Kuliah 12, Mengatur Penetapan Positioning Merek, (Jum at, 9/07/2021 : Jam 18.30 sd 20.45)
Garis besar topik
-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabaraktuh
Pengantar Perkuliahan pertemuan ke 12
Selamat siang menjelang sore rekan mahasiswa sekalian, pertemuan kali ini kombinasi antara LMS IIB Darmajaya dengan Zoom dan diharaptkan banyak diskusi maupun pembahsan tugas yang telah diberikan.
Pengantar Perkuliahan dengan materi :
Mengatur Penetapan Positioning Merek
Pemasaran (Marketing) mempunyai peran penting dalam jalannya perusahaan atau unit usaha tersebut. Pada umumnya Pemasaran diartikan sebagai salah satu fungsi atau tugas dari suatu organisasi yang mempunyai aktivitas untuk memberikan, menciptakan, mengkomunikasikan sebuah citra, nilai maupun pesan dari sebuah produk barang ataupun jasa perusahaan kepada konsumen baik itu konsumen akhir maupun konsumen bisnis dan juga menjaga hubungan baik agar tercipta dalam hubungan antara perusahaan dan konsumen.
Merek dapat memainkan peran yang berbeda dalam potofolio merek. Merek dapat memperluas cakupan, memberikan proteksi, memperluas citra, atau memenuhi beragam peran lain bagi perusahaan. Masing-masing produk nama merek harus memiliki positioning yang didefinisikan dengan baik. Dengan demikian, merek dapat memaksimalkan cakupan dan maminimalkan tumpang tindih dan ujungnya mengoptimalkan portofolio.
Dalam penetapan posisi merek perlu target yang dinginkan oleh perusahaan. Menurut Kotler dan Amstrong (2008) targeting adalah sekelompok pembeli (buyers) yang memiliki kebutuhan atau karakteristik yang sama yang menjadi tujuan promosi perusahaan. Perusahaan harus mengevaluasi setiap segmen untuk menentukan daya tarik dan peluang segmen tersebut yang cocok dengan kapabilitas dan sumber daya perusahaan. Dengan mengidentifikasikan bagian pasar yang dapat dilayani secara efektif, perusahaan akan berada pada posisi yang lebih baik dengan melayain konsumen tertentu dari pasar tersebut.Tom Duncan (2008) memiliki definisi brand position seperti berikut ini, ΓÇ£Brand Position is the standing of a brand in comparison with its competitors in the minds of customers, prospects, and other stakeholder.ΓÇ¥ yang artinya adalah posisi merek adalah status sebuah merek dibandingkan dengan pesaingnya di benak pelanggan, calon pelanggan dan pemegang saham lainnya.
Keller (2003) mengutip definisi brand positioning menurut Kotler yaitu tindakan merancang tawaran dan citra perusahaan sehingga menempati tempat yang berbeda dan dihargai dalam pikiran target pelanggan. Tujuannya adalah untuk menempatkan sebuah merek kedalam benak konsumen yang menjadikan keuntungan potensial bagi perusahaan dapat dimaksimalkan.
Ada beberapa pengantar yang dapat dijadikan tambahan refrensi terhadap positioning merek :
Menurut Duncan (2008), bahwa brand positioning pada umumnya berlandaskan dari empat variabel yaitu :
- Category Positioning
- Image Positioning
- Unique Product Feature Positioning
- Benefit Positioning
Terlampir beberapa referensi jurnal yang dapat saya sertakan dalam file LMS anda dapat mendownloadnya :
https://drive.google.com/file/d/1kpY-sftkHH_REmvo2mKhDZZXae7Quncz/view?usp=sharing
https://drive.google.com/file/d/1cQtsJkJM0BYcU3PoSegLDJ2QQQQMkT8w/view?usp=sharingBeberapa bahan referensi untuk menambah ilmu pengetahuan anda :
Terlampir materi perkuliahan pertemuan ke 12 :
https://drive.google.com/file/d/1SgYo-dz_9VpqDFGWMvG5_IxQ64NENI_C/view?usp=sharing
Terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya
Terlampir Dokumentasi Zoom
-
Silahkan mengkonfirmasi kehadiran Anda dengan mengetik kata "HADIR"