Garis besar topik
-
-
Dalam bagian ini, Anda akan belajar:
- Untuk menghitung probabilitas dari distribusi normal.
- Untuk menggunakan plot probabilitas normal untuk menentukan apakah sekumpulan data berdistribusi mendekati normal.
- Untuk menghitung probabilitas dari distribusi seragam.
- Untuk menghitung probabilitas dari distribusi eksponensial
Untuk lebih jelas lagi silahkan anda download materi PPt dari buku Statistics for Manager (by Levine et al. 2010) sebagai berikut:
-
Distribusi sampel adalah distribusi dari rata-rata atau proporsi sampel yang diambil secara berulang-ulang (n kali) dari populasi. menunjukkan distribusi dari nilai ΓÇô nilai yang berbeda statistik sampel atau penduga dari banyak sampel yang berukuran sama.
Distribusi sampling adalah distribusi peluang untuk nilai statistik yang diperoleh dari sampel acak untuk menggambarkan populasi.Distribusi sampling merupakan faktor penting dalam analisis statistik, karena memberikan penyederhanaan utama dalam perjalanan ke inferensi statistik (Pengambilan keptusan).- Distribusi rata-rata
- Distribusi selisih dan jumlah rata-rata
- Distribusi proporsi
- Distribusi selisih proporsi.
Proses sampling merupakan proses mengubah sinyal analog yang berbentuk sinyal waktu kontinu menjadi sinyal waktu diskrit. Untuk mendapatkan sinyal waktu diskrit yang mampu mewakili sifat sinyal aslinya, proses sampling harus memenuhi syarat.
Untuk mengambil sampel, teknik sampling terbagi menjadi dua kategori, yaitu probability sampling dan non-probability sampling.
Probability sampling dan non probability sampling- Probability sampling adalah teknik sampling yang di mana setiap individu dalam populasi memiliki peluang untuk terpilih. ...
- Sedangkan non probability sampling merupakan teknik sampling di mana tidak setiap individu dalam populasi memiliki peluang untuk terpilih.
Manfaat sampling adalah:
Menghemat waktu untuk penelitian. Dapat menghasilkan data yang lebih akurat. Memperluas ruang lingkup penelitian.Cara Melakukan Pengambilan SampelPerbedaan populasi dan sampel, yaitu populasi fokusnya kepada semua objek yang diteliti sedangkan sampel hanya sebagian kecil dari populasi yang diambil untuk diteliti dan dianggap bisa mewakili populasi.- Mendefinisikan populasi yang akan diamati.
- Menentukan kerangka sampel dan kumpulan semua peristiwa yang dapat terjadi.
- Menentukan teknik atau metode sampling yang tepat.
- Melakukan pengambilan sampel (pengumpulan data)
- Melakukan pemeriksaan ulang pada proses sampling.
Sampel merupakan faktor penting dalam penelitian karena sangat berpengaruh terhadap kualitas penelitian yang dihasilkan. Kesalahan-kesalahan dalam penentuan sampel harus diminimalkan untuk menghasilkan sampel yang tingkat akurasi, validitas dan reliabilitasnya tinggi.
Kesalahan sampling adalah kekeliruan yang disebabkan oleh kenyataan adanya pemeriksaan yang tidak lengkap terhadap populasi. Kekelirun sampling adalah perbedaan antara hasil sampel dan hasil yang akan dicapai jika prosedur yang sama digunakan dalam sensus (Sudjana, 1996 : 176).
Terdapat dua syarat yang harus dipenuhi dalam prosedur pengambilan sampel, yaitu representatif (dapat mewakili karakteristik populasi) dan besamya memadai (Atherton. dan Clemmack, 1982 dalam Busnawir).
Yaitu terkait dengan hal- hal yang harus diperhatikan oleh peneliti dalam menentukan besar sampel, di antaranya adalah :- Tingkat homogenitas anggota populasi.
- Presisi yang diharapkan peneliti.
- Rancangan analisis data penelitian.
- Ketersediaan dana, waktu dan tenaga penelitian
Penentuan Sample:1. Rumus Slovin digunakan untuk menentukan ukuran sampel dari populasi yang telah diketahui jumlahnya yaitu sebanyak 779 siswa. Untuk tingkat presisi yang ditetapkan dalam penentuan sampel adalah 10%. Alasan peneliti menggunakan tingkat presisi 10% karena jumlah populasi kurang dari 1000.
2. Jumlah sampel diambil adalah sebesar 30 responden, hal ini sesuai pendapat Singarimbun dan Effendi (1995) yang mengatakan bahwa jumlah minimal uji coba kuesioner adalah minimal 30 responden. Dengan jumlah minimal 30 orang maka distribusi nilai akan lebih mendekati kurve normal.
-