • Melindungi diri dari pengambilalihan

      Hal ini terjadi ketika sebuah perusahaan menjadi incaran pengambilalihan yang tidak bersahabat. Usaha suatu perusahaan dalam mengambil alih perusahaan lain, dan membiayai pengambilalihannya dengan hutang. Oleh karena beban hutang ini, kewajiban perusahaan menjadi terlalu tinggi untuk ditanggung oleh perusahaan yang berminat (Gitman, 2003, p.714-716).

      AKUISISI

      Akuisisi perusahaan secara sederhana dapat diartikan sebagai pengambilalihan perusahaan dengan cara  membeli saham mayoritas perusahaan sehingga menjadi pemegang saham pengendali. Dalam peristiwa akuisisi, baik perusahaan yang mengambil alih (pengakuisisi) maupun perusahaan yang diambil alih (diakuisisi) tetap hidup sebagai badan hukum yang terpisah. Istilah akuisisi sendiri berasal dari bahasa Inggris ΓÇ¥acquisitionΓÇ¥ yang dalam sering disebut juga dengan ΓÇ£take overΓÇ¥ . Yang dimaksud dengan ΓÇ¥acquisitionΓÇ¥ atau ΓÇ¥take overΓÇ¥ tersebut ialah pengambilalihan suatu kepentingan pengendalian perusahaan oleh suatu perusahaan lain (one company taking over controlling interest in another company) . Ungkapan take over sendiri terdiri dari ΓÇ¥friendly take overΓÇ¥ (akuisisi bersahabat) atau akuisisi biasa, serta ΓÇ£hostile take overΓÇ¥ (akuisisi tidak bersahabat) atau sering diistilahkan sebagai pencaplokan perusahaan . Pengambilalihan tersebut ditempuh dengan cara membeli hak suara dari perusahaan (the firm voting stock) atau dengan kata lain membeli saham dari perusahaan tersebut. Pengambilalihan perusahaan (akuisisi), sesuai Pasal 1 angka 11 UURI Nomor 40 Tahun 2007 tentang Persoroan Terbatas, adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh badan hukum atau orang perseorangan untuk mengambil alih saham perseroan yang mengakibatkan beralihnya pengendalian atas perseroan tersebut. Sementara itu, pengambilalihan (akuisisi), sesuai pasal 1 angka 3 PP Nomor 27 Tahun 1998, adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh badan hukum atau orang perseorangan untuk mengambilalih perusahaan baik seluruh ataupun sebagian besar saham perseroan yang dapat mengakibatkan beralihnya pengendalian terhadap perseroan tersebut.

      Pengambilalihan (akuisisi), sesuai pasal 1 angka 3 PP Nomor 57 Tahun 2010, adalah perbuatan hukum yang dilakukan oleh pelaku usaha untuk mengambilalih saham badan usaha yang mengakibatkan beralihnya pengendalian atas badan usaha tersebut. Pelaku usaha, sesuai dengan pasal 1 angka 8 PP Nomor 57 Tahun 2010, adalah setiap orang perorangan atau badan usaha baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum yang didirikan dan berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian menyelenggarakan berbagai kegiatan usaha dalam bidang ekonomi.

      Contoh : pengambilalihan saham mayoritas pabrik rokok asal Indonesia (PT HM Sampoerna) oleh perusahaan rokok asal Amerika (Philip Morris Ltd). Akibat akuisisi tersebut, kendali perusahaan PT HM Sampoerna tidak lagi berada di tangan keluarga besar Sampoerna tetapi sudah beralih tangan Philip Morris Ltd.

