Garis besar topik

  • Model ARIMA

    ARIMA sering juga disebut metode runtun waktu Box-Jenkins. ARIMA sangat baik ketepatannya untuk peramalan jangka pendek, sedangkan untuk peramalan jangka panjang ketepatan peramalannya kurang baik. Biasanya akan cenderung flat (mendatar/konstan) untuk periode yang cukup panjang. Model Autoregresif Integrated Moving Average (ARIMA) adalah model yang secara penuh mengabaikan independen variabel dalam membuat peramalan. ARIMA menggunakan nilai masa lalu dan sekarang dari variabel dependen untuk menghasilkan peramalan jangka pendek yang akurat. ARIMA cocok jika observasi dari deret waktu (time series) secara statistik berhubungan satu sama lain (dependent). Tujuan model ini adalah untuk menentukan hubungan statistik yang baik antar variabel yang diramal dengan nilai historis variabel tersebut sehingga peramalan dapat dilakukan dengan model tersebut.


    Model ARCH & GARCH 

    ARCH/GARCH adalah suatu model peramalan/forecasting time series yang digunakan dalam single equation artinya hanya menggunakan satu variabel saja. Dengan menggunakan informasi periode data yang lalu dapat meramal nilai data untuk periode yang akan datang.  ARCH/GARCH biasanya digunakan untuk mencari volitalitas suatu data. Yang dilihat adalah pengaruh varian dan error kuadrat dari series datanya. ARCH/GARCH adalah kelanjutan dari peramalam model ARIMA, dimana syarat yang digunakan apabila model ARIMA yang dipilih tidak memenuhi asumsi homokedastisitas artinya modelnya masih mengandung heterokedastistas.
    Sehingga akan didapat beberapa model ARCH/GARCH. Setelah model didapat biasanya yang dipilih adalah model yang signifikan, error terkecil, bias proportion terkecil, korelasinya tinggi serta memenuhi asumsi normalitas dan homokedastisitas barulah model tersebut dapat digunakan untuk melakukan forecast/peramalan untuk nilai data periode berikutnya.

    Perilaku ΓÇ£volatileΓÇ¥ dalam pasar finansial biasanya dirujuk sebagai ΓÇ£volatilitasΓÇ¥. Volatilitas telah menjadi konsep yang penting dalam teori dan praktek finansial, seperti managemen risiko, pemilihan portofolio dan sebagainya. Dalam kajian secara statistik, biasanya diukur menggunakan variansi atau standar deviasi. Engle (1982) telah berhasil mengembangkan suatu model volatilitas untuk data runtun waktu finansial yang dikenal dengan model Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (ARCH). Sedangkan Bollerslev  (1986) telah mengembangkan model volatilitas yang lebih fleksibel yang dikenal sebagai Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH).

    • Untuk membuat model ARIMA dengan menggunakan program Eviews, silahan diunduh file sbb:

    • Hallo...

      Untuk mencoba mengolah data ARIMA, anda bisa mencoba dengan menggunakan data sebagai berikut:

    • Assalmualaikum wr wb

      Hallo semuanya...apa kabar semoga sehat selalu

      Kali ini kita akan membahas mengenai model ARCH (Autoregresive Conditional Heteroscedasticity) dan GARCH (Generlized Autoregresive Conditional Heteroscedasticity) yang umumnya dipakai dalam penelitian keuangan dengan menggunakan data time series (runtut waktu) yang bersifat volatile (uncertainty, unpredictable, and random). Untuk lebih jelas lagi silahkan anda lihat pada tayangan Channel Youtube saya sebagai berikut:

      Selamat belajar...

      http://


    • Untuk latihan mengolah data dengan menggunakan metode ARCH GARCH, silahkan anda bisa coba dengan menggunakan data yang diberikan sbb: