Garis besar topik

  • Halo Selamat Sore, Salam Sejahtera untuk kita semua, semoga kita senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

    Marilah kita mengucapkan rasa syukur yang sebesar-besar kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat Ramhat dan Ridhonya kita masih di berikan nikmat sehat, sehingga kita bisa bertemu di Perkuliahan Analisa Laporan Keuangan dalam keadaan sehat wal'afiat.

    Pandemi Covid-19 yang kita alami dari tahun 2020 hingga saat ini, sangat berdampak terhadap proses pembelajaran. Dimana pada tahun 2020 yang lalu perkuliahan kita lakukan secara full online.  Kita patut bersyukur pada Tuhan yang Maha Esa, pada semester ini kita bisa melakukan perkuliahan secara Offline meskipun dengan berbagai keterbatasan.  Perkuliahan di semester ini tidak dilakukan full offline tetapi juga di lakukan secara Online atau yang disebut dengan HYBRID.  Namun hal tersebut tentu jangan di jadikan penghalang/penghambat bagi kita untuk terus belajar, untuk meraih masa depan yang gemilang.

    Pada kesempatan ini izinkan saya untuk memperkenalkan diri, walaupun beberapa diantara kalian mungkin sudah ada yang mengenal saya, atau bertemu di mata kuliah yang lain.  Berikut data diri singkat saya

    Nama              : Wayan Swarte, S.E.,M.S.Ak.

    Jenis Kelamin  : Laki-laiki

    Agama            : Hindu

    TTL                  : Kalianda, 29 Desember 1994

    Alamat            : Jl. Saburai No 54, Rajabasa Jaya, Rajabasa, Bandar Lampung

    No HP             : 085769830616

    E-mail             : yanartelpg@gmail.com

    Terimakasih


    • DESKRIPSI MATA KULIAH

      Mata kuliah ini mengarahkan mahasiswa agar memiliki pemahaman dan menganalisis laporan keuangan, melakukan analisa rasio, menyusun laporan perbandingan laporan keuangan. Pembahasan lain adalah Membuat keputusan berinvestasi, memahami leverage keuangan, memahami sumber-sumber dana jangka panjang dan kegunaannya


      CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH

      1. Mahasiswa mampu menjelaskan Tinjauan Analisis Laporan Keuangan.
      2. Mahasiswa mampu menjelaskan Pelaporan dan Analisis Keuangan.
      3. Mahasiswa mampu menjelaskan Analisis Aktivitas Pendanaan. 
      4. Mahasiswa mampu menjelaskan Analisis Aktivitas Investasi.
      5. Mahasiswa mampu menjelaskan Analisis Aktivitas Investasi : Investasi antarperusahaan. 
      6. Mahasiswa mampu menjelaskan Analisis Aktivitas Operasi

      CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN
      Sikap
      1. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan dibidang keahliannya secara mandiri.
      2. Bertanggung jawab secara professional dan etik terhadap pencapaian hasil kerja kelompok.

      Keterampilan Umum:
      1. Mampu melakukan analisis dan menyusun laporan perbandingan laporan keuangan.
      2. Mampu melakukan analisa rasio, analisis sumber dan penggunaan modal kerja, analisis sumber dana penggunaan kas, analisis perubahan pendapatan, analisis break even point, analisis keputusan investasi modal, analisis biaya modal atau leverage, dan sruktur modal serta analisis pilihan pembiayaan
      3. .Mampu membuat keputusan investasi modal
      4. Mampu memahami kegunaan sumber dana jangka panjang

      CP Pengetahuan
      1. Memahami arti dan ruang lingkup atas laporan keuangan
      2. Memahami kegunaan atas laporan keuangan
      3. Menguasai konsep teoritis tentang analisa laporan keuangan
      4. Memahami analisa laporan keuangan dan perbandingannya.
    • Dalam pelaksaan perkuliahan Pengantar Manajemen Keuangan beberapa tata tertib yang harus di patuhi antara lain
      1. Mahasiswa harus memiliki tata krama dan sopan santun baik dalam berbicara dan bersikap.
      2. Mahasiswa di wajibkan mengenakan Masker dalam perkuliahan secara Luring/Tatap Muka serta menjaga protokol kesehatan.
      3. Mahasiswa dilarang membuat kegaduhan saat proses belajar mengajar.
      4. Mahasiswa harus berpakaian rapi dan sopan.
      5. Mahasiswa tidak di perkenankan mengikuti perkuliahan mengguanakan Sandal.
      6. Mahasiswa harus disiplin, baik dalam masuk kelas, mengumpulkan tugas dan lain sebagainya
      7. Kejujuran adalah yang utama.

