Garis besar topik
-
-

Apa Pengertian Laba, Konsep dan Cara Penyajian
https://manajemenkeuangan.net/pengertian-laba-adalah/Laba adalah imbalan atas upaya perusahaan menghasilkan barang dan jasa. Laba dalam teori akuntansi menunjuk pada konsep yang disebut dengan laba komprehensif. Definisi Laba Komprehensif adalah kenaikan aset bersih selain yang berasal dari transaksi dari pemilik.Masalah pelik yang berkaitan dengan laba adalah menentukan konsep laba secara TEPAT untuk pelaporan keuangan. Sehingga angka laba adalah angka yang bermakna (meaningful), baik secara intuitif maupun ekonomi bagi pemakai Laporan Keuangan.
Oleh karena itu, agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaporan keuangan, mari ikuti pembahasan berikut ini…
Konsep Laba yang dianut oleh struktur akuntansi sekarang ini adalah laba yang merupakan selisih pengukuran pendapatan dan biaya secara akrual.
Konsep profit semacam ini akan memudahkan pengukuran dan pelaporan profit secara objektif. Dan penyusun laporan keuangan mengharapkan bahwa konsep profit semacam itu bermanfaat bagi para pemakai statemen keuangan, khususnya investor dan kreditor. Pada kenyataannya, para pemakai mempunyai konsep profit dan model pengambilan keputusan yang berbeda-beda.
Apapun konsep yang yang digunakan, laba akuntansi dengan berbagai interpretasinya diharapkan dapat digunakan antara lain sebagai:
- Indikator efisiensi penggunaan dana yang tertanan dalam perusahaan yang diwujudkan dalam tingkat pengembalian atas investasi (rate of return in invested capital).
- Pengukur prestasi atau kinerja badan usaha dan manajemen.
- Dasar penentuan besarnya pengenaan pajak.
- Alat pengendalian alokasi sumber daya ekonomi
- Dasar penentuan dan penilaian kelayakan tarif dalam perusahaan publik.
- Alat pengendalian terhadap debitur dalam kontrak utang.
- Dasar kompensasi dan pembagian bonus.
- Alat motivasi manajemen dalam pengendalian perusahaan.
- Dasar pembagian deviden.
Teori akuntansi tentang profit akan melibatkan pengukuran dan penyajian laba yang dapat memenuhi berbagai tujuan di atas.
Ada dua pendekatan yang harus dipertimbangkan dalam akuntansi laba, yaitu:
Pendekatan #1: Satu laba untuk berbagai tujuan (single income for different purpose). Pendekatan ini berusaha untuk memformulasikan konsep laba tunggal (umum). Dan menyajikannya untuk memenuhi berbagai tujuan secara umum.
Pendekatan #2: Beda tujuan beda laba (different income for different purpose). Pendekatan ini menggunakan berbagai konsep laba dan menyajikannya secara jelas berbagai konsep profit tersebut secara khusus. Kebutuhan khusus ini dapat dilayani dengan menyertai laporan keuangan umum, khususnya Laporan Laba Rugi dengan berbagai laporan pelengkap.
A: Konsep Laba dalam Tataran Semantik
Konsep Laba dalam tataran semantik berkaitan dengan masalah apa definisi yang harus dilekatkan oleh penyusun laporan pada simbol atau elemen laba. Sehingga profit bermanfaat (useful) dan bermakna (meaningful) sebagai informasi. Pada tataran ini, teori akuntansi berusaha untuk menjawab pertanyaan apakah yang harus direpresentasikan oleh laba?
Seperti teori tentang aset, realitas atau apa kegiatan entitas yang harus dipresentasikan oleh angka profit?
Pengertian yang terkandung dalam profit akhirnya harus diinterpretasi oleh pemakai. Pendefinisian laba secara semantik akhirnya akan menentukan pendefinisian profit secara sintaktik, yaitu pengukuran dan penyajiannya.
-
Pengungkapan Laporan Keuangan
Siklus akhir dari suatu kegiatan pencatatan, pengukuran, dan pengklasifikasian adalah membuat suatu laporan. Yaitu laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan pemakai laporan keuangan. Oleh karena itu secara konsep harus kita pelajari satu-persatu mulai dari definisi sampai macam-macam pengungkapan.
Pengungkapan Laporan Keuangan adalah konsep, metode, dan media tentang bagaimana informasi Laporan Keuangan disampaikan kepada pihak yang berkepentingan. Pengungkapan laporan keuangan adalah bagian integral dari pelaporan keuangan. Secara teknis, pengungkapan merupakan langkah akhir dalam proses akuntansi yaitu penyajian dalam bentuk seperangkat penuh Laporan Keuangan. Bagaimana pengungkapan laporan keuangan menurut para ahli dan metode pengungkapannya? Ikuti pembahasannya berikut ini…
https://manajemenkeuangan.net/pengungkapan-laporan-keuangan/
Pengungkapan Laporan Keuangan Menurut Para Ahli
A: Pengertian Pengungkapan Menurut Thomas G. Evans
Thomas G. Evans membatasi pengertian pengungkapan hanya pada hal-hal yang menyangkut pelaporan keuangan. Pernyataan manajemen dalam surat kabar atau media masa lain serta informasi di luar lingkup pelaporan keuangan tidak masuk dalam pengertian pengungkapan.
B: Pengertian Pengungkapan Menurut Wolk, Tearney, dan Dodd
Wolk, Tearney dan Dodd memasukkan pula laporan keuangan segmental dan laporan yang merefleksikan perubahan harga sebagai bagian dari pengungkapan.
C: Pengertian Pengungkapan Menurut FASB
Menurut FASB dalam rerangka konseptualnya menyatakan bahwa pengungkapan sebagai penyediaan informasi lebih dari apa yang dapat disampaikan dalam bentuk Laporan Keuangan formal.
-