      1. Layaknya peraturan hukum yang lain, maka dalam peraturan mengenai akuisisi terdapat pula beberapa larangan terkait dengan akuisisi. Karena tidak mungkin aksi korporasi tersebut menimbulkan kerugian bagi pihak-pihak tertentu, dan sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk melindungi kepentingan semua pihak. Dalam UU. No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas terdapat larangan dalam akuisisi yang menyebutkan bahwa perbuatan hukum penggabungan, peleburan, pengambilalihan, atau pemisahan wajib memperhatikan kepentingan pihak-pihak sebagai berikut :
      2. Perseroan, pemegang saham minoritas, karyawan Perseroan;
      3. Kreditor dan mitra usaha lainnya dari Perseroan; dan
      4. Masyarakat dan persaingan sehat dalam melakukan usaha

      Tujuan Akuisisi antara lain:

      • Membeli product lines untuk melengkapi product lines dari perusahaan yang akan mengambil alih.
      • Untuk memperoleh akses pada teknologi baru atau lebih baik pada perusahaan yang menjadi objek pengambilalihan.
      • Memperoleh pasar atau pelanggan baru.
      • Memperoleh hak pemasaran atau hak produksi yang belum dimiliki.
      • Memperoleh kepastian atas pemasokan bahan baku yang kualitasnya baik yang dipasok perusahaan objek akuisisi.
      • Melakukan investasi atas keuangan perusahaan yang berlebih dan tidak terpakai.
      • Mengurangi atau menghambat persaingan
      • Mempertahankan kontinuitas bisnis.

      Manfaat Akuisisi

      Menurut Shapiro (1991 : 933) dalam Christina (2003 : 12), keuntungan atau manfaat akuisisi adalah sebagai berikut :

      • Peningkatan tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dalam bisnis sekarang daripada melakukan pertumbuhan secara internal.
      • Mengurangi tingkat persaingan dengan membeli beberapa badan usaha guna menggabungkan kekuatan pasar dan pembatasan persaingan.
      • Memasuki pasar baru penjualan dan pemasaran sekarang yang tidak dapat ditembu
      • Menyediakan managerial skill, yaitu adanya bantuan manajerial mengelola aset-aset badan usaha.

      Kelebihan Akuisisi

      Kelebihan ΓÇô kelebihan akuisisi saham dan akuisisi aset adalah sebagai berikut:

      1. Akuisisi Saham tidak memerlukan rapat pemegang saham dan suara pemegang saham sehingga jika pemegang saham tidak menyukai tawaran Bidding firm, mereka dapat menahan sahamnya dan tidak menjual kepada pihak Bidding firm.
      2. Dalam Akusisi Saham, perusahaan yang membeli dapat berurusan langsung dengan pemegang saham perusahaan yang dibeli dengan melakukan tender offer sehingga tidak diperlukan persetujuan manajemen perusahaan.
      3. Karena tidak memerlukan persetujuan manajemen dan komisaris perusahaan, akuisisi saham dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat (hostile takeover).
      4. Akuisisi Aset memerlukan suara pemegang saham tetapi tidak memerlukan mayoritas suara pemegang saham seperti pada akuisisi saham sehingga tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas jika mereka tidak menyetujui akuisisi (Harianto dan Sudomo, 2001, p.643-644).

      Kekurangan Akuisisi

      Kekurangan ΓÇô kekurangan akuisisi saham dan akuisisi aset sebagai berikut :

      1. Jika cukup banyak pemegang saham minoritas yang tidak menyetujui pengambilalihan tersebut, maka akuisisi akan batal. Pada umumnya anggaran dasar perusahaan menentukan paling sedikit dua per tiga (sekitar 67%) suara setuju pada akuisisi agar akuisisi terjadi.
      2. Apabila perusahaan mengambil alih seluruh saham yang dibeli maka terjadi merger.
      3. Pada dasarnya pembelian setiap aset dalam akuisisi aset harus secara hukum dibalik nama sehingga menimbulkan biaya legal yang tinggi. (Harianto dan Sudomo, 2001, p.643).