      Sistem Penilaian

      Syarat Penilaian
      1. Tingkat kehadiran mahasiswa didalam kelas sekurang-kurangnya 70% dari toral pertemuan
      2. Mahasiswa mengikuti UTS dan UAS
      3. Mahasiswa harus mengerjakan dan mengumpulkan tugas-tugas yang di berikan

      Kriteria penilaian
      1. Kehadiran
      2. UTS
      3. UAS
      4. Tugas
      5. Etika

      Penilaian

      Struktur Bobot Penilaian:

      UTS

      25%

      UAS

      25%

      Tugas

      25%

      Etika

      Kehadiran

      15%

      10%

      TOTAL

      100%

       

      RANGE NILAI:

      Range

      Angka

      80-100

      A

      75-79,5

      A-

      70-74,5

      B+

      65-67,5

      B

      55-64,5

      C

      30-54,5

      D

      < 30

      E


    • Di beritahukan kepada Mahasiswa dan Mahasiswa kelas Analisa Laporan Keuangan untuk dapat melihat nomor Absensi.  Nomor absensi sebagai Acuan untuk mengikuti perkuliahan Offline.  Ketentuan Kuliah Offline adalah sebagai Berikut

      Mahasiswa yang ber nomor Absen ganjil mengkuti perkuliahan Offline Pada Minggu pertama (Minggu Ganjil) sedangkan mahasiswa dengan nomor Absen genap mengikuti perkuliahan Melalui Online

      Mahasiswa yang bernomor absen genap mengikuti perkuliahan Offline pada Minggu Genap (atau Minggu kedua) sedang mahasisa yang bernomor absen ganjil mengikuti perkuliahan secara Online

      Mahasiswa Absen Ganjil Kuliah Offline Minggu ke 1, 3, 5, 7 dst

      Mahasiswa Absen Genap Kuliah Offline Minggu ke 2,4,6,8 dts


      Terimakasih



  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan membahas terkait dengan Tinjauan Analisis Laporan Keuangan.

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


    • Analisis laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan bagian penting dari analisis bisnis yang lebih luas. Manajemen keuangan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan kegiatan dan eksistensi suatu perusahaan serta berpengaruh pula pada setiap individu yang ada dalam perusahaan tersebut. Oleh karena itu, seorang manajer keuangan dituntut untuk dapat menjalankan manajemen keuangan dengan baik, hal ini dilakukan agar perusahaan dapat melaksanakan kegiatan operasional perusahaan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga perusahaan dapat mengembangkan dan mempertahankan aktivitas serta keberadaan perusahaan.



  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan membahas terkait dengan Teknik Analisis Laporan Keuangan

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih



    • 1. Laporan Komparatif
      Laporan komparatif membahas perbandingan item-item berbeda dari Akun Laba-Rugi dan Neraca dalam dua periode atau lebih. Laporan komparatif terpisah disiapkan untuk Akun Laba Rugi sebagai Laporan Penghasilan Komparatif dan untuk Neraca.

      Sebagai aturan, setiap laporan keuangan dapat disajikan dalam bentuk laporan komparatif seperti neraca komparatif, laporan laba rugi komparatif, biaya komparatif laporan produksi, laporan komparatif modal kerja dan sejenisnya.


      2. Komparasi Laporan Penghasilan
      Tiga informasi penting diperoleh dari komparasi laporan penghasilan adalah Laba Kotor, Laba Operasi dan Laba Bersih. Perubahan atau peningkatan dalam profitabilitas bisnis dicari tahu selama periode waktu tertentu. Jika perubahan atau peningkatan tidak memuaskan, manajemen dapat mengetahui alasannya dan beberapa tindakan korektif dapat diambil.


