Garis besar topik

    • Biaya pinjaman bank akan bervariasi untuk berbagai jenis penerima pinjaman yang berbeda di satu waktu dan untuk seluruh penerima pinjaman dari waktu ke waktu. Tingkat suku bunga akan lebih tinggi untuk penerima pinjaman yang lebih berisiko, dan juga untuk pinjaman-pinjaman kecil karena adanya unsur biaya tetap di dalampenyediaan dan pelayanan pinjaman. Jika sebuah perusahaan dapat memenuhi persyaratan sebagai ΓÇ£kredit utamaΓÇ¥ karena ukuran dan kekuatan keuangannya, maka perusahaan dapat meminjam dengan tingkat bunga utama (prime rate), yang pada suatu waktu adalah tingkat suku bunga terendah yang dibebankan oleh bank. Tarif untuk pinjaman-pinjaman yang lain umumnya akan menanjak naik dari tingkat bunga utama, tetapi pinjaman yang diberikan kepada nasabah yang sangat besar dan kuat akan dikenakan tarif yang lebih rendah dari tingkat bunga utama. Jadi, pinjaman kepada penerima pinjaman yang lebih kecil dan berisiko umumnya dinyatakan menanggung tingkat suku bunga sebesar "tingkat bunga utama plus sejumlah persentase tertentu," tetapi pinjaman kepada penerima pinjaman besar yang lebih kecil risikonya dapat dikenakan tingkat suku bunga yang dinyatakan sebesar ΓÇ£tingkat bunga utama minus sejumlah persentase tertentu.ΓÇ¥

       Tarif bank sangat bervariasi sepanjang waktu tergantung pada kondisi perekonomian dan kebijakan bank sentral. Ketika perekonomian melemah, maka (1) permintaan akan pinjaman biasanya akan berkurang, (2) tingkat inflasi rendah, dan (3) bank sentral juga akan menyediakan lebih banyak uang beredar di dalam sistem. Sebagai akibatnya, tarif seluruh jenis pinjaman akan relatif rendah. Sebaliknya, ketika perekonomian sedang berkembang pesat, permintaan pinjaman umumnya akan besar, bank sentral membatasi peredaran uang, dan akibatnya adalah tingkat suku bunga yang tinggi. Sebagai indikasi atas jenis fluktuasi yang dapat terjadi, tingkat bunga utama selama tahun 1980 naik dari 11 persen menjadi 21 persen dalam waktu hanya empat bulan saja, dan naik dari 6 menjadi 9 persen selama tahun 1994. Tingkat bunga utama saat ini (Agustus 2002) adalah 4,75 persen. Tingkat suku bunga atas pinjaman-pinjaman bank yang lain juga bervariasi, yang biasanya bergerak seiring dengan tingkat bunga utama.

      Istilah-istilah pada pinjaman bank jangka pendek kepada kalangan bisnis biasanya dijelaskan di dalam warkat promes. Berikut adalah bagian-bagian penting yang dimuat di dalam kebanyakan warkat promes:

      1. Bunga saja versus amortisasi. Pinjaman dapat berupa bunga saja, yang artinya hanya bunga yang akan dibayarkan sepanjang usia pinjaman, dan jumlah pokok akan dilunasi ketika pinjaman jatuh tempo, atau amortisasi, yang artinya sebagian pokok pinjaman akan dilunasi di setiap tanggal pembayaran. Pinjaman yang diamortisasi disebut juga pinjaman cicilan (installment loan).
      2. Agunan. Jika pinjaman jangka pendek dijamin oleh agunan tertentu, umumnya berupa piutang atau persediaan, fakta ini akan ditunjukkan di dalam warkat. Jika agunan tersebut disimpan di tempat penerima pinjaman, maka sebuah formulir yang disebut UCC-1 (Uniform Commercial Code-1) akan diisi dan kemudian dilaporkan ke sekretaris negara bagian di mana pihak penerima pinjaman berlokasi, bersma-sama dengan Perjanjian Penjaminan (yang juga merupakan bagian dari Uniform Commercial Code) yang menguraikan latar belakang perjanjian. Pelaporan ini mencegah pihak penerima pinjamanmenggunakan agunan yang sama untuk menjamin pinjaman dari pemberi pinjaman yang lain, dan menyebutkan kondisi-kondisi di mana pihak pemberi pinjaman dapat menyita agunan tersebut
      3. Jaminan pinjaman. Jika penerima pinjaman adalah sebuah perusahaan kecil, bank kemungkinan akan memaksa para pemegang saham besarnya memberikan garansi pribadi atas pinjaman tersebut. Bank sering kali melihat pemilik perusahaan yang sedang bermasalah mengalihkan aset-aset dari perusahaan tersebut ke entitas lain yang dimilikinya, sehingga bank melindungi
        diri dengan memaksa adanya garansi pribadi. Akan tetapi, garansi pemegang saham hampir dapat dipastikan mustahil untuk diperoleh di dalam kasus perusahaan-perusahaan besar karena mereka memiliki banyak pemegang saham. Garansi juga tidak dibutuhkan bagi perusahaan pribadi atau firma karena di sini pemiliknya telah bertanggung jawab secara pribadi atas utang
        utang perusahaannya
      4. Tingkat suku bunga nominal, atau tercatat. Tingkat suku bunga dapat dinyatakan tetap (fixed) atau mengambang (floating). Jika mengambang, biasanya tingkat bunga tersebut akan terindeks pada tingkat bunga utama bank, pada tingkat bunga surat utang negara, atau pada London Inter-Bank Offer Rate (LIBOR). Kebanyakan pinjaman dalam jumlah berapa pun ($25.000 ke atas)
        memiliki tingkat bunga mengambang jika waktu jatuh temponya lebih besar dari 90 hari. Warkat juga akan menyatakan apakah bank menggunakan tahun 360 atau 365 hari untuk tujuan penghitungan bunga
      5. Frekuensi pembayaran bunga. Jika warkat didasarkan pada bunga saja, warkat tersebut akan mengindikasikan seberapa sering bunga harus dibayarkan. Bunga umumnya dihitung dalam basis harian tetapi dibayarkan bulanan.
      6. Jatuh tempo. Pinjaman jangka panjang selalu memiliki tanggal jatuh tempo yang spesifik. Pinjaman jangka pendek bisa atau mungkin tidak memiliki tanggal jatuh tempo yang spesifik. Sebagai contoh, suatu pinjaman dapat jatuh tempo dalam waktu 30 hari, 90 hari, 6 bulan, atau 1 tahun, atau dapat dinyatakan ΓÇ£dibayar saat diminta.ΓÇ¥ di mana dalam hal ini pinjaman dapat tetap belum dilunasi sepanjang pihak penerima pinjaman masih ingin meneruskan penggunaan dana dan bank menyetujuinya. Bank hampir tidak pernah mengeluarkan warkat permintaan kecuali jika kelaikan kredit penerima pinjaman memburuk, sehingga beberapa ΓÇ£pinjaman jangka pendekΓÇ¥ dapat tetap belum dilunasi selama bertahun-tahun, dengan tingkat suku bunga mengambang seiring dengan tingkat bunga di dalam perekonomian.
      7. Bunga diskonto. Kebanyakan pinjaman meminta bunga dibayarkan setelah jatuh tempo, tetapi pinjaman yang didiskonto meminta bunga dibayarkan di muka. Jika pinjaman menggunakan basis diskonto, pihak penerima pinjaman
        pada kenyataannya menerima jumlah yang lebih kecil daripada nilai nominalpinjaman, dan ini akan meningkatkan biaya efektif pinjaman. Kita akan membahas pinjaman diskonto ini di bagian berikut nanti.
      8. Cicilan pinjaman berbasis bunga tambahan (add-on). Pinjaman kendaraan dan jenis-jenis pinjaman konsumen lainnya umumnya dinyatakan dalam "basis bunga tambahan (add-on)" yang artinya beban bunga sepanjang masa pinjaman akan diperhitungkan dan kemudian ditambahkan ke nilai nominal pinjaman. Jadi, penerima pinjaman akan menandatangani sebuah warkat untuk dana yang diterima plus bunganya. Fitur tambahan juga menaikkan biaya efektif suatu pinjaman, seperti yang akan kita tunjukkan nanti
      9. Unsur-unsur biaya lainnya. Seperti yang telah disebutkan di atas, beberapa pinjaman membutuhkan saldo kompensasi, dan perjanjian kredit berulang sering kali mensyaratkan biaya komitmen. Kedua kondisi ini akan diuraikan di dalam perjanjian pinjaman, dan keduanya akan menaikkan biaya efektif pinjaman tersebut di atas tingkat bunga nominal yang dinyatakannya