      Alasan Mengapa Perusahaan Melakukan Akuisisi

      Penggabungan usaha dapat dilakukan dengan berbagai cara yang didasarkan pada pertimbangan hukum, perpajakan atau alasan lainnya. Di Indonesia didorong oleh semakin besarnya pasar modal, transaksi akuisisi semakin banyak dilakukan dan isu mengenai hal tersebut memang sudah hangat dibicarakan baik oleh para pengamat ekonomi, ilmuwan, maupun praktisi bisnis sejak tahun 1990 (Payamta dan Setiawan,2004). Bostman (1997:3) dalam Dewi (2004) mengungkapkan beberapa alasan mengapa penggabungan usaha dapat menghasilkan nilai :

      • Hilangnya biaya tetap yang merupakan duplikasi.
      • Kondisi kesinambungan dalam proses produksi.
      • Manajemen aktiva lebih efisien.
      • Nilai dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan keringanan pajak yang belum digunakan.

      Suta (2000) juga mengemukakan alasan-alasan perusahaan melakukan akuisisi yakni:

      • Keuntungan dari segi operasi (operating advantage), melalui kemungkinan pencapaian skala ekonomis.
      • Keuntungan dari segi finansial (financial advantage), yang didapat melalui manfaat di pasar uang ataupun pasar modal.
      • Kemungkinan untuk meningkatkan pertumbuhan usaha, yakni dengan mengakselerasi tingkat pertumbuhan dibandingkan dengan melalui ekspansi internal.
      • Diversifikasi atas usaha perusahaan, sehingga dengan demikian dapat menjaga agar perolehan tingkat keuntungan tidak mengalami fluktuasi.
        Gurendrawati dan Sudibyo (1999) menjelaskan, bergabungnya perusahaan lebih dimungkinkan akan saling menunjang kegiatan usaha, sehingga keuntungan yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan jika melakukan sendiri-sendiri.

      Ada lima alasan dilakukannya akuisisi, yaitu:

      • Keinginan untuk mengurangi kompetisi antar perusahaan atau ingin memonopoli salah satu bidang usaha.
      • Untuk memanfaatkan kekuatan pasar yang belum sepenuhnya terbentuk.
      • Untuk mencapai skala ekonomi tertentu sehingga dapat menjadi lower cost producer.
      • Untuk memperoleh sumber baku yang lebih murah.
      • Untuk mendapatkan akses pasar/dana yang relatif murah karena kapasitas hutang yang semakin besar serta kemampuan baik dalam hal teknologi

    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH 

      NO NPM NAMA POKOK BAHASAN
      1 1812120016 PRISKA IMANUELA Ekspansi : Konsolidasi, Merger, dan Akuisisi 
      2 1812120126 PUTRI ADELIA
      3 1812120002 RAGIL SEPTIANA
      4 1812120125 SALMA NURUL AINI HAQ

  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:


    KEGAGALAN PERUSAHAAN DAN REORGANISASI 


    Capaian Pembelajaran: 

    Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan kegagalan perusahaan dan reorganisasi

    Indikator Penilaian

    Dapat memaparkan factor yang mempengaruhi kegagalan perusahaan selanjutnya dilakukan  reorganisasi

    Adapun topik perkulihan kita pada hari ini adalah sebagai berikut: 

    Kegagalan Perusahaan dan Reorganisasi :

    a.       Kegagalan   perusahaan

    b.       Penyelesaian kegagalan perusahaan

    c.        Reorganisasi perusahaan


    NASEHAT

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥




    • Tidak semua perusahaan dapat tumbuh dan berkembang sebagaimana yang diharapkan.Banyak perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan melakukan penciutan atau bahkan dilikuidasi.Apabila perusahaan menghadapi kesulitan keuangan dan prospek perusahaan kurang baik, maka perusahaan dapat dilikuidasi.Jika prospek perusahaan masih bagus, maka perusahaan dapat direorganisasi.

      Prediksi Kesulitan Keuangan Perusahaan
      Banyak penelitian yang mencoba untuk memprediksi kesulitan keuangan perusahaan, di antaranya:William H Beaver, menggunakan rasio- rasio keuangan untuk meramalkan kegagalan perusahaan.Edward I Alatman, menggunakan multiple discrimnant analysis untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan.