      3. Neraca Komparatif
      Kondisi keuangan dari operasional bisnis dapat diketahui dengan menyiapkan neraca komparatif. Berbagai item Neraca untuk dua periode yang berbeda digunakan.

      Aset diklasifikasikan sebagai aset lancar dan aset tetap untuk perbandingan. Demikian juga, liabilitas diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan kekayaan bersih pemegang saham. Kekayaan bersih istilah pemegang saham termasuk Modal Saham Ekuitas, Modal Saham Preferensi, Cadangan dan Surplus atau sejenisnya.


      4. Analisis Common-size
      Analisis vertikal dalam informasi keuangan diikuti untuk menyiapkan Analisis Common-Size (Persentase Per-Komponen). Selain itu, nilai uang dari isi laporan keuangan tidak dipertimbangkan. Namun, hanya persentase yang dipertimbangkan untuk menyiapkan pernyataan persentase per-komponen

      Total aset atau total liabilitas atau penjualan diambil 100 dan item-item saldo dibandingkan dengan total aset, total liabilitas, atau penjualan dalam bentuk persentase. Dengan demikian, analisis common-size menunjukkan hubungan masing-masing komponen dengan keseluruhan. Analisis Common-Size yang terpisah disusun untuk akun laba rugi disebut sebagai Common Size Income Statement dan untuk neraca disebut sebagai Common Size Balance  Sheet.


      5. Analisis Tren
      Rasio ini adalah untuk menghitung item yang berbeda untuk berbagai periode dapat diketahui dan kemudian dibandingkan dalam analisis keuangan ini. Analisis rasio selama beberapa tahun memberikan gambaran apakah keseluruahan bisnis cenderung naik atau turun. Analisis ini disebut Metode Piramida.

      Baca juga : Membahas Secara Lengkap Apa itu Goodwill dalam Akuntansi


      6. Analisis Rata-Rata
      Setelah Anda menghitung analisis tren untuk mengetahui masalah bisnis, rasio tersebut dibandingkan dengan analisis rata-rata industri. Kedua tren ini dapat disajikan pada kertas grafik juga dalam bentuk kurva. Presentasi fakta dalam bentuk gambar ini membuat analisis dan perbandingan lebih komprehensif dan mengesankan.


      7. Pernyataan Perubahan Modal Kerja
      Tingkat kenaikan atau penurunan modal kerja diidentifikasi dengan menyiapkan laporan perubahan modal kerja. Jumlah modal kerja bersih dihitung dengan mengurangi jumlah kewajiban lancar dari jumlah aset lancar. Analisisi ini akan merinci alasan untuk perubahan modal kerja.
      8. Analisis Aliran Dana

      Analisis aliran dana berkaitan dengan sumber terperinci dan penerapan dana dari urusan bisnis untuk periode tertentu. Ini menunjukkan dari mana dana berasal dan bagaimana mereka digunakan selama periode yang ditinjau. Ini menyoroti perubahan dalam struktur keuangan perusahaan.


      9. Analisis Arus Kas
      Analisis arus kas didasarkan pada pergerakan kas dan saldo bank. Dengan kata lain, pergerakan uang tunai dan bukannya pergerakan modal kerja akan dipertimbangkan dalam analisis arus kas. Ada dua jenis arus kas. Mereka adalah arus kas aktual dan arus kas nosional.


      10. Analisis Rasio
      Analisis rasio adalah upaya mengembangkan hubungan yang bermakna antara item-item individual (atau kelompok item) dalam neraca atau akun laba rugi. Analisis rasio tidak hanya berguna bagi pihak internal yang menjadi perhatian bisnis tetapi juga berguna bagi pihak eksternal. Analisis rasio menyoroti likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan capital gain.


      11. Analisis Cost Volume Profit
      Analisis ini mengungkapkan hubungan yang berlaku antara penjualan, biaya, dan laba. Biaya dibagi menjadi dua, yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Ada hubungan yang konstan antara penjualan dan biaya variabel. Analisis biaya memungkinkan manajemen untuk perencanaan laba yang lebih baik.

      Sumber https://accurate.id/akuntansi/teknik-analisis-laporan-keuangan-dan-fungsinya/

  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan membahas terkait dengan Teknik Analisis Laporan Keuangan Common Size

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


    • Analisis Common-Size (Persentase Per-Komponen) Analisis common-size ialah analisis yang disusun dengan menghitung tiap-tiap rekening dalam laporan laba-rugi dan neraca menjadi proporsi dari total penjualan (untuk laporan laba-rugi) atau dari total aktiva (untuk neraca).

      Common size bertujuan untuk melihat struktur keuangan perusahaan dengan cara mengkonversi laporan keuangan ke dalam laporan bentuk awam (Common size) dengan menggunakan denomator persentase.

      Proses ini memerlukan angka dasar yang ditetapkan sebagai dasar perhitungan angka konversi.

  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan membahas terkait dengan Teknik Analisis Laporan Keuangan Menggunakan Rasio

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Teknik Analisis Laporan Keuangan Menggunakan Dupont

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Teknik Analisis Laporan Keuangan Menggunakan Dupont

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih



  • Header

    Selamat Sore, Salam Sejahtera untuk kita semua, pada malam hari ini kita akan melaksanakan Ujian Tengah Semester. Silahkan kerjakan dengan baik, Jangan lupa berdoa terlebih dahulu.

    Ketentuan Pelaksanaan UTS:

    1.       Isi presensi kehadiran melalui menu presensi.

    2.       Silakan unduh soal UTS dan di cetak.

    3.       Tuliskan Jawaban di lembar Folio bergaris sertakan Nama, NPM, Dosen Pengampu dan Tanda Tangan.

    4.       Perhatikan petunjuk dalam soal.

    5.       Unggahlah jawaban dan soal dengan cara foto dan diformat dalam bentuk pdf, sesuaikan dengan kapasitas file yang diizinkan lms.darmajaya.ac.id.


    • Silahkan download soal UTS dibawah ini, kerjakan dengan benar, kumpulkan dalam bentuk Pdf, ditulis tangan.

  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Arus Kas dan Modal Kerja

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


    • Nilai Investasi                                                  450.000.000,00
      Pendapatan                                                   185.000.000,00
      Masa Pelaksanaan  1 Tahun 
      Interest 15%
      Pajak 26%
      Biaya operasi                                                    12.000.000,00
      Biaya Pemeliharaan                                                       3.500.000,00
      UEI  5 Tahun 

      Diminta Hitunglah NPV, IRR, PI, dan POT....?

  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Model Valuasi

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


    • Model Valuasi

      Valuasi merupakan hasil penting dari dari berbagai jenis analisis bisnis dan laporan keuangan. Valuasi biasanya mengacu pada estimasi nilai intrinsik sebuah perusahaan atau sahamnya. Dasar valuasi adalah teori nilai sekarang (present value theory). Teori ini menyatakan bahwa ΓÇ£nilai utang atau efek ekuitas (atau untuk masalah ini, segala aset) sama dengan jumlah seluruh hasil yang diharapkan dari efek di masa depan yang di diskontokan ke saat ini dengan menggunakan tingkat diskonto yang tepatΓÇ¥. Teori ini sekarang menggunakan konsep nilai waktu dari uang (time value of money)-yang secara sederhana menyatakan bahwa sebuah entitas lebih menyukai konsumsi saat ini dari pada konsumsi di masa depan.Sehingga, untuk menilai sebuah efek, investor memerlukan dua buah informasi: (1) hasil masa depan yang diharapkan di masa depan sepanjang umur efek, dan (2) tingkat diskonto.

  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Model Prediksi Keuangan

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Break Event Point

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Pengambilan Keputusan

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


    • Pengambilan keputusan adalah suatu hasil atau keluaran dari proses mental ata kognitif yang mengusung pada pemilihan jalur perbuatan antara beberapa pilihan yang tersedia. Definisi lain dari pengambilan keputusan atau Decision Making yaitu suatu proses pemikiran dalam pemulihan dari beberapa alternatif atau kemungkinan yang paling sesuai dengan nilai atau tujuan individu untuk mendapatkan hasil atas solusi tentang prediksi kedepan.

      Ciri-Ciri Pengambilan Keputusan

      Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri pengambilan keputusan, terdiri atas:
      1. Proses Keputusan

      Keputusan adalah suatu proses yang terus menerus (continue), sebab kalau tidak adanya suatu proses yang berkesinambungan bearti tidak adanya hubungan dengan keputusan tersebut. Apabila tidak ada tindakan lebih lanjut maka keputusan itu tidak mempunyai arti.

