Garis besar topik
-
-
Mata kuliah keamanan data membahas prinsip-prinsip melindungi data akses yang tidak sah, konsepdan Teknik dasar dalam menjaga keamanan data pada aspek kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), ketersediaan (availability), dan keaslian (Authenticity). Materi pembahasan mencakup pengelanan ancaman dan serangan terhadap data, enkrisi, deskripsi, perlindungan data dalam penyimpanan dan transmisi data serta pengelolaan keamanan data.
-
-
Pembahasan mencakup pengertian kemanan data dan juga informasi, berbagai jenis ancaman terhadap data, prinsip keamanan informasi. pentinganya keamanan data dan informasi, dengan capaian mahasiswa memahami konsep dasar keamanan data, mengidentifikasi ancaman dan prinsip keamana atau perlindungan data.
-
Materi 1 Berkas PPTX
Data merupakan merupakan aset penting dalam organisasi/perusahaan maupun individu, informasi pribadi (privasi), finansial, atau rahasia bisnis, terjadinya kebocoran, pencurian, manipulasi, atau penghapusan oleh pihak tidak bertanggung jawab dapat menjadi masalah bahkan merugikan.
7.5 MB · Diunggah 1/10/25, 10:28
-
-
Serangan cyber adalah upaya yang dilakukan oleh individu maupun kelompok baik disengaja atau tidak disengaja untuk mengakses dan melanggar, merusak, atau mengganggu sistem komputer, jaringan, atau perangkat digital, sering kali dengan tujuan jahat seperti pencurian data, spionase, penipuan keuangan, atau sabotase sistem sehingga memberikan dampak negatif bagi pemilik data atau sistem.
-
cybercrime membahas berbgai macam serangan dalam dunia maya dimana mahasiswa dapat memahami, mengidentifikasi, menganalisis berbagai bentuk kejahatan dunia maya serta implikasi hukum dan teknisnya, serta merancang upaya pencegahan secara individu maupun organisasi. pembahasan meliputi definisi dan ruang lingkup kejahatan dunia maya (cybercrime), mengidentifikasi berbagai bentuk serangan dan contoh nyata cybercrime seperti hacking, phishing, malware, ransomware, identity theft, dan cyberbullying, penyebab dan dampak dari cybercrime terhadap individu, organisasi, dan negara, Menjelaskan peran dan isi regulasi hukum terkait cybercrime.
4.8 MB · Diunggah 1/10/25, 10:47 -
Tugas dikumpullkan sesuai waktu yang telah ditentukan pada kolom berikut dengan format pdf.
-
-
-
-
Silahkan unggah hasil review artikel yang telah anda lakukan pada kolom berikut
-
-
-
Materi 4 Berkas PPTX
Keamanan sistem operasi tidak lepas dari pembahasan tentang protokol keamanan, dalam dunia keamanan protokol keamanan ditetapkan sebgai prosedur yang amanan untuk merugulasi transmisi data. protokol merupakan seperangkat aturan yang menentukan format pesan antara komputer dan manusia, yang bertujuan untuk memastikan keamanan sebuah data maupun informasi.
68.2 KB · Diubah 22/10/25, 11:12
-
-
-
Kolom berikut digunakan untuk unggah Hasil Studi kasus anda, unggah dengan menyesuaikan instruksi dan tanggat waktu yang telah ditentukan
-
-
-
-
-
Unggah Proposal Proyek pada kolom berikut,
Selanjutnya buatkan video persntasi anda dan tim unggah link vioe anda pada kolom yang telah disediakan,
vidoe diunggah minggu depan tanggal 27 November 2025 maksimal 12.00.
Note: Perhatikan penulisan anda,
-
-
Keamanan data digital forensik pada sistem informasi menjaga keutuhan, kerahasiaan, dan ketersediaan bukti digital selama proses investigasi insiden keamanan. Penerapan mekanisme keamanan seperti enkripsi data, kontrol akses berbasis peran, serta verifikasi integritas menggunakan metode hashing memastikan bahwa tidak terjadi perubahan data forensik dan sehingga tetap sah secara hukum. Melalui tahapan identifikasi, preservasi, pengumpulan, analisis, dan pelaporan yang terstruktur, digital forensik mendukung proses penelusuran serangan siber, audit keamanan sistem, serta pembuktian hukum secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Contoh penerepan melalui mekanisme teknis seperti disk imaging secara bit-by-bit, penggunaan write blocker, serta verifikasi integritas data menggunakan algoritma hash kriptografis (SHA-256). Data forensik diamankan dengan enkripsi simetris dan asimetris selama penyimpanan dan transmisi, serta dikendalikan melalui autentikasi berlapis dan pencatatan aktivitas (audit log), dengan tujuan untuk memastikan bukti digital tetap utuh, terlindungi dari manipulasi. -
Praktik peretasan yang dilakukan secara legal dengan tujuan menngidentifikasi kelemahan sistem dengan tujuan akhir untuk uji dan perbaikan keamanan. pengujian sistem keamanan komputer, jaringan, atau aplikasi (Penetration testing), ethical hacking bertindak spserti halnya kita sebagai seorang peretas ayang akan mengexplor informasi dan celah celah pada sistem, tetapi dengan tujuan untuk memperbaiki, meningkatkan kemanan sistem. metode yang dapat digunakan pada ethical haking seperti Reconnaissance, scanning, exploitation, post-exploitation, reporting.