      Penyelesaian Kesulitan Keuangan
      Penyelesaian secara sukarela (voluntary settlements)a. Extensions, menunda saat jatuh tempokredit yang diberikan kepada perusahaanyang bersangkutan.b. Composition, para kreditur atau investorbersedia menerima pembayaran sebagiantagihannya dan merelakan sebagian tidakterbayar.c. Liquidation by voluntary aggreement, para kreditursecara bersama memutuskan meminta perusahaandilikuidasi secara sukarela

      Penyelesaian Lewat Pengadilan (settlements involving litigation)
      Likuidasia. Pihak yang bisa mengajukan likuidasi terhadapsuatu perusahaan: debitur, seorang atau lebihkreditur, jaksa.b. Keputusan likuidasi ditetapkan oleh pengadilanniaga.c. Penjualan asets perusahaan yang dilikuidasidilakukan melalui lelang dan hasilnya dibagikankepada para kreditur setelah dikurangi denganbiaya-biaya kepailitan, berdasarkan persentasetertentu secara prorata

      Contoh: Neraca PT ABC (Rp 000.000)
      AKTIVA PASIVAAktiva lancar Rp 25 Utang dagang Rp 10Utang gajiUtang bankTotal utang lancar Rp 45Aktiva tetap (neto) Rp 70 Utang hipotik Rp 20Utang obligasiSaham biasaLaba (rugi) ( )Total aktiva Rp 95 Total pasiva Rp 95

      Hasil penjualan aktiva lancar Rp 20 juta dan aktiva tetap Rp 50 juta
      Hasil penjualan aktiva lancar Rp 20 juta dan aktiva tetap Rp 50 juta. Biaya administrasi Rp 5 juta. Hipotik dijamin dengan aktiva tetap yang hasil penjualannya Rp 15 juta. Sisa hasil likuidasi yang tersedia bagi para kreditur adalah:Hasil penjualan aktiva Rp 70 jutaDikurangi:- Biaya likuidasi Rp 5 juta- Utang gaji juta- Utang hipotik jutaRp 25 jutaJumlah yang tersedia untuk kreditur Rp 45 juta========

      Jumlah utang yang belum dibayar :
      Utang dagang Rp 10 jutaUtang bank jutaUtang hipotik jutaObligasi jutaJumlah Rp 65 juta

      Pembayaran sisa utang tersebut dilakukan secara prorata, artinya setiap utang 100% hanya dibayar sebesar 45/65 x100% atau 69,23%Dengan demikian pelunasan masing-masing utang adalah:- Utang dagang (0,6923 x Rp 10 juta) = Rp- Utang bank (0,6923 x Rp 30 juta) =- Utang hipotik ( x Rp 5 juta =- Utang obligasi (0,6923xRp 20 juta =

      ReorganisasiReorganisasi merupakan penyusunan kembali struktur modal perusahaan, sehingga struktur modal yang baru dianggap cukup layak bagi operasi perusahaan di masa yang akan datangProsedur reorganisasi:- Menentukan nilai perusahaan setelahdireorganisir- Menentukan struktur modal yang baru- Menentukan nilai surat berharga lama untukdiganti dengan surat berharga baru

      Menentukan Nilai Perusahaan
      Salah satu cara untuk menentukan nilai perusahaan adalah dengan jalan mengkapitalisasikan keuantungan di masa yang akan datang dengan tingkat kapitalisasi tertentuMisalkan, tingkat keuntungan perusahaan tiap tahun diperkirakan sebesar Rp 6 juta, jika tingkat keuntungan yang layak disyaratkan bagi perusahaan adalah 20%, maka nilia perusahaan adalah Rp 6 juta / 0,20 = Rp 30 juta.