      Sifat daripada pengambilan keputusan ini dapat dipertimbangkan dengan faktor waktu yang dapat dibagi menjadi :

      1. Pertimbangan waktu yang lampau, di mana masalah itu timbul dan informasi dapat dikumpulkan.
      2. Waktu sekarang di mana keputusan itu dibuat.
      3. Waktu yang akan datang di mana keputusan dilaksanakan, dan diadakan penilaian.


      Rangkaian keputusan tersebut diambil oleh sejumlah individu yang berbeda. Faktor waktu ditambah dengan rangkaian sifatΓÇæsifat adalah merupakan suatu komponen daripada proses, yang merupakan dasar daripada pengambilan keputusan.


      2. Konsep Ikatan

      Kalau suatu keputusan menyangkut sejumlah besar orangΓÇæorang, maka hal yang penting adalah kemampuan untuk menghadapi reaksi dan menyesuaikan perbedaanΓÇæperbedaan dengan kedua belah pihak itu.

      Hasil daripada syaratΓÇæsyarat yang telah ditentukan dalam keputusan yang baik dapat digambarkan sebagai suatu kesimpulan: keputusan itu akan sukses apabila menimbulkan suatu ikatan antara pengambil keputusan dengan keputusannya. Berhasil atau tidaknya suatu organisasi disebabkan karena cara bekerjanya keputusan itu sendiri. Ikatan akan timbul karena orangΓÇæorang di dalam organisasi berusaha untuk menyesuaikan dan melaksanakan keputusan itu.

      Keputusan itu bersifat berkesinambungan karena adanya unsur dinamis dan pengharapanΓÇæpengharapan daripada orangΓÇæorang yang ada di dalam organisasi itu. Keputusan itu juga sering  menimbulkan perubahan antara satu bidang yang akan mempengaruhi terhadap bidang lain. Misalnya : Suatu keputusan kenaikan harga bensin akan mempengaruhi biaya angkutan/transport.

      3. Penilaian
      Faktor penilaian di dalam pengambilan keputusan dapat dibedakan atas  2 hal :

      1. Pimpinan (pengambil keputusan) menghadapi suatu pertanyaan pilihan antara 2 atau lebih alternatif.
      2. Masalah daripada hasil keputusan itu sendiri yang telah diambil.


      Pemilihan daripada pengambil keputusan (pimpinan) tidak atas dasar pertimbangan, tetapi atas dasar beberapa alternatif yang oleh pengambil keputusan dianggap penting. Adapun yang merupakan pertimbangan pokok bagi Pimpinan dalam pengambilan keputusan  tidak hanya didasarkan kepada pribadinya, pengalamannya, pengabdiannya dan kecakapannya, tetapi sebagai unsur yang penting ialah pertimbangan dari orangΓÇæorang yang membantunya (sifatnya) dalam memberikan saranΓÇæsarannya.

      Dengan demikian maka terdapat dua unsur yang mempengaruhi terhadap keputusan itu yaitu :

      • Kepentingan pribadinya, dan
      • Kepentingan organisasi yang akan bersamaΓÇæsama menjadi pertimbangan, sekalipun dua faktor penilaian itu sangat kompleks.


      Dalam menghadapi masalah ini Pimpinan harus mengadakan penilaian daripada keputusanΓÇækeputusan yang lampau dan mengadakan penilaian pula terhadap halΓÇæhal yang relelvan dalam waktu yang sekarang ini, dan meneliti akibat yang akan timbul dalam waktu yang akan datang.


      4. Perilaku dengan maksud tujuan tertentu

      Setiap penilaian dalam pemilihan alternatif tersebut di atas harus dibandingkan satu sama lain dengan hasil daripada pemilihan yang diharapkan dari salah satu alternatif yang penting, yaitu yang berhubungan dengan maksud dan tujuan organisasi, baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek.

