Garis besar topik
-
-
-
Laporan keberlanjutan perusahaan sering disebut pula dengan istilah ekonomi lainnya yaitu sustainability report. Tentunya laporan keberlanjutan perusahaan ini sangatlah relevan untuk semua bisnis yang dijalankan di tiap perusahaan.Apa yang dimaksud dengan laporan berkelanjutan?Sustainability report adalah laporan mengenai dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang ditimbulkan akibat aktivitas perusahaanDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Laporan keberlanjutan atau sustainability report adalah laporan kinerja yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengukur, mengungkapkan, dan mengelola perubahan dalam rangka membuat kegiatan yang keberlanjutan. Laporan keberlanjutan ini sangat relevan dengan semua bisnis. Dibuatnya laporan keberlanjutan ini merupakan upaya untuk menjadi perusahaan yang akuntabel dan sebagai langkah penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG)
Apa perbedaan sustainability report dan annual report?Perbedaan Annual Report dan Sustainability Report
Annual report hanya menginformasikan rangkuman keuangan dan analisis manajemen perusahaan dalam periode satu tahun. Sedangkan sustainability report harus mengungkapkan hasil kinerja pada aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.Apa tujuan utama pelaporan keberlanjutan?Pada dasarnya laporan berkelanjutan perusahaan ini menjadi suatu upaya agar perusahaan bisa menyelenggarakan aktivitas ekonominya dengan lebih baik lagi dan hal ini bisa terus berjalan.Prinsip Konten Laporan Keberlanjutan
Prinsip-prinsip ini dirancang untuk digunakan secara bersamaan guna menentukan konten laporan. Sebuah organisasi diwajibkan menerapkan Prinsip-Prinsip Pelaporan jika ingin mengklaim bahwa laporan keberlanjutan telah disusun sesuai dengan GRI.[7]
Melibatkan pemangku kepentingan (stakeholder inclusiveness)
Pemangku kepentingan perusahaan adalah seluruh pihak yang terkena dampak dari dan/atau pihak-pihak yang memberikan dampak terhadap operasi perusahaan. Harapan dan kepentingan dari para pemangku kepentingan akan menjadi acuan dalam banyak pengambilan keputusan untuk menyiapkan laporan keberlanjutan, termasuk bagaimana organisasi telah menggapai harapan.
Konteks keberlanjutan (sustainability context)
Selanjutnya, laporan akan menyajikan kinerja organisasi dalam konteks berkelanjutan yang lebih luas. Pertanyaan yang mendasari laporan keberlanjutan adalah bagaimana sebuah organisasi berkontribusi, peningkatan atau penurunan kondisi lingkungan, serta pengembangan yang dilakukan, serta hal yang berkaitan dengan sosial di tingkat lokal, regional atau global.
Materialitas (materiality)
Materialitas mencakup dua aspek. Aspek pertama yaitu sebuah laporan harus mencerminkan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang signifikan dari organisasi. Sedangkan, aspek yang kedua yaitu laporan harus substansial mempengaruhi asesmen dan keputusan pemangku kepentingan. Materialitas memiliki dampak finansial jangka pendek atau jangka panjang yang signifikan pada perusahaan.
Kelengkapan (completeness)
Pada prinsip ini, memungkinkan pemangku kepentingan dapat menilai kinerja organisasi dalam periode laporan keberlanjutan. Kelengkapan mencakup dimensi cakupan batasan dan waktu. Konsep kelengkapan juga dapat digunakan untuk merujuk pada praktik pengumpulan informasi dan apakah penyajian informasi tersebut wajar dan sesuai.
-
TUGAS. INDIVIDU
Kumpulkan Laporan CSR dari sebuah perusahaan, setiap individu laporan perusahaan yg berbeda, kumpul ditempat yang sudah disiapkan, kumpul dalam format PDF
-