      Bunga Reguler Atau Sederhana

      Dalam bagian ini dan bagian-bagian selanjutnya, akan dijelaskan bagaimana cara menghitung biaya efektif dari berbagai pinjaman bank yang berbeda. Untuk tujuan ilustrasi, kita akan mengasumsikan suatu pinjaman sebesar $10.000 dengan tingkat bunga nominal sebesar 12 persen dan tahun kalender 365 hari.
      Untuk pinjaman bisnis, prosedur yang paling umum disebut bunga reguler atau sederhana (regular/simple interest), yang didasarkan pada pinjaman bunga saja. Kita akan mulai dengan membagi tingkat bunga nominal, di mana dalam contoh ini sebesar 12 persen, dengan 365 (atau dalam beberapa kasus 360) untuk mendapatkan tingkat bunga per hari:
      Tingkat bunga ini kemudian dikalikan dengan jumlah hari aktual selama periode pembayaran tertentu, dan kemudian dikalikan dengan jumlah pinjaman. Sebagai contoh, jika pinjaman tersebut adalah pinjaman bunga-saja dengan pembayaran bulanan, maka pembayaran bunga untuk bulan Januari adalah $ 101,92:
      Jika bunga dibayarkan triwulanan, dan jika terdapat 91 hari dalam satu triwulan, maka pembayaran bunga akan menjadi $299,18. Bunga tahunan menjadi 365 x 0,00032876712 * $10.000 = $1.200,00. Perhatikanlah bahwa jika bank telah mendasarkan perhitungan bunga ini pada tahun kalender 360 hari, seperti yang dilakukan oleh kebanyakan bank, beban bunga akan menjadi sedikit lebih tinggi, dan beban tahunan akan menjadi $1.216,67. Jelas, kalangan perbankan menggunakan tahun 360 hari untuk meningkatkan pendapatan mereka.
      Tingkat bunga efektif atas pinjaman tergantung pada seberapa sering bunga harus dibayarkan-semakin sering pembayaran, maka semakin tinggi tingkat bunga efektifnya. Kita mendemonstrasikan pernyataan ini dengan menggunakan dua garis waktu, satu untuk bunga yang dibayarkan sekali setahun dan satu lagi untuk pembayaran triwulanan.
      Penerima pinjaman akan mendapatkan $10.000 saat t = 0 dan membayarkan $11.200 saat t = 1. Dengan sebuah kalkulator keuangan, masukkan N = 1, PV = 10000, PMT = 0, dan FV = -11200, dan tekan tombol I untuk mendapatkan biaya efektif pinjaman, yaitu 12 persen.
      Perhatikan bahwa triwulan ketiga adalah 92 hari. Kita memasukkan data dalam register arus kas kalkulator keuangan (pastikan untuk menggunakan tombol +/- ketika memasukkan -299,18), dan menemukan tingkat bunga periodik menjadi 2,9999 persen. Tingkat bunga efektif tahunan menjadi 12,55 persen.
      Jika pinjaman tersebut meminta bunga dibayarkan bulanan, tingkat bunga efektif akan naik menjadi 12,68 persen, dan jika bunga dibayarkan harian, tingkat bunga akan menjadi 12,75 persen. Tingkat bunga ini akan lebih tinggi lagi jika bank mempergunakan tahun 360 hari.
      Dalam contoh-contoh tadi, kita berasumsi pinjaman akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun tetapi bunga dibayarkan di berbagai waktu selama tahun tersebut. Tingkat bunga yang kita perhitungkan akan sama persis dengan hasil di atas meskipun jika pinjaman jatuh tempo pada setiap tanggal pembayaran bunga. Dengan kata lain,tingkat bunga efektif dari pinjaman dengan pembayaran bulanan akan tetap sebesar 12,68 persen tanpa melihat apakah pinjaman akan jatuh tempo setelah waktu satu bulan, enam bulan, satu tahun, atau sepuluh tahun, selama tingkat bunga yang dinyatakan tetap sebesar 12 persen.

      Bunga Diskonto

      Dalam pinjaman bunga diskonto (discount interest), bank akan mengurangkan bunga di muka (mendiskonto pinjaman). Jadi, pihak penerima pinjaman akan menerima kurang dari nilai nominal pinjaman. Dalam pinjaman satu tahun, $10.000, dengan
      tingkat bunga (nominal) 12 persen dan basis diskonto, bunganya adalah $10.000(0,12) = $1.200. Karena itu, penerima pinjaman mendapatkan penggunaan hanya atas jumlah $10.000 - $1.200 = $8.800. Jika pinjaman tersebut kurang dari setahun, beban bunga (diskonto) akan menjadi lebih rendah; dalam contoh kita, bunga menjadi $600 jika pinjaman untuk enam bulan, sehingga jumlah yang akan diterima menjadi $9.400.
      Tingkat bunga efektif atas pinjaman yang didiskonto akan selalu lebih tinggi daripada tingkat bunga dari pinjaman serupa tetapi dengan bunga sederhana. Sebagai gambaran, pertimbangkanlah situasi untuk pinjaman didiskonto 12 persen selama satu
      tahun berikut ini.
      Dengan sebuah kalkulator keuangan, masukkan N = 1, PV = 8800, PMT = 0, dan FV =-10000, dan kemudian tekan I untuk mendapatkan biaya efektif pinjaman, 13,64 persen.
      Jika pinjaman didiskonto jatuh tempo dalam waktu kurang dari satu tahun, misalnya, setelah satu triwulan, maka kita akan mengalami situasi berikut: Bunga diskonto, satu triwulan:
      Masukkan N = 1, PV = 9700, PMT = 0, dan FV = -10000, dan kemudian tekan tombol I untuk mendapatkan tingkat bunga periodik, 3,092784 persen per triwulan, yang setara dengan tingkat bunga efektif tahunan sebesar 12,96 persen. Jadi, mempersingkat
      jangka waktu pinjaman didiskonto akan menurunkan tingkat bunga efektifnya. Hal ini timbul karena adanya penundaan pembayaran bunga secara relatif terhadap pinjaman didiskonto dengan periode yang lebih lama ($300 dibayarkan setiap triwulan dibandingkan dengan $1.200 yang dibayarkan di muka).