      Maksud dan tujuan organisasi, merupakan suatu standar untuk mengadakan penilaian daripada kemungkinan hasil tindakanΓÇætindakan yang berbedaΓÇæbeda. Oleh karena itu maka tujuan organisasi adalah bersifat dominan (terkuat), yang dapat dihubungkan dengan tujuan pribadi, secara sadar maupun tidak sadar bagi pimpinannya.

      Jelasnya, prilaku dengan maksud/tujuan untuk mencapai tujuan organisasi itu adalah merupakan suatu pertimbangan yang pokok dalam pengambilan keputusan.

      Fungsi Pengambilan Keputusan

      Berikut ini terdapat beberapa fungsi pengambilan keputusan, terdiri atas:

      1. Awal dari semua aktivitas manusia yg sadar dan terarah, baik secara individual maupun secara kelompok, baik secara institusional maupun secara organisasional.
      2. Suatu yang bersifat futuristik, artinya bersangkut  paut dengan hari depan, masa yg akan datang, dimana efeknya atau pengaruhnya berlangsung cukup lama.


      Tujuan Pengambilan Keputusan

      Berikut ini terdapat beberapa tujuan pengambilan keputusan, terdiri atas:

      Tujuan pengambilan keputusan dapat dibedakan atas dua, yaitu :

      1. Tujuan yang bersifat tunggal, terjadi apabila keputusan yg dihasilkan hanya menyangkut satu masalah, artinya bahwa sekali diputuskan, tidak akan ada kaitannya dgn masalah lain.
      2. Tujuan yang bersifat ganda, terjadi apabila keputusan yg dihasilkan itu menyangkut lebih dari satu masalah, artinya bahwa satu keputusan yg diambil itu sekaligus memecahkan dua masalah atau lebih, yang bersifat tidak kontradiktif.


      Dasar Pengambilan Keputusan
      Menurut Terry dalam Sanusi ΓÇ£2000:16ΓÇ¥ menyatakan pada umumnya pengambilan keputusan seseorang memiliki dasar antara lain yaitu:

      Intuisi
      Keputusan yang diambil berdasarkan intuisi atau perasaan lebih bersifat subjektif yaitu mudah terkena sugesti, pengaruh luar, dan faktor kejiwaan lain. Sifat subjektif dari keputusuan intuitif ini terdapat beberapa keuntungan, yaitu :

      1. Pengambilan keputusan oleh satu pihak sehingga mudah untuk memutuskan.
      2. Keputusan intuitif lebih tepat untuk masalah-masalah yang bersifat kemanusiaan.


      Pengambilan keputusan yang berdasarkan intuisi membutuhkan waktu yang singkat Untuk masalah-masalah yang dampaknya terbatas, pada umumnya pengambilan keputusan yang bersifat intuitif akan memberikan kepuasan. Akan tetapi, pengambilan keputusan ini sulit diukur kebenarannya karena kesulitan mencari pembandingnya dengan kata lain hal ini diakibatkan pengambilan keputusan intuitif hanya diambil oleh satu pihak saja sehingga hal-hal yang lain sering diabaikan.

      Pengalaman
      Sering kali terjadi bahwa sebelum mengambil keputusan, pimpinan mengingat-ingat apakah kasus seperti ini sebelumnya pernah terjadi. Pengingatan semacam itu biasanya ditelusuri melalui arsip-arsip pengambilan keputusan yang berupa dokumentasi pengalaman-pengalaman masa lampau.

      Jika ternyata permasalahan tersebut pernah terjadi sebelumnya, maka pimpinan tinggal melihat apakah permasalahan tersebut sama atau tidak dengan situasi dan kondisi saat ini. Jika masih sama kemudian dapat menerapkan cara yang sebelumnya itu untuk mengatasi masalah yang timbul.

      Dalam hal tersebut, pengalaman memang dapat dijadikan pedoman dalam menyelesaikan masalah. Keputusan yang berdasarkan pengalaman sangat bermanfaat bagi pengetahuan praktis. Pengalaman dan kemampuan untuk memperkirakan apa yang menjadi latar belakang masalah dan bagaimana arah penyelesaiannya sangat membantu dalam memudahkan pemecaha masalah.

      Fakta
      Ada yang berpendapat bahwa sebaiknya pengambilan keputusan didukung oleh sejumlah fakta yang memadai. Sebenarnya istilah fakta perlu dikaitkan dengan istilah data dan informasi. Kumpulan fakta yang telah dikelompokkan secara sistematis dinamakan data. Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan dari data. Dengan demikinan, data harus diolah lebih dulu menjadi informasi yang kemudian dijadikan dasar pengambilan keputusan.

      Keputusan yang berdasarkan sejumlah fakta, data atau informasi yang cukup itu memang merupakan keputusan yang baik dan solid, namun untuk mendapatkan informasi yang cukup itu sangat sulit.

      Wewenang
      Banyak sekali keputusan yang diambil karena wewenang (authority) yang dimiliki. Setiap orang yang menjadi pimpinan organisasi mempunyai tugas dan wewenang untuk mengambil keputusan dalam rangka menjalankan kegiatan demi tercapainya tujuan organisasi yang efektif dan efisien.

      Keputusan yang berdasarkan wewenang memiliki beberapa keuntungan. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain : banyak diterimanya oleh bawahan, memiliki otentisitas (otentik), dan juga karena didasari wewenang yang resmi maka akan lebih permanent sifatnya.

      Keputusan yang berdasarkan pada wewenang semata maka akan menimbulkan sifat rutin dan mengasosiasikan dengan praktik dictatorial. Keputusan berdasarkan wewenang kadangkala oleh pembuat keputusan sering melewati permasahan yang seharusnya dipecahkan justru menjadi kabur atau kurang jelas.

      Rasional
      Keputusan yang bersifat rasional  berkaitan dengan daya guna. Masalah-masalah yang dihadapi merupakan masalah yang memerlukan pemecahan rasional. Keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan rasional lebih bersifat objektif.

      Dalam masyarakat, keputusan yang rasional dapat diukur apabila kepuasan optimal masyarakat dapat terlaksana dalam batas-batas nilai masyarakat yang di akui saat itu.


  • Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Pendapatan Akuntan

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih


    • PENDAPAT AKUNTAN
      Laporan keuangan biasanya disajikan manajemen. Karena manajemen memiliki kepentingan di dalamnya maka secara logis ia dianggap tidak akan bersifat obyektif dalam penyusunannya. Dia akan menyusun laporan yang menguntungkannya (subyektif) sehingga diperlukan pihak lain yang independen untuk memberikan pendapat terhadap kewajaran laporan keuangan

      Kewajaran laporan keuangan diketahui dari hasil pemeriksaan akuntan publik terhadap laporan keuangan perusahaan Hasil laporan akuntan biasanya menyajikan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan.Jenis pendapat akuntan yang umum terhadap laporan keuangan ada 4
      1. Pendapat wajar 
      2. Pendapat wajar dengankualifikasi (Qualified Opinion
      3. Pendapat tidak wajar (Adserved Opinion)
      4. Tidak ada pendapat (Disclaimer Opinion) 
      Short form audit report yaitu standar laporan audit yang terdiri atas dua paragraf; paragraf pertama disebut bagian umum yang menguraikan cara kerja audit; paragraf kedua berisi pendapat dan hasil temuan audit; laporan audit ringkas harus sesuai dengan format standar yang baku; jika basil temuan menunjukkan data yang dilaporkan tidak wajar dan tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya, laporan tidak sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku, maka auditor tidak akan memberikan opini.

      LFAR merupakan penyajian laporan untuk menjawab dan menggabungkan secara komprehensif dari pertanyaan Pemeriksaan Keuangan dan Pemeriksaan Kinerja pada periode tertentu.

  •  

    Selamat Sore, Salam sejahtera untuk kita semua.

    Pada pertemuan kita sore hari ini kita akan Melanjutkan membahas terkait dengan Spesialisasi dalam analisis laporan keuangan

    Selamat mengkuti perkuliahan ini, tetap semangat ditengah keterbatasan, dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Terimakasih




    • Selamat Sore, Salam Sejahtera Untuk kita semua.
      Hari ini kita akan melaksanakan Ujian Akhir Semester, Semoga selalu diberikan kelancaran dan Hasil yang memuaskan. 

      Silahkan Kerjakan Soal di bawah ini sesuai dengan instruksi yang tersedia dalam kertas polio bergaris.
      Waktu mengerjakan 1x24 Jam

      Terimakasih