Garis besar topik
-
SALAM PEMBUKA


Selamat Siang, salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita di berikan kemudahan dalam menerima materi perkuliahan pada hari ini dengan tema:
ANALISIS AKTIVITAS INVESTASI
Capaian Matakuliah:
Mahasiswa mampu memahami Analisis Aktivitas Investasi
Indikator Penilaian
- Menjelaskan tentang Aset lancer dan keandalannya
- Menjelaskan tentang Manajemen Kas dan Implikasinya
-
ANALISIS AKTIVITAS INVESTASI
Informasi penuh untuk menilai risiko kolektibilitas biasanya tidak dicakup dalam laporan keuangan. Informasi yang berguna harus diperoleh dari sumber lain ataudari perusahaan. Alat analisis untuk memeriksa kolektibilitas mencakup:Piutang
Piutang merupakan nilai jatuh tempo yang berasal dari penjualan barang atau jasa atau dari pemberian pinjaman uang. piutang usaha mengacu pada janji lisan untuk membayar yang perasal dari penjualan produk dan jas asecara kredit. Wesel tagih mengacu pada janji tertulis untuk membayar. Piutang diklasifikasikan ke dalam asset lancar jika diharapkan akan direalisasi atau ditagih dalam waktu satu tahun atau satu siklus operasi, tergantung dari mana yang lebih panjang.
Penilaian Piutang
- Analisis piutang sangat penting karena dampaknya terhadap posisi asset dan arus laba yang saling terkait. Realitanya banyak perusahaan yang tidak mampu menagih semua piutangnya. Kerugian piutang dapat menjadi sangat berarti dan mengurangi asset lancar serta laba bersih sekarang dan masa depan. Resiko analisis ini adalah pengalaman masa lalu kurang bisa memprediksi kerugian masa depan, atau mungkin kita gagal mencerminkan kondisi terkini. Piutang (receivables) merupakan nilai jatuh tempo yang berasal dari penjualan barang atau jasa, atau dari pemberian pinjaman uang. Penilaian Piutang Analisis piutang penting karena dampaknya terhadap posisi aktiva dan arus laba perusahaan. Risiko analisis ini adalah pengalaman masa lalu mungkin bukan alat prediksi yang layak atas kerugian masa depan, atau mungkin kita gagal mencerminkan kondisi terkini. Kerugian piutang dapat menjadi sangat berarti dan memengaruhi baik aktiva lancar serta laba bersih sekarang dan masa depan.
Analisis Piutang
- Risiko Kolektibilitas
- Membandingkan persentase piutang terhadap penjualan perusahaan pesaing dengan perusahaan yang sedang dianalisis.
- Memeriksa konsentrasi pelanggan, risiko meningkat jika piutang terkonsentrasi pada satu atau sedikit pelanggan.
- Menyelidiki pola umur piutang (sudah melewati jatuh tempo dan berapa lama).
- Menentukan bagian piutang yang merupakan pengalihan atau perpanjangan (renewal )
dari piutang atau wesel tagih masa lalu.
Keaslian Piutang
Deskripsi piutang pada laporan keuangan atau catatan atas laporan keuangan biasanya tidak cukup untuk memberikan tingkat keandalan mengenai apakah piutang asli, jatuh tempo, dan dapat ditagih. Pemahaman mengenai praktik industry dan sumber informasi tambahan digunakan untuk menambah keyakinan. Salah satu faktor yang memengaruhi keandalan piutang adalah kebijakan kredit perusahaan. Kebijakan kredit yang ketat berdampak pada kualitas yang lebih tinggi, atau risiko piutang yang lebih rendah. Perusahaan biasanya melaporkan kebijakan kreditnya dalam catatan atas laporan keuangan.
Sekuritisasi Piutang
Salah satu masalah analisis penting adalah saat perusahaan menjual semua atau sebagian piutangnya pada pihak ketiga. Praktik ini disebut anjak piutang( factoring ) atau sekuritisasi (securitization). Piutang dapat dijual dengan recourse atau tanpa recourse pada pembeli (recourse terkait atas jaminan kolektibilitas) Penjualan piutang dengan recourse tidak memindahkan dengan efektif risiko kepemilikan piutang dari penjual.
Beban Dibayar Dimuka
Beban dibayar di muka (prepaid expenses) merupakan pembayaran di muka atas jasa atau barang yang belum diterima. Sebagai contoh adalah pembayaran di muka untuk asuransi, utilitas, dan pajak bangunan. Analisis kita harus mewaspadai bahwa, karena alasan percepatan atau tidak material, beberapa jasa yang jatuh tempo lebih dari satutahun juga dicakup dalam beban dibayar dimuka yang dikelompokkan sebagai aktiva lancar.
PERSEDIAAN
Akuntansi dan Penilaian Persediaan
Persediaan (inventory) merupakan barang yang dijual dalam aktivitas operasinormal perusahaan. Dengan jasa tertentu, persediaan merupakan aktiva inti dan penting dalam perusahaan. Persediaan harus diperhatikan karena merupakan komponen utama dari aktiva operasi dan langsung memengaruhi penghitungan laba.
Persamaan persediaan (enventory equation) dapat digunakan untuk memahari arus persediaan, untuk perusahaan dagang: Persediaan awal + Pembelian bersih ΓÇô Harga pokok penjualan = Persedian akhir.
Biaya persediaan awalnya dicatat pada neraca. Saat persediaan terjual, biaya ini dipindahkan dari neraca dan mengalir pada laporan laba rugi sebagai harga pokok penjualan (HPP). Biaya tidak dapat berada pada dua tempat yang sama pada waktu bersamaan, mereka dapat dicatat pada neraca (sebagai beban masa depan), atau diakui saat ini pada laporan laba rugi dan mengurangi profitabilitas untuk dikaitkan dengan pendapatan penjualan.
MATERI SELENGKAPNYA DAPAT DI DOWNLOAD DI HALAN INI
-
DEMIKIAN PERTEMUAN KITA PADA HARI INI, SEMOGA APA YANG BAPAK SAMPAIKAN DAPAT KITA PAHAMI DAN BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA, PESAN BAPAK JANGAN BOSAN UNTUK BELAJAR.
"Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini." - Malcolm X"
Untuk meyempurnakan pertemuan kita hari ini, mari kita tutup dengan

TERIMAKASIH SALAM SUKSES UNTUK KITA SEMUA
-