-
Pengujian dan Audit keamanan sistem ditujukan untuk memastikan bahwasannya sistem yang ada (terget uji) atau yang telah selesai dibuat dapat berjalan dengan baik sesuai tujuan sistem dibangun, sistem informasi mampu memberikan layanya yang tepat, aman dan memberikan rasa nyaman. pengujian dilakukan dengan starndart, regulasi, SOP yang ada dan telah ditetapkan. di era digital ganguan, ancaman terhadap sebuah sistem informasi menjadi tambah masif terjadi, yang dapat mempengaruhi kinerja dan layanan sistem tersebut.
contoh Regulasi dan standarat audit keamanan diantaranya, ISO/IEC27001 (Information Security Management System), NIST Cybersecurity, Regulasi nasional Indonesia (UU ITE)-
Menentukan sistem informasi yang akan dijadikan target pengujian (Studi Kasus) dengan
- menentukan ruang lingkup sistem yang akan dijadikan target ex: aplikasi, server atau database
- melakukan identifikasi tujuan. tujuan analisis/audit apakah fokus pada deteksi intrusi, pencegahan kebocoran data, atau kepatuhan terhadap regulasi dan standart.
pada tahap I
- judul analisis
- ringkasan
- pendahuluan (Latar belakang, rumusan, tujuan, manfaat dan urgensi permaslahan)
Gunakan judul atau topik tang telah anda tentukan sebelumnya pada pertemuan 12.
-
-
Proyek Akhir pembelajaran
Fokus dari proyek adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa, terkait dengan Kamanan data, baik dalam sisi transmisi, penyimpanan, sampai dengan sistem informasi, agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks nyata. tujuan lainnya adalah- Mengintegrasi ilmu dan keterampilan serta pengetahuan: Menghubungkan teori yang dipelajari selama kuliah dengan praktik nyata.
- Melatih kemampuan problem solving: Melatih mahasiswa untuk menganalisis masalah kompleks, merancang solusi, dan menguji hasilnya.
- Meningkatkan Kreativitas dan inovasi: Memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menciptakan produk, sistem, atau ide baru yang relevan dengan bidang studinya.
- Kemampuan kolaborasi dan komunikasi: Membiasakan kerja tim, diskusi, serta presentasi hasil secara profesional.
- Kemandirian belajar: Mendorong mahasiswa untuk mengatur waktu, sumber daya, dan strategi penyelesaian proyek secara mandiri.
- Persiapan dunia kerja/riset: Memberikan pengalaman yang menggambarkan tantangan di industri sehingga mahasiswa lebih siap menghadapi karier setelah lulus.
-
Untuk proyek perkuliah pada tahap ini melanjutkan tahapan yag telah dilakukan sebelumnya pada pertemuan 12 dan 13. tahap ini fokus pada teori/studi literatur yang anda gunakan dalam studi kasus, dan dilengkapi dengan metodologi penelitian dan Metode Penelitian.
- Literatur review/studi pustaka
- gunaka Artikel jurnal, buku, dll
- Metodologi penelitian
- Cara praktis yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data. Misalnya, menggunakan wawancara, observasi, eksperimen, atau analisis statistik.
- kerangka berpikir yang menjelaskan mengapa metode tertentu dipilih, apa filosofi yang mendasarinya, dan bagaimana metode tersebut sesuai dengan tujuan penelitian, memastikan data yang dikumpulkan bisa mendukung analisis
-
Persentasi ringakasan, pendahuluan dari topik pembahasan studi kasus yagn telah dilakukan
-
susun proposal penelitian dengan melanjutkan tahapan yang telah anda lakukan sebelumnya dengan tahapan menyesuaikan template yang ada.
-