      Menyusun Kembali Struktur Modal
      Penyusunan kembali struktur modal dilakukan dengan mengurangi beban tetap perusahaan dengan jalan :- Merubah utang menjadi income bond, sahamistimewa atau saham biasa- Memperpanjang jangka waktu jatuh tempoutang

      ContohStruktur modal perusahaan ALFA sebelum reorganisasi sebagai berikut:- Obligasi Rp 12 juta- Subordinate debinture juta- Saham istimewa juta- Saham biasa jutaRp 40 jutaApabila setelah reorganisasi nilai perusahaan adalah Rp 30 juta, maka struktur modal baru yang mungkin disusun adalah:

      Struktur Modal Setelah Reorganisasi
      Obligasi Rp 4 jutaIncome bond jutaSaham istimewa jutaSaham biasa jutaRp 30 juta

      Penyusunan struktur modal tersebut dengan pertimbangan mengurangi beban tetap dengan jalan:
      Sebagian obligasi dirubah menjadi income bond (sebesar Rp 8 juta dan sisanya Rp 4 juta tetap sebagai obligasi)Subordinate debinture dirubah menjadi saham istimewa (sebesar Rp 5 juta)Saham istimewa dirubah menjadi saham biasa (sebesar Rp 10 juta)Saham biasa dinilai sebesar Rp 3 juta

      Penyusunan Struktur Modal Berdasarkan ΓÇ£judgementΓÇ¥
      Untuk penyusunan struktur modal yang baru tidak ada pedoman tertentu yang pasti.Penyusunan struktur modal hanya berpedoman, bahwa suatu perusahaan seharusnya beoperasi dengan beban tetap keuangan yang tidak terlalu besar


    • Bahan  UAS kita pada Semester Genap TA. 2020/2021 adalah :

      1.  Struktur Modal dan Leverage
      2. Pendanaan Jangka Panjang dan Leasing
      3. Ekspansi : Konsolidasi, Merger, dan Akuisisi
      4. Kegagalan Perusahaan dan Reorganisasi
      silahkan pelajari ke 4 tema diatas baik secara teori maupun secara hitungan

      terimaksih, sukses selalu untuk anda, aamiin ya robbal a'lamiin



    • PADA PERTEMUAN HARI INI KELOMPOK YANG AKAN PRESENTASI ADALAH :

      1812120078 SALSA BILLA FULIANTIRA 9 Kegagalan Perusahaan dan Reorganisasi 
      1712120082 Satrio Wicaksono
      1912120030 SHERLY DARMA YANTI
      1812120082 SHYFA ANDINI

  • SALAM PEMBUKA

    √ 17+ Tulisan Arab dan Arti Bismillah : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

    DISAKITI BERKALI KALI , apakah harus terus bertahan? | KASKUS

    Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menjawab Soal Ujian Akhir Semester Genap TA. 2020/2021 oleh Allah Swt - Tuhan yang maha Kuasa, aamiin


    NASEHAT

    العلم في الصدور لا في السطور

    (ΓÇ£AL-Ilmu  fiisshudur  laafissuthurΓÇ¥)

    ΓÇ£Ilmu itu apa yang ada di dada, bukan di tulisanΓÇ¥




    • Soal Ujian Matakuliah Pengantar Manajemen Keuangan dapat anda download pada laman ini, Jawablah soal tersebut di kertas bertulis dengan ketentuan:

      • Tulislah jawaban anda dengan di tulis tangan pada lembar jawaban anda.
      • Di dalam lembar jawaban paling atas, tulislah Nama, NPM, dan Kelas, serta Matakuliah.
      • Setelah selesai anda menjawabnya, Scanlah jawaban anda dalam bentuk PDF atau JPG
      • Upload Jawaban Anda pada laman Upload Jawaban UAS di LMS ini

      Semoga sukses dalam mengerjakannya, terimakasih

    • UPLOAD JAWABAN UAS ANDA DI SINI Penugasan
      Silahkan Upload Jawaban UAS Anda di laman ini palaing lambat tanggal 28 Juli 2021 Pukul 23:59 WIB
      Tersedia sampai 28 Juli 2021, 23:55