Garis besar topik
-
-
Dalam konteks perancangan suatu bisnis dalam mengatasi ketidakserasian antara pelanggan dan pengembang, maka harus dibutuhakan kerjasama yang baik diantara keduanya sehingga pengembang akan mengetahui dengan benar apa yang diinginkan pelanggan dengan tidak mengesampingkan segi-segi teknis dan pelanggan akan mengetahui proses-proses dalm menyelasaikan produk/jasa yang diinginkan. Dengan demikian akan menghasilkan produk/jasa sesuai dengan jadwal waktu penyelesaian yang telah ditentukan. Karena itulah dalam kegiatan pengembangan bisnis ada tahapan yang bernama "prototyping".
Prototyping adalah proses merancang sebuah prototype dimana prototype / pawarupa sendiri adalah sebuah model dari sebuah model produk yang mungkin belum memiliki semua fitur produk sesungguhnya namun sudah memiliki fitur ΓÇô fitur utama dari produk sesungguhnya dan biasa digunakan untuk keperluan testing/uji coba untuk bahan uji coba sebelum berlanjut ke fase pembuatan produk sesungguhnya.
Pada sesi ini kita akan belajar fase & proses pengembangan bisnis melalui tahapan prototyping
.Perkembangan perdagangan di Indonesia saat ini semakin pesat, munculnya berbagai jenis produk barang atau jasa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Dari produk yang kecil sampai produk yang berteknologi canggih. Namun sayangnya, produk-produk tersebut masih didominasi oleh produk dari negara lain.
Kejelian dalam melihat sebuah peluang usaha dan melihat kebutuhan serta keinginan pasar yang ada dapat memberikan inspirasi dalam memilih produk apa yang akan dibuat atau ditawarkan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan tantangan tersendiri bagi para pelaku usaha untuk dapat memilih produk apa yang akan djual atau ditawarkan kepada konsumen. Selain itu, kemampuan dalam berinovasi dan berkreasi sangat dibutuhkan dalam prosesnya.
Setelah seorang wirausaha menentukan produk yang akan dibuat atau ditawarkannya, proses selanjutnya adalah pembuatan prototipe yang menjadi model awal sebuah produk sebelum produk tersebut diproduksi dan dijual atau ditawarkan ke pasaran. Pembuatan prototipe tersebut membutuhkan beberapa tahapan dan proses yang membutuhkan kejelian, kreatifitas, inovasi dan kemampuan wirausahawan dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini.
Konsep Prototipe Produk
Prototipe merupakan model dari suatu produk barang atas jasa yang akan dibuat. Prototipe sebuah produk memperlihatkan desain produk serta fungsi dari model produk tersebut, sebelum diproduksi. Dalam tahap perancangan model produk atau prototipe, banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh seorang wirausaha. Hal itu karena keputusan dalam perancangan prototipe yang akan dibuat akan memperngaruhi kegiatan lain yang akan dilakukan. Oleh karena itu, keahlian merancang sangat diperlukan oleh seorang wirausaha.
Proses Pembuatan Prototipe Produk (Prototyping)
Proses pembuatan prorotipe produk disebut sebagai prototyping. Tujuan dari proses ini adalah untuk menguji konsep prototipe produk yang akan dibuat sehingga seorang wirausaha dapat mengetahui kelemahan dan keunggulan dari produk yang akan ditawarkan kepada konsumen sebelum masuk tahap produksi.
Emphatize (tahap empati)
Pada tahap ini, seorang wirausaha melakukan penelitian untuk mendapatkan informasi dan mengidentifikasi mengenai apa yang konsumen lakukan, katakan, pikirkan, dan rasakan. Tujuannya adalah mengumpulkan informasi yang cukup, sehingga seseroang wirausaha dapat benar-benar mengetahui apa yang konsumen butuhkan dan inginkan.
Define (mendefinisikan)
Tahap ini adalah proses penggabungan hasil penelitian berupa informasi mengenai apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen. Dalam proses ini, data dan informasi yang dikumpulkan dari tahap empati digunakan untuk menggambarkan atau mendefinisikan kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga wirausawan dapat merancang prototipe yang sesuai. Selain itu, pada tahap ini peluang untuk melalukan inovasi terhadap prototipe sangat besar.
Ideat (mewujudkan)
Pada tahap ini, seorang wirausaha melakukan Brainstorm berbagai ide gila dan kreatif yang menjawab kebutuhan pengguna yang tidak terpenuhi yang diidentifikasi dalam tahap define. Pada tahap ini biasanya, wirausaha mengumpulkan semua orang pada setiap bidang dan meminta semua anggota tim untuk membuat sketsa atau formulasi atau resep atau gambaran serta gagasan sesuai dengan ide mereka sendiri mengenai produk yang akan ditawarkan kepada konsumen. Kemudian gabungkan semua gagasan atau ide yang terkumpul dan diskusikan bersama serta sepakati ide atau gagasan mana yang akan digunakan dalam membuat prototipe
-