Garis besar topik
-
-
Assalmualaikum wr wb,
Mata kuliah ini disusun untuk mendukung pembelajaran mahasiswa mengenai wawasan, pengetahuan dan ketrampilan dalam mendeskripsikan, menganalisis dan memprediksi perilaku manusia di organisasi dan aplikasinya. Mata kuliah ini juga memberi wawasan kepada mahasiswa tentang Perilaku Organisasi, Kepemimpinan, Sikap dan Kepuasan Kerja, Emosi dan Suasana Hati, Kepribadian dan Nilai, Persepsi dan Pengambilan Keputusan, serta Gaya Kepemimpinan,
Wasalamualaikum wr wb
-
-
-
Sikap (attitude) merupakan pernyataan-pernyataan evaluatif mengenai objek, orang, atau peristiwa. Sikap merefleksikan perasaan terhadap sesuatu dan tergolong rumit; agardapat memahami sikap secara menyeluruh, maka harus memahami karakteristik ataukomponen dasarnya.
Sikap memiliki tiga komponen utama yaitu:
ΓÇóKomponen kognitif (cognitive component): Opini atau segmen kepercayaan darisuatu sikap. Komponen kognitif membentuk tahapan komponen afektif;ΓÇóKomponen afektif (affective component): Segmen perasaan atau emosional darisuatu sikap yang dicerminkan dalam pernyataan. Komponen afektif menimbulkankomponen perilaku;ΓÇóKomponen perilaku (behavioral component): Sebuah maksud untuk berperilaku tertentu terhadap seseorang atau sesuatu.Ketiga komponen ini memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Dengan melihat komponen sikap ini dapat membantu dalam memahami kompleksitas dan hubungan potensial antara sikap dan perilaku.
-
-
-
Emosi (emotion) adalah perasaan-perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu. emosi disebabkan oleh kejadian spesifik
ΓÇóSangat cepat dalam durasi (detik ataumenit)Bersifat spesifik dan banyak (banyak emost-emosi spesifik seperti kemarahan, rasa takut, kesedihan, kebahagiaan, rasa jijik, rasa terkejut)ΓÇóBiasanya disertai oleh ekspresi wajah yang jelasΓÇóBersifat berorientasi tindakanSuasana hati (mood) adalah perasaan-perasaan yang cenderung kurang intens dibandingkan emosi dan sering kali (meskipun tidak selalu) tanpa rangsangan kontekstual.
Penyebabnya sering kall umum dan tidak jelasΓÇóBerakhir lebih lama dari emosi (jarn atau hari)ΓÇóLebih umum (dua dimensi utama afek positif dan afek negatif yangterdiri dari berbagai emosi spesifik)ΓÇóBiasanya tidak diindikasikan olehekspresi yang jelasΓÇóBersifat kognitif
-
-
-
Menurut Robbins dan Judge (2016) ΓÇ£Kepribadian (personality) merupakan keseluruhan dimana seseorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain sebagai fungsi dari hereditas atau pembawaan sejak lahir dan factor lingkungan atau pengalamanΓÇ¥
Nilai menunjukan alasan dasar ΓÇ£ cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu lebih disukai secara sosial dibandingkan dengan cara pelaksanaan atau keadaan akhir yang berlawanan.
SISTEM NILAI : sebuah hierarki yang didasarkan pada penggolongan nilai-nilai seorang individu, menurut intensitas mereka.
-
-
-
CARA MENYUSUN SWOT ANALYSIS DAN CONTOH SWOT ANALYSIS LEMBAGA KURSUS
Langkah-langkah Sukses Menerapkan Analisis SWOT pada Usaha Kecil- Langkah 1: Identifikasi Kekuatan (Strengths) ...
- Langkah 2: Analisis Kelemahan (Weaknesses) ...
- Langkah 3: Identifikasi Peluang (Opportunities) ...
- Langkah 4: Analisis Ancaman (Threats) ...