      Pengaruh Saldo Kompensasi

      Jika bank meminta adanya saldo kompensasi, dan jika jumlah saldo yang diminta melebihi jumlah yang secara normal seharusnya dimiliki oleh perusahaan, maka kelebihan tersebut harus dikurangkan saat t = 0 dan kemudian ditambahkan kembali ketika pinjaman jatuh tempo. Hal ini akan memiliki pengaruh meningkatkan tingkat bunga efektif pinjaman. Sebagai gambaran, berikut adalah kondisi untuk suatu pinjaman didiskonto satu tahun, dengan saldo kompensasi 20 persen yang seharusnya tidak dimiliki sebagai rekening giro perusahaan:
      Perhatikanlah bahwa bank pada awalnya akan memberikan, dan penerima pinjaman menerima, $10.000 pada waktu 0. Akan tetapi, bank mengambil kembali bunga di muka $1.200, dan perusahaan harus meninggalkan $2.000 lagi kepada bank sebagai
      saldo kompensasi, sehingga arus kas efektif bersih penerima pinjaman pada saat t O adalah $6.800. Pada saat t = 1, penerima pinjaman harus melunasi $10.000, tetapi karena pihak bank telah memegang $2.000 (saldo kompensasinya), maka perusahaan hanya tinggal melunasi jumlah bersih sebesar $8.000.
      Dengan kalkulator keuangan, masukkan N = 1, PV = 6800, PMT = 0, dan Fy = -8000, dan kemudian tekan tombol I untuk mendapatkan biaya efektif pinjaman didiskonto degan saldo kempensasi sebesar 17,65 persen.

      Pinjaman Cicilan: Bunga Tambahan

      Pemberi pinjaman umumnya membebankan bunga tambahan (add-on interest) pada pinjaman kendaraan dan jenis-jenis pinjaman cicilan lainnya. Istilah ΓÇ£tambahanΓÇ¥ artinya adalah bunga akan dihitung dan kemudian ditambahkan ke jumlah yang diterima untuk
      menentukan nilai nominal pinjaman. Sebagai gambaran, seandainya Anda meminjam $10.000 dengan basis tambahan pada tingkat bunga nominal 12 persen untuk membeli sebuah mobil, dengan cara pelunasan dicicil selama 12 bulan. Pada tingkat bunga
      tambahan 12 persen, Anda akan membayar total beban bunga sebesar $10.000(0,12)= $1.200. Akan tetapi, karena pinjaman tersebut dilunasi melalui cicilan bulanan, Anda hanya akan mendapatkan penggunaan $10.000 penuh untuk bulan pertama saja, dan
      saldo yang tersisa akan menurun sampai akhirnya pada bulan terakhir, hanya tinggal 1/12 dari pinjaman awal yang masih tersisa. Jadi, Anda membayar $1.200 hanya untuk menggunakan sekitar setengah dari nilai nominal pinjaman, karena rata-rata dana yang
      dapat digunakan hanya sekitar $5.000. Jadi, kita dapat menghitung perkiraan tingkat bunga tahunan sebagai berikut:
      Untuk menghitung tingkat bunga efektif suatu pinjaman tambahan, kita akanmelanjutkan dengan cara sebagai berikut:
      1. Total jumlah yang harus dilunasi adalah pokok sejumlah $10.000, ditambahbunga $1.200, atau $11.200.
      2. Pembayaran bulanan adalah $11.200/12 = $933,33.
      3. Anda, secara tidak langsung, melunasi anuitas 12 periode sebesar $933,33 agar dapat menerima jumlah $10.000 hari ini, sehingga $10.000 adalah nilai sekarang atas anuitas
      4. Dengan kalkulator keuangan, masukkan N = 12, PV = 10000, PMT = -933,33, FV = 0, dan kemudian tekan tombol I untuk memperoleh 1,7880 persen. Akan tetapi, ini adalah tingkat bunga bulanan
      5. Tingkat bunga efektif tahunan akan dihitung sebagai berikut:
      Tingkat persentase tahunan (annual percentage rate-APR), yang diharuskan oleh undang-undang untuk dinyatakan bank dengan cetak tebal pada seluruh perjanjian ΓÇ£pinjaman konsumenΓÇ¥ adalah 21,46 persen: