Garis besar topik
-
-
-
-
A. Pengertian Kebijakan Fiskal
3. Pengertian Kebijakan Fiskal
B. Siapa Yang Membuat Kebijakan Fiskal?
1. Meningkatkan PDB (pdb negara dan pdb per kapita)
2. Meningkatkan serapan tenaga kerja
4. Tujuan Lain Kebijakan Fiskal
1. Kebijakan Fiskal Fungsional
3. Kebijakan fiskal tidak disengaja
F. Komponen dalam Kebijakan Fiskal
3. Kebijakan Investasi serta Kebijakan Disinvestasi
4. Kebijakan Pengelolaan Hutang
1. Insentif Pajak Selama Pandemi Covid-19
2. Meningkatkan Anggaran untuk Penanganan Covid-19
3. Contoh Lain Kebijakan Fiskan
I. Dampak Kebijakan Fiskal Pada Bisnis
J. Instrumen dari Kebijakan Fiskal
2. Stabilitas Anggaran Otomatis
K. Peran dari Kebijakan Fiskal yang Diterapkan Oleh Kepemerintahan Suatu Negara
-
-
-
-
-
1. Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, tepatnya pada tahun 1968 sampai dengan tahun 1998. Kebijakan fiskal yang pernah dilaksanakan adalah dengan cara melakukan:
- Penghematan yang diaplikasikan pada pengurangan subsidi.
- Peningkatan penerimaan negara lewat intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan pajak. Fungsi pajak dalam perekonomian adalah sebagai salah satu pemasukan negara. Intensifikasi dalam bidang pajak memiliki arti bahwa adanya kegiatan optimalisasi penggalian penerimaan pajak terhadap objek serta subjek pajak yang telah tercatat atau terdaftar dalam administrasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Intensifikasi pajak adalah hasil dari adanya ekstensifikasi pajak. Sedangkan ekstensifikasi dalam bidang pajak memiliki arti bahwa adanya upaya yang berkaitan dengan penambahan jumlah Wajib Pajak (WP) terdaftar dan perluasan objek pajak dalam administrasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
-
- KEBIJAKAN FISKAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM: STUDI KASUS DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN
-
Link meet google: pertemuan ketiga kita
meet.google.com/jhq-vkct-fveBergabung melalui telepon: (US) +1 724-429-1160PIN: 309 213 893# -

-
-

-