- Langkah 5: Menyusun Strategi Berdasarkan Analisis SWOT.
-
-
-
SIFAT KETERAMPILAN MANAJERIAL
Setelah belajar ini seharusnya mahasiswa bisa /paham tentang :
-
Konsepsi perubahan sifat selama bertahun-tahun
-
Jenis-jenis sifat yang telah digunakan dalam kepemimpinan
-
Jenis-jenis metode yang digunakan dalam mempelajari kepemimpinan dan keterampilan
-
Sifat dan keterampilan yang paling relevan untuk kepemimpinan yang efektif
-
Sifat dan keterampilan terkait dengan Perilaku kepemimpinan
-
Relevansi suatu sifat atau keterampilan yang tergantung situasi
-
Sifat dan keterampilan yang yang menyebabkan beberapa orang keluar dari karir manajemerial
-
Keterbatasan pendekatan sifat
-
-
-
-
EMOSI DAN SUASANA HATI:
Emosi (Emotion) : adalah perasaan-perasaan intens yang ditunjukkan kepada seseorang atau sesuatu. Suasana Hati (Mood) : adalah perasaan-perasaan yang cenderung kurang intens dibandingkan emosi dan sering kali (meskipun tidak selalu) tanpa rangsangan kontekstual.Ketika kita berbicara tentang keadaan mental dan perasaan, seringkali terjadi kebingungan antara dua istilah yang serupa: emosi dan suasana hati. Padahal, keduanya merupakan bagian penting dari pengalaman manusia, tetapi memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Emosi: Gelombang Kuat Perasaan yang Berlalu
Emosi adalah respons yang lebih intens terhadap stimulus tertentu. Mereka datang dan pergi dengan cepat, dan bisa dipicu oleh berbagai situasi atau peristiwa. Contohnya, rasa marah saat terjebak dalam kemacetan lalu lintas atau rasa senang saat menerima kabar baik. Emosi cenderung lebih spesifik, terfokus pada suatu kejadian atau situasi tertentu. Mereka memiliki efek fisik yang nyata, seperti detak jantung yang meningkat, perubahan suhu tubuh, dan perubahan ekspresi wajah.
Suasana Hati: Tata Letak Emosional yang Lebih Stabil
Di sisi lain, suasana hati adalah keadaan emosional yang lebih abstrak dan tahan lama. Ini adalah ΓÇ£cuacaΓÇ¥ emosional kita yang umumnya lebih konstan dalam periode waktu yang lebih lama. Suasana hati tidak seketat emosi dalam hal spesifiknya; ia mencakup sejumlah perasaan yang lebih luas, seperti rasa bahagia, sedih, cemas, atau damai. Berbeda dengan emosi, suasana hati tidak selalu dipicu oleh peristiwa spesifik, tetapi bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebiasaan, pola pikir, dan kesehatan fisik.
-
-
-
KEPRIBADIAN DAN NILAI:
Perilaku organisasi mempunyai cakupan pembicaraan yang luas dimana tidak selalu berbicara secara konseptualnya saja melainkan juga membahas terkait aspek-aspek spesifik yang lebih interpersonal pada diri masing-masing individu yang berada dalam organisasi tersebut. Terdapat dua cakupan yang menjadi pusat utama dari perilaku organisasi yang terdiri dari perilaku individu dan kelompok. Beberapa aspek yang menjadi cakupan perilaku individu dimana salah satunya yaitu dapat mengacu pada kepribadian dan nilai yang dianut individu dalam perilaku organisasi. Pembahasan mengenai kepribadian dan nilai yang dianut individu dalam organisasi sebagai aspek interpersonal specifik akan dibahas secara lebih terperinci dan mendalam pada chapter ini.
-
-
-
Persepsi dan Pembuatan Keputusan Individual.
Keputusan seringkali dibuat berdasarkan persepsi. Persepsi tercipta dari apa yang dilihat, disentuh, dan dialami . Persepsi dapat mengaburkan penilaian kita dan menyebabkan kebingungan antara kenyataan dan persepsi terhadap skenario tertentu.Berdasarkan dari hasil analisis data penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara persepsi diri dengan pengambilan keputusan dalam menentukan tujuan studi, dengan sumbangan efektif persepsi diri dengan pengambilan keputusan dalam menentukan tujuan studi sebesar 42,1%. Kualitas pengambilan keputusan subjek tergolong dalam kategori sangat tinggi, ditunjukkan dengan rerata empirik (RE) sebesar 77,50 dan rerata hipotetik (RH) sebesar 55. Dan kualitas persepsi diri subjek tergolong dalam kategori tinggi, ditunjukkan dengan rerata empirik (RE) sebesar 84,37 dan rerata hipotetik (RH) sebesar 65.
-
-
-
SOAL:
-
Bacalah studi kasus berikut dan jawablah pertanyaan yang menyertainya: Studi
Kasus tentang Kepemimpinan di Perusahaan XYZ sedang menghadapi penurunan kinerja yang signifikan. Tim merasa tidak termotivasi dan produktivitas menurun. Anda selaku CEO baru, diangkat untuk mengatasi masalah ini. Anda memutuskan untuk menggunakan pendekatan kepemimpinan transformasional untuk menginspirasi dan memotivasi karyawan. Pertanyaan: (1) Langkah-langkah apa
saja yang bisa diambil oleh Ibu Siti untuk menerapkan kepemimpinan transformasional di Perusahaan XYZ?; (2) Bagaimana Ibu Siti dapat mengukur keberhasilan strategi kepemimpinannya?; dan (3) Apa potensi tantangan yang mungkin dihadapi oleh Ibu Siti dalam menerapkan perubahan ini dan bagaimana cara mengatasinya?
-
Cara Menyusun SWOT Analysis. Jelaskan langkah-langkah rinci dalam menyusun
SWOT Analysis untuk sebuah lembaga. Setiap langkah dan informasi dapat
digunakan untuk perencanaan strategis.
-
Jelaskan konsep keadilan organisasional dan bagaimana hal ini mempengaruhi kepuasan kerja. Lalu sebutkan dua faktor pemeliharaan menurut teori dua faktor Herzberg..?
-
Peran Emosi dalam Kesejahteraan Psikologis. Jelaskan bagaimana emosi
memengaruhi kesejahteraan psikologis seseorang. Berikan contoh konkret dari
situasi di mana emosi dapat mempengaruhi persepsi dan tindakan seseorang.
-
Jelaskan bagaimana lingkungan social seseorang dapat mempengaruhi pembentukan keperibadian. Lalu anda berikan contoh situasi di mana pengaruh lingkungan keluarga, Pendidikan dan rekan kerja memainkan peran dalam pembentukan keperibadian seseorang.?
-
Studi Kasus tentang Persepsi dan Pembuatan Keputusan di Tempat Kerja. Anda
adalah seorang manajer yang sering menilai kinerja karyawan berdasarkan kesan pertamanya terhadap mereka. Karena itu, anda cenderung memberikan penilaian yang lebih rendah kepada karyawan yang tidak langsung memberikan kesan positif,
tanpa mempertimbangkan kinerja sebenarnya. Pertanyaan: (1) Apa yang mungkin
menjadi penyebab perilaku penilaian yang bias dari Anda terhadap karyawan?; dan (2) Bagaimana perilaku penilaian yang bias ini dapat memengaruhi motivasi dan kinerja karyawan?
7. Tentukan, critical review dari sebuah artikel dalam jurnal yang anda akses dan baca dari publikasi/jurnal: (1) Judul Artikel; (2) Tujuan Penelitian; (3) Metodologi Penelitian; (4) Data dan Analisis Kesimpulan; (5) Kritik dan Rekomendasi; serta (6) Referensi ..?